Dalam rangka menuju World Class University (WCU) , Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) gencar melakukan kerjasama dengan berbagai universitas luar negeri. Setelah dengan Aichi University Jepang, University of Bremen Jerman, Gua Zong University Beijing, UTM & UTHM Johor Malaysia, Universitas di Taiwan, USM & UUM Malaysia, kembali UNY melakukan penandatangan naskah kerja sama (MoU) dengan University of Malaya (UM), Jumat (5/2) di kampus University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Kerjasama meliputi student/staff exchange, joint research &publications, joint seminar/conference dan staff attachment.
Penandatangan Naskah MoU oleh Rektor UNY, Dr. Rochmat Wahab MA,MPd, Pembantu Rektor I, Prof. Dr. Nurfina Aznam SU,Apt dan dari pihak UM, Vice-Chancellor UM, Ghauth Jasmon dan Deputy Vice-Chancellor (academic & International) Prof.Dr.Hamzah Abdul Rahman. Penandatangan Mou disaksikan para Dekan dilingkungan UM dan Deputy Director International & Corporate Relations UM , Evelyn S.H.Khor,PhD. Sedangkan tampak dari UNY, Pembantu Rektor II, Sutrisna Wibawa MPd, Kepala Kantor Internasional Sugirin PhD, Kepala Biro BAAKPSI Dra. Budi Hesti Hutami, Kepala Kantor Humas, Protokol, Promosi, Lena Satlita MSi, Asdir Pasca Sarjana UNY, Pembantu Dekan 1 FBS, PD 1 FT, PD II FIK, Sekretaris LPM serta dosen dan teknisian berprestasi
Dalam sambutan pembukaan sebelum penandatanganan MoU, Rektor UNY mengatakan sudah jadi isu internasional kalau perguruan tinggi (PT) harus mencapai taraf internasional. Dalam mencapai taraf tersebut, sudah tiga tahun UNY melakukan rintisan internasional dengan berbagai PT di berbagai belahan dunia. Kini UNY hadir ke UM untuk mewujudkan apa yang sudah dibicarakan sebelumnya. Kalau awalnya kerjasama dalam sport science, Rektor berharap merambah ke ilmu/bidang lainnya karena UNY memiliki 6 fakultas (FISE, FIP, FIK, FMIPA, FT, FBS) dengan jurusan kependidikan dan non kependidikan dan 1 Pasca Sarjana dengan program master dan program doktor. Rektor juga menjelaskan setelah MoU dengan UM, pada bulan februari ini juga akan MoU dengan University North Texas dan Ohio State University USA . Pada kesempatan tersebut Rektor UNY mengundang Rektor UM, Ghauth Jasmon untuk hadir pada Dies Natalis UNY bulan Mei mendatang.
Sementara Vice-Chancellor UM, Ghauth Jasmon mengatakan sudah mendapat laporan tentang UNY dari staffnya dan sangat terkesan dengan UNY . Jasmon menyatakan yang paling ingin ditingkatkan di UM adalah mengirim student ke luar negeri (student exchange) . Saat ini sudah 2000 student yang dikirim dan nampaknya ini yang paling segera dapat dilaksanakan dengan UNY. Sedangkan untuk research collaboration , sebulan lagi kami akan mengirim delegasi ke UNY untuk bicara akademik/research, ujar Rektor UM yang lahir di Kudus Indonesia.
Sehari sebelumnya , Kamis (4/2). rombongan UNY yang dipimpin langsung oleh Rektor UNY berkunjung untuk studi banding ke Universiti Putra Malaysia, (UPM). Di kampus UPM yang luasnya 1400 hektar, rombongan UNY diterima oleh Vice-Chancellor, Prof Datuk Dr. Nik Mustapha R Abdullah dan Deputy Vice Chancellor (academic & international), Y.Bhg.Datin Paduka Dr.Aini Ideris. Pada kesempatan tersebut Rektor UNY, Dr. Rochmat Wahab secara selintas menjelaskan tentang UNY dan maksud kunjungannya yaitu untuk mencari pengalaman, mencari informasi dan melihat sendiri. Rektor berharap ada tindak lanjut dari kunjungan seperti pertukaran mahasiswa, publikasi/ kerjasama dalam pengembangan jurnal/publikasi, dosen tamu dan pembicara seminar. Sementara Prof Datuk Nik Mustapha menyambut baik apa yang disampaikan Rektor UNY dan menjelaskan kerjasama yang dapat segera dilaksanakan adalah student/staff exchange. Datuk Nik Mustapha juga mempersilahkkan UNY untuk melihat proses belajar dan fasilitas yang ada di UPM. Usai diterima jajaran pimpinan UPM, rombongan UNY meninjau Fakulty of Environmental Studies dan Fakulty of Educational Studies.(lensa).