Pelepasan Purna Tugas Bapak Budi Prasetya dan Bapak Suparjono

Berita FIP - Tue, 2021-05-11 16:05

Fakultas Ilmu Pendidikan UNY melepas 2 orang tenaga kependidikan yang sudah memasuki purna tugas, yaitu Bapak Budi Prasetya dan Bapak Suparjono. Bapak Budi Prasetya, terhitung 1 Maret 2021 dan Bapak Suparjono terhitung 1 Mei 2021, memasuki masa pensiun, Selasa, 11 Mei 2021, di Ruang Sidang Skripsi FIP UNY.

Wakil Dekan Bidang Umum dan Kepegawaian, Bapak Bambang Saptono, M.Si., mewakili pimpinan fakultas dan universitas mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas amanah pengabdian yang diberikan oleh Bapak Budi dan Bapak Suparjono. "Kita banyak belajar dari Pak Budi dan Pak Suparjono. Orangnya supel, mudah diajak kerjasama. Beliau pantas diberikan penghargaan, masa pengabdian 24 tahun, waktu yang cukup lama. Pak Suparjono masa pengabdian 34 tahun, sudah membantu memberikan pelayanan terbaik kepada sivitas akademika FIP UNY", ucapnya. Bambang juga berpesan mesti sudah tidak bekerja di FIP UNY, mohon silaturahmi ini tetap terjalin. "Kami juga mohon maaf jika selama ini ada kenangan yang kurang baik, mohon dilupakan, namun jika ada kenangan yang baik, semoga bisa selalu diingat ingat", pesan Bambang. Bambang menitip pesan untuk keluarga , sampaikan salam untuk keluarga, semoga selalu ditambah rejeki.

Koordinator TU, Ibu Siti Amironah, ST, dalam kesempatan yang sama juga mengucapkan terimakasih atas dedikasi Pak Budi dan pak Suparjono, selamat menikmati masa purna tugas bersama keluarga. "Semoga sehat selalu dan mohon maaf jika selama ini kami selaku pribadi maupun sebagai pimpinan banyak kekeliruan, mohon dimanfaatkan", pungkasnya..

Kegiatan pelepasan purna tugas ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FIP UNY, Koordinator TU, Subkoordinator 
Akademik dan Kemahasiswaan, Subkoordinator UK BMN, dan Sukoordinator Keuangan dan Akuntansi FIP UNY. (rit)

Categories: Berita Lain

Nasional English Writting Essay and Public Speaking Competition 2021 Sukses diselenggarakan Naradipta EO PADP 2019 dan FLIC Lab. Bahasa Inggris Bisnis FE UNY

Berita ADP FE - Tue, 2021-05-11 08:31

Sabtu (8/5) Melihat situasi dan kondisi saat ini dengan merebaknya COVID-19 yang tidak kunjung selesai dan teratasi ini memberikan pengaruh yang cukup besar di segala sektor kehidupan. Hal ini berdampak juga kepada mata kuliah manajemen event organizer yang harus dilaksanakan secara daring. Mata kuliah manajemen event ini sebuah mata kuliah yang digunakan sebagai wadah kreatif mahasiswa untuk berikir krits membuat suatu ide mengenai sebuah acara yang diselenggarakan dengan nyata.

Naradipta.EO memiliki ide untuk menyelenggarakan event “ Nasional English Writting Essay and Public Speaking Competition 2021”. Dengan tema “ The Existence of The Youth Power in The Science and Technology Development of Industrial Revolution 4.0 Era”. Naradipta EO terbentuk dari mata kuliah manajemen event organizer yang diampu oleh Rr. Chusnu Syarifa Diah Kusuma M.Si. Nasional English Writting Essay dan Public Speaking ini merupakan kompetisi membuat karya tulis essai dan juga lomba public speaking yang dimana kedua mata lomba ini diwajibkan menggunakan bahasa Inggris. Naradipta EO bekerjasama dengan Lab. Bahasa Inggris Bisnis FLIC FE UNY dalam menyelenggarakan kompetisi nasional ini.

Nasional English Writting Essay and Public Speaking competition dilaksanakan pada tanggal 08 Mei 2021 yang dilaksanakan secara online melalui platform ZOOM dan di siarkan secara langsung pada Youtube Channel feunyofficial dan naradipta EO. Kompetisi ini di ikuti oleh 34 peserta English writing essai dan 23 peserta public speaking dari 23 universitas di 6 provinsi.

Untuk public sepaking competition, terdapat 2 tahap yaitu tahap 1, penyisihan 10 besar finalis peserta public speaking dan tahap 2 yaitu final public speaking pada tanggal 08 Mei 2021 bersamaan dengan pengumuman juara English writting essay dan juga pengumuman juara public speaking. Sedangkan untuk, English writting essay akan di umumkan juara secara langsung pada final public speaking. Untuk juri dari English writting essay yaitu Kristina Wasiyati, S.Pd., M.Hum., Dewi Nurul Lailatun M, M.Pd., serta Nadia Sasmita W, S.A.B., M.Si. Sedangkan untuk juri public speaking yaitu Kristina Wasiyati, S.Pd., M.Hum., Dewi Nurul Lailatun M, M.Pd., serta Rr. Chusnu Syarifa Diah Kusuma M.Si. Kompetisi ini merebutkan prizepool sebesar juara 1 Rp750.000, juara 2 Rp500.000, dan juara 3 Rp250.000 untuk English writting essay dan untuk public speaking merebutkan prizepool sebesar juara 1 Rp1.250.000, Juara 2 Rp1.000.000, dan juara 3 Rp750.000 serta sertifikat bagi seluruh peserta English writting essay dan public speaking.

Pada acara final public speaking turut dibersamai oleh MC Cedar Aisyah Sukma. Pada final public speaking turut hadir Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Dr. Sutirman, S.Pd., M.Pd. yang memberikan sambutan pada pembukaan acara. Tidak ketinggalan turut hadir dosen pembimbing mata kuliah manajemen event organizer Rr. Chusnu Syarifa Diah Kusuma, M.Si yang turut memberikan sambutan serta turut hadir seluruh dosen Pendidikan Administrasi Perkantoran, Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran serta seluruh peserta lomba writting essay dan public speaking.

Pada pengumuman final public speaking ini untuk juara 1 di raih oleh Rey Abraham dari President University, untuk juara 2 di raih oleh Cornelia Elviera Denori dari Universitas Sanata Dharma, serta untuk juara 3 di raih oleh Eka Septian dari universitas Sanata Dharma. Sedangkan untuk juara harapan 1, dan 2, masing-masing diraih oleh Utari Nurfitriandra, Venesia Chandara dari London School PR, sedangkan juara harapan 3 oleh Fathiya Kahiriya dari ITB. Adapun untuk English writting essai juara 1 diraih oleh Saefu Robani dari Universitas Gajah Mada, untuk juara 2 di raih oleh Audrey Salsza Maret Roberte & Luthfan Taufiqul Hafizh  dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, serta untuk juara 3 di raih oleh Hasemy Rafsanjani & Faradiba Firdaus dari Universitas Trunojoyo Madura. Untuk juara harapan 3 diraih oleh Novia Keren Cahyanti dari Universitas Sanata Dharma, juara harapan 2 diraih oleh Meriska Saharani & Robby Ananda dari Universitas Lampung, dan juara harapan 1 oleh Yosefin Cintatya Cahya Safira dari Universitas Gajah Mada.

