Visi Misi
INFO JURUSAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN REKREASI (PKR) PRODI IKORA FIK UNY
27 March, 2012 - 09:45 by ratna
JURUSAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN REKREASI
PRODI IKORA
A. VISI, MISI, TUJUAN Jurusan PKR
1. Visi: Pada tahun 2015 terwujud Program Studi Ilmu Keolahragaan yang responsif dan inovatif serta mampu menghasilkan tenaga non Kependidikan bidang Olahraga Kesehatan dan Manajemen Olahraga yang bernurani, cendekia, mandiri dan kreatif.
2. Berdasarkan visi yang telah disusun, Prodi Ilmu Keolahragaan mengemban misi untuk:
a. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang kreatif serta inovatif sesuai dengan perkembangan iptek dan kebutuhan masyarakat.
b. Melaksanakan penelitian yang mendukung proses pembelajaran, pengembangan ilmu, dan menghasilkan tehnologi tepat guna yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
c. Melaksanakan pengabdian pada masyarakat sesuai dengan hasil-hasil penelitian dan dinamika perkembangan masyarakat sehingga terwujud masyarakat sehat melalui olahrraga dan masyarakat olahraga yang sadar sehat.
d. Memelihara suasana akademis yang menjamin mutu dan sinergitas penyelenggaraan program studi secara sistematis, efisien dan demokratis sehingga mendukung tercapainya visi prodi.
3. Berdasarkan visi dan misi prodi dirumuskan tujuan sebagai berikut:
a. Menghasilkan tenaga non Kependidikan bidang Olahraga Kesehatan dan Manajemen Olahraga yang bernurani, cendekia, mandiri serta kreatif dengan konsentrasi Olahraga Adaptif, Terapi Fisik, Kebugaran Jasmani, dan Manajemen Olahraga
b. Mewujudkan masyarakat sehat melalui olahraga dan masyarakat olahraga yang sadar sehat melalui kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat
c. Mengembangkan ilmu keolahragaan yang terkait dengan olahraga kesehatan dan manajemen olahraga melalui penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya
B. Struktur Kepengurusan Prodi Ikora
1. Ketua : Yudik Prasetyo, M.Kes
2. Sekretaris : Cerika Rismayanthi, M.Or
a. Koordinator Kelompok Keahlian:
1) Kelompok Keahlian Kebugaran: Prof. Dr. suharjana, M.Kes.
2) Kelompok Keahlian Terapi dan Rehabilitasi Fisik: Dr. Wara Kushartanti,M.S.
3) Kelompok Keahlian Penjas Adaptif: Drs. Sumaryanti, M.Kes.
4) Kelompok Keahlian Manajemen Olahraga: Prof. Wawan S.suherman, M.Ed.
b. Koordinator Laboratorium
1) Lab Histologi : dr. Novita Intan Arovah, M.PH.
2) Lab Anatomi : dr. Prijo Sudibjo, M.Kes. S.Sp.S.
3) Lab Klinik Terapi : Ali satia Graha, M.Kes.
4) Lab Adaptif : Sumaryanti, M.Kes.
C. Sistem Penjaminan Mutu Prodi Ikora
Dari sistem penjaminan mutu di tingkat program studi ini, beberapa kegiatan telah dan sedang diimplementasikan untuk lebih meningkatkan kualitas proses pembelajaran pada Program Studi seiring dengan kualitas proses pembelajaran di tingkat fakultas, antara lain meliputi :
1. Peningkatan mutu masukan (input) dan pemerataan kesempatan melalui seleksi jalur bibit unggul, penelusuran bibit daerah dengan memperluas cakupan dan wilayah sekolah.
2. Peningkatan relevansi dan mutu penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran
3. Peningkatan kompetensi dosen dan tenaga administratif
4. Peningkatan pelayanan baik kepada mahasiswa, dosen maupun masyarakat dengan berpedoman pada standar pelayanan minimal.
5. Memberikan pemahaman dan kesadaran terhadap dosen, pegawai administratif, teknisi dan semua orang yang terlibat dalam proses belajar mengajar mengenai pentingnya penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu. Oleh karenanya mereka senantiasa dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai, agar mampu bertindak pada setiap kesempatan yang ada, dalam kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran secara terus menerus.
