Temu Orang Tua Mahasiswa Baru Prodi PLS FIP UNY

Berita FIP - Thu, 2021-09-23 09:58

Bidang Kemhasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Pendidikan Universits Negeri Yogyakarta mengadakan kegiatan pada awal tahun ajaran baru. Temu orang tua mahasiswa Prodi Pendidikan Luar Sekolah pada hari Selasa tanggal 21 September 2021 yang dilakukan secara daring melalui zoom meeting dan live youtube fipunyofficial.

Narasumber kali ini yaitu Bapak Dr. Sujarwo, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan , Ibu Dr. Puji Yanti Fauziah, M.Pd yang merupakan Ketua Jurusan Prodi PLS, Arif Wijayanto, M.Pd. selaku pendamping mahasiwa jurusan PLS. Selain dibersamai oleh para narasumber turut mengundang bapak ibu dosen dari jurusan PLS FIP UNY.

Acara webinar temu orangtua ini dilaksanakan untuk menjalin silahrurahmi antar orangtua dan jurusan PLS. Pembukaan dilakukan oleh Bapak Dr. Sujarwo, M.Pd. beliau mengatakan bahwa dalam pengelolaan mahasiswa berusaha memfasilitasi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, ada tiga sasaran perguruan tinggi itu berkualitas dengan baik yaitu jika mahasiswa lulus cepat. Untuk peningkatan layanan fakultas berusaha selama pandemi selalu berbenah untuk melayani mahasiswa dengan baik dan menciptakan lingkungan kampus dengan nyaman. “FIP juga memfasilitasi untuk merdeka belajar banyak kegiatan yang disiapkan di Prodi PLS untuk beradaptasi dengan masyarakat dan memberdayakan masyarakat”, paparnya.

Sambutan dan materi selanjutnya oleh Ibu Dr. Puji Yanti Fauziah, M.Pd selaku ketua Jurusan PLS beliau mengatakan bahwa sudah mengajukan perubahan nama PLS menjadi PNF. Aktifitas kerjasama di tingkat prodi yaitu salah satunya dengan Kemhumhan DIY, sanggar kegiatan belajar, BPPAUD Dikmas, dll. Beliau juga menyampaikan kegiatan akademik, struktur kurikulum, dan kegiatan mahasiswa di lapangan. “Mahasiswa aktif dapat memanfaatkan fasilitas akademik yang tersedia di UNY”, pungkasnya.

Sambutan dan materi selanjutnya yang disampaikan oleh Arif Wijayanto, M.Pd. selaku pendamping mahasiswa PLS. Beliau menyampaikan mengenai organisasi kemahasiswaan dari tingkat Universitas, Fakultas, maupun jurusan PLS. Organisasi di jurusan PLS ada dua yaitu HIMA PLS dan DPO (Dewan Pertimbangan Organisasi). HIMA PLS merupakan organisasi di tingkat jurusan untuk mewadahi mahasiswa PLS. HIMA PLS memiliki 6 bidang yaitu pengembangan ilmu dan studi, PSDM, Kominfo, Public relation, seni dan olah raga, kewirausahaan. Kegiatan tahun 2021 sudah terlaksana 80% terlaksana. “Manfaat mengikuti organisasi adalah mahasiswa dapat memanajemen waktu, proplem solving, mendapatkan relasi, dan dapat memanajemen program”, tutupnya

Dipenghujung temu orangtua mahasiswa baru Prodi PLS kali ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Bapak Dr. Entoh Tohani, M.Pd. Pertama dibuka dengan pertanyaan salah satu wali mahasiswa mengenai kesempatan cuti minimal berapa semester, pertanyaan dijawab oleh Bapak Dr. Sujarwo, M.Pd, beliau mengatakan bahwa pengambilan cuti selama kuliah hanya diberikan dua semester dengan mengurus form yang ada di Fakultas. Pertanyaan selanjutnya mengenai asrama di Kenari apakah dikhususkan untuk mahasiswa PGSD saja apa bisa untuk PLS juga bisa, pertanyaan tersebut dijawab oleh Bapak Dr. Sujarwo, M.Pd, beliau mengatakan bahwa asrama bisa digunakan oleh mahasiswa khususnya Fakultas Ilmu Pendidikan daftarnya juga secara online. Di asrama Kenari khusu putri, di asrama ada kegiatan-kegiatan seperti kajian dan lain-lain asrama ini di bawah pembinaan Bapak Wakil Dekan 3. Acara temu orangtua ini ditutup dengan informasi mengenai siakad untuk orang tua dalam ikut partisipasi monitoring aktifiatas akademik mahasiswa. (laskar BKA FIP UNY/rit)

Tags: TP
Categories: Berita Lain

Temu Orang Tua Mahasiswa baru Prodi MP FIP UNY

Berita FIP - Thu, 2021-09-23 09:50

Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Pendidikan Universits Negeri Yogyakarta mengadakan kegiatan temu orangtua mahasiswa baru Prodi Manajemen Pendidikan FIP UNY, Selasa, 21 September 202 Pukul 10.00-12.00. Acara ini dibersamai oleh Dr. Cepi Safruddin Abd Jabar, M.Pd, selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FIP UNY, Ketua Prodi S1 ManajemenaPendidikan (MP) Dwi Esti Andriani, M.Pd., MEdSt., Ed.D.,  sekretaris jurusan Dr. Nurtanio Agus Purwanto, S.Pd.,M.Pd., pendamping mahasiswa Aris Suharyadi, M.Pd. ini , dibuka dengan pemutaran video profile Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.

Pemaparan materi yang pertama adalah Bapak Cepi  yang memaparkan tentang kebijakan Fakultas Ilmu Pendidikan. Beliau menyampaikan bahwa dalam perkuliahan secara luring belum dapat dilakukan dikarenakan belum adanya arahan dari pemerintah, untuk sementara ini fakultas memfasilitasi perkuliahan secara daring. "Bila nantinya terjadi perkuliahan secara luring maka fakultas akan memberikan waktu kepada mahasiswa untuk mempersiapkannya", ucapnya.

Pemateri yang kedua adalah ibu ketua prodi MP, Ibu Dwi memaparkan tentang kebijakan prodi. Beliau mengucapkan alamat kepada mahasiswa baru yang telah masuk dalam prodi ini. "Program studi MP merupakan program studi yang mampu mengelola manajemen baik di lembaga pendidikan maupun pemerintahan. Mahasiswa akan dibekali dengan kompetensi inti yang nantinya mahasiswa mampu untuk mendesain, mengembangkan program pendidikan kemudian mampu mengelola SDM serta organisasi pendidikan yang berkualitas serta mampu menggunakan teknologi untuk mendukung pelaksanaan atau praksis menejemen pendidikan", paparnya.

Pendamping mahasiswa memaparkan materi tentang mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi. Selain itu beliau juga menyampaikan dalam berkuliahan bapak ibu orangtua diharapkan dapat turut membatu dalam pemantauan mahasiswa ketika melaksanan perkuliahan. Bapak Aris juga menampilkan beberapa kegiatan yang masuk dalam organisasi mahasiswa. Pada penghujung pemaparan materi beliau menyampaikan bahwa ada banyak cara untuk mengembangkan prestasi mahasiswa.

Setelah semua narasumber memaparkan materi, orangtua diberikan kesempatan untuk melakukan tanya jawab. Acara temu orangtua ini ditutup dengan informasi mengenai beasiswa yang dapat di akses di website UNY atau di kemahasiswaan UNY secara pareodik yang dapat diambil oleh mahasiswa. ( Laskas BKA FIP UNY/rit)

Tags: MP FIP UNY
Categories: Berita Lain

PLB Mengabdi 2021 "Ruang Berbagi di Tengah Pandemi"

Berita PLB FIP - Wed, 2021-09-22 07:05

PLB Mengabdi merupakan program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa PLB UNY sebagai wadah bagi mahasiswa PLB UNY untuk berkontribusi nyata di bidang sosial kemanusiaan dalam lingkup anak berkebutuhan khusus. Program pengabdian ini merupakan kegiatan yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi ketiga, yakni “Pengabdian Masyarakat” yang artinya kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan IPTEK untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan dari PLB Mengabdi antara lain untuk memberi kebermanfaatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, membangun kesadaran masyarakat akan keberadaan anak-anak berkebutuhan khusus, memberikan ruang bagi mahasiswa PLB untuk melaksanakan kegiatan yang bergerak dalam bidang sosial, serta menjalin kerjasama antara HIMA PLB UNY dengan yayasan maupun komunitas yang menaungi anak berkebutuhan khusus.