Dengan diselenggarakan event ini diharapkan dapat menjaring minat dan bakat mahasiswa pada bidang English writting essay dan public speaking di masa yang akan datang. Pelaksanaan acara ini dapat dilihat pada link youtube : https://youtu.be/nK6ZgwhL7so (Nur/cs)

Categories: Berita Lain

NGOPI (Ngabuburit Online Inspiratif) Laboratorium BK FIP UNY

Berita BK FIP - Mon, 2021-05-10 12:56

Sabtu (1/5) Asisten Laboraturium Bimbingan dan Konseling UNY periode 2021 mengadakan kegiatan rutin setiap bulan Ramadhan berupa NGOPI (Ngabuburit Online Inspiratif). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Anelies Praramadhani, beliau merupakan Presenter  SCTV dan dimoderatori oleh Lutfita Cahya Irani, M.Pd. yang merupakan salah satu dosen BK FIP UNY. Kegiatan NGOPI berkolaborasi dengan Asisten Laboraturium PLB UNY dan menghadirkan Ihsan Marvel Khoirullah serta Amelia Fay Rahma sebagai JBI (Juru Bahasa Isyarat). Acara ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan tema “Boost Yourself With Personal Branding In The Digital Era” yang dihadiri oleh 121 peserta dari kalangan umum. Kemudian untuk pendaftaran peserta bersifat Gratis 100% dengan mebuka donasi untuk peserta yang berkenan dan hasil donasi akan dialokasikan ke sejumlah yatim piatu di daerah Yogyakarta.

Saat dimulainya kegiatan NGOPI, Anelies Praramadhani menyampaikan terkait urgensi personal branding. Beliau mengatakan bahwa personal branding itu penting sekali, dimana dengan personal branding seseorang dapat memiliki kepercayaan yang lebih dari orang lain. Di era digital saat ini, orang-orang akan lebih kritis dalam mempelajari orang lain secara lebih mendalam, oleh karenanya personal branding sangat penting. Setiap orang mempunyai kesempatan melatih personal branding, salah satunya melalui postingan dalam berbagai media sosial. Personal branding bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas atau kepercayaan orang lain sebagai seorang profesional. Anelies menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kredibilitas dapat dilatih dengan beberapa cara, seperti mengatur waktu untuk memposting konten, paham dengan strategi dan memahami tujuan akan menjadi orang yang seperti apa. Beliau juga menekankan bahwa untuk memunculkan personal branding membutuhkan konsistensi dari diri.

Personal branding sangat penting untuk memproyeksikan diri individu dan ikut berperan dalam menentukan kesuksesan karir. Anelies Praramadhani menekankan agar orang-orang dapat menggunakan waktu untuk belajar dengan semaksimal mungkin. Membangun personal branding dapat dilakukan dengan memaksimalkan platform-platform seperti sosial media, untuk sharing pengetahuan dan pendapat yang bermanfaat. (end)

Categories: Berita Lain

SEMINAR NASIONAL MEMAHAMI REMOTE EDUCATION PADA MASA PANDEMI COVID 19: URGENSI, FONDASI, DAN TRANSFORMASI

Berita FIP - Mon, 2021-05-10 12:52

Program Studi Kebijakan Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan seminar nasional dengan tema Memahami Remote Education Pada Masa Pandemi Covid 19: Urgensi, Fondasi, dan Transformasi, Kamis 6 Mei 2021, dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting dan live streaming Youtube FIP UNY Official. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Dies Natalis ke-57 Universitas Negeri Yogjakarta.

Panitia Seminar nasional ini, menghadirkan 2 narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya ,yang sesuai dengan tema seminar, yaitu Ir. M. Taufiq Nuruzzaman, Ph.D dari Pusat Teknologi Inoformasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Prof. Ricardus Eko Indrajit (Institute Perbanas), yang dimoderatori oleh Dr. Shely Cathrin, M.Phil (Sekretaris Jurusan FSP FIP UNY).

Paparan menarik pertama disampaikan oleh Bapak Taufiq terkait dengan transformasi remote education untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Di awal, pak Taufiq menekankan bahwa transformasi remote education ada kaitanya dengan pandemi yang sekarang ini sudah berjalan 1 tahun lebih, bagaimana ini akan berjalan, ke arah mana dan seperti apa pelaksanaannya selama ini. “Materi yang ingin saya sampaikan akan lebih dekat kepada permasalahan itu sebenarnya, tapi tidak melulu hanya masalah ini karena memang mau tidak mau, yang menjadi tulang punggung dari pelaksanaan remote education itu adalah teknologi informasi dan komunikasi”, paparnya.

Lebih lanjut, Taufiq memaparkan terkait dengan definisi remote education, transformasi remote education pra pandemi, transformasi remote education selama pandemi, dan tranformasi pasca pandemi, dan terakhir adalah tantangan reformasi remote education. Remote education atau pendidikan jarak jauh (PJJ) menurut Undang-Undang Nomor 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi pasal 31. “Pendidikan jarak jauh merupakan proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi dalam memberi layanan dan memperluas akses. Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam berbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan”, ucapnya.

Terkait dengan transformasi pra pandemi ,Taufiq menjelaskan pemerintah sudah memandang bahwa remote education harus didukung untuk akses pendidikan hanya untuk pendidikan tinggi dilaksanakan oleh Universitas Terbuka. Taufiq lalu menanyakan bagaimana dengan pendidikan dasar dan menengah? “Kemandirian murid belum mencukupi, kesiapan guru, konten berbasis TK, infrastruktur dan SDM TIK tidak mencukupi,” terangnya.

Transformasi masa pandemi, pandemi telah memaksa kampus dan sekolah menerapkan remote education tanpa persiapan. Kampus relatif lebih siap dibandingkan sekolah. Kampus memiliki infrastruktur fisik dan SDM yang memadai, mahasiswa sudah mandiri, dan mahasiswa memiliki peralatan yang mencukupi .

“Desain remote education dengan 2 konsep yaitu sinkronus dengan tatap muka di kelas, tidak bisa dilakukan karena masih masa pandemi, diganti dengan jarak jauh menggunakan zoom, gmeet, dan juga chat. Asinkronus dengan mengiriman file materi/link, video (youtube), dan penugasan (demo atau kuis)”, tambahnya lagi..

Lalu bagaimana transformasi pasca pandemi, Taufiq menjelaskan desain remote education untuk perguruan tinggi. “Tetap melakukan kegiatan sinkronus dengan tatap muka di kelas, zoom/gmeet, chat, serta ansikronus memberikan file materi/link, video, atau penugasan. Bagi dosen fokus pada capaian, fokus pada penelitian dan pengabdian, sedang mahasiswa bisa mandiri, mengulang materi yang dibutuhkan dan yang mendekati dunia kerja. Desain Remote Education untuk sekolah, siswa berada di sekolah pada jam sekolah, dengan sikronus tatap muka di kelas, dan asinkronus dengan memberikan file materi, video, dan penugasan. Hal ini bagi guru bisa mengurangi kelelahan, serta fokus pada capaian, sedang siswa bisa mandiri dan mengulang materi yang dibutukan”, paparnya penuh semangat.

Taufiq dalam hal ini menekankan bawah tools teknologi, konten yang menarik bukanlah tujuan dari remote education. Mereka hanya alat bantu untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran harus tetap dilakukan dengan interaktif inspiratif menyenangkan, menantang dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.

Tantangan transformasi remote education saat ini. Pembelajaran bauran atau blended learning akan menjadi masa depan. Meski belum ada regulasi terkait implementasi pembelajaran bauran, maka akuntabilitas pembelajaran masih perlu dirumuskan. Pembelajaran bauran membutuhkan fasilitas TIK yang tidak murah, baik dari sisi instalasi maupun perawatan. Dosen dan guru harus mulai berpindah ke pembelajaran bauran.