D. Kegiatan Akademik
1. Pelaksanaan Proses Pembelajaran
Kegiatan penjaminan mutu pada proses pembelajaran dilakukan pada setiap awal, tengah dan akhir semester berjalan. Dari pelaksanaan kegiatan ini dihasilkan antara lain:
a. Evaluasi kualitas proses perkuliahan yang dilaksanakan oleh mahasiswa peserta kuliah terhadap perkuliahan semua dosen. Evaluasi ini dilaksanakan dengan menggunakan angket/ kuesioner pada akhir pelaksanaan perkuliahan. Hasil evaluasi perkuliahan ini disosialisasikan kepada seluruh dosen lewat rapat di tingkat program studi, untuk mendapatkan tanggapn guna perbaikan sistem perkuliahan yang akan dating.
b. Evaluasi materi perkuliahan meliputi: Silabi, SAP, bahan ajar/Handout, peraga audito visual, dan lain-lain. Evaluasi ini dilakukan untuk menjamin agar materi perkuliahan yang disampaikan kepada mahasiswa sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta tuntutan perkembangan kompetensi. Pelaksanaan evaluasi ini terutama dilakukan di tingkat Prodi pada awal atau sebelum pelaksanaan perkuliahan.
c. Evaluasi dan penyesuaian beban mengajar untuk setiap dosen. Evaluasi dilakukan untuk menjamin kesesuaian beban mengajar bagi setiap dosen agar beban kerja setiap dosen tidak melebihi atau kurang dari standar normal beban kerja dosen yang telah ditetapkan, yaitu 12 SKS per minggu.
d. Evaluasi jumlah tatap muka pelaksanaan perkuliahan dilakukan lewat jumlah kehadiran atau tatap muka perkuliahan dengan menggunakan daftar presensi dosen maupun mahasiswa. Dengan daftar presensi ini maka akan dapat dimonitor tingkat keaktifan dosen maupun mahasiswa dalam perkuliahan. Hasil presensi ini disosialialisasikan kepada para dosen untuk perbaikan pelaksanaan perkuliahan.
2. Kurikulum
Kurikulum pada Prodi Ilmu Keolahragaan menggunakan kurikulum yang dikembangkan pada tahun 2009. Kurikulum tersebut merupakan pengembangan lebih lanjut dari kurikulum tahun 2002. Pada pelaksanaannya, Prodi Ilmu Keolahragaan menyelenggarakan dua paket kurikulum. Mahasiswa yang masuk pada tahun 2009 dan sesudahnya melaksanakan proses pembelajaran berdasarkan kurikulum tahun 2009, sedangkan mahasiswa yang masuk pada tahun 2008 dan sebelumnya, menggunakan pedoman kurikulum tahun 2002. Melalui kurikulum 2009, lulusan dihantarkan untuk memiliki kompetensi utama di bidang olahraga yang terkait dengan kesehatan dengan indikator: (1) Mampu dan trampil merancang program olahraga untuk tujuan kesehatan baik promotif, preventif dan rehabilitatif untuk masyarakat umum maupun masyarakat berkebutuhan khusus. (2) Mampu mengelola kesehatan olahragawan dan pengolahraga. (3) Mampu mengelola kegiatan olahraga baik yang terkait dengan kesehatan, prestasi maupun industri.
Struktur Kurikulum: Berdasarkan kurikulum 2009 jumlah mata kuliah wajib dan pilihan adalah sebagai berikut:
Jenis Mata Kuliah SKS Keterangan
Mata Kuliah Wajib 119 Mata Kuliah Universitas, Fakultas, dan Jurusan
Mata Kuliah Pilihan 25 6 SKS mata Mata Kuliah Pilihan Fakulter dan 19 SKS mata kuliah konsentrasi Keahlian
Jumlah Total 144
Sebagai penajaman dari kompetensi utama, lulusan dibekali kompetensi pilihan :
1. Olahraga Adaptif :
• Mampu memahami patofisiologi, gejala klinis serta tanda-tanda fisik masalah disabilitas,
• Mampu merancang program latihan adaptif , serta
• Mampu merancang serta melaksanakan program evaluasi program latihan adaptif pada berbagai keadaan disabilitas terutama pada populasi anak usia sekolah.
