SETELAH MELALUI PLT DAN KKN AKAN SEMAKIN PROFESIONAL UNTUK MENGABDI

Berita FIK - Wed, 2019-02-20 09:14

Program Lapangan Terbimbing (PLT) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan semakin mengasah pengalaman lapangan, kedewasaan, kemampuan beradaptasi di masyarakat, dan kecakapan sosial, demikian disampaikan Dekan FIK, Wawan S. Suherman dalam penerjunan sekaligus serah terima mahasiswa kerjasama Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani (PGSD Penjas) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (16/2). Walaupun hampir semua mahasiswa program kerjasama ini merupakan guru di dinas pendidikan setempat yang relatif sudah mempunyai pengalaman mengajar dan di masyarakat, tentu saja PLT ini harus tetap dibimbing dan didampingi FIK UNY, imbuhnya. Dekan FIK turut berpesan agar para mahasiswa tetap menjalankan program tersebut dengan baik agar bisa lulus tepat waktu dan kembali mengabdi dengan kompetensi yang lebih baik demi semakin majunya kualitas pendidikan jasmani di tingkat dasar pada khususnya di Kabupaten Banjarnegara. Di akhir sambutannya, Dekan FIK menyatakan terima kasih atas kepercayaan Dindikpora Kabupaten Banjarnegara kepada FIK UNY untuk turut andil meningkatkan kualitas pendidikan dan berharap nantinya turut meningkatkan tingkat kesejahteraan para guru dan masyarakat sekitar dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diberikan melalui sivitas akademikanya.

Apresiasi yang tinggi turut disampaikan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora). Endang Sulistyaningsih, Kepala Seksi Pengembangan Dindikpora, menyatakan terima kasih atas kesediaan Universitas Negeri Yogyakarta membantu meningkatkan kompetensi para guru Penjas di tingkat sekolah dasar. Setelah para guru mendapatkan upgrade kompetensi dan profesionalitas dalam bidang- bidangnya, diharapkan dapat mengangkat kualitas pendidikan dan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Banjarnegara, ungkapnya. 

Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga, Guntur, menambahkan bahwa kegiatan Penyerahan PLT dan KKN diikuti 37 mahasiswa yang nantinya akan ditempatkan di Kecamatan Punggelan dan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. Sebelum penyerahan, para mahasiswa diberikan workshop dan aktivitas luar kelas berupa rafting bersama di Sungai Serayu untuk meningkatkan menambahkan pembekalan wawasan, kebersamaan dan keakraban antar mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan FIK. (SP27)

Tags: MAHASISWA PGSD PENJAS PROGRAM KERJASAMA FIK UNY
Categories: Berita Lain

PT. KAI Gandeng FT UNY dalam Magang Mahasiswa Bersertifikat

Berita FT - Thu, 2019-02-14 12:50

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggandeng Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta dan beberapa kampus lainnya dalam program magang mahasiswa bersertifikat. Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) ini dipelopori oleh Forum Human Capital Indonesia badan usaha milik negara (FHCI BUMN) yang menyiapkan 8.000 posisi magang untuk mahasiswa aktif selama tahun 2019. PMMB FHCI sendiri selama 2019 akan dilakukan di 142 BUMN. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Dr. Ir. Widarto, M.Pd., dengan Direktur SDM dan Umum PT Kereta Api Indonesia (KAI), R. Ruli Adi, di kantor Pusat PT. KAI, Bandung. (14/02-2019).  

Program magang bersertifikat yang dimaksud adalah pelatihan kerja mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta di bawah bimbingan dan pengawasan pejabat atau pegawai PT. KAI dalam rangka penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja di bidang Perawatan Sarana Perkeretaapian. Di akhir program magang ini, mahasiswa yang dinyatakan lulus akan mendapat sertifikat dari PT. KAI.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Dr. Ir. Widarto, M.Pd., menjelaskkan bahwa mahasiswa yang terlibat dalam program ini adalah mereka yang berlatarbelakang Teknik Elektro dan Teknik Mesin. “Merka akan praktik kerja di Unit Pelaksana Teknik Balai Yasa yang ditunjuk PT. KAI selama periode bulan Maret hingga Agustus 2019,” jelas Widarto.

“Program magang bersertifikat ini diharapkan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyalurkan potensi dan menggali pengalaman untuk belajar langsung dengan tenaga profesional di dunia kerja,” lanjut Widarto.

Menurut Widarto, program itu memiliki fungsi strategis untuk mengoptimalkan potensi mahasiswa serta sebagai pengembangan pendidikan vokasional berbasis kompetensi. “Program ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan siap kerja yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sesuai dengan kebutuhan industri.

Model magang besertifikat juga makin penting karena lanskap industri telah bergeser menuju revolusi industri 4.0 berbasis Teknologi Informasi (TI). “Muncul kekhawatiran bahwa ke depan TI menggantikan peran tenaga kerja di industri dan kemungkinan tersebut mesti diantisipasi,” tambah Widarto.  

“Revolusi industri 4.0 sendiri mesti dijadikan early warning dalam upaya meningkatkan kualitas SDM karena hanya SDM berkualitas lah yang pada akhirnya akan memenangi persaingan di masa depan,” tutupnya.
 

Categories: Berita Lain

Tim Karakter K3 FT UNY Rilis Buku Pedoman Kebencanaan

Berita FT - Thu, 2019-02-14 08:22

Tim Karakter K3 Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta merilis buku pedoman kebencanaan untuk dipergunakan oleh tamu, seluruh pegawai dan segenap mahasiswa terkait pencegahan serta penanggulangan kebencanaan yang terjadi di lingkungan kampus. Dr. Ima Ismara, sebagai ketua tim menuturkan bahwa pedoman ini dibuat dalam rangka memberikan panduan informasi tentang kebencana serta sistem proteksinya. Buku ini memuat tentang manajemen bencana terkait gempa bumi, erupsi gunung berapi, serta kebakaran.

Selain itu, buku panduan ini juga dimaksudkan untuk memasyarakatkan cara-cara pencegahan dan penanggulangan kebencanaan di lingkungan falkultas serta memberi arahan dalam penggunaan alat pemadam sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.

“Hal tersebut penting untuk dilakukan sebagai penetapan acuan di lingkungan kampus mengenai pencegahan dan penanggulangan bencana serta keselamatan dan kesehatan kerjanya yang merupakan faktor penting untuk memproteksi lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta dari bahaya akibat bencana,” lanjut Ima Ismara.

Ima menambahkan bahwa keselamatan pada suatu instansi pendidikan tinggi harus didukung oleh berbagai faktor seperti tempat belajar dan praktek yang baik, tingkat kebisingan yang rendah, suhu ruangan yang sesuai iklim kerja, dan beberapa faktor lainnya.

Menurutnya perlengkapan keselamatan kerja pada ruangan praktek atau laboratorium hendaknya dipergunakan secara optimal untuk menghindari resiko kecelakaan.

Tim Karakter K3 FT UNY berharap buku pegangan ini dapat memberikan arahan yang jelas bagi seluruh civitas academika yang berada di lingkungan Falkultas teknik dalam menangani bencana secara terorganisir dan terpadu untuk bertindak sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku di lingkungan universitas.

Categories: Berita Lain