Di akhir Taufik menyimpulkan pembelajaran bauran akan menjadi bentuk dari remote education. “Pemangku kebijakan, guru atau dosen, dan siswa atau mahasiswa harus siap dengan perubahan ini. guru dan dosen tidak perlu takut akan digeser oleh sistem TIK. Investasi besar dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mencapai remote education yang ideal”, tutupnya.

Paparan menarik selanjutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit. Beliau menyampaikan terkait dengan remote education pada masa dan pasca pandemi : urgensi fondasi dan transformasi. Transformasi telah terjadi menuju suatu titik yang baru, yaitu pemanfaatan teknologi dan informasi secara masif untuk memfasilitasi proses pembelajaran.

“Blended Learning melalui cara mengintegrasikan metode belajar mengajar secara offline dan online. Guru harus berubah, pimpinan satuan pendidikan harus berubah, badan penyelenggara pendidikan harus berubah, orangtua harus berubah, masyarakat harus berubah, pemerintah harus berubah, peserta didik harus berubah, tapi yang paling penting untuk diubah adalah mindset atau pola pikir”, tegasnya di awal. Masa lalu indah pada waktunya, masa depan adalah harapan baru yang harus disiapkan. Kembalilah pada esensi proses pembelajaran yaitu interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar dalam sebuah lingkungan belajar. Nostalgia masa lalu dan pengalaman saat pandemi adalah modal untuk merancang masa depan. Satuan pendidikan adalah pusat dalam merencanakan dan merancang proses pembelajaran formal yang efisien efektif dan terkendali.

“Mengapa teknologi dibutuhkan? dahulu, jika mau belajar dengan baik datanglah ke sekolah atau ke kampus dan ikutilah pembelajarannya. Sekarang atau masa depan sekolah atau kampus harus hadir di setiap relung- relung kehidupan manusia (rumah kantor kendaraan tempat publik dan lain-lain).

Eko memberikan gambaran terkait fenomena global bagi guru dan dosen, “Berapa persen dari materi yang Anda berikan di kelas yang tidak dapat ditemukan di YouTube? Bagi peserta didik, lebih menarik mana yang mengajar guru atau dosen anda di kelas atau mereka yang ada di YouTube?”, tanya Eko. Seperti apakah peran guru maupun dosen ketika semua bahan yang diajarkan telah ada di internet dan di delivery-nya jauh lebih menarik?

Suatu hal yang berkembang yaitu cyber pedagogik . Guru dan dosen membutuhkan ilmu mengajar dalam ekosistem cyber. Teknologi dalam dunia pendidikan formal. Bedakan antara belajar dan pembelajaran. Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan siswa yang saling bertukar informasi. Belajar dapat dilakukan dimana saja, kapan saja, dengan cara apa saja. Pembelajaran harus dirancang sedemikian rupa sehingga proses yang terjadi benar-benar menghasilkan tujuan yang ingin dicapai. Komponen pembelajaran utama pendidik, sumber belajar, proses dan interaksi ,fasilitas sarana prasarana ,umpan balik dan evaluasi. Desain instruksional sebagai kunci utama tujuan pembelajaran, pembelajar analisis pembelajaran strategi pembelajaran bahan ajar penilaian belajar.

Prinsip piranti dalam dunia pendidikan membantu memfasilitasi proses pembelajaran dengan tujuan utama meningkatkan kinerja aktivitas belajar mengajar. Teknologi sebagai sumber belajar, bahan belajar dapat diperoleh dari mana saja sejauh ada akses terhadap sumber yang dimaksud teknologi internet memberikan keleluasaan untuk saling berbagi/mereplikasi sumber belajar. Sumber belajar bersifat dinamis dari berbagai referensi maupun Interaksi yang terdapat di setiap hari. Beberapa pusat belajar dunia terbuka untuk publik dan saling terintegrasi.

Teknologi sebagai medium interaksi antar pembelajar. Setiap pembelajar dan sumber belajar sudah saling terhubung satu dan lainnya. Proses komunikasi interaksi, kolaborasi dan korporasi dapat terjadi selama 24 jam 7 hari itu komunikasi dapat terjadi antar pembelajar maupun dengan pendidik atau sumber belajar. Format komunikasi digital dilakukan secara virtual dan berbasis multimedia, jangkauan dan interaksi waktu interaksi tidak mengenal batas ruang dan waktu.

Teknologi sebagai alat peraga pembelajaran teknologi sebagai pendukung operasional administrasi pembelajaran. Teknologi sebagai platform belajar online dan virtual teknologi sebagai alat pendukung evaluasi pembelajaran teknologi sebagai infrastruktur manajemen pengetahuan.

Prinsip dalam cyber pedagogi, satu setiap peserta didik dapat mengakses berbagai sumber belajar secara bebas dan mandiri dalam 24 jam 7 hari. Metode proses terhadap sumber belajar bersifat ubiquitous dapat dari mana saja, kapan saja dan dengan berbagai cara. Sumber internet bersifat dinamis dan dimutakhirkan secara kolektif setiap detiknya proses pembelajaran bersifat intuitif kontekstual dan kritis pembelajaran terjadi multi arah secara egaliter inklusif dan non birokratik interaksi dan umpan balik dapat terjadi kapan saja diinginkan secara informal maupun formal. Evaluasi proses pembelajaran dapat dilakukan sewaktu-waktu dan berkali-kali. Peserta didik kendali penuh terhadap proses belajar dan pembelajaran

Posisi dan strategi para pendidik. Multi peran seorang pendidik sebagai sumber belajar yang tahu dan memahami lebih dulu, sebagai fasilitator yang mengatur lalu lintas proses pembelajaran, sebagai coach yang menanamkan motivasi dan kapabilitas peserta didik, sebagai arsitek pendidikan pembelajaran melalui desain instruksional yang disusunnya, sebagai kolega atau mitra peserta didik yang bersama-sama belajar tanpa henti sebagai pendamping belajar yang selalu siap memberikan bantuan moral.

 

Kegiatan seminar nasional ini dihadiri oleh 465 peserta terdiri dari Guru, Dosen, Pemangku Kebijakan Pendidikan, kolega, dan lainnya. Bahkan juga dihadiri dari kolega jurusan FSP FIP UNY, Prof Razzaq dari Malaysia. Acara berjalan dengan lancar dengan penuh antusias dari peserta. (Rit)