2. Terapi Fisik :
• Mampu memahami patofisiologi, gejala klinis serta tanda-tanda fisik berbagai masalah kesehatan kronis maupun cedera olahraga,
• Mampu merancang program latihan pada penderita berbagai penyakit kronis dan cedera olahraga,
• Mampu melakukan beberapa modalitas terapi fisik non-latihan pada berbagai kasus cedera olahraga serta
• Mampu merancang serta melaksanakan evaluasi program terapi latihan maupun terapi fisik non-latihan.
3. Kebugaran Jasmani
• Mampu melakukan pengukuran terhadap tingkat kebugaran pada populasi umum maupun populasi atlet.
• Mampu merancang program latihan fisik dengan tujuan kebugaran.
• Mampu merancang serta melaksanakan evaluasi terhadap program latihan dengan tujuan kebugaran
4. Manajemen Olahraga
• Mampu memahami ruang lingkup dan determinan dalam industri olahraga
• Mampu memahami tugas managerial yang diemban pada tiap elemen industri olahraga
• Mampu merancang program manajemen pada setiap elemen industri olahraga
• Mampu merancang dan melaksanakan evaluasi pada proses manajemen pada setiap elemen industri olahraga.
Kegiatan evaluasi kurikulum dilakukan paling sedikit sekali dalam 2 (dua) tahun untuk mengkaji kembali kesesuaian kurikulum yang telah diaplikasikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta tuntutan perkembangan kompetensi bidang Ilmu Keolahragaan. Hasil dari kegiatan ini antara lain adalah sebagai berikut :
a. Evaluasi kurikulum yang telah dilaksanakan untuk mengetahui kesesuaian kurikulum tersebut dengan perkembangan ilmu dan teknologi, tuntutan perkembangan kompetensi keolahragaan, serta dengan mempertimbangkan masukan-masukan dari stakeholders.
b. Penyusunan kurikulum berbasis kompetensi dengan mempertimbangkan masukan-masukan dari stakeholders. Penyusunan silabi dan SAP setiap mata kuliah sesuai dengan perubahan-perubahan yang diperlukan.
c. Pertemuan dangan stakeholders (assosisasi profesi, alumni, pengguna lulusan, instansi pemerintah, instansi swasta, dll) baik secara formal seperti seminar dan workshop maupun Focus Group Discussion (FGD), maupun informal dalam bentuk kunjungan ke lembaga/instansi dimaksud, dan kesempatan lainnya. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan kurikulum baru dengan mempertimbangkan masukan-masukan dari stakeholders tersebut tanpa melupakan visi dan misi Program Studi IKORA.
3. Penyelenggaraan Program Studi
Dalam penyelenggaraan program studi telah dilakukan :
a. Evaluasi terhadap kualitas penyelenggaraan program studi secara internal dilakukan lewat Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) oleh tim auditor dari Fakultas. Hasil evaluasi ini digunakan sebagai bahan pertimbangan serta menjadi titik tolak untuk peningkatan serta perbaikan kualitas penyelenggaraan akademik program studi.
b. Evaluasi juga dilaksanakan secara eksternal oleh BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi). Hasil akreditasi serta masukan-masukan dari proses akreditasi ini digunakan sebagai bahan acuan untuk peningkatan dan perbaikan kualitas penyelnggaraan program studi. Salah satu dampak dari kegiatan ini adalah terciptanya suasana akademik dan meningkatnya keaktifan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan. Selain itu juga peningkatan kehadiran dan keaktifan dosen dalam memenuhi kewajibannya untuk melakukan perkuliahan.
4. Pengelolaan feedback dari stakeholders
Feedback dari stakeholders dapat dijelaskan bahwa feedback dapat berasal dari mahasiwa, baik secara lisan maupun tertulis yang langsung disampaikan kepada pengurus Program studi IKORA maupun kepada dosen pembina Program studi IKORA. Selain itu juga dapat berasal dari para dosen pembina Program studi IKORA. Feedback ini dapat juga berasal dari pengguna lulusan lewat kuesioner, melalui forum khusus, maupun yang disampaikan secara langsung kepada Program studi IKORA. Feedback ini disampaikan lepada seluruh dosen pembina Program studi IKORA pada saat rapat Program studi, untuk mendapatkan tanggapan serta solusi perbaikannya yang diputuskan pada forum rapat tersebut. Dengan demikian feedback ini akan menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk perbaikan penyelenggaraan program studi.
5. Sumberdaya Dosen
a. Evaluasi terhadap kualitas sumberdaya dosen dilakukan untuk menjamin bahwa dosen yang melakukan kegiatan akademik di Program Studi IKORA telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Evaluasi ini dilakukan sejak rekruitmen dosen baik berdasarkan persyaratan yang ditetapkan maupun dengan melalui wawancara. Seterusnya secara periodik evaluasi dilakukan lewat proses perkuliahan dengan kuisioner yang diisi oleh mahasiswa peserta kuliah.
b. Usaha penjaminan mutu sumberdaya dosen juga dilakukan dengan penyusunan peta kompetensi/bidang keahlian dari Program Studi IKORA. Usaha ini diajukan untuk menjamin sumberdaya dosen tercukupi untuk semua bidang keahlian secara mereta. Selain itu juga ddigunakan sebagai bahan acuan untuk menyesuaikan kebidangan pleamar dengan kebutuhan bidang keilmuan yang diperlukan dalam melaksanakan rekruitmen dosen baru.
c. Penjaminan mutu secara eksternal dilakukan dengan jalan pengajuan akreditasi ke BAN PT dan pada periode 2006-2011 prodi Ilmu Keolahragaan mendapatkan nilai “A” berdasarkan SK BAN - PT Nomor 08506/AI-X-S1-002/IKYIKO/V/2006. Disamping itu, Prodi Ilmu Keolahragaan juga telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 dari PT. Sucofindo International Certification Services dengan Nomor QSC 00688 yang berlaku mulai dari 29 April 2010 sampai dengan 1 Maret 2012. Sertifikat ini merupakan sertifikat perpanjangan yang ke dua.
E. Data Dosen Tetap Sesuai Kidang keahliannya
NO Nama Dosen Tetap Tgl. Lahir Jabatan Akademik*** Gelar Akademik Pendidikan
S1, S2, S3 dan Asal Univ* Bidang Keahlian
1 Sumaryanto, M.Kes.*** Sleman
01/03/1965 Pembina Utama Muda Drs
S1 PKR IKIP Yogyakarta Pendidikan Kesehatan & Rekreasi
M.Kes S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
S3 Filsafat UGM (Dalam Proses)
2 Prof.Dr.
Suharjana,
M.Kes. Kulon Progo
16/08/1961 Pembina Utama Muda
Drs.
S1.IKIP Yogyakarta Orkes
M.Kes. S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
Dr S3 UNESA Surabaya
(Ilmu Keolahragaan)
Prof. (Guru Besar)
3 Bambang Priyonoadi, M.Kes.***
Sleman,
28/51959
Pembina Tk I Drs
S1IKIP Yogyakarta Orkes
M, Kes. S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
4 Dapan, M.Kes.*** Bantul,
12/10/1957
Pembina Tk I Drs
S1 IKIP Yogyakarta Orkes
M.Kes. S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
5 Prof. Wawan S. Suherman, M.Ed. Sumedang 07/07/1964
Pembina Tk I Drs
S1IKIP Yogyakarta Orkes
M.Ed. S2 Hudson University,USA Pendidikan Dasar
S3 (Dalam proses di Ilmu Pendidikan PPS UNY)
Prof. (Guru Besar)
6 Panggung Sutapa, MS.
Sleman,
28/07/1959
Pembina Tk I Drs
S1IKIP Yogyakarta Orkes
M.Kes. S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
S3 (Dalam proses di Ilmu Pendidikan PPS UNY)
7 Suryanto, M.Kes.***
Magelang, 05/06/1958
Pembina Tk I Drs
S1 PKR IKIP YOGYA Pendidikan Kesehatan & Rekreasi
M.Kes. S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
8 dr. Moch Noerhadi, M.Kes.*** Yogyakarta, 12/09/1947 Pembina Drs. S1 Kedokteran UGM Kedokteran Umum
M.Kes. S2 IKM UGM Ilmu Gizi
9 Yustinus Sukarmin, MS.***
Yogyakarta, 16/07/1955
Pembina Tk I Drs
S1 STO Yogyakarta Orkes
M.S S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
S3 (Dalam proses di Pendidikan Olahraga UNES Semarang)
10 Margono, M.Pd.*** Surakarta, 30/08/1961 Pembina Tk I Drs
S1FKI UNS Surakarta Pendidikan Olahraga
M.Pd. S2 UNES Semarang Pendidikan Olahraga
11 B. Suhartini, M.Kes.***
Sleman, 10/05/1961
Pembina Dra
S1IKIP Yogyakarta Orkes
M.Kes S2IKM UGM Yogyakarta Kesehatan Masyarakat
12 Dr. dr. BM. Wara K., MS.***
Yogyakarta, 16/5/1958 Penata Tk I Dr.