Di tahun ini, masih dalam keadaan pandemi Covid-19, PLB Mengabdi diselenggarakan dalam bentuk “Open Donasi” untuk salah satu yayasan yang menaungi anak berkebutuhan khusus di Yogyakarta, yakni Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 24 relawan dari mahasiswa PLB UNY dengan sistem kegiatan yang mayoritas dilakukan secara online. Pemilihan bentuk kegiatan tersebut berdasar pada kesadaran untuk memberikan kebermanfaatan di masa sulit akibat pandemi Covid-19 dalam bentuk kegiatan yang positif tetapi dengan meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Open Donasi PLB Mengabdi dilakukan secara offline dan online yang mana penyebaran informasi dilakukan melalui media sosial relawan secara terjadwal. Selain itu, penyebaran informasi juga dibantu oleh pihak yayasan Sayap Ibu, teman-teman mahasiswa PLB UNY, serta melalui akun sosial media PLB Mengabdi dan HIMA PLB UNY. Sementara, untuk kegiatan offline yakni berupa “Jemput Donasi” yang diadakan sebagai bentuk pelayanan untuk masyarakat khususnya yang ada di Yogyakarta apabila ingin berdonasi dengan uang tunai maupun barang berupa beras, minyak, atau gula pasir. Khusus untuk kegiatan offline hanya dilakukan oleh relawan domisili Yogyakarta. Kegiatan open donasi ini dibuka mulai 31 Maret sampai 29 April 2021 dengan memberikan akses penyaluran donasi melalui transfer bank serta aplikasi layanan keuangan digital serta bentuk pelayanan khusus “Jemput Donasi”. Dari kegiatan ini terkumpul donasi berupa uang tunai senilai Rp. 2.200.000,00 serta beras sejumlah 25,3 kg. Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan ke Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta oleh teman-teman relawan yang ada di Yogyakarta pada 7 Mei 2021. Penyaluran dilakukan secara terbatas dan simbolis antara pihak Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta dengan perwakilan dari teman-teman relawan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kemudian, atas terlaksananya program PLB Mengabdi dari pihak kepanitiaan memberikan e-sertifikat untuk teman-teman relawan yang sudah mengabdikan dirinya selama kurang lebih satu bulan dalam program open donasi untuk Yayasan Sayap Ibu.

Adanya program PLB Mengabdi diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk lingkungan PLB UNY serta lingkungan yang lebih luas. Hal ini dikarenakan melalui program PLB Mengabdi mahasiswa PLB UNY dapat berkontribusi bersama-sama menumbuhkan kepedulian serta mewujudkan lingkungan yang ramah akan keberadaan anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui PLB Mengabdi, siapapun yang terlibat di dalamnya dapat bersama-sama belajar untuk berbagi dan menerima dengan sesamanya.

Categories: Berita Lain

HAKRAB Keluarga Besar Pendiidkan Sejarah 2021

Berita SEJARAH FIS - Tue, 2021-09-21 22:46

Keakraban merupakan sarana untuk lebih mengenal satu sama lain terutama dalam masa orientasi mahasiswa. Dalam dunia perkuliahan kita memerlukan adaptasi terhadap lingkungan sekitar. Adaptasi diperlukan karena terdapat berbagai perbedaan terutama mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah. Keunikan Indonesia yang memiliki berbagai suku dari berbagai daerah akan membawa budaya dan perilaku yang beragam. Mengenal satu sama lain menjadi hal yang sangat penting untuk bisa menerima setiap perbedaan yang ada. Toleransi yang kuat harus ditanamkan oleh setiap mahasiswa dalam kehidupan kampus. Selain itu mahasiswa perlu untukleebih mengenaal dengan dosen, kakak tingkat, maupun dengan organisasi. Saat ini mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menikuti setiap pembelajaran, tetapi kegiatan diluar pembelajaran seperti organisasi maunpun unit kegiatan mahasiswa (UKM). Kemampuan softskill perlu dikembangkan untuk menunjang pembelajaran. Banyak hal yang didapatkan dengan mengikuti kegiatan organisasi maupun UKM. Mahasiswa akan mendapatkan banyak pengalaman dari kepanitian yang ada setiap kegiatan, relasi yang lebih luas, dan leadership.
Hakrab program studi pendidikan sejarah diadakan pada hari Sabtu, 11 September 2021 secara daring. Dalam acara kali ini memiliki tema besar “Different Begginings, Common Ending”. Tema besar ini hadir sebagai tujuan untuk menanamkan rasa kebersamaan dan toleransi. Latar belakang adanya acara ini karena permasalahan yang dihadapi oleh angkatan sebelumnnya terkait perbedaan yang ada. Permasalahan muncul berawal dari mulai berkumpulnya orang yang sefrekuensi satu sama lain. Berkumpulnya setiap mahasiswa tidak menjadi masalah karena setiap mahasiswa bebas untuk memilih berteman dengan siapa saja, tetapi dalam kenyataannya terdapat penyimpangan yang secara tidak langsung muncul dengan sendirinya. Penyimpangan ini adalah ada beberapa mahasiswa yang merasa tidak memiliki teman yang sefrekuensi. Hal ini membuat mahasiswa yang tidak memiliki teman merasa terkucilkan. Permasalahan ini perlu perhatian lebih karena penting sekali untuk bisa memiliki teman dalam melakukan kegitan perkuliahan. Hakrab menjadi salah satu jalan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
    Dalam pelaksanan hakrab tahun ini menghadirkan banyak pengisi untuk mencapai tujuan hakrab. Hakrab tahun ini memiliki konsep podcast dengan menampilkan pembicara dengan didampingi moderator yang memandu acaraa. Konsep podcast sangat popular karena mendapatkan banyak informasi dan sangat interaktif. Untuk membuka acara diadakan sesi perkenalanan HMPS yang di isi oleh kahim HMPS. Perkenalkan HMPS sangat penting dilakukan karena maba menjadi tertarik untuk bergabung dengan organisasi yang ada di Pendidikan Sejarah. Selanjutanya acara dari pembicara kedua dari alumni dan  kating telah menjadi kahim sebelumnya. Pengalaman dan ilmu yang dipunyai pastinya akan sangat banyak sekali. Selain itu kita menghadirkan 4 pembicara utama dengan tema yang berbeda. Maba akan sangat tertarik karena materi yang diberikan akan sangat banyak dan sangat beragam. Sebelum memulai acara kitaa juga memberikan ice breaking berupa permainan kapada maba agar merasa rileks dan dapat menikuti acara dengan baik. Untuk ice breaking kita memiliki 2 sesi, dengan permainan sambung kata dan tebak gambar. Setelah maba menjadi nyaman kita melanjutkan acara dengan perkenalan organisasi Ikahimsi sebagai organisasi sejarah seluruh Indonesia. Untuk menambah relasi yang lebih luas lagi diperlukan organisasi yang sangat besar. Dengan perkenalan Ikahimsi, maba dapat lebih mengembangankan dirinya dengan sesama sejarah tidak hanya di dalam kampus tetapi dapat lebih di luar kampus. Pengisi terakhir adalah dari Mahasiswa Prestasi (Mapres). Dengan adanya sesi digunakan untuk lebih membuat semangat yang berkobar untuk lebih mengembangankan dirinya dengan banyak peluang prestasi yang sangat luas. Sebagai penutup acara diadakan penghargaan bagi maba maupun gugus yang sudah mengikuti acara dengan aktif dan mengikuti acara dengan baik. Dengan nominasi ini maba menjadi lebih bersemangat untuk mengikuti kegiatannya kedepannya.

