TIM UNY MENANGKAN DUEL DEBAT MAHASISWA TINGKAT NASIONAL

Duel Debat Mahasiswa Tingkat Nasional dengan tema “Selamatkan Kretek Selamatkan Indonesia” yang diadakan Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Jum’at (22/2/2013) berhasil dimenangkan oleh Tim Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Tim yang diwakili oleh Zyah Rochmad Jaelani (PBI 2009), Annisa Laura Maretha (PBI 2008) dan Astri Ollivia Kuncahya (PBI 2010) tersebut sukses menyingkirkan 82 tim dari universitas papan atas di Indonesia.

 

“Sebelumnya, kami diminta membuat salah satu resume dari 10 tema debat yang ditawarkan panitia,” tutur Zyah. Akhirnya, dengan persiapan mendadak, ketiga mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) itu sepakat membuat resume bertemakan “Cukai Kretek Lunasi Hutang RI, Mengapa Tidak?. Resume itulah yang membuat tim UNY lolos ke tahapan 20 besar untuk mengikuti babak penyisihan.

Tim UNY yang berperan sebagai pihak pro saat final melakukan perlawanan sengit terhadap UNES. Duel kala itu mengusung tema mengenai “Solusi Bagaimana Menyelesaikan Masalah Kretek di Indonesia. Zyah mengemukakan ada beberapa poin pokok yang mereka tawarkan. “Hal pertama adalah memperbaiki citra kretek dengan melakukan riset. Biaya riset sendiri akan diambil dari cukai.” Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa riset ini dapat memperkuat bukti jika kretek memiliki kandungan positif yang dapat mengobati sesak nafas dan mengurangi gejala parkinson.

 Selain itu, diperlukan juga law enforcement atau menegakkan peraturan yang sudah dibuat. “Seperti memberikan batasan umur 18 tahun ke atas untuk merokok dan penertiban smoking area.” Poin selanjutnya adalah melakukan kampanye untuk mengklasifikasikan manfaat kretek dan mengembalikan bergaining position di dalam ataupun luar negeri.  “Dengan begini, publik akan percaya sehingga pasar kretek bisa bertambah. Begitu pula dengan cukainya. Jika begitu, hal ini bisa dimanfaatkan untuk melunasi utang negara kita,” tutup Zyah yang aktif sebagai wakil ketua Jogja Debating Forum.

Dengan argumen tersebut, tim UNY bisa keluar sebagai juara I, disusul UNES dan UNAIR. Tampil sebagai juara harapan I—III adalah UNDIP, IKOPIN Bandung, Universitas Kristen Maranatha. Sebagai hadiah, tim UNY berhak memboyong tropi dan uang sebesar Rp 5.000.000,00. (Fitriananda)