S1 Kedokteran UGM Kedokteran Umum
M.S. S2 UNAIR Surabaya Ilmu Kesehatan Olahraga
Dr. S3 (Kedokteran Olahraga UNAIR Surabaya)
13 Sumarjo, M.Kes.***
Kulon Progo,12/12/1963
Penata Tk I Drs S1 IKIP Yogyakarta Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi
M.Kes. S2 IKM UGM Yogyakarta Ilmu Kesehatan Masyarakat
14 Sumaryanti,
M.S. Bantul, 11/1/1958
Penata Dra S1 STO Yogyakarta Olahraga
M.S S2 UNAIR Surabaya Kesehatan olahraga
S3 (Dalam proses di Pendidikan Olahraga UNES Semarang)
15 Eka Swasta Budayati, M.S. Kutoarjo,
18/12/1960 Penata Muda Tk I Dra S1 IKIP Yogyakarta Orkes
M.S S2 UNAIR Surabaya Kesehatan Olahraga
16 Prijo Sudibjo,Sp.S.,M.Kes.*** Magetan,
26/10/1967
Penata Dokter S1 Kedokteran UGM Yogyakarta Kedokteran Umum
Spesialis
Kedokteran UGM Yogyakarta Ilmu Syaraf
M.Kes Kedokteran UGM Yogyakarta Kedokteran Dasar
17 dr. Rachmah L. Ambardini, M.Kes. Yogyakarta,
Penata Dokter S1 Kedokteran UGM Yogyakarta Kedokteran Umum
M.Kes S2 Kedokteran UGM Farmakologi
S3 (Dalam proses di Kedokteran UGM Yogyakarta )
18
Dr. Novita Intan Arovah., MPH.*** Yogyakarta,
10/11/1978 Penata Dokter S1 Kedokteran UGM Yogyakarta Kedokteran Umum
M.PH S2 Faculty of Health
Unversity of Queensland,
Australia Public Health
19
Ali Satia Graha,M.Kes. Garut,
16/4/1975 Penata Muda Tk I S.Pd S1 FIK UNY Yogyakarta PJKR
M.Kes S2 UNPAD Bandung Ilmu Faal
20 Eka Novita Indra, M.Kes Indramayu,
12/11/1982 Penata Muda Tk 1 S.Or S1 FIK UNY Yogyakarta Ikora
M.Kes S2 UNPAD Bandung Ilmu Faal
21 Widiyanto, M.Kes. Klaten,
5/6/1982 Penata Muda Tk I S.Or S1 FIK UNY Yogyakarta Ikora
M.Kes S2 UNAIR Surabaya Kesehatan Olahraga
S3 (Dalam proses di Ilmu Keolahragaan UNESA Surabaya)