Bahasa Bahasa Indonesia
Categories: Berita Lain

PPM Prodi S2 Psikologi Webinar Membangun Relasi Positif di Sekolah

Berita PSI FIP - Tue, 2021-09-21 14:04
Gambar Berita: Isi: 

Program Pengabdian Masyarakat Program Studi S2 Psikologi UNY sebagai program tahunan yang rutin diselenggarakan, hadir kembali tahun ini pada Sabtu-Minggu,18-19 September 2021 . Kali ini dalam bentuk Webinar dengan tema Membangun Relasi Positif di Sekolah yang diikuti oleh 191 Peserta yang sebagian besar berprofesi sebagai guru. Acara dibuka dengan sambutan ketua panitia, Dr. Siti Rohmah Nurhayati, M.Si. dan Ketua Jurusan Program Studi S2 Dra. Yulia Ayriza,M.Si.,Ph.D. Webinar ini mengundang empat narasumber. Pada hari pertama (18/9), kegiatan dimoderatori oleh Bernadetha Putri Puspita, S.Psi. mahasiswa S2 Psikologi UNY, dan Bapak Banyu Wicaksono S.Psi.M.Sc selaku narasumber pertama membawakan materi berjudul Relasi Persahabatan di Sekolah. Materi yang dbawakan dengan sangat menarik sehingga menambah insight kepada para audiens terutama tentang bagaimana kaitan sahabat dengan performa akademik, yang selanjutnya dilanjutkan narasumber kedua Ibu Dr. Siti Rohmah Nurhayati, M.Si memaparkan materi tentang Relasi Positif Gutu dan Siswa. Beliau menjelaskan bahwa relasi positif antara guru dan murid berkaitan dengan fungsi sosial murid, masalah perilaku, keterlibatan dalam kegiatan belajar mengajar dan prestasi akademik. Antusiasme terlihat dari banyaknya audien yang memberikan pertanyaan kepada kedua narasumber. Webinar pada hari kedua (19/9) dibuka oleh Ning Nurani. S.Psi. sebagai moderator. Narasumber ketiga yaitu Dyah Ayu Purwaningtyas, S.Psi., MA., memaparkan materi dengan tema Relasi Positif antar Guru, sesuai bidang keahlian beliau yaitu Psikologi Industri dan Organiasasi. Beliau menjelaskan bagaimana relasi positif ini mampu meningkatkan kinerja guru dalam memberikan layanan terbaik bagi siswanya dan instansinya. Kemudian dilanjutkan narasumber keempat yaitu Dr.Rosita Endang Kusmaryani, M. Si., dengan menyampaikan materi tentang Relasi Positif antara Guru dan Kepala Sekolah. Webinar hari kedua juga tidak kalah menarik, banyak dari peserta mengusulkan untuk diadakannya kegiatan webinar seperti ini, dilihat dari kuesioner yang diberikan. Semoga kegiatan PPM ini terus berlanjut dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya.(regina-yul.tj)

Tags: http://psikologi.fip.uny.ac.id/node/1578/edit?destination=admin/dashboard/content
Categories: Berita Lain

Dua Tim dari FMIPA UNY Dulang Medali Emas di LIDM 2021

Berita FMIPA - Tue, 2021-09-21 13:41

Mahasiswa FMIPA UNY  kembali meraih prestasi ditingkat nasional melalui ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2021 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS) Kemdikbudristek-RI di Universitas Andalas, 17-20/9/21. Pada ajang tersebut tim UNY berhasil menjadi juara umum dengan perolehan 4 medali emas dan 1 medali perak. Dua emas dipersembahkan  tim dari FMIPA atas bimbingan Dr. Pujianto, M.Pd., dosen FMIPA UNY. Tim pertama yaitu Tim Aurum  dengan personil Athi' Nur Auliati Rahmah (Pendidikan Fisika) dan Bian Itsna Ashfa Al Ashfiya (Fisika). Athi’ dan Bian meraih Juara 1 untuk Divisi Poster Digital. Pada kompetisi ini, Athi' dan Bian berhasil lolos di babak final melawan 800-an tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka yang masuk dua puluh besar kemudian mengikuti serangkaian seleksi final pada 18-19/9/21.
Kemenangan poster digital yang berjudul "Berbagi Inspirasi Melalui Kampus Mengajar" ini dilatarbelakangi pengalaman langsung dilapangan saat Athi' yang kala itu menjadi mahasiswa program Kampus Mengajar Angkatan 1.
Medali emas lainnya diperoleh Risa Nurullailiyah Sujono (Pendidikan IPA)  dan Reno Nurdiyanto (Pendidikan Fisika) dengan nama tim “Wassalamu’alaikumWarahmatullahiWabarakatuh” meraih medali emas untuk divisi Inovasi Materi Digital Pendidikan. Tim ini membuat Aplikasi Modul Discovery Learning berbasis Virtual lab dan Augmented Reality untuk meningkatkan pemahaman konsep materi optika geometri di tengah pandemi COVID-19. Aplikasi ini merupakan produk Tugas Akhir Skripsi terdanai penelitian payung dosen dan penelitian 100 judul FMIPA dari Reno Nurdiyanto yang telah diimplementasikan di kelas secara online. Aplikasi telah dipublikasikan pada website Redi-Tech http://TeknologiPendidikanDigital.web.id/ yang telah dikelola oleh Reno dan tim.
Reno menjelaskan, Divisi ini diikuti oleh 205 tim peserta melewati tahap seleksi proposal dan terakhir final oleh 20 peserta terbaik dari berbagai universitas di Indonesia secara online melalui zoom meeting. “Pemilihan nama tim ini mewakili doa dan harapan, sekaligus salam yang mengakhiri karya dari kami sebagai mahasiswa. Saya berharap banyak mahasiswa lebih inovatif dalam pengembangan media pembelajaran yang dapat membantu permasalahan pendidikan”, ujar Reno. Reno juga telah meraih kesuksesan bersama Real Madrid FC dengan meraih medali perak tahun lalu, dan berhasil membayarkannya pada tahun ini.
Risa Nurul selaku ketua tim mengaku bersyukur dapat keluar sebagai pemenang bersama timnya pada ajang tersebut. Ia berharap aplikasi ini dapat bermanfaat dan bisa membantu peserta didik semakin bersemangat dalam belajar fisika. (witono)

 

Categories: Berita Lain

Pelatihan Bimbingan Kelompok Berbasis Virtual untuk Guru Bimbingan Dan Konseling Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita BK FIP - Tue, 2021-09-21 12:26

Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dengan topik “Bimbingan Kelompok Berbasis Virtual untuk Guru Bimbingan dan Konseling di Daerah Istimewa Yogyakarta” dilaksanakan secara daring selama 3 hari yaitu hari Rabu-Jumat tanggal 1-3 September 2021. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dengan peserta yang cukup antusias mengikuti kegiatan selama 3 hari berturut. Kegiatan diselenggarakan oleh tim PPM Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan UNY terdiri dari Prof. Dr. Muh. Farozin, M.Pd., Dr. Agus Basuki, M.Pd, dan Ismarini Bekti Setiani, M.Pd serta dibantu oleh mahasiswa Dominikus Nanang Setyawan dan Erwida Maharani Putri. Kegiatan PPM menggunakan platform digital zoom sebagai media dan mengusung materi tentang bimbingan kelompok berbasis virtual dengan tema spesifik tentang teknik game dalam bimbingan kelompok berbasis jaringan (virtual). Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan menerapkan beberapa teknik bimbingan yang inovatif di lapangan belum terlaksana dengan baik apalagi dilaksanakan saat pandemi covid-19 yang penuh keterbatasan ruang gerak. Teknik yang biasa digunakan guru bimbingan dan konseling secara umum menggunakan teknik diskusi, belum ada inovasi teknik-teknik bimbingan lain yang inovatif ketika diterapkan di lapangan khususnya di masa pembelajaran daring seperti sekarang ini. Dengan adanya kegiatan ini diharapakan peserta memiliki pemahaman akan pentingnya penerapan berbagai teknik bimbingan secara inovatif dan tepat dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok agar lebih menarik dan dirasakan manfaatnya oleh anggota kelompok (peserta didik) sesuai tujuan yang diharapkan serta sesuai dengan kondisi saat ini yang mengharuskan pelaksanaan layanan secara daring (online).