Categories: Berita Lain

DISTRIK #1 ( DISKUSI INTERAKTIF) TEMA PERINGATAN KARTINI YANG KEHILANGAN ESENSI

Berita SEJARAH FIS - Sat, 2021-05-08 10:47

Pada hari Rabu (29/04/2021) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (HMPS) melalui Divisi Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) melakukan kegiatan Dikusi Interaktif yang pertama yang bertema “ Peringatan Kartini Yang Kehilangan Esensi”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui media Google Meet sekitar pukul 14.30 dan dimoderatori oleh saudari Diah Eka Artati. Diskusi ini menghadirkan dosen dari Pendidikan Sosiologi yakni Ibu Sasiana Gilar Apriantika, S.Pd., M.A. sebagai pemantik diskusi.
    Kegiatan ini membuka diskusi dan memberikan informasi yang berkaitan dengan esensi dan makna dari peringatan hari Kartini yang sesungguhnya. Makna tentang sebuah perjuangan untuk membebaskan wanita dari kebodohan dan menyetarakan hak – hak kaum wanita dengan kaum laki – laki. Seperti yang kita ketahui bersama setiap tanggal ini 21 April  orang – orang berbondong – bondong memperingati Hari Kartini dengan memakai kebaya, bersanggul, kemudian dilanjutkan dengan acara – acara kecil seperti lomba memasak, serta lomba berdandan layaknya 17 agustusan. Peringatan hari Kartini di masa sekarang justru dijadikan sebagai ajang lomba mengenakan kebaya dan sanggul. Padahal Kartini tak pernah sibuk berkutat dengan kebaya dan sanggul. Apa yang ia kenakan merupakan sebuah tuntutan yang harus ia patuhi pada masa itu karena ia berasal dari keluarga priyayi atau bangsawan Jawa. Untuk itulah diskusi ini diadakan dengan harapan dapat membuka wawasan serta mengembalikan kembali esensi hari Kartini yang sebenarnya.
Meskipun Kartini telah mempelopori kesetaraan gender bagi laki-laki dan perempuan, budaya patriarkal tetap mengakar pada kehidupan sosial-budaya masyarakat Indonesia hingga kini. Kartini menyadari, bahwa ketimpangan relasi antara laki-laki dan perempuan timbul akibat dominasi gender tertentu. Seharusnya, gagasan dan pemikiran dari Kartini dapat diimplementasikan dengan tepat, sehingga tidak ada ruang untuk mendominasi dan mendiskriminasi perempuan.  Apabila gagasan dan pemikiran Kartini diimplementasikan dengan baik, maka perempuan dapat bersanding sejajar dengan laki-laki, memiliki pemikiran kritis, dan melawan segala bentuk penindasan. (alen)

Bahasa Bahasa Indonesia
Categories: Berita Lain

MENYELAMATKAN PENDIDIKAN SEJARAH INDONESIA, PRODI PENDIDIKAN SEJARAH FIS UNY DAN P3SI (PERKUMPULAN PRODI PENDIDIKAN SEJARAH SELURUH INDONESIA) MERESPON PP NOMOR 57 TAHUN 2021 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN NASIONAL

Berita SEJARAH FIS - Sat, 2021-05-08 10:38

Baru-baru ini, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Pendidikan Nasional. Keluarnya peraturan tersebut mendapatkan respon yang beragam dari seluruh pihak terutama di kalangan akademisi dan pemerhati pendidikan. Beberapa pihak menyatakan bahwa PP tersebut dikhawatirkan akan bertentangan dengan UU RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Hal ini dikarenakan narasi Pancasila dan Bahasa Indonesia akan dihapuskan dalam satuan mata pelajaran di tingkat pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Dr. Zulkarnain, M.Pd., Ketua Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNY, menyebutkan bahwa penghapusan dua mata pelajaran tersebut akan berdampak pada sebuah kehancuran terhadap generasi muda ke depannya. Pembelajaran Pancasila harus selaras dengan pembelajaran PPKN dan Sejarah karena tidak akan terlepas dari konteks sejarah dan kewarganegaraan. Jika hal ini dibiarkan maka pemerintah dipandang tidak konsisten dalam merumuskan kebijakan yang saling tumpang tindih. Oleh karena itulah, Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNY menggandeng P3SI (Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Seluruh Indonesia) untuk melakukan tinjauan bersama terhadap peraturan tersebut melalui Talk Show “Menyelamatkan Pendidikan Sejarah Indonesia:

Telaah dan Gagasan P3SI untuk Revisi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Pendidikan Nasional, Kamis, 26 April 2021. Dalam talk show tersebut, narasumber yang menyampaikan telaahnya adalah Dr. Siti Fatimah, M.Pd., M.Hum. (Universitas Negeri Padang), Dr. Muhammad Rasyid Ridha, M.Hum. (Universitas Negeri Makassar), Dr. Sem Touwe, M.Pd. (Universitas Pattimura), Dr. Agus Mulyana, M.Hum. (Universitas Pendidikan Indonesia), Dr. Wisnu, M.Hum, (Universitas Negeri Surabaya) Dr. Sardiman AM, M.Pd. (Universitas Negeri Yogyakarta), Prof. Dr. Said Hamid Hasan, M.A. (Universitas Pendidikan Indonesia), Prof. Dr. Leo Agung S, M.Pd. (Universitas Sebelas Maret), dan Dr. Phil. Ichwan Azhari, M.S. (Universitas Negeri Medan). Seluruh narasumber tersebut sepakat bahwa pemerintah perlu melakukan revisi terhadap aturan tersebut karena nantinya akan berdampak pada penghapusan mata pelajaran lain yang sama pentingnya dalam pembentukan karakter generasi muda Indonesia seperti Sejarah Indonesia, PPKN, dan Bahasa Indonesia. Dalam kesempatan yang sama pula, Dr. Abdul Syukur, M.Hum. Ketua P3SI, menyatakan sikap P3SI untuk mendesak pemerintah segera mengkaji ulang peraturan tersebut karena akan berdampak pada keutuhan bangsa. P3SI bersama seluruh elemen masyarakat akan terbuka dan ikut mengawal proses uji publik peraturan tersebut sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan yang bisa menyelamatkan wibawa serta generasi penerus Indonesia ke depannya. (AR)

Bahasa Bahasa Indonesia
Categories: Berita Lain

Aplikasi CADCAM dalam Proses Manufaktur

Berita PTM FT - Thu, 2021-05-06 13:02

Sejatinya ada tiga jenis proses manufaktur jika dilihat dari proses pengerjaannya yakni, manual dimana semua dikerjakaan dengan tangan dengan bantuan alat perkakas sederhana seperti gergaji, pahat, kikir dan kualitasnya sangat tergantung pada keterampilan operator, berikutnya mesin konvensional dimana proses pembuatannya telah dibantu dengan mesin produksi seperti bubut, frais, gerindra disini kualitas pekerjaan juga tergantung dari skill dari sang operator, yang terkini dengan mesin yang dikendalikan komputer atau sering disebut Computer Numerically Controlled (CNC) yang pengerjaannya dilakukan oleh mesin bubut/frais/router yang telah diinputkan program CNC untuk pengerjaannya diman opretaor bertgas menseting dan memonitor jalannya produksi. Demikian disampaikan Dr. B. Sentot Wijanarko, M.T., kala mengawali paparannya dalam Webinar dan Sosialisasi Promosi Program Studi S2 Pendidkan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (10/04/2021) yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi ZoomMeeting.

“Dewasa   ini   dunia   industri-khususnya   industri   manufaktur   sangat bergantung pada CAD/CAM untuk pengembangan lebih lanjut produk mereka. Perkembangan  sistem  manufaktur  yang  kompetitif menuntut  metode-metode yang  sesuai  bagi  desain  suatu  produk,” lanjut Sentot.

382. Integrasi cad dan camSecara  historis,  integrasi  CAD/CAM  dimulai  dengan  perkembangan teknologi  mesin    Numerical  Control  (NC).  Peralatan  mesin  NC  kemudian ditingkatkan   secara   stabil   dalam   kontrol   perangkat   keras   (hardware)   dan perangkat   lunak   (software).   Pemrograman   NC   dan   grafik   komputer   yang interaktif  memiliki  kontribusi  dalam  perkembangan  ini.  Integrasi  penempatan CAD  dan  CAM  meningkatkan  penekanan  pada  peralatan  dan  jalur  mesin  NC.
Tujuan utama dari integrasi CAD dan CAM adalah sistematisasi dari suatu rangkaian aliran informasi dari fase awal perancangan suatu produk hingga fase akhir yaitu selesainya proses produksi produk tersebut secara tuntas dan komplet.