22 Yudik Prasetyo, M.Kes Magelang, 15/8/1982
Penata Muda Tk I S.Or S1 FIK UNY Yogyakarta Ikora
M.Kes S2 UNAIR Surabaya Kesehatan Olahraga
23 Cerika Rismayanthi, M.Or Indramayu,
27/1/1983 Penata Muda S.Or S1 FIK UNY Yogyakarta Ikora
M.Or S2 PPS UNY Yogyakarta Ilmu Keolahragaan
24 Sigit Nugroho, M.Or Klaten,
24/9/1980 Penata Muda S.Or S1 FIK UNY Yogyakarta Ikora
M.Or S2 PPS UNY Yogyakarta Ilmu Keolahragaan
25 Sulistiyono,
M.Pd Semarang,
12/12/1976 Penata Muda Tk I S.Pd S1 FIK UNNES Semarang Kepelatihan Olahraga
M.Pd S2 UNNES Semarang Pendidikan Olahraga
26 Ahmad Nasrulloh,
M.Or Magelang,
26/6/1983 Penata Muda S.Or S1 FIK UNY Yogyakarta Ikora
M.Or S2 PPS UNY Yogyakarta Ilmu Keolahragaan
27 Drs. Hadwi Prihatanta Yogyakarta, Penata Drs S1 FPOK IKIP Yogyakarta Orkes
M. Sc S2 PPS UGM Yogyakarta Kedokteran dasar
28 Fatkhurahman Arjuna, M.Or Yogyakarta.
13/3/1983 Asisten Ahli S.Or S1 FIK UNY Yogyakarta Ikora
M.Or S2 PPS UNY Yogyakarta Ilmu Keolahragaan
F. Kerjasama dengan instansi dalam dan luar negeri yang terkait dengan program studi/jurusan dalam tiga tahun terakhir.
1. Instansi Dalam Negeri
No. Nama Instansi Jenis
Kegiatan Kurun Waktu
Kerja Sama Manfaat yang Telah Diperoleh
Mulai Berakhir
1. DINKES DIY Pemetaan Kerjasama dengan Dinas Kesehatan DIY
Pelatihan Masase untuk Ibu hamil Pasca Melahirkan dan Bayi bagi Kader Kesehatan
Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Terapi dan Rehabilitasi 2009 Ssampai sekarang Memberikan kontribusi kepada lembaga dalam merintis peluang kerjasama lembaga dengan instansi-instansi terkait.
Terjalin kerjasama dengan kader-kader kesehatan di DIY
Memberikan arah yang jelas dan berkesinambungan tentang pengembangan konsentrasi keahlian untuk menunjang pengembangan prodi IKORA
2. Klinik Terapi dan Rehabilitasi Medik FIK UNY Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Terapi dan Rehabilitasi 2005 Ssampai sekarang Mendapatkan inovasi dalam kegiatan olahraga untuk kesehatan
Memperoleh bantuan tenaga dan pikiran dalam mengelola kegiatan olahraga untuk kesehatan
Memperluas dan meningkatkan jalinan kerjasama dengan instansi terkait
3. GMC Health Center Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Terapi dan Rehabilitasi 2009 Sampai sekarang Menyiapkan mahasiswa agar mampu bekerja mandiri
Mengenal dan mengetahui secara langsung kegiatan olahraga untuk kesehatan masyarakat
4. SLB C Wiyata Dharma 2 Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Adaptif
Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Mahasiswa memiliki pengetahuan teoritis dan praktis (pengalaman) mengenai kegiatan bagi anak Berkebutuhan Khusus.
Memperoleh masukan tentang berbagai kasus kesehatan adaptif yang dapat digunakan sbg bahan pengembangan penelitian
5. Giriloka Fitness n Spa Hotel Melia Purosani Pengiriman Mahasiswa Program PKL I & II konsentrasi keahlian Kebugaran 2000 Sampai sekarang Bagi mahasiswa IKORA Mendapatkan kesempatan untuk mempraktekkan bekal yang di peroleh selama kuliah meliputi pengukuran awal, merancang dan membuat program, melaksanakan program , memonitor pelaksanaan program dan mengevaluasi program yang di berikan
6. Kirana Health Club Jogjakarta Plaza Hotel Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Kebugaran 2001 Sampai sekarang Memperluas dan meningkatkan jalinan kerjasama dengan instansi terkait
Memberikan pada mahasiswa tentang situasi atau kondisi, karekteristik, cara menghadapi dan menangani members dengan profesi yang akan di tekuni.
7. SLB B-C Wiyata Dharma 4 Godean Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Adaptif
Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Mahasiswa memiliki pengetahuan teoritis dan praktis (pengalaman) mengenai kegiatan bagi anak Berkebutuhan Khusus.
Memperoleh masukan tentang berbagai kasus kesehatan adaptif yang dapat digunakan sbg bahan pengembangan penelitian
8. Fitness Center GOR UNY Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Kebugaran 1999 Sampai sekarang Memberikan pada mahasiswa tentang situasi atau kondisi, karekteristik, cara menghadapi dan menangani members dengan profesi yang akan di tekuni.
