Mengenal Indonesia Lebih Dekat melalui ke Desa Wisata

Tak kurang dari 25 orang dari UNY memadati desa wisata Kembang Arum, Turi, Sleman, Sabtu (28/2).  Mereka terdiri dari mahasiswa internasional, baik program Darmasiswa maupun Kemitraan Negara Berkembang (KNB) 2010/2011, para tutor, dan dosen pendamping. Bersama mereka bergabung dalam acara ekskursi yang diselenggarakan oleh Kantor Internasional UNY dengan tema “Sehari Menjadi Wong Ndeso”.
Adapun beberapa mahasiswa internasional yang ikut serta dalam acara ini berasal dari Ekuador, Slovakia, Thailand, Papua New Guinea, Kamboja, India, Laos, dan Madagaskar. Mereka mengikuti serangkaian kegiatan layaknya orang desa di kampung Indonesia. Memasuki kawasan desa wisata Kembang Arum mereka disambut dengan musik kentongan selamat datang dari warga desa yang mengenakan baju tradisional, surjan. Mereka beriringan menuju lokasi kegiatan melewati jalan desa sambil mengenal suasana desa yang asri dan penuh kebun salak.
Acara berikutnya adalah senam pemanasan yang memadukan berbagai gaya dan budaya dari semua negara asal peserta dengan iringan musik yang bervariasi. Kemudian, satu per satu peserta mencoba untuk membajak sawah dengan kerbau. Sawah yang telah dibajak, lalu ditanami dengan bibit padi. Semua mahasiswa internasional nampak sangat tertarik dengan kegiatan ini. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba menangkap ikan (memed) dengan tangan kosong.  
Sebagai wujud pengenalan budaya Indonesia, peserta disuguhi makanan tradisional ‘jajan pasar’ dan menu ndeso. Selain itu, budaya dikenalkan juga melalui beragam permainan tradisional, yakni bambu keseimbangan, egrang, bambu pancur, perang air, dan tarik tambang. Kegiatan ini dilakukan dengan suka cita dan membangun rasa persaudaraan dan kerja sama antarpeserta.
Menurut Hasuenah (Thailand), ia sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Rasa bosan hilang, berganti dengan tawa dan gembira. Kegiatan hari itu ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, meliputi Vagi Sarworm (PNG) sebagai pemenang lomba egrang, Aleeyah (Thailand) meraih juara satu lomba bambu keseimbangan, Felystin (Madagaskar) mewakili timnya sebagai juara lomba bambu pancur, Paramvir Sainik (India) dan Lucia Dudasova (Slovakia) mewakili timnya memenangkan lomba tarik tambang di sungai, Phoutsavad (Thailand) bersama timnya berhasil meraih juara lomba menangkap ikan, sementara itu Chandara (Kamboja) terpilih sebagai peserta terfavorit.
Acara telah berakhir pada pukul 16.00 WIB. Program ini merupakan program rutin dari Kantor Internasional UNY sebagai sebuah ajang penyatuan berbagai budaya antarbangsa dan pengenalan budaya Indonesia. Hal ini akan mengeratkan persahabatan antarbangsa dengan pemahaman lintas budaya yang makin baik. Para mahasiswa inilah  yang nantinya akan keluar dari Indonesia, dan berbicara pada dunia bahwa UNY merupakan salah satu universitas yang siap menjadi world class university.(Arik/Linda)
desa wisata-1 desa wisata-2
desa wisata-1 desa wisata-1
desa wisata-1 desa wisata-1