Di  banyak  kasus  sistem  CAM  akan  bekerja dengan  perancangan  CAD  yang  dibuat  di lingkungan  3  Dimensi.  Programmer  CNC  akan menentukan    operasi  mesin  dan  sistem  CAM yang akan membuat program CNC.

Sejalan dengan keilmuan tersebut, Koordinator Program Studi S2 Pendidkan Teknik Mesin, Prof. Dr. Dwi Rahdiyanta menjelaskan bahwa riset utama dari prodi ini adalah pengembangan kurikulum dan pembelajaran vokasional di bidang teknik mesin (pemesinan), pengelasan, pengecoran, CNC/CAD-CAM dan K3 serta riset dibidang ilmu teknik mesin (komposit, pengecoran logam, pengelasan dan desain manufaktur).

“Prospek karir alumninya antara lain menjadi pendidik baik dosen mauoun guru, instruktur di lembaga diklat, pengelola LSP maupun TUK, asesor kompetensi, peneliti,” beber Prof. Dwi Rahdiyanta.

Categories: Berita Lain

Virtual Reality (VR) Mudahkan Aktivitas Belajar di Masa Pandemi

Berita PTM FT - Thu, 2021-05-06 13:01

Pandemi memaksa orang-orang untuk berinovasi dengan teknologi agar dapat tetap bekerja dan beraktivitas walaupun tidak bertatap muka secara langsung. Dalam hal ini Virtual Reality (VR) menjadi salah satu alternatif teknologi yang digunakan dalam masa pandemi ini. Memanfatkan teknologi VR tersebut, beberapa program studi dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta telah menciptakan  model VR dengan wujud penggunaannya yang telah ditampilkan dalam video yang ada di saluran Youtube Pusat Sumber Belajar Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta - PSB FT UNY.

Salah satunya, Prodi Pendidikan Teknik Mesin yang menciptakan Virtual Reality Based Maintenance Simulation sebagai simulasi dasar dalam maintanance yaitu perawatan/perbaikan mesin. Dengan menggunakan bantuan alat sarung tangan terkabel untuk melakukan aksi pada mesin, pengguna tidak hanya dapat mengetahui bagian-bagian pada mesin, tetapi juga dapat menggunakan kunci ataupun melepas bagian mesin.

Melalui aplikasi ini pengguna dimungkinkan untuk berlatih dengan simulasi dasar maintenance sebelum melakukan tindakan langsung pada mesin asli. Dengan begitu, VR ini menjadi salah satu sarana pelatihan yang dapat dilakukan tanpa adanya kontak secara langsung.  

Selain itu ada pula Virtual  Reality Restaurant dari Prodi Prodi Teknik Boga dan Pendidikan Teknik Boga. Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan aktivitas sehari-hari seperti makan di luar rumah menjadi terbatas bahkan beberapa restoran mengharuskan pembeli untuk menyantap makanan di rumah dengan begitu suasana dalam menyantap makanan jelas berbeda dibandingkan ketika menikmati makanan langsung di restoran.

Karena alasan tersebut, terciptalah VR restaurant ini yang mampu memberikan susana makan berada di restoran sesuai selera yang diinginkan. Dalam VR ini disediakan beberapa pilihan tampilan mengenai restoran seperti traditional restaurant, caffe restaurant, dan fine dining restaurant. adanya VR restoran ini dapat menjadi solusi sebagai alternatif untuk membatasi kegiatan diluar rumah namun tetap bisa merasakan sensasi yang kurang lebih sama seperti di restoran.

Sedangkan, Prodi Pendidikan Teknik Busana menciptakan Virtual Reality Garment Production Planning dengan basis aplikasi yang dapat digunakan pada ponsel android. Aplikasi VR Garment Production Planning ini cukup mudah digunakan, pada tampilan awal aplikasi terdapat petunjuk mengenai cara penggunaan dan profil pengembang. Ada 4 tahap yang ada dalam aplikasi VR Garment Production Planning. Tahap yang pertama yaitu “Pattern Department” dimana ditampilkan pola-pola bagian pakaian beserta ukuran dalam pembuatan pakaian. Pada tahap kedua yaitu “Cutting Department” ditampilkan video proses pemotongan bahan-bahan pembuatan pakaian. Untuk tahap ketiga yaitu “Sewing Department” menampilkan VR urutan proses menjahit kemeja lengan panjang. Kemudian pada tahap terakhir yaitu “Finishing Department” ditampilkan proses akhir pembuatan pakaian hingga pengemasan pakaian yang telah jadi. Aplikasi Virtual Reality Garment Production Planning tersebut cukup mudah bagi pengguna untuk memahami bagaimana proses dalam pembuatan pakaian.

Adanya beberapa program VR tersebut cukup memudahkan pembelajaran ataupun aktivitas agar bisa dilakukan di rumah saja, sehingga kita dapat mengurangi kegiatan di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain.

Dekan FT UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., menyebutkan bahwa sepanjang 2020 ada 10 produk VR yang berhasil diselesaikan oleh para dosen dan mahasiswa yang berkolaborasi dengan dosen dan pengembang dari kampus-kampus intrenasional seperti Universiti Malaysia Pahang, Univesiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia dan lain-lain.

Herman menjelaskan bahwa produk-produk VR yang telah dihasilkan, yakni Simulator VR Boeing 737, VR Based Maintenance Simulation, E-Lab, VR Garment Production Planning, VR Resturant, AR Hair Coloring & Bleaching, VR KSI Sipil, VR Two Stroke Engine, DIFLOTY (Dynamic Float Telemetry), dan IoT Enable Ventilator Monitoring System for Covid-19 Patients. (alif_nurochim/HumasFTUNY)

Categories: Berita Lain

Serah Terima Memorandum Akhir Jabatan Dekan FIK UNY

Berita PKR FIK - Thu, 2021-05-06 12:09

Universitas Negeri Yogyakarta secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Wakil Rektor, Dekan & Wakil Dekan, Ketua & Sekretaris Lembaga, Direktur & Wakil Direktur Pascasarjana, Kajur & Sekjur juga Koordinator Prodi yang menempati posisi baru maupun yang digantikan karena telah habis masa tugasnya, Senin (3/5) bertempat di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta.

Fakultas Ilmu Keolahragaan termasuk salah satu yang memiliki kepemimpinan baru setelah sebelumnya Dekan FIK UNY, Bapak Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. dilantik menjadi Rektor UNY pada 28 Januari 2021, secara otomatis, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama menjadi pengganti Dekan atau lebih dikenal sebagai plt. Dekan. Hingga pada Akhirnya, masa plt. Dekan berakhir pada 3 Mei 201 setelah Dekan terpilih dilantik. Dekan FIK UNY periode 2021-2023 adalah Prof. Dr. Wawan Sundawan Suherman, M.Ed. yang juga merupakan Dekan Periode 2015 -2019.

Selain Dekan, Dosen FIK UNY yaitu Prof. Dr. Siswantoyo, M.,Kes juga dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama. Menggantikan Dr. rer. Nat. Senam, M.Si. yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Dr. Ali Satia Graha, M.Kes., AIFO. dan Dr. Erwin Setyo Kriswanto, M.Kes. juga dilantik menjadi Koordinator Prodi D4 Pengobatan Tradisional Indonesia dan S2 PJSD. 

Serah Terima Memorandum Akhir Jabatan Dekan dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan FIK dan dihadiri seluruh pimpinan FIK UNY.(PD)

Tags: berita FIK 2021Berita FIK UNY 2021pelantikan dekan 2021memorandum akhir jabatan
Categories: Berita Lain

Serah Terima Memorandum Akhir Jabatan Dekan FIK UNY

Berita FIK - Thu, 2021-05-06 12:09

Universitas Negeri Yogyakarta secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Wakil Rektor, Dekan & Wakil Dekan, Ketua & Sekretaris Lembaga, Direktur & Wakil Direktur Pascasarjana, Kajur & Sekjur juga Koordinator Prodi yang menempati posisi baru maupun yang digantikan karena telah habis masa tugasnya, Senin (3/5) bertempat di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta.

Fakultas Ilmu Keolahragaan termasuk salah satu yang memiliki kepemimpinan baru setelah sebelumnya Dekan FIK UNY, Bapak Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. dilantik menjadi Rektor UNY pada 28 Januari 2021, secara otomatis, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama menjadi pengganti Dekan atau lebih dikenal sebagai plt. Dekan. Hingga pada Akhirnya, masa plt. Dekan berakhir pada 3 Mei 201 setelah Dekan terpilih dilantik. Dekan FIK UNY periode 2021-2023 adalah Prof. Dr. Wawan Sundawan Suherman, M.Ed. yang juga merupakan Dekan Periode 2015 -2019.

Selain Dekan, Dosen FIK UNY yaitu Prof. Dr. Siswantoyo, M.,Kes juga dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama. Menggantikan Dr. rer. Nat. Senam, M.Si. yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Dr. Ali Satia Graha, M.Kes., AIFO. dan Dr. Erwin Setyo Kriswanto, M.Kes. juga dilantik menjadi Koordinator Prodi D4 Pengobatan Tradisional Indonesia dan S2 PJSD. 

Serah Terima Memorandum Akhir Jabatan Dekan dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan FIK dan dihadiri seluruh pimpinan FIK UNY.(PD)

Tags: berita FIK 2021Berita FIK UNY 2021pelantikan dekan 2021memorandum akhir jabatan
Categories: Berita Lain

Mahasiswa FIK UNY Menciptakan ‘DELIMA’ dalam Kampus Mengajar

Berita PKR FIK - Thu, 2021-05-06 10:16

Rais Ramzy Priyambada adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi yang berkesempatan untuk mengikuti Kampus Mengajar angkatan 1 yang diadakan oleh Kemendikbud RI dengan sasaran mengajar bagi Sekolah Dasar yang terakreditasi C, atau di daerah terdepan, terluar dan tertinggal.

Rais berkesempatan untuk mengajar di SDN Sadahayu 02, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Ia tidak sendirian, di sekolah tersebut, ia mendapatkan sejawat dari Universitas Jendral Soedirman, yaitu Sekar Fatmaningsih, Nu’mah Fatchiyah Disiwi, Vina Amalia Rizky, Septi Candra Ningsih dan dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, yaitu Desi Rahmawati, Rakhmadhona Istifarah.

Disana, Rais sempat terkejut karena menemukan permasalahan seperti siswa kelas 3 yang belum lancar baca tulis, karena itulah ia bersama teman-temannya menciptakan ‘Delima’ singkatan dari Dedikasi Lingkungan Kampus Mengajar yang dilaksanakan dengan suasana pembelajaran di alam terbuka atau outdoor, hal ini dilakukan sebagai inovasi karena selama ini pembelajaran dilakukan secara monoton.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 minggu ini mengambil tempat di Desa Wisata Taman Danaraja yang berada di Desa Sepatnunggal, tidak jauh dari sekolah SDN Sadahayu 02. Kegiatan ini sangat menarik siswa karena dirasa sangat menyenangkan jika belajar dipadukan dengan bermain, sehingga anak termotivasi untuk belajar. (PD)

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021delimakampus mengajar
Categories: Berita Lain

Mahasiswa FIK UNY Menciptakan ‘DELIMA’ dalam Kampus Mengajar

Berita FIK - Thu, 2021-05-06 10:16

Rais Ramzy Priyambada adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi yang berkesempatan untuk mengikuti Kampus Mengajar angkatan 1 yang diadakan oleh Kemendikbud RI dengan sasaran mengajar bagi Sekolah Dasar yang terakreditasi C, atau di daerah terdepan, terluar dan tertinggal.

Rais berkesempatan untuk mengajar di SDN Sadahayu 02, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Ia tidak sendirian, di sekolah tersebut, ia mendapatkan sejawat dari Universitas Jendral Soedirman, yaitu Sekar Fatmaningsih, Nu’mah Fatchiyah Disiwi, Vina Amalia Rizky, Septi Candra Ningsih dan dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, yaitu Desi Rahmawati, Rakhmadhona Istifarah.

Disana, Rais sempat terkejut karena menemukan permasalahan seperti siswa kelas 3 yang belum lancar baca tulis, karena itulah ia bersama teman-temannya menciptakan ‘Delima’ singkatan dari Dedikasi Lingkungan Kampus Mengajar yang dilaksanakan dengan suasana pembelajaran di alam terbuka atau outdoor, hal ini dilakukan sebagai inovasi karena selama ini pembelajaran dilakukan secara monoton.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 minggu ini mengambil tempat di Desa Wisata Taman Danaraja yang berada di Desa Sepatnunggal, tidak jauh dari sekolah SDN Sadahayu 02. Kegiatan ini sangat menarik siswa karena dirasa sangat menyenangkan jika belajar dipadukan dengan bermain, sehingga anak termotivasi untuk belajar. (PD)

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021delimakampus mengajar
Categories: Berita Lain

Manajemen Pendidikan Pasca Pandemi Covid 19

Berita MP PPS - Tue, 2021-05-04 09:10

Di Indonesia, Kebijakan Pendidikan selalu berubah-ubah seiring dengan pergantian Menteri. Ini yang membuat hasil Pendidikan di Indonesia tidak meningkat. Karena pendidikan ini berjalan di tempat, berkeringat tapi tidak maju. “Oleh karena itu dalam manajemen pendidikan ini salah satu yang perlu dibenahi adanya suatu kebijakan yang continous improvement” buka Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd. dalam PPM Manajemen Pendidikan Pasca Pandemi Covid 19 yang diadakan Pascasarjana UNY yang diadakan secara daring.

Sugiyono menjelaskan bahwa situasi pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap sistem dan manajemen Pendidikan di Indonesia. Perubahan paling kentara adalah pada kegiatan belajar yang semula dilakukan tatap muka menjadi virtual atau online yang mana terdapat berbagai kendala yang dialami siswa maupun pendidik. Kegiatan Belajar Mengajar merupakan komunikasi antara guru dan murid. Ketika tatap muka langsung, materi akan diterima secara langsung. “Berbeda bila secara online, akan ada hambatan baik itu putus jaringan atau suara tidak jelas, materi bisa tidak tersampaikan” tambah Sugiyono lagi dalam kegiatan yang diikuti oleh praktisi pendidikan dan guru serta masyarakat umum ini.

Di kegiatan yang dimoderatori oleh Dr. Arif Rohman ini, narasumber menyebutkan bahwa adapun kendala bahwa pembelajaran daring lebih menyerap energi walaupun hanya duduk. Tidak adanya interaksi yang menyenangkan akan membuat pembelajaran menjadi membosankan. Tidak dipungkiri juga ada banyak keuntungan dengan pembelajaran daring dimana seorang guru bisa sekaligus mengajar 1000 anak sekaligus. Ada pula keuntungan dari segi jarak, tidak memerlukan gedung, tidak perlu alat transportasi dan yang pasti lebih murah.

Sugiyono menarik kesimpulan mengenai Manajemen Pendidikan Pasca Pandemi yaitu pemerintah membuat kebijakan pendidikan yang bersifat continous improvement, kemudian melaksanakan 7 fungsi manajemen secara konsisten. Lalu materi ajar nasional diajar oleh pendidik yang memiliki kompetensi level nasional dilanjutkan dengan tutorial di masing-masing sekolah, dana pembangunan infrastruktur digunakan untuk membangun jaringan publik. “Kemudian guru yang perlu kreatif mengembangkan metoda dan media pengajar yang menarik, keberhasilan pembelajaran diukur secara berkelanjutan dan perlunya keterlibatan keluarga dalam pembelajaran daring” tutup Sugiyono lagi. (ant)

.

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) {return;} js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/id_ID/all.js#xfbml=1"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, "script", "facebook-jssdk"));
Categories: Berita Lain

Manajemen Pendidikan Pasca Pandemi Covid 19

Berita PPs - Tue, 2021-05-04 09:09

Di Indonesia, Kebijakan Pendidikan selalu berubah-ubah seiring dengan pergantian Menteri. Ini yang membuat hasil Pendidikan di Indonesia tidak meningkat. Karena pendidikan ini berjalan di tempat, berkeringat tapi tidak maju. “Oleh karena itu dalam manajemen pendidikan ini salah satu yang perlu dibenahi adanya suatu kebijakan yang continous improvement” buka Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd. dalam PPM Manajemen Pendidikan Pasca Pandemi Covid 19 yang diadakan Pascasarjana UNY yang diadakan secara daring.

Sugiyono menjelaskan bahwa situasi pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap sistem dan manajemen Pendidikan di Indonesia. Perubahan paling kentara adalah pada kegiatan belajar yang semula dilakukan tatap muka menjadi virtual atau online yang mana terdapat berbagai kendala yang dialami siswa maupun pendidik. Kegiatan Belajar Mengajar merupakan komunikasi antara guru dan murid. Ketika tatap muka langsung, materi akan diterima secara langsung. “Berbeda bila secara online, akan ada hambatan baik itu putus jaringan atau suara tidak jelas, materi bisa tidak tersampaikan” tambah Sugiyono lagi dalam kegiatan yang diikuti oleh praktisi pendidikan dan guru serta masyarakat umum ini.

Di kegiatan yang dimoderatori oleh Dr. Arif Rohman ini, narasumber menyebutkan bahwa adapun kendala bahwa pembelajaran daring lebih menyerap energi walaupun hanya duduk. Tidak adanya interaksi yang menyenangkan akan membuat pembelajaran menjadi membosankan. Tidak dipungkiri juga ada banyak keuntungan dengan pembelajaran daring dimana seorang guru bisa sekaligus mengajar 1000 anak sekaligus. Ada pula keuntungan dari segi jarak, tidak memerlukan gedung, tidak perlu alat transportasi dan yang pasti lebih murah.

Sugiyono menarik kesimpulan mengenai Manajemen Pendidikan Pasca Pandemi yaitu pemerintah membuat kebijakan pendidikan yang bersifat continous improvement, kemudian melaksanakan 7 fungsi manajemen secara konsisten. Lalu materi ajar nasional diajar oleh pendidik yang memiliki kompetensi level nasional dilanjutkan dengan tutorial di masing-masing sekolah, dana pembangunan infrastruktur digunakan untuk membangun jaringan publik. “Kemudian guru yang perlu kreatif mengembangkan metoda dan media pengajar yang menarik, keberhasilan pembelajaran diukur secara berkelanjutan dan perlunya keterlibatan keluarga dalam pembelajaran daring” tutup Sugiyono lagi. (ant)

.

Categories: Berita Lain

Renungan (Sarasehan), salah satu rangkaian peringatan Dies Natalis ke-58 FBS UNY

Berita FBS - Mon, 2021-05-03 20:27
Keterangan Sumber Foto: Kegiatan Sarasehan bersama Ibu Dekan dan Dekan-Dekan Senior

RENUNGAN (SARASEHAN)
Renungan (Sarasehan), salah satu rangkaian peringatan Dies Natalis ke-58 FBS UNY, diselenggarakan hari Sabtu, 1 Mei 2021 pukul 13.00-15.30 secara daring dan  luring.
Acara diawali pembukaan oleh MC Tria Rafika, S.Pd., menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars FBS (karya Dra. Heni Kusumawati, M.Pd. (Dosen Jurdik Musik) dilanjutkan sambutan Ketua Panitia Dies tahun 2021Drs. Rohali, M.Hum. dari Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis.
Dekan FBS Dr. Sri Harti Widyastuti, M.Hum. menandai peringatan hari ulang tahun FBS UNY ke-58 dengan memotong tumpeng yang diserahkan kepada Ketua Senat.
Pada kesempatan itu juga dilakukan Peluncuran buku kumpulan pidato Guru Besar FBS oleh Dekan dan Ketua Senat FBS Prof. Dr. Suminto A. Sayuti., dan diserahkan pada calon Guru Besar Dr. Roswita Lumban Tobing, M.Pd., dan Dr. I Wayan Suardana, M.Sn.
Acara Inti Renungan ( Sarasehan) menghadirkan Dekan-Dekan senior Prof. Dr. Endang Nurhayati, M.Hum, Prof. Dr. Suminto A. Sayuti, Dr. Widyastuti Purbani, M.A., yang memberikan saran dan masukan untuk kemajuan FBS tercinta, dengan Moderator Prof. Dr. Anwar Efendi.(drsa).

Acara berlangsung lancar diikuti oleh hampir 200 warga FBS secara daring. (drsa)

*/ */
Categories: Berita Lain

MANTAN WAKIL KETUA BEM YUDISIUM BULAN APRIL 2021

Berita FIK - Fri, 2021-04-30 14:55

Fakultas Ilmu Keolahragaan melaksanakan Yudisium Periode April pada Jum’at (30/4), masih dalam situasi yang sama, Pandemi Covid-19 yang mengharuskan Yudisium dilaksanakan secara luring dan daring.

Yudisium secara luring dilaksanakan di Ruang Sidang Utama FIK UNY, sebanyak total 52 Mahasiswa FIK mengikuti Yudisium kali ini, mereka terdiri dari 11 mahasiswa Prodi S2 IK, 13 mahasiswa Prodi PJKR, 9 mahasiswa Prodi PKO, 7 mahasiswa Prodi IK, dan 12 mahasiswa Prodi PGSD Penjas

Dalam sambutannya, plt. Dekan FIK UNY, Bapak Dr. Yudik Prasetyo, M.Kes. menyemangati mahasiswa untuk melakukan yang terbaik meski masih di tengah pandemi. Harapan plt. Dekan, mahasiswa FIK tidak lalu puas dengan pencapaian saat ini, dan melanjutkan S2 hingga S3 nanti.

Mahasiswa yang mengikuti Yudisium luring kali ini adalah Yoga Diovani, S.Or. pembaca Ikrar Alumni. Dio, nama panggilannya, adalah mahasiswa FIK yang cukup aktif dalam berorganisasi. Dio adalah mahasiswa angkatan 2017 yang kemudian menjadi Wakil Ketua HIMA IK tahun 2018, kemudian menjadi Ketua Hima pada 2019 dan akhirnya menjadi Wakil Ketua BEM tahun 2020. Dio berharap, teman-teman seangkatannya segera menyusul dirinya untuk segera lulus S1. Dio juga akan melanjutkan S2 di FIK UNY tahun ini. Selamat Dio! (PD)

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021
Categories: Berita Lain

MANTAN WAKIL KETUA BEM YUDISIUM BULAN APRIL 2021

Berita PKR FIK - Fri, 2021-04-30 14:55

Fakultas Ilmu Keolahragaan melaksanakan Yudisium Periode April pada Jum’at (30/4), masih dalam situasi yang sama, Pandemi Covid-19 yang mengharuskan Yudisium dilaksanakan secara luring dan daring.