9. Fitness Center Hotel Cakra Kembang Pengiriman Mahasiswa Program PKL I & II konsentrasi keahlian Kebugaran 1999 Sampai sekarang Mahasiswa memiliki pengetahuan teoritis dan praktis (pengalaman) mengenai kegiatan dalam bidang Kebugaran.
10. PRSBG Temanggung Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Adaptif 1999 Sampai sekarang Terjalin kerjasama dengan kader-kader kesehayan di DIY
Memperolah masukan tentang perkembangan Pelaksanaan PKL sehingga kurikulum, metode dan pengelolaan pembelajaran dapat di sesuaikan dengan tuntutan zaman.
11. SLB Negeri 1 Sleman Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Adaptif
Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Mahasiswa memiliki pengetahuan teoritis dan praktis (pengalaman) mengenai kegiatan bagi anak Berkebutuhan Khusus.
Memperoleh masukan tentang berbagai kasus kesehatan adaptif yang dapat digunakan sbg bahan pengembangan penelitian
14. SLB Negeri 3 Kalibayem Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Adaptif
Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Mahasiswa memiliki pengetahuan teoritis dan praktis (pengalaman) mengenai kegiatan bagi anak Berkebutuhan Khusus.
Memperoleh masukan tentang berbagai kasus kesehatan adaptif yang dapat digunakan sbg bahan pengembangan penelitian
15. SLB Negeri 1 Yogyakarta Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Adaptif
Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Memberikan arah yang jelas dan berkesinambungan tentang pengembangan konsentrasi keahlian adaptif untuk menunjang pengembangan prodi IKORA
16. SLB Pembina Mendungan Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Memperoleh masukan tentang berbagai kasus kesehatan adaptif yang dapat digunakan sbg bahan pengembangan penelitian dan pembelajaran ABK
17. SLB Negeri 2 Sayidan Pengiriman Mahasiswa Program PKL II konsentrasi keahlian Adaptif 1999 Sampai sekarang Memberikan arah yang jelas dan berkesinambungan tentang pengembangan konsentrasi keahlian adaptif untuk menunjang pengembangan prodi IKORA
18. SLB Tunas Kasih Donoharjo Sleman Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Terjalin kerjasama dengan kader-kader kesehatan Adaptif di SLB.
Memperoleh masukan tentang berbagai kasus kesehatan adaptif yang dapat digunakan sbg bahan pengembangan penelitian dan pembelajaran ABK
19. SLB Tunas Sejahtera Seyegan Program Pendampingan Kelas inklusi 1999 Sampai sekarang Terjalin kerjasama dengan kader-kader kesehatan Adaptif di SLB.
Memperoleh masukan tentang berbagai kasus kesehatan adaptif yang dapat digunakan sbg bahan pengembangan penelitian dan pembelajaran ABK
2. Instansi Luar Negeri
No. Nama Instansi Jenis
Kegiatan Kurun Waktu
Kerja Sama Manfaat yang telah diperoleh
Mulai Berakhir
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Burapha University, Thailand Kerjasama Pengembangan pendidikan 21 Mei 2008 21 Mei 2013 Kerjasama riset, Kerjasama seminar
2 University Tun Hussein Onn Malaysia Kerjasama pengajaran, penelitian, administrasi. 26 April 2008 26 April 2011 Kerjasama bidang pengajaran, Riset.
3 The National University Corporation Aichi of Education, Japan Kerjasama riset, pendidikan, pertukaran professor, staf. 19 Nov. 2009 19 Nov. 2014 Kerjasama riset, pendidikan
4 University of Malaya, Malaysia Kerjasama Pengembangan pendidikan 11 Januari 2010 11 Januari 2015 Exchange of student, Kerjasama riset, Kerjasama seminar
5 University of Southeastern Philippines Kerjasama Pengembangan pendidikan 17 Marer 2010 17 Maret 2015 Kerjasama riset, Kerjasama seminar
6 University of North Texas, USA Kerjasama Pengembangan pendidikan 8 Maret 2010 8 Maret 2015 Kerjasama seminar
Index
| " | . | 1 | 2 | 3 | 5 | 6 | 8 | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z | B | C | J
1 of 2 ››
Copyright 2009 by Tim Web UNY

