Juara I Lomba Esay Mahasiswa se-Pulau Jawa

Berita FT - Thu, 2019-04-11 14:28

Universitas Negeri Yogyakarta ditasbihkan sebagai Juara Pertama dan Best Speaker dalam Lomba Esay Ilmiah mahasiswa se-Pulau Jawa yang diselenggarakan oleh Pondok Riset dan Literasi Citra Pilar Management bulan lalu di Aula Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Pondok Riset dan Literasi Tangerang Selatan sendiri merupakan sebuah komunitas pemuda yang gemar melakukan riset dan peduli akan kegiatan yang berkaitan dengan literasi. Riset menjadi sangat penting karena saat ini banyak pemuda khususnya generasi milenial yang cenderung mudah mempercayai sesuatu informasi di media sosial (hoax) tanpa tahu kebenaran yang sesungguhnya (tidak ada kroscek). Tujuan utama komunitas ini didirikan adalah untuk secara tidak langsung mengajarkan dan menghimbau kepada generasi milenial untuk berpikir kritis dan skeptis terhadap permasalahan yang terjadi (harus mencari sumber dari berbagai info) agar menjadi generasi yang berkualitas.

Perwakilan UNY dalam lomba ini diketuai oleh Alfian Ahsanul Haq dari Program Studi D3 Teknik Elektro dan beranggotakan Noviandi Siwi dan Arum Sariwati dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 

Alfian mengkisahkan bahwa dalam lomba ini timnya menyuguhkan karya tulis tentang inovasi alat pembuat malam untuk batik. “Disini kami mengkreasi sebuah alat untuk membuat malam dengan memanfaatkan limbah plastik, ujar Alfian.

“Cara kerja alat kami hanya dengan memasukkan limbah plastik, gondorukem serta oli bekas kemudian alat kami akan memproses secara otomatis mulai dari pencampuran atau pengadukan hingga pemanasan dan pendinginan,” terang Alfian.

Lebih lanjut Alfian menjelaskan bahwa alatnya terdiri dari motor untuk pengaduk, kemudian lilitas sebagai pemanas serta elemen teltier sebagai pendingin.  

Alfian dan timnya akan terus mengembangkan inovasi yang telah mereka kembangkan. “Kami ingin uji cobakan alat ini secara intensif kepada pengerajin batik sehingga kami dapat mendapatkan data secara riil di lapangan tentang aspek-aspek apa saja yang perlu dtingkatkan,” ungkapnya.

Alfian dan timnya berharap inovasi ini benar-benar bisa membantu para pengerajin maupun produsen batik untuk meningkatkan usahanya. “Batik merupakan salah satu identitas bangsa ini, maka dari itu harus dijaga serta dilestarikan dan sebagai generasi penerus kami ingin berkontribusi untuk kelestariannya,” tutup Alfian. 
 

Categories: Berita Lain

Pemilik Setiawan Spooring Gugah Jiwa Bisnis Mahasiswa Otomotif

Berita FT - Thu, 2019-04-11 14:25

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif (HIMA OTO) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) menggelar Kuliah Umum Teknologi Otomotif atau disingkat KUMLOT (11/04/2019) di Aula Gedung KPLT FT UNY. Maulana Evendi, Ketua Hima Oto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Hima Oto dengan mengengkat tema yang berbeda-beda setiap tahun sesuai dengan perkembangan teknologi dan tren yang ada. 

Dengan gencarnya upaya adaptasi terhadap perkembangan teknologi pada era disrupsi ini, HIMA Otomotif mimilih Revolusi Industri 4.0 sebagai tema besar untuk berbagai kegiatan kemahasiswaan sepanjang tahun ini, salah satunya  KUMLOT 2019 yakni “Prospek Bisnis Teknologi Otomotif Menuju Revolusi Industri 4.0. 

Menghadirkan Andy Setiawan, pemilik Setiawan Spooring, seorang pengusaha muda yang berhasil membangun bisnis bidang otomotif sejak tahun 2004. KUMLOT bertujuan untuk mengugah jiwa kewirausahaan mahasiswa. 

Ia mengawali materi mengenai dampak revolusi industri 4.0 terhadap prospek bisnis bidang otomotif. “Bahkan Uber telah memulai tes sopir taksi tanpa pengemudi pada 2016, saat ini mungkin ada sekitar 1,5 juta pengemudi Uber yang kehilangan pekerjaan mereka,” bebernya.

Menurutnya, tiga kunci sukses di era revolusi industri 4.0 adalah upgrade personal skill, adaptasi kecepatan perubahan, dan komunitas penguat.

Kemudian, Ia menjelaskan awal mula mengembangkan bisnisnya, “Dulu saya jika ada jam kosong atau jeda di kampus, maka saya akan jaga bengkel. Misalnya jam 10 selesai kuliah pertama, saya langsung ke bengkel, sorenya ke kampus lagi untuk kuliah” kenang Andy saat awal membangun bisnis Setiawan Spooring. 

Atas kegigihannya, saat ini bengkel yang dibangun (Setiawan Spooring), sudah memiliki 10 cabang yang tersebar mulai dari Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Papua. Setiawan Spooring berawal dari sebuah mimpi untuk menjadi spesialis di bidang Ban dan Wheel aligment. “Tahun 2004, kami memutuskan untuk memulai dengan melawan arus menjadi satu-satunya dan pertama kali bengkel yang hanya mengerjakan Wheel alignment khususnya di Yogyakarta,” bebernya.

“Dalam menjalankan usaha tentu jatuh bangun adalah hal biasa namun Setiawan Spooring tidak pernah menyerah, justru banyak hal yang membuat kami semakin dewasa dan piawai dalam menjalankan bisnis ini,” ujarnya.

“Kami terus mempertahankan standar tinggi untuk pengerjaan spooring, balance dan, finish balance sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan otomotif dengan layanan dan kualitas terbaik di Indonesia,” tutup Andy. 
 

Categories: Berita Lain