Yudisium secara luring dilaksanakan di Ruang Sidang Utama FIK UNY, sebanyak total 52 Mahasiswa FIK mengikuti Yudisium kali ini, mereka terdiri dari 11 mahasiswa Prodi S2 IK, 13 mahasiswa Prodi PJKR, 9 mahasiswa Prodi PKO, 7 mahasiswa Prodi IK, dan 12 mahasiswa Prodi PGSD Penjas

Dalam sambutannya, plt. Dekan FIK UNY, Bapak Dr. Yudik Prasetyo, M.Kes. menyemangati mahasiswa untuk melakukan yang terbaik meski masih di tengah pandemi. Harapan plt. Dekan, mahasiswa FIK tidak lalu puas dengan pencapaian saat ini, dan melanjutkan S2 hingga S3 nanti.

Mahasiswa yang mengikuti Yudisium luring kali ini adalah Yoga Diovani, S.Or. pembaca Ikrar Alumni. Dio, nama panggilannya, adalah mahasiswa FIK yang cukup aktif dalam berorganisasi. Dio adalah mahasiswa angkatan 2017 yang kemudian menjadi Wakil Ketua HIMA IK tahun 2018, kemudian menjadi Ketua Hima pada 2019 dan akhirnya menjadi Wakil Ketua BEM tahun 2020. Dio berharap, teman-teman seangkatannya segera menyusul dirinya untuk segera lulus S1. Dio juga akan melanjutkan S2 di FIK UNY tahun ini. Selamat Dio! (PD)

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021
Categories: Berita Lain

ULANG TAHUN ISORI KE-52 DILAKSANAKAN DI UNY

Berita FIK - Fri, 2021-04-30 14:26

Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia atau yang sering disebut dengan ISORI merayakan Ulang Tahun yang ke-52 pada tanggal 29 April 2021. Dalam HUT ISORI tersebut, FIK, UNY, Kemenpora bersama Ikatan Alumni UNY mengadakan serangkaian acara untuk memperingatinya, diantaranya Rakerda ISORI, Webinar, juga Rakernas

Rapat Kerja Daerah Isori dilaksanakan pada 28 April 2021 di Ruang Sidang Utama GPLA FIK. Rapat Kerja Daerah ISORI dibuka oleh Rektor UNY selaku Steering Comittee di kepengurusan ISORI DIY. Dalam Rakerda tersebut mengumumkan Ketua ISORI DIY baru Periode 2021 – 2023, yaitu Prof. Dr. Wawan Sundawan Suherman, M.Ed. Dalam Rakerda tersebut juga membahas Rancangan Program masing-masing bidang, yaitu evaluasi selama 1 tahun kemarin dan rencana kegiatan 1 tahun yang akan datang.

Webinar ISORI dilaksanakan pada 29 April 2021, total peserta hingga berita ini diturunkan sebanyak hamper 900 peserta. Keynote Speaker yang sedianya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga, diwakilkan oleh Asisten Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Dr. Raden Isnanta, M.Pd. Sedangkan dua pembicara lainnya adalah Ketua DPP IKA UNY, Bapak Prof. Suyanto, Ph.D. dan Ketua Umum Pengurus Pusat ISORI, Bapak Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd.

Rakernas ISORI mendapatkan kehormatan, karena dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Bapak. Dr. H. Zainudin Amali, M.Si. yang memberikan arahan dan membuka acara tersebut secara langsung. (PD)

 

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021Berita ISORI DIY
Categories: Berita Lain

ULANG TAHUN ISORI KE-52 DILAKSANAKAN DI UNY

Berita PKR FIK - Fri, 2021-04-30 14:26

Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia atau yang sering disebut dengan ISORI merayakan Ulang Tahun yang ke-52 pada tanggal 29 April 2021. Dalam HUT ISORI tersebut, FIK, UNY, Kemenpora bersama Ikatan Alumni UNY mengadakan serangkaian acara untuk memperingatinya, diantaranya Rakerda ISORI, Webinar, juga Rakernas

Rapat Kerja Daerah Isori dilaksanakan pada 28 April 2021 di Ruang Sidang Utama GPLA FIK. Rapat Kerja Daerah ISORI dibuka oleh Rektor UNY selaku Steering Comittee di kepengurusan ISORI DIY. Dalam Rakerda tersebut mengumumkan Ketua ISORI DIY baru Periode 2021 – 2023, yaitu Prof. Dr. Wawan Sundawan Suherman, M.Ed. Dalam Rakerda tersebut juga membahas Rancangan Program masing-masing bidang, yaitu evaluasi selama 1 tahun kemarin dan rencana kegiatan 1 tahun yang akan datang.

Webinar ISORI dilaksanakan pada 29 April 2021, total peserta hingga berita ini diturunkan sebanyak hamper 900 peserta. Keynote Speaker yang sedianya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga, diwakilkan oleh Asisten Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Dr. Raden Isnanta, M.Pd. Sedangkan dua pembicara lainnya adalah Ketua DPP IKA UNY, Bapak Prof. Suyanto, Ph.D. dan Ketua Umum Pengurus Pusat ISORI, Bapak Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd.

Rakernas ISORI mendapatkan kehormatan, karena dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Bapak. Dr. H. Zainudin Amali, M.Si. yang memberikan arahan dan membuka acara tersebut secara langsung. (PD)

 

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021Berita ISORI DIY
Categories: Berita Lain

Ngabuburit Tarhib Ramadhan

Berita PPs - Fri, 2021-04-30 09:46

Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (HIMMPAS UNY) menggelar sebuah agenda yang bernama Ngabuburit Tarhib Ramadhan. Agenda tersebut dilaksanakan secara virtual dengan menghadirkan narasumber Adi Irwansyah, S.Pd selaku Ketua Umum HIMMPAS UNY 2021. Adi menjelaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, karena Allah membukakan pintu-pintu di langit dan Allah menutup pintu neraka, serta menekankan pada audiens bagaimana jika puasa Ramadhan ini menjadi yang terakhir?

Adi menyampaikan taujih terkait merefleksi diri sejenak, bagaimana puasa kita pada tahun lalu, tujuan hidup manusia yang sebenarnya, menimbang amalan, serta bagaimana kita menggunakan waktu dengan sebaik mungkin. Adapula penyampaian mengenai keberkahan di bulan Ramadhan, tips-tips di bulan Ramadhan, serta tidak lupa adanya faktor pendukung yang perlu dilakukan agar rencana-rencana yang di bulan Ramadhan terlaksana.

Kegiatan ini mendapat respon yang positif bagi para pengurus HIMMPAS UNY 2021. Agenda tersebut bertujuan untuk mengajak para mahasiswa agar memanfaatkan waktu di bulan Ramadhan yang singkat ini dengan berguna salah satunya dengan mendengarkan taujih maupun kegiatan positif lainnya. Selain itu HIMMPAS UNY juga mengadakan beberapa agenda yang sudah di rencanakan seperti Qur’an Circle, Kelas Inspirasi, Halal Bi Halal, serta masih banyak lagi serangkaian agenda HIMMPAS UNY lainnya. (adi/ant)

.

Categories: Berita Lain

Pages