PERGELARAN MACAPATAN JUM'AT LEGEN
FBS-Karangmalang. Belum lama ini Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah, Program Studi Jawa mendapat giliran ketempatan acara Jum'at Legen. Acara ini diadakan satu bulan sekali dan dihadiri masyarakat yang masih memerhatikan kebudayaan Jawa. “Jumat Legen sudah ada sejak UNY masih IKIP Karangmalang dan tetap dipertahankan dengan sistem arisan yakni bergilir terus menerus dari tempat ke tempat yang lain sesuai dengan giliran peserta pengunduh Jumat Legen sebelumnya, tidak mesti di UNY,” ungkap Hardiyanto, M.Hum selaku Ketua Panitia.
Sebagai jurusan yang ketiban sampur, tentu pelaksanaannya ditangani sendiri yaitu oleh mahasiswa Jurusan Bahasa Daerah FBS. Menariknya, macapatan diiringi gamelan yang semua penabuhnya terdiri dari mahasiswa. Hampir seluruh instrument gamelan, termasuk kendang dan rebab, ditabuh mahasiswa. “Acara yang diadakan untuk umum ini dari bulan ke bulan mengalami peningkatan sehingga bagi yang akan mengikuti harus membawa undangan. Masyarakat atau mahasiswa yang berniat ikut harus mengambil tiket di jurusan.Tiket disediakan secara gratis hanya saja harus berebut memiliki tiket,” papar Adi selaku panitia.
Jumat Legen diawali dengan pagelaran wayang kulit selama 50 menit oleh Purwadi, M.Hum. dengan mengambil lakon Bhagawan Wisrawa, kemudian dilanjutkan nembang macapat oleh peserta Jum’at legen yang diantaranya mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Jawa, dosen-dosen diberbagai perguruan tinggi, dan beberapa tamu undangan dengan tembang macapat yang diambil dari Serat Lokapala. Selain itu, Jumat Legen juga dilengkapi dengan sesi diskusi dengan menghadirkan narasumber Drs. Sarjana Hadiatmaja, mantan dekan FPBS. Jum’at Legen dimulai pada 20.00 WIB ini dihadiri sekitar 250 pandemen budaya Jawa. Selain nguri-uri budaya Jawa, acara Jumat Legen juga sebagai program Pengabdian Pada Masyarakat serta Wista Kampus. (Tica)