Pelaksanaan bimbingan kelompok secara daring dengan menggunakan teknik bimbingan yang inovatif dipadukan dnegan platform yang tepat dan sesuai, maka diharapkan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di masa pandemi covid-19 tetap menarik dan tetap memberikan hasil optimal untuk para peserta didik. Hal ini menunjang perkembangan zaman era 4.0 yang memgarahkan masyarakat pada pemanfaatan teknologi untuk semua aspek kehidupan. Pemilihan teknik game dalam pelatihan bimbingan kelompok online dirasa tepat karena selain sebagai teknik untuk penyampaian topik juga sebagai kegiatan yang menyenangkan dan menghibur serta menghilangkan kejenuhan pembelajaran di masa pandemi. Dalam penyelenggaraan bimbingan kelompok, permainan dilakukan sebagai selingan (ice breaking) maupun sebagai teknik (teknik game) untuk penyampaian topik agar mencapai tujuan layanan yang sesuai harapan. Teknik Game digunakan sebagai teknik dalam bimbingan kelompok tidak hanya sekedar untuk menghibur dan mencairkan suasana tetapi ada ketentuan khusus terkait pelaksanaan teknik game antara lain ada aturan dan peran yang jelas antar pihak yang sedang bermain, ada makna dan poin pelajaran dibalik pelaksanaan game khususnya dalam pengembangan sikap atau pribadi pemain, ada menang-kalah (ada keterlibatan orang lain sebagai lawan) (Suwarjo & Eva, 2011). Game yang digunakan secara online dalam bimbingan kelompok berbasis virtual langkah pelaksanaan perlu dibuat inovasi menyesuaikan dengan media online yang digunakan, tentunya harus ada makna yang ingin disampaikan sesuai dengan tujuan dari layanan bimbingan kelompok. Dengan demikian, konselor atau guru bimbingan dan konseling perlu berinovasi dalam membuat game yang menarik dan juga bermakna (ada poin belajarnya) sesuai dengan topik dan tujuan pelaksanaan bimbingan kelompok serta tentunya platform digital yang digunakan. (Isma & end)

Categories: Berita Lain

Easy Box: Box Penyimpan Sayur Buatan Mahasiswa UNY

Berita FMIPA - Mon, 2021-09-20 21:29

Produk sayur- mayur hasil pertanian tentunya membuat bahagia para petani. Keuntungan besar tentunya sudah tertanam dalam benak para petani ketika hasilnya melimpah. Tetapi masalah muncul ketika para petani hendak menjual dan mendistribusikan hasil panen sayurnya ke kota atau daerah lain. Jarak antara desa ke kota atau daerah lain tentunya memerlukan waktu yang tidak sebentar dan hal tersebut tentunya membuat mutu dari sayuran tersebut menjadi menurun. Kebanyakan para petani membawa sayur dengan transportasi truk/bak terbuka. Meskipun sebagian telah memanfaatkan mobil berpendingin, petani lokal tidak tertarik menggunakannya karena besarnya biaya, kesulitan pengoperasian, dan tidak efisien penggunaanya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, untuk mengatasi rendahnya daya simpan hortikultura pada saat pendistribusian perlu adanya upaya solusi dan inovasi terobosan baru. Inovasi diperlukan untuk meningkatkan daya tahan produk hortikultura apabila terjadi kendala pendistribusian. Hal ini memicu para mahasiswa UNY yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC)  yaitu Muhamad Reza Yoga Putra, Abdul Rosyid Hidayatullah (Fisika), Siti Kholifah (Biologi), dan Yusuf Kurniawan (Pendidikan Mekatronika) dengan dosen pembimbing Dr. Pujianto untuk menciptakan kreativitas dan gagasan menciptakan suatu box penyimpan produk hortikultura yang mampu menjaga kelembaban dan suhu secara otomatis.
Reza Yoga mengatakan, prototipe dibuat dengan perbandingan 1:2 dari ukuran asli. Box ini bersifat portable sehingga mudah untuk dipindahkan dan dibawa kemana-mana, memerlukan maintenance yang tidak rumit sehingga ramah terhadap pengguna. Box yang dibuat dapat dikontrol dan dimonitoring melalui aplikasi smartphone karena berbasis IoT, serta menggunakan energi ramah lingkungan yaitu panel surya sehingga mengurangi pencemaran lingkungan di Indonesia.
“Desain yang dibuat berbentuk balok bertujuan untuk memudahkan mobilitas apabila alat tidak sedang digunakan untuk distribusi komoditas hortikultura. Desain ini memanfaatkan seluruh komponen ruang agar kapasitas penyimpanan komoditas hortikultura dalam jumlah besar. Bagian atas Easy Box dilengkapi panel surya yang berfungsi sebagai sumber energi untuk menghidupkan 4 buah peltier yang bekerja mengubah udara sekitar menjadi udara dingin di dalam ruangan”, lanjutnya.
Reza Yoga menambahkan, sistem aplikasi Easy Box terintegrasi IoT, dengan menggunakan jaringan Wifi pada aplikasi di smartphone. Aplikasi Easy Box tetap aktif di menu background sehingga dapat menghemat penggunaan daya baterai smartphone. Cara penggunaanya sangat mudah yaitu masuk ke aplikasi terus memilih jenis sayur, dilanjutkan menekan tombol On dan selesai. (witono)

 

Categories: Berita Lain

Brigida Meraki, Delegasi FIP UNY Berhasil Raih Juara 1 Divisi Microteaching Digital Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2021

Berita FIP - Mon, 2021-09-20 13:18

Revolusi Industri 4.0 menjadikan pendidikan harus memanfaatkan teknologi dengan utuh. Pusat Prestasi Nasional berkomitmen untuk mengembangkan prestasi peserta didik dan satuan pendidikan. Berkaitan dengan peningkatan prestasi pada revolusi industri tersebut, maka dilaksanakan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) sebagai upaya komprehensif untuk meningkatkan Soft Skill dan literasi teknologi. Lomba ini sebagai momentum yang tepat untuk mendorong semangat mahasiswa di era Revolusi Industri 4.0 untuk berkompetisi menciptakan inovasi-inovasi dalam memecahkan permasalahan yang ada di lingkungan mahasiswa. Lomba ini menuntut wawasan dan pemahaman mahasiswa yang luas dalam bidang tekhnologi informasi dan ilmu digitalisasi. Kemampuan Soft Skill yang baik akan meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam berinovasi, serta komunikasi yang baik dalam tim akan membentuk rasa kerja sama dan tanggung jawab bersama pada diri mahasiswa.

Sebagai upaya mendukung kegiatan tersebut, Tim Brigida Meraki yang diketuai oleh Fairuz Zalfa Nabila, mahasiswa Prodi Pendidikan Guru SD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta mengikuti Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2021, dan akhirnya memperoleh Juara 1 pada Divisi Microteahing Digital. Fairuz Bersama 3 rekanannya, yaitu Arif Irawan, Iin Nur Aisyah dan Raditya Bhadra Nugraha dihadapan dewan yuri menyampaikan presentasi hasil karya yang berjudul “Materi Pecahan Senilai”. Tim Brigida Meraki meraih prestasi atas bimbingan dari Ibu Sekar Purbarini Kawuryan, M.Pd.

