”SANDAL MODIS DARI KULIT DURIAN” KARYA PKM MAHASISWA UNY
[ Website -  04 Feb 2010]

Semua orang, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai orangtua pasti mengenal sandal sebagai alas kakinya. Pada umumnya sandal terbuat dari plastik, kulit, karet, kayu kain, dan lain sebagainya. Akan tetapi sandal yang satu ini lain, sandal yang terbuat dari kulit durian. Sandal ini memang ditujukan selain sebagai alas kaki, juga dapat difungsikan sebagai alat pijat refleksi. Sebuah inovasi baru dari mahasiswa FMIPA UNY berbahan limbah kulit durian.
Inovasi PKM yang diberi judul ”Hidup Sehat Bersama Refter (Refleksi Terapi) Sandal Modis dari Kulit Durian” yang ditulis oleh Yuni Nurfiana, dkk dari FMIPA UNY merupakan salah satu dari keseluruhan 91 judul proposal penelitian Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNY yang berhasil menembus seleksi ketat Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Dikti Depdiknas untuk didanai pelaksanaannya pada tahun 2010 ini.
Pada tahun ini UNY mengirimkan 699 proposal untuk mengikuti seleksi tingkat nasional yang dilakukan oleh DP2M Ditjen Dikti Depdiknas dan berhasil meloloskan 91 judul/tim dari keseluruhan 22.000 proposal yang masuk dari seluruh Indonesia.
Bidang Kemahasiswaan menyambut gembira hasil ini dan di bawah koordinasi Pembantu Rektor III, Prof. Dr. Herminarto Sofyan langsung mengundang seluruh mahasiswa yang proposal PKM-nya lolos seleksi untuk mengikuti seminar sekaligus mempresentasikan proposalnya dihadapan Staf Ahli PR III, Tim Pokja Penalaran, dan Pembina UKM Penelitian mulai  tanggal 5-6 Februari 2010 di Ruang Sidang Lembaga Penelitian (Lemlit) UNY. Harapannya dari seminar ini semua tim PKM dapat memperoleh masukan, saran, dan informasi yang terkait demi penyempurnaan pelaksanaan penelitian PKM masing-masing, yang pada akhirnya dapat menembus PIMNAS Tahun 2010 di Universitas Saraswati, Bali pada bulan Juli 2010 mendatang. Seminar  dibuka oleh Pembantu Rektor III UNY, Prof. Dr. Herminarto Sofyan dan dihadiri oleh para Pembantu Dekan III di lingkungan UNY.
Pembantu Rektor III dalam sambutannya sangat menyayangkan dan menyoroti hal-hal ’kecil’ yang sering diabaikan mahasiswa padahal prinsip demi lolosnya seleksi proposal PKM oleh DP2M Ditjen Dikti Depdiknas. ”Seharusnya kita bisa meloloskan lebih banyak (proposal) lagi, jika saja kita bisa lebih cermat memenuhi berbagai hal, yang mungkin dipandang kecil, tapi dipersyaratkan oleh tim seleksi proposal PKM ini.” tegas Prof. Dr. Herminarto Sofyan. Lebih jauh Pak Hermin menyampaikan berbagai kriteria pada 2 tahap seleksi PKM di DP2M Dikti, yaitu: tahap pertama, 1) Seleksi Administrasi: Format penulisan, ukuran kertas, warna sampul proposal masing-masing bidang, dan tandatangan pengesahan proposal harus benar.; 2) Kemitraan: proposal PKM harus menjalin kemitraan, jika PKMT harus bermitra dengan industri dan jika PKMM harus bermitra dengan masyarakat; 3) Program harus jelas; dan 4) Kreatif: jangan sampai judul lama muncul kembali. Tahap kedua, 1) Metodologi harus tepat, dan 2) Kemanfaatan/keunikan program PKM bagi masyarakat.
Dari proposal PKM yang disetujui untuk didanai, Ditjen Dikti akan memilih program yang layak untuk diikutsertakan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) pada Juli Tahun 2010 di Universitas Saraswati, Bali bidang PKM berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi (MONEV) dan Laporan Akhir Program. (Syamsu/ls)

Berita lainnya

Universitas Negeri Yogyakarta, Karangmalang Yogyakarta 55281, Telp. (0274) 586168  
Humas : (0274) 542185, Email :humas|at|uny.ac.id  
Copyright © 2005 Team Website UNY, Email : webmaster|at|uny.ac.id All Rights Reserved