KEBUN PERCOBAAN SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN BIOLOGI

slamet suyanto.jpg
Laboratorium merupakan unsur penting dalam pembelajaran biologi. Untuk menunjang perkuliahan, Jurusan Pendidikan Biologi UNY telah memiliki fasilitas: lab  biologi dasar, lab zoology, lab botani, lab mikrobiologi dan bioteknologi, lab ekologi lingkungan. Selain itu, ada lab Pendidikan Biologi, green house, kebun biologi, kebun anggrek, kandang pengelolaan hewan, unit pengelolaan kompos, dan hutan buatan. Demikian dikatakan Dr. Slamet Suyanto, Ketua Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNY, di ruang kerjanya, Jumat, (10/2/2012).
Kebun percobaan, menurut Slamet Suyanto, dipersiapkan untuk pembelajaran biologi dari SD, SMP, SMA, calon guru biologi, dan guru biologi. Kebun ini dirancang secara khusus untuk belajar berbagai hal, khususnya yang terkait dengan tanaman. Hal-hal yang bisa dipelajari antara lain tentang keanekaragaman, klasifikasi, morfologi, anatomi, tanaman obat herbal, dll. “Kebun percobaan biologi ini juga terbuka untuk sekolah-sekolah atau guru-guru yang ingin memperdalam ilmu tentang tanaman,” lanjutnya. 
Sudarsono, M.Si., dosen Biologi UNY yang mengelola kebun percobaan mengatakan bahwa di kebun percobaan tersebut terdapat sekitar 200 tanaman yang terdiri atas tanaman obat, tanaman buah, tanaman hias, dan ada beberapa jenis tanaman langka.  “Ada banyak jenis tanaman obat yang ada di sini, antara lain daun ungu untuk obat ambeien, srikaya untuk kanker, dandang gendis untuk diabetes, kina untuk malaria, mahkuto dewo, brotowali, berbagai sirih, sligi, kepel,  dll,” jelasnya.
Untuk tanaman buah ada di antaranya sirsak, duku, srikaya, pepaya, berbagai jenis jambu (jambu biji, jambu air, jambu jamaica, jambu benik, jambu mawar), berbagai jenis jeruk (jeruk purut, jeruk nipis, jeruk bali), dll. Sedangkan untuk tanaman hias ada jenmani, gelombang cinta, hockhery, adenium, euphorbia, dll. Di kebun ini juga ada pohon yang bisa dibuat minuman seperti serai, kopi, teh, coklat, dan cola.
“Beberapa pohon bahkan dapat dimanfaatkan untuk kerajinan, seperti pohon nogosari yang biasa dipakai untuk membuat rangka keris, pohon pule untuk kerajinan membuat topeng, pohon pace dan dinggo yang buahnya dapat dipakai untuk pewarna batik,” tuturnya.
Kebun ini, tambah Sudarsono, adalah sarana pembelajaran mahasiswa biologi untuk mengenal berbagai jenis tanaman, termasuk bentuk daun, batang, akar, bunga, dan manfaat yang bisa diolah oleh manusia. (witono/nd)