Fairuz menyampaikan pendidikan di masa pandemi Covid-19 membuat perpindahan sistem belajar konvensional ke sistem daring amat mendadak. Oleh karena itu, inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sangat diperlukan. “Kami Tim Brigida Meraki Universitas Negeri Yogyakarta dengan video ini https://www.youtube.com/watch?v=co_Q-vV8TOM mempresentasikan perancangan dan pembuatan video microteaching digital yang telah kami buat sebelumnya”, paparnya. Video ini dibuat sebagai salah satu ketentuan babak final Divisi V yaitu divisi microteaching digital. Dalam video ini ditampilkan bagaimana merancang dan membuat video microteaching digital yang meliputi dasar pengambilan materi, proses perencanaan pembelajaran, penerapan keterampilan mengajar, serta penggunaan teknologi/media/alat pembelajaran. Adapun video pembelajaran bisa disimak di tautan https://www.youtube.com/watch?v=PRte_NZzxGI .

Dan kami berharap microteaching digital yang kami rancang dapat menginspirasi sistem pendidikan daring Indonesia kedepannya.

Fairuz menambahkan, kegiatan LIDM 2021 kali ini, dikarenakan microteaching digital merupakan divisi terbaru dalam perlombaan LIDM,merasa bersyukur karena bisa berpartisipasi kali ini. “Tim kami dengan nama Brigida Meraki memiliki arti "melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati dan kreativitas untuk mencapai kemenangan". Kemenangan yang kami peroleh tidak semata mata hanya karena usaha kami, namun karena dukungan dari teman-teman PGSD, Dosen pendamping dan pihak terkait. Kami berharap dengan langkah yang kami lakukan dapat menambah semangat khususnya mahasiswa FIP lainnya dalam ajang kompetisi di bidang Pendidikan”, harapnya.

Pada kegiatan LIDM 2021 ini ada 5 divisi yang dilombakan, yaitu Divisi Inovasi Teknologi Digital Pendidikan, Divisi Inovasi Materi Digital Pendidikan, Divisi Video Digital Pendidikan, Divisi Poster Pendidikan, dan Divisi Microteaching Digital. Masing masing divisi dipilih 20 finalis untuk diberikan kesempatan menyampaikan presentasi di hadapan dewan yuri, Sabtu, 18 September 2021, secara daring.

Selain tim Brigida Meraki, Fakultas Ilmu Pendidikan UNY juga mengirimkan 2 delegasi yang berhasil masuk final yaitu Tim Gelatik dengan anggota tim Risha Setyawati, Nur Raisah, Fenia Anggita Kartikasari, dan Muhammad Khusyasy ND, mahasiswa Prodi Pendidikan Guru SD atas bimbingan dari Bapak Dr. H. Fery Muhammad Firdaus, M.Pd..Tim lainny adalah Tim Marvel dengan anggota Annikmah Khoirotunnisa, Ihsan Marvel Khoirullah, Megawati, dan Nanik Pujianingsih, mahasiswa Prodi Pendidikan Luar Biasa serta atas bimbingan dari Bapak Rendy Roos Handoyo, M.Pd.

Universitas Negeri Yogyakarta pada LIDM 2021 ini berhasil meraih juara umum dengan mendapatkan 4 medali emas, dan 1 medali silver, yaitu Juara 1 Devisi Inovasi Teknologi Digital Pendidikan nama Tim DikasihRegexDong, Juara 1 Devisi Inovasi Materi Digital Pendidikan, nama tim: Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Juara 2 Devisi Inovasi Materi Digital Pendidikan, nama tim : 404, Juara 1 Divisi Poster Digital, nama tim: Aurum, dan Juara 1 Devisi Microteaching Digital, nama tim : Brigida Meraki.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIP UNY, Dr. Joko Pamungkas, M.Pd., atas nama Fakultas Ilmu Pendidikan UNY mengucapkan selamat dan sukses atar perolehan prestasi mahasiswa FIP dalam ajang Lomba Inovasi Digital mahasiswa tahun 2021 ini. “Semoga prestasi ini menjadi kebanggaan kami Fakultas Ilmu Pendidikan, khususunya, dan UNY secara umum”, ucapnya. (rit)

Categories: Berita Lain

Pelajari Tiga Bahasa ini untuk Menjadi Pemenang Persaingan Global.

Berita FMIPA - Sun, 2021-09-19 12:42

ASEAN Community dilaksanakan tahun 2015 dan baru dieksekusi 2016.  Dalam kenyataannya sekarang menjadi ASEAN plus Three yaitu China, Korea, Jepang. Konsentrasilah di 3 bahasa negara ini selain ASEAN. Sekarang yang hebat adalah 3 negara ini. Potensinya dengan adanya ASEAN Community ini adalah mobilitas mahasiswa.
Demikian disampaikan Dr.rer.nat. AB Susanto, MSc, dosen FPIK Universitas Diponegoro Semarang yang juga Deputy Director ASEAN-China Theacher Training and Development Center pada acara Orasi Ilmiah Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis  ke-57 FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu, 18/9/21 yang digelar secara daring.
Lebih lanjut dikatakan, doronglah mahasiswa dan dosen mobilitas baik virtual maupun luring  ke 3 negara ini karena perkembangan ekonomi yang luar biasa. Dalam kegiatan pembelajaran berilah kesempatan fokus pada teknologi maupun bahasa di ke 3 negara ini selain bahasa Inggris yang sudah menjadi standar.
“Saya menyarankan begitu karena kita akan menjadi negara terbaik bidang ekonomi. Ditahun 2045 kita akan menjadi terbaik ke 7 bidang ekonomi. Maknanya pendapatan perkapita kita minimal 1.500 USD. Jika 1 USD adalah Rp 15.000,00 maka kalau alumni dari FMIPA bekerja gajinya minimal 25 juta. Nantinya akan terjadi persaingan kerja global. Oleh karena itu kita harus membuat jejaring baik dilevel nasional, regional maupun internasional supaya jadi pemenang”, tegasnya.
Sementara itu Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes.,AIFO, dalam sambutannya mengatakan, prestasi UNY dibidang kemahasiswaan tidak lepas dari kontributor utama yaitu mahasiswa FMIPA. Secara komprehensif kemampuan mahasiswa FMIPA merata untuk berprestasi meskipun yang utama adalah bidang penalaran. Untuk seni, olahraga dan minat khusus juga lumayan hebat.
Dari dimensi prestasi mahasiswa FMIPA sebagian besar juaranya dilevel nasional, regional dan internasional yang membuat 2 tahun terakhir bahkan ketika untuk pertama kalinya Belmawa menyelenggarakan pemeringkatan kinerja kemahasiswaan saat itu 2013 dinobatkan sebagai juara 1 se-Indonesia dengan parameter saat itu prestasi seni, olahraga, khusus, penalaran.
 “Namun setelah kita nomor 1 se-Indonesia diperbaharui kriterianya sehingga 1-2 tahun vakum pemeringkatan. Meskipun diperbaharui yang tidak semata-mata indikatornya  medali dan tropi, atas kontribusi kegiatan kemahasiswaan yang luar biasa maka 2 tahun terakhir UNY bertengger diperingkat 4 nasional yang lebih tinggi dari peringkat universitas”, lanjut Rektor.
Dekan FMIPA,  Prof. Dr. Ariswan, M.Si.,DEA dalam laporannya mengungkapkan jumlah total penelitian dosen kompetisi tingkat Universitas berjumlah rata-rata 167 judul per tahun.  Jumlah publikasi di jurnal internasional bereputasi pada tahun 2020 sebanyak 73 artikel dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 74 artikel (dan masih bertambah karena belum sampai akhir tahun 2021). Hasil karya yang telah dihasilkan oleh dosen FMIPA sebanyak 77 buah Hak Cipta dan 17 paten sampai awal tahun 2021. Fakultas MIPA merupakan salah satu fakultas di UNY dengan dosen terbanyak yang memiliki Scopus ID.
“Guna mendukung UNY untuk menjadi World Class University, FMIPA UNY meningkatkan kemampuan dosen-dosen dengan melaksanakan kegiatan academic recharging. Kegiatan academic recharging yang telah dilaksanakan oleh FMIPA, UNY diantaranya adalah kegiatan guest lecturer, visiting Professor, dan melaksanakan penelitian kerjasama dengan beberapa universitas”, tambah Dekan. (witono)

Categories: Berita Lain

Dasar-Dasar Pelatihan Meta-Analisis Ke-1

Berita PAUD FIP - Sat, 2021-09-18 09:13

Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, hari ini Jumat (17/9) melaksanakan kegiatan Pelatihan Meta-Analisis ke-1. Kegiatan ini diikuti sejumlah 65 orang yang terdiri dari dosen Jurusan PAUD FIP UNY, mahasiswa  S1 Jurusan PAUD FIP UNY, mahasiswa S2 PAUD FIP UNY dan mahasiswa Jurusan lain. Kegiatan ini diawali sambutan dari Dr. Muthmainah, M. Pd.  Selaku Sekretaris Jurusan PAUD FIP UNY. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim pakar meta-analisis oleh Ezi Ampino, M.Pd. yang membahas definisi dan pengertian dalam meta-analisis, jenis meta-analisis, manfaat atau keuntungan menggunakan meta-analisis, contoh-contoh penelitian metaanalisis, prosedur pembuatan meta-analisis, dan tips menemukan ide yang hasilnya untuk menentukan tujuan.

Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, hal ini terlihat dari sesi tanya. Penyampaian yang dilakukan oleh pembicara bukan metode ceramah, karena pembicara aktif menanyakan peserta selama kegiatan berlangsung. Selesai pemaparan materi dan tanya jawab acara dilanjutkan dengan penutupan dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama Bapak Dr. Cepi Safrudin Abdul Jabar, M.Pd. Pertemuan pelatihan kedua akan dilaksanakan pada hari Jumat, 24 September 2021.(wil/hima)

Tags: Meta-Analisis
Categories: Berita Lain

MY FARM, PADUKAN SISTEM PERTANIAN LAHAN SEMPIT DAN KOLAM IKAN

Berita FT - Fri, 2021-09-17 13:21

Covid-19 merupakan sebuah wabah penyakit yang menular sehingga membuat pemerintah mengeluarkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Peraturan ini membuat distribusi bahan pangan ke berbagai daerah terhambat dan menyebabkan harga bahan pangan menjadi mahal serta menganggu ketahanan pangan. Covid-19 juga menyebabkan masyarakat melakukan aktivitas di rumah. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk menunjang kebutuhan pangan sehari-hari adalah dengan menanam tanaman dan memelihara ikan. Namun, kondisi lahan yang terbatas membuat masyarakat menggunakan metode pertanian sistem lahan sempit. Metode yang sudah ada memiliki beberapa kelemahan diantaranya proses penyiraman yang masih manual, masih memakai pupuk atau pestisida kimia, banyak menyita tenaga atau waktu dan kurangnya inovasi teknologi yang diterapkan sehingga kurang menarik untuk dilakukan oleh masyarakat. Inilah yang mendasari sekelompok mahasiswa UNY untuk menggagas sistem pertanian memanfaatkan lahan sempit dan energi surya sebagai penyuplai air pada sistem hidroponik. Mereka adalah Khakam Ma’ruf, Assadullah Al Kafah Alam dan Muhammad Yusri Dzal Yahya prodi Pendidikan Teknik Mesin, Riza Alfiyatun prodi Kimia serta Verlenda Sarma Qur’aini prodi Teknik Elektronika.

Menurut Khakam Ma’ruf sistem pertanian ini menggunakan prinsip hidroponik sebagai media tanamnya, terpadu dengan kolam ikan yang berada di bawah hidroponik sehingga mudah diterapkan pada lahan yang terbatas. “Kami menyebut sistem ini dengan My Farm” katanya. My Farm memanfaatkan energi sinar matahari sebagai penyuplai air pada hidroponik. Pada bagian bawah My Farm terdapat kolam ikan dan pada bagian atasnya  merupakan media tanam hidroponik. Sistemnya nanti air dari bawah kolam ikan akan di sirkulasi ke tanaman sebagai sistem penyiraman. Selain itu My farm memanfaatkan pupuk alami dari kotoran ikan yang terfilter sehingga kotoran ikan dapat termanfaatkan dan tidak menggangu pertumbuhan ikan.  Assadullah Al Kafah Alam menambahkan, selain hidroponik sistem ini juga mengembangkan budi daya perikanan sekaligus sistem filtrasi pengolahan airnya. “Pada My Farm juga di lengkapi sistem monitoring dengan Internet of Things (IoT) seperti monitoring pH, suhu air dan kadar oksigen terlarut sehingga memiliki kualitas air yang bagus” ungkapnya.

Muhammad Yusri Dzal Yahya menjelaskan prinsip kerja dari My Farm yaitu dengan membuat suatu konsep pertanian sederhana yang memanfaatkan lahan sempit di sekitar tempat tinggal. My Farm sendiri merupakan penggabungan antara media tanam sayuran menggunakan media hidroponik yang terintegrasi dengan kolam ikan dengan memanfaatkan energi matahari sebagai pengganti dan alternatif energi yang dipakai. Dibandingankan metode hidroponik pada biasanya, dengan inovasi memanfaatkan IoT di dalamnya, My Farm memiliki keunggulan dimana dapat diatur menggunakan smartphone. Seperti pengecekan dan pemberian nutrisi tanaman, pemberian pakan, dan pengecekan energi yang tersimpan membuat My Farm mudah untuk digunakan masyarakat. Selain itu, My Farm juga tidak membuat pengguna repot membersihkan kolam karena dikonsepkan memiliki penyaring kotoran otomatis dan memiliki sonar bloom sehingga merangsang tanaman agar tumbuh subur. Melalui My Farm ini masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan lahan yang minim dan praktis serta ekonomis. Gagasan ini berhasil meraih gold medal dalam World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) yang dihelat oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA)  belum lama ini. Karya ini sesuai dengan upaya UNY dalam agenda pembangunan berkelanjutan pada bidang pendidikan bermutu, mengatasi kelaparan dan menjaga ekosistem air. (Dedy)

Categories: Berita Lain

Asesmen Lapangan Program Studi Teknik Boga Sarjana Terapan

Berita FT - Fri, 2021-09-17 09:04

Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dengan perwakilan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk penilaian akreditasi pada Jumat – Sabtu (17–18/10/2021). Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL tersebut adalah Dr. Elis Endang Nikmawati, M.Si., dari Universitas Negeri Bandung dan Drs. Maman Lukman Supardi, M.Pd., dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. AL diawali dengan sambutan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes.

Sumaryanto berharap kegiatan AL ini dapat memberi pencerahan terutama dalam memajukan mutu layanan Program Studi Teknik Boga. “Kami terus all out untuk memajukan pedidikan vokasi salah satunya sesuai arahan Ditjen Vokasi dimana nantinya secara pengelolaan akan tersentralkan di Kampus Wates dan Gunungkidul dengan ketua pengelola setingkat direktur,” ujarnya.

“Selain itu, kami juga terus berkomitmen untuk memajukan produksi prodi Tata Boga dengan terus mendorong dan memanfaatkan produk dari prodi Tata Boga di berbagai kegiatan yang kami selenggarakan,” lanjutnya.

“Kami terus berupaya unutk meningkatkan mutu dan kualitas tiga jalur akademik, Pendidikan Profesi yakni Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Program Profesi Insinyur yang diselenggarakan FT UNY, Pendidikan Vokasi dengan Sarjana Terapan dan akademik untuk Sarjana Magister dan Doktor,” beber Rektor UNY.

“Prodi-prodi monodisiplin S2 juga telah dikelola di bawah fakultas untuk semakin menumbuhkan semangat berkompetisi dalam pengelolaan institusi. Selain itu, kami juga terus mengakselerasi untuk meraih status PTN-BH,” tutup Rektor UNY.

Elis Endang Nikmawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNY telah maju dan berkembang sangat pesat salah satu buktinya dengan kehadiran Prodi Sarjana Terapan ini. Ia juga menyampaikan bahwa dua hari proses asesmen ini nantinya akan lebih banyak diskusi dan sharing dalam upaya konfirmasi data-data yang telah dikirimkan.

