PELATIHAN PEKERTI BAGI TENAGA DAN CALON PENDIDIK PUSDIKLAT SDM PERHUTANI

Mengawali kegiatan tahun 2013, Pusat Kurikulum Instruksional dan Sumber Belajar (PKIS) bekerjasama dengan Pusdiklat SDM Perum Perhutani Madiun mengadakan PEKERTI (Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional) bagi Tenaga Pendidik dan calon Pendidik Pusdiklat SDM Perum Perhutani Madiun. Pelatihan ini diikuti  sebanyak 35 orang yang terdiri dari: (1) intern Pusdiklat SDM sebanyak 21 orang, yaitu 18 orang dari tenaga profesional dan 3 orang dari pejabat struktural; (2) ekstern Pusdiklat SDM sebanyak 14 orang, yaitu 7 orang dari karyawan Perum Perhutani di luar Pusdiklat SDM, 1 orang dari Disnaker Madiun dan 6 orang dari purna tugas Perhutani.

Pelatihan PEKERTI dilaksanakan selama 1 bulan dengan bobot 72 jam dari tanggal 15 Januari  sampai dengan 14 Februari  2013. Selama 1 bulan tersebut, peserta akan mengikuti 4 tahap, yaitu tahap teori, praktek mengajar, menyelesaikan tugas mandiri dan pembuatan laporan, bertempat di Pusdiklat SDM Perum Perhutani Madiun.

Andi Minarwan, STP selaku ketua penyelenggara menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan PEKERTI ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi pengajar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pembelajaran dan meningkatkan kualitas manajemen penyelenggaraan diklat. Demikian ungkap Andi sebagai Ka.Sie REMBANG & KM Pusdiklat SDM Perum Perhutani.

Selama pelatihan PEKERTI, peserta diampu oleh pemateri yang telah mempunyai pengalaman lapangan sebagai administrator bidang kependidikan dan telah mendapatkan sertifikat dari DIKTI serta Kemendikbud, untuk memberikan materi ataupun pelatihan. Mereka di antaranya Prof. Dr. Suwarna, Prof. Dr. Zuhdan Kun Prasetyo, Dr. Sugito, Sukirman, M.Pd., Eko Budi P, M.Pd., Sridadi, M.Pd., dan beberapa pemateri lain yang berkompeten dalam bidang pendidikan dan pembelajaran.

Diharapkan setelah mengikuti seluruh komponen pelatihan PEKERTI, peserta dapat lebih memahami dasar-dasar Proses Belajar Mengajar (PBM) dan mengelolanya secara dinamis. Selain itu diharapkan agar peserta bisa mengajar dengan mengembangkan serta mengapresiasikan berbagai teori dan prinsip dasar teknik instruksional yang diperlukan, sehingga bisa mengajar di Pusdiklat SDM Perhutani dengan lebih efektif efisien, terstruktur berdasarkan sistem, dan menggunakan kaidah yang benar. (Dani)

Label Berita: