Seminar Pasar Modal Kerjasama FE UNY dan OJK

Berita FE - Sun, 2017-04-23 19:47

Fakultas Ekonomi (FE) UNY bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan menyelenggarakan Seminar dan Talkshow Pasar Modal  dengan tema “Pasar Modal sebagai Pilihan Investasi”, Selasa (18/4) lalu. Acara ini dihadiri lebih dari 200 mahasiswa dan dosen. Empat pembicara kompeten menjadi pengisi utama. Pertama, Farhan Nugroho, Kepala Bagian Pengaturan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal OJK.  Kedua, Amrin Tarigan selaku Head of Equity PT FAC Sekuritas Indonesia. Ketiga, Ryan Filbert, seorang entrepreneur dan penulis buku-buku bertemakan pasar modal, dan keempat, Senior Manager Product and Marketing BNP Paribas Investment Partners, Farida Budhiyati. Bertindak selaku Moderator adalah Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta, Irfan Noor Riza.

Dekan Dr. Sugiharsono, M.Si., menjelaskan acara ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih berani berinvestasi melalui pasar modal. Sementara itu Kepala OJK Provinsi DIY Fauzi Nugroho menyatakan literasi keuangan sudah menunjukkan perkembangan yang positif, tetapi masih belum menggembirakan. “OJK juga tak ragu untuk memberikan penghargaan bagi para pegiat literasi keuangan di masyarakat,” terang Fauzi.

Farida menjelaskan, menjadi mahasiswa tidak menutup kemungkinan untuk memiliki penghasilan besar. “Dengan berinvestasi melalui pasar saham, mahasiswa bisa bebas finansial lebih cepat, apalagi mereka sudah mendapatkan sebagian ilmu di bangku perkuliahan. Selain Bursa Efek, Reksadana juga merupakan sarana investasi yang tak kalah besar potensi keuntungannya,” urainya.

Ryan Filbert mengungkap beberapa tips khusus dalam memilih saham yang murah namun berkualitas. “Amati saja mana daftar saham yang selalu muncul di LQ45 dalam 10 tahun terakhir. Selain itu, laporan keuangannya harus tumbuh selama 5 tahun. Laba tumbuh secara wajar, dan nilai hutang tetap terjaga,” ujar Ryan.

Irfan menambahkan, dari seluruh perusahaan Indonesia yang terlisting di Bursa Efek Indonesia, sebagian besar masih dimiliki pemilik modal asing. “Tahun 2015, masih sekitar 60% saham di perusahaan-perusahaan Indonesia dimiliki orang asing, sisanya masyarakat lokal. Sementara di tahun 2016, masyarakat Indonesia yang memiliki saham bertambah menjadi 45%, sedangkan pemilik asing turun menjadi 54%. Mari kita beli Indonesia dari pemilik-pemilik modal asing,” urai Irfan. (fadhli)

Categories: Berita Lain

TIM UNY RAIH JUARA 2 LKTIN MEDAN NATIONAL CONFERENCE

Berita FE - Sun, 2017-04-23 19:45

Mahasiswa UNY yang terdiri dari Erna Fitriana (Pendidikan Akuntansi), Luthfi Nurlaily (Pendidikan Akuntansi) keduanya dari Fakultas Ekonomi (FE) UNY, dan Taufik Anwar Sholikin (Pendidikan Teknik Informatika) dari Fakultas Teknik (FT) UNY berhasil meraih juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Medan National Conference-Festival Ilmiah Mahasiswa (MNC-FILM) 2017, di Universitas Negeri Medan pekan lalu (6-9 April 2017). Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional MNC-FILM 2017 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penalaran dan Penelitian Ilmiah Mahasiswa (LP2IM), Universitas Negeri Medan merupakan suatu ajang kompetisi karya tulis ilmiah yang diikuti oleh mahasiswa Diploma dan S1 se-Indonesia. LKTI MNC FILM yang pada tahun ini mengusung tema “Maha Karya Anak Bangsa yang Inovatif dan Solutif dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030” terdiri dari beberapa tahap, yaitu seleksi abstrak, seleksi full paper dan yang terakhir adalah presentasi.

Kompetisi ini berhasil menyisihkan 15 finalis yang berasal dari berbagai Universitas se-Indonesia, antara lain Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Surya Bogor, Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Universitas Negeri Medan, Universitas Sebelas Maret, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, IAIN Mataram, dan Universitas Diponegoro.

Dalam kompetisi tersebut, Tim UNY berhasil meraih juara 2 dengan mengusung karya yang berjudul “UMICON: Aplikasi Berbasis Android Penghitungan Biaya Produksi dan Penjualan sebagai Sarana Edukasi Guna Meningkatkan Literasi Keuangan UMKM Indonesia”. Erna Fitriana mengatakan, UMICON atau UMKM Cost Application merupakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan UMKM di Indonesia, yaitu terkait dengan sumber daya manusia. Tingkat literasi keuangan para pelaku UMKM saat ini masih terbilang rendah. Salah satu permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM dalam hal ini adalah terkait penentuan harga jual produk. “Oleh karena itu, rancangan UMICON diharapkan dapat memberikan edukasi terkait penghitungan biaya produksi, biaya penjualan dan pada akhirnya dapat menentukan harga jual produk UMKM secara tepat,” terang Erna. (luthfi/fadhli)

Categories: Berita Lain

Kunjungan dari Kuningan dan Lumajang ke FE UNY

Berita FE - Sun, 2017-04-23 19:35

Sebanyak lebih dari 200 siswa dari dua sekolah secara bergantian berkunjung ke Fakultas Ekonomi (FE) UNY pada Senin (17/4) dan Selasa (18/4) lalu. Dua sekolah tersebut yakni SMA N 2 Kuningan, Jawa Barat, dan SMK N 1 Pasirian, Lumajang, Jawa Timur. Kunjungan ini merupakan inisiatif dari sekolah tersebut guna memberikan para siswa sejumlah informasi terkait dunia kampus. Para siswa dikenalkan dengan UNY secara umum, baik sejarah, fakultas yang tersedia, hingga seleksi mahasiswa barunya. Rombongan diterima oleh pihak dekanat dan jurusan.

Dodo Juanda Yusuf, S.Pd., selaku perwakilan dari SMA N 2 Kuningan menyatakan, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA N 2 Kuningan memiliki sebuah program bernama SLIPAS, Studi Lapangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. “Ini menjadi program tersendiri sejak 1994, dan di tahun ini kami menyisipkan kunjungan ke berbagai perguruan tinggi guna membekali mereka dengan wawasan seputar pendidikan,” urainya.

Sementara itu, T.A. Sayogi, M.Pd. dari SMK N 1 Pasirian menjelaskan bahwa para siswa sangat antusias bisa berkunjung ke UNY. “Sekolah kami letaknya di pedesaan. Masuk ke Kota Jogja saja sudah terkagum-kagum. Apalagi dengan melihat kampus di Jogja. Semoga ini mampu memotivasi mereka untuk melanjutkan studi hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Ketua Jurusan Manajemen FE UNY, Setyabudi Indartono, Ph.D. menjelaskan bahwa kuliah sekarang bukan hanya milik orang kaya dan pintar. “Terkadang, yang biasa-biasa saja bisa diterima masuk di universitas. Apalagi kalau bisa memanfaatkan jalur beasiswa seperti Bidik Misi. Saya sudah beberapa kali melakukan verifikasi calon mahasiswa penerima Bidik Misi yang kondisi rumahnya memang memprihatinkan. Tetapi dengan prestasi yang mereka miliki, mereka bisa meneruskan hingga kuliah. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk tidak lanjut kuliah, selama masih mau berusaha,” terangnya. (fadhli)

Tags: sma n 2 kuningan
Categories: Berita Lain

MAHASISWA FIS JUARA III LOMBA LKTIN INSTINCT 2017 di LPII FE UNRI

Berita SEJARAH FIS - Wed, 2017-04-19 11:54

Salah satu dampak negatif Masyarakat Ekonomi ASEAN di bidang sosial-budaya adalah melunturnya identitas dan jatidiri bangsa di kalangan generasi muda. Selain itu beberapa hasil budaya Indonesia dicuri oleh negara lain. Dari latar belakang tersebut membuat tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta yaitu Asyif Awaludin Romadhoni (Pendidikan Sejarah), Nadiyah Salsa Billah (Ilmu Administrasi Negara), dan Murti Wandari (Pendidikan IPS) membuat suatu terobosan terbaru untuk mengenalkan dan melestarikan budaya Indonesia melalui permainan edukatif C-Hero (Culture Heritage Board). C-Hero merupakan media permainan edukatif yang menggunakan dua media yaitu media permainan monopoli dan media aplikasi unity berbasis Augmented Reality. Dengan media permainan tersebut diharapkan generasi muda dapat mengenal, melestarikan, dan mengeksplor beberapa kebudayaan Indonesia agar bisa diperkenalkan ke masyarakat dunia. Diharapkan dari permainan ini selain membuat generasi muda semakin cinta tanah air tetapi generasi muda dapat mengenalkan keberagaman Indonesia ke wisatawan mancanegara serta diharapkan meningkatkan perekonomian kreatif masyarakat Indonesia.

Terobosan tersebut diikutkan dalam kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Incredible Research and Nation Competition 2017 (LKTIN INSTINCT 2017) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengkajian Ilmiah dan Informasi Fakultas Ekonomi Universitas Riau pada 12-16 April 2017 yang lalu. Dalam kompetisi tersebut, ketiga mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial tersebut meraih Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional INSTINCT 2017. Karya tersebut mengalahkan 12 karya lain dari beberapa universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Semarang, Universitas Pertamina, Universitas Riau, dan beberapa perguruan tinggi lainnya. (ASN)

Categories: Berita Lain

Kuliah Kerja Lapangan I Mahasiswa Pendidikan Sejarah Tahun 2017 Ke Jawa Timur dan Bali

Berita SEJARAH FIS - Wed, 2017-04-19 11:43

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan kegiatan yang harus dilewati oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah. Kegiatan KKL terbagi menjadi 3 tahap yaitu, pertama, masa pra-aksara dan Hindu-Buddha; kedua, masa penyebaran Islam; dan yang terakhir mengenai sejarah Indonesia kontemporer. Pada 7 sampai dengan 12 April 2017, mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan 2016 melakukan KKL tahap pertama di Sragen, Malang, Mojokerto, dan Bali. Mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan 2016 berangkat menggunakan 2 bus setelah dilepas oleh ketua prodi, Dr. Dyah Kumalasari, M.Pd di depan Gedung Rektorat. Sedangkan, Saefur Rochmat, MIR., Ph.D dan Danu Eko Agustinova, M.Pd menjadi dosen pembimbing pada kesempatan kali ini. Peserta KKL 1 kali ini berjumlah 83 mahasiswa termasuk 2 kakak tingkat (kating) yang pada kesempatan sebelumnya belum dapat ikut.

Museum Manusia Purbakala Sangiran menjadi destinasi pertama yang dikunjungi. Namun, mahasiswa tidak sempat melihat fosil-fosil yang berada di luar ruangan dikarenakan hujan. Candi Kidal dan Candi Jago di Kabupaten Malang menjadi destinasi selanjutnya setelah sempat beristirahat di Masjid Tiban, Turen pada pagi harinya. Pada sore harinya, peserta KKL 1 sudah sampai di Museum Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Masih berada di wilayah Trowulan yang dianggap sebagai Ibu Kota Kerajaan Majapahit, peserta juga mengunjungi Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, dan Candi Brahu. Perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Bali untuk berwisata sebagai pelepas penat. Namun tak hanya berwisata, peserta KKL 1 juga melakukan kunjungan ke Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Setelah bertukar cinderamata sebagai akhir dari kunjungan, peserta KKL 1 melanjutkan perjalanan pulang ke Yogyakarta dan sampai dengan selamat pada Rabu, 12 April 2017 sekitar pukul 09.00 WIB. (ASN)

Categories: Berita Lain