Sementara itu, Maman Lukman Supardi menyampaikan apresiasi bahwa UNY dapat memfasilitasi proses akreditasi secara daring ini dengan sangat baik. “Kami berdua hadir kesini meskipun secara tatap maya lebih kepada proses pembinaan saja sehingga melalui AL diharapkan akan banyak masukan-masukan positif untuk kemajuan Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4).

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., dalam presentasinya kembali menekankan bahwa Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) merupakan pengembangan dari (D3) Teknik Boga berdasarkan lampiran Surat dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. B/185/C. Ca/KB.01.00/2019 tentang Penugasan Perubahan Program Studi Program Diploma III menjadi Sarjana Terapan di Perguruan Tinggi untuk menguatkan jenjang pendidikan vokasi terhadap tantangan industri masa depan.

Usai pembukaan, acara kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi Borang III A dan Borang III B Fakultas dan Prodi. Terdapat tujuh standar yang ditinjau sebagai dasar penilaian, meliputi (1) visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian, (2) tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu, (3) mahasiswa dan lulusan, (4) sumber daya manusia, (5) kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik, (6) pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi, (7) penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama.

Seluruh tahapan kegiatan ini tentu sangat relevan dengan pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan UNY dalam bidang pendidikan bermutu.

Categories: Berita Lain

Cerita Inspiratif dari Alumni FMIPA UNY di Uni Emirat dan Taiwan

Berita FMIPA - Thu, 2021-09-16 20:07

Acara talkshow inspiratif bersama alumni yang diselenggarakan  sebagai salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-57 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah sukses dilaksanakan oleh Kelurga Magister dan Doktor (KMMD) UNY pada Sabtu, 11/9/21 secara daring . Talkshow mengusung tema "Sharing Experience: Be Successful Along with FMIPA Alumni” dengan narasumber Achmad Khambali, S.Pd., M.M. (alumni pendidikan kimia tahun 1999) dan Januar Widakdo, S.Si., M.Sc., Ph.D. (alumni pendidikan fisika tahun 2011) dengan moderator Febriani, S.Pd., mahasiswa magister fisika 2021.
Pada cerita yang diungkapkan oleh Khambali, beliau banyak mengalami kendala dan kegagalan sebelum mendapatkan pekerjaan prestisius di bidang distribusi bahan kimia perusahaan Uni Emirat seperti sekarang ini. Namun berbekal dengan niat yang kuat dan berani menghadapi segala tantangan untuk mencapai goals yang telah ditentukan, beliau mampu terus berprestasi. 
Selama berkuliah di UNY, Khambali juga aktif mengikuti berbagai organisasi dan lomba karya tulis ilmiah. Dari keikutsertaan kegiatan tersebut, beliau belajar banyak mengenai manajemen waktu. “Masalah dan kegagalan di kehidupan itu pasti akan ada. Maka jadikan itu semua sebagai pengalaman dan coba untuk melihat dari dimensi yang lain untuk mengatahui apa hakekat kehidupan kita”, ungkap alumni yang pernah mendapatkan beasiswa supersemar dan gudang garam ini. 
Selaras dengan Khambali, cerita yang diungkapkan Januar juga tidak semudah apa yang orang lihat. Bermula dari penolakan diri karena masuk di Prodi Fisika hingga tidak percaya diri karena memiliki nilai yang rendah, justru hal itulah yang menjadi titik balik beliau. 
Selama berkuliah di UNY, Januar mengikuti marching band mewakili UNY dan Indonesia di ajang internasional. Beliau ingin membuktikan bahwa dengan berkuliah di UNY bukan hanya akademis yang bagus, tetapi juga non-akademisnya. Kini beliau menjadi seorang peneliti di Taiwan, hal yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan. 
Januar menambahkan, kesuksesan akan dapat dicapai jika kita dapat menjadi diri sendiri, memiliki tujuan dan timeline yang jelas serta selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki. “Percaya bahwa setiap orang itu unik, jadi jangan insecure dengan diri sendiri”, lanjut Januar.
Sementara itu pada acara Ramah Tamah Alumni, banyak cerita-cerita menarik yang  mereka sampaikan. Muh Luthfi H alumni Pendidikan Biologi yang menempuh studi S1 dan S2 di UNY lalu meneruskan S3 di Jedah dengan beasiswa penuh. Ini membuktikan bahwa lulusan UNY pun bisa melanjutkan ke tingkat internasional dan diakui. 
Demikian juga cerita alumni Pendidikan Matematika, Nurkholis. Dia menceritakan awalnya pernah menjadi guru kontrak kemudian menjadi anggota DPRD di Ngawi. Ini membuktikan bahwa lulusan UNY peluangnya tidak hanya menjadi guru tetapi bisa bekerja lintas bidang. (putri/witono)
 

Categories: Berita Lain

TIGA MAHASISWA FIK UNY MENYABET EMAS PADA UNJ INTERNATIONAL VIRTUAL PENCAK SILAT CHAMPIONSHIP 2021

Berita PKR FIK - Thu, 2021-09-16 15:52

Tiga mahasiswa FIK UNY, menyabet medali emas pada International Virtual Pencak Silat Championship yang diadakan secara virtual oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Gelaran acara tersebut dilaksanakan secara daring pada 21-22 Agustus 2021 dengan Tema Rise The Spirit To Be Champion yang disiarkan secara live streaming Youtube.

Mahasiswa FIK yang mampu menorehkan medali emas Mereka adalah Muh. Abdul Haris dari Prodi PKO memenangkan kategori Tunggal Putra Dewasa, Lu’lu’ul Ilmi dari Prodi PKO memenangkan kategori Tunggal Putra Dewasa, dan Lindu Septiywati dari Prodi PKO memenangkan kategori Tunggal Putri Dewasa.

Sebanyak 6 Negara dan 190 kontingen dengan total 990 partisipan mengikuti gelaran tersebut, tujuan kegiatan ini salah satunya menjadikan Pencak Silat sebagai pemersatu bangsa dan antar bangsa dan untuk lebih mensosialisakian olahraga bela diri Pencak silat kepada masyarakat luar. Selain itu sebagai ajang menyalurkan minat dan bakat para pesilat meskipun dalam kondisi pandemic Covid-19, pesilat masih mampu menampilkan ketrampilan pencak silat. Dan yang terakhir sebagai motivasi dan minat pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum terhadap olahraga Pencak Silat. (PD)

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021PRESTASI FIK UNYSDGs
Categories: Berita Lain

TIGA MAHASISWA FIK UNY MENYABET EMAS PADA UNJ INTERNATIONAL VIRTUAL PENCAK SILAT CHAMPIONSHIP 2021

Berita FIK - Thu, 2021-09-16 15:52

Tiga mahasiswa FIK UNY, menyabet medali emas pada International Virtual Pencak Silat Championship yang diadakan secara virtual oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Gelaran acara tersebut dilaksanakan secara daring pada 21-22 Agustus 2021 dengan Tema Rise The Spirit To Be Champion yang disiarkan secara live streaming Youtube.

Mahasiswa FIK yang mampu menorehkan medali emas Mereka adalah Muh. Abdul Haris dari Prodi PKO memenangkan kategori Tunggal Putra Dewasa, Lu’lu’ul Ilmi dari Prodi PKO memenangkan kategori Tunggal Putra Dewasa, dan Lindu Septiywati dari Prodi PKO memenangkan kategori Tunggal Putri Dewasa.

Sebanyak 6 Negara dan 190 kontingen dengan total 990 partisipan mengikuti gelaran tersebut, tujuan kegiatan ini salah satunya menjadikan Pencak Silat sebagai pemersatu bangsa dan antar bangsa dan untuk lebih mensosialisakian olahraga bela diri Pencak silat kepada masyarakat luar. Selain itu sebagai ajang menyalurkan minat dan bakat para pesilat meskipun dalam kondisi pandemic Covid-19, pesilat masih mampu menampilkan ketrampilan pencak silat. Dan yang terakhir sebagai motivasi dan minat pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum terhadap olahraga Pencak Silat. (PD)

Tags: Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021PRESTASI FIK UNYSDGs
Categories: Berita Lain

Mahasiswa Psikologi berhasil Meraih Juara 1 LKTI 2021

Berita PSI FIP - Thu, 2021-09-16 10:34

Mahasiswa Psikologi UNY kembali mengukir prestasi, Rafli Sodiq Bagaskara dan Fatmah Nurul Pratiwi berhasil menduduki peringkat pertama dalam Lomba Kaya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional dengan Tema “Ilmu Pendidikan untuk Peradaban Baru” dalam rangka Dies Natalis ke-71 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. Lomba selenggarakan pada tanggal 10-12 Agustus 2021 diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari 7 Provinsi, yaitu Nangroe Aceh Darusalam, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. Judul yang diusung oleh Sodiq dan tim yaitu “Tingkat Kesepian Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta di Masa Pandemi Covid 19”, berhasil membawa Sodiq dan Tim memenangkan, walupun dengan Persiapan materi yang terbilang cukup singkat, namun dengan bermodalkan ketertarikannya dengan materi tentang Loneliness dan bimbingan dari dosen Psikologi Dyah Purwaningtyas, mereka tetap mampu mengoptimalkan kinerja dengan sangat baik. Pembagian tugas yang sesuai dan kerja tim yang baik merupakan salah satu kunci dari keberhasilan yang mereka capai. Sodiq yang pernah mengikuti berbagai macam lomba dan menjadi pemateri beberapa Simposium, menjadikan lomba sebagai batu loncatan untuknya dapat melakukan self-improvement salah satunya melatih komunikasi dan kepercayaan dirinya. Dengan semangat ini ia juga selalu berpegang teguh pada prinsip yang ia miliki, yaitu “Orang yang keren bukan orang yang selalu benar, tapi orang yang selalu belajar” sehingga, ia tidak lagi takut untuk memaksimalkan setiap kesempatan yang ia miliki. Tetap semangat dan terus maju berkarya mahasiswa Psikologi FIP UNY. (regina-yul.tj)

Categories: Berita Lain

Kegiatan Musyawarah Nasional Imaspi 2021

Berita PBP FBS - Wed, 2021-09-15 13:56

Pada bulan Agustus kemarin, perwakilan dari Pendidikan Bahasa Prancis UNY telah menghadiri Munas Imaspi 2021 yang diselenggarakan pada 1–26 Agustus 2021 dengan berbagai rangkaian acara di dalamnya.

Munas atau Musyawarah Nasional ialah kegiatan yang rutin diadakan Ikatan Mahasiswa Studi Prancis se-Indonesia (Imaspi) di akhir periode kepengurusannya untuk melantik sekretaris jenderal (sekjen) dan konsulat jenderal (konjen) dari tiap universitas yang menjadi anggota Imaspi. Pada tahun ini, Munas Imaspi bertuanrumahkan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Rangkaian acara Munas Imaspi 2021 dimulai pada 1–15 Agustus 2021, di mana para konjen 12 universitas anggota Imaspi mempromosikan visi dan misi mereka agar dapat terpilih menjadi sekjen Imaspi 2021-2022. Lalu, pada 19 Agustus 2021, dilakukan bedah konstitusi. Selanjutnya, pada 23 Agustus 2021, diselenggarakan webinar umum mengenai keprancisan dan pada 24–26 Agustus 2021 diselenggakan kegiatan inti dari Munas Imaspi, yaitu sidang pleno.

Pada Munas Imaspi 2021 ini, lima mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis UNY terpilih sebagai delegasi dari UNY. Kelima mahasiswa tersebut adalah Saraswati Nabiilahakiim (angkatan 2018), Naftalya Andaya Putri (angkatan 2019), Oka Reynaldi Akbar (angkatan 2019), Lulu Nurmalitasari (angkatan 2020), dan Zahida Aine Hawwa (angkatan 2020) dengan Lulu Nurmalitasari sebagai konjen UNY untuk Imaspi 2021.

Sidang pleno Munas Imaspi melantik konjen UGM, Yunia Faradilla Kholifatul Ummah (2020) sebagai sekjen baru Imaspi periode 2021-2022. Selain memilih dan melantik konjen dan sekjen, Imaspi juga meresmikan bergabungnya Universitas Halu Oleo sebagai anggota baru Imaspi serta perubahan durasi kepengurusan Imaspi menjadi satu tahun.

Selamat kepada Lulu Nurmalitasari sebagai konjen UNY untuk Imaspi periode 2021-2022 dan Saraswati Nabiilahakiim yang telah menjadi konjen UNY untuk Imaspi selama dua tahun kemarin. Semoga konjen UNY untuk Imaspi yang baru dapat amanah dalam menjalani tugasnya. Sampai jumpa pada acara Imaspi lainnya.

(Alya Fadiyah, mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis 2019)

Categories: Berita Lain

Mengoptimalkan Platform Teknologi Pembelajaran SMK

Berita FT - Wed, 2021-09-15 11:09

Teknologi informasi kini telah masuk dalam setiap sendi kehidupan kita termasuk pembelajaran baik model jarak jauh maupun tatap muka namun perlu diingat bahwa orientasi pembelajaran adalah agar tujuannya tercapai dan menyenangkan sehingga kita harus menghindari pembelajaran yang membuat siswa stress atau tertekan maka dari itu penggunaan teknologi dalam pembelajaran bermaksud untuk mencapai tujuan pembelajaran dan membuat peserta didik senang dalam menjalani prosesnya. Demikian disampaikan Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., kala menjadi narasumber dalam Webinar Program pendampingan yang dilakukan oleh UNY terhadap SMK PK (Program Keunggulan) secara daring pada Rabu, 15 September 2021. Peserta webinar ini adalah Kepala Sekolah dan Guru SMK PK secara umum, dan secara khusus adalah 22 SMK PK yang didampingi UNY dimana tahun 2021 ini UNY melakukan pendampingan terhadap 22 SMK PK, yang terdiri dari 14 SMK di DIY, 6 SMK di Jawa Tengah, 1 SMK di Jawa Timur, dan 1 SMK di Ambon.

Herman menjelaskan bahwa saat ini model pembelajaran yang paling sesuai dengan perkembangan zaman adalah dengan konsep blended learning dimana kelemahan dari tatap muka dapat diatasi melalui online learning dan juga sebaliknya namun karena kondisi pandemi ini yang memaksa semua proses beralih sepenuhnya pada online learning.

“Ciri Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) antara lain pendidik dan peserta didik terpisah ruang/waktu, komunikasi antara pendidik dengan peserta didik dimediasi oleh berbagai teknologi serta memberi kebebasan belajar dan saat ini PJJ ditumpu oleh TIK dan e-learning sebagai tulang punggung,” jelasnya.

Konsep e-learning memungkinkan setiap orang belajar dimanapun kapanpun dengan TIK dan perlu dipahami dalam konsep e-learning ada konsep sinkron dan asinkron agar proses belajar lebih optimal dan menyenangkan. “Sinkron adalah penekanan pada waktu yang bersamaan antara guru yang mengajar dan siswa belajar sedangkan asinkron bertitik pada waktu guru mengajar dan siswa belajar tidak bersamaan semisal guru membuat power point atau video kemudian diupload dalam sebuah sistem yang bisa dipelajari kapan saja oleh siswa,” terang Herman.

“Sebagi pendidik kita dituntut kreatif dan inovatif agar pembelaran lebih optimal salah satunya dengan model integrated e-learning yakni memadukan konsep online dan offline serta individu dan group,” papar Herman.

“Yang perlu dievaluasi dari pembelajaran e-learning adalah penekanan pada interaksi dan aktivitas karena selama pandemi ini yang saya amati adalah pendidik merasa sudah selesai melaksanakan pembelajaran ketika sudah mengupload materi pembelajaran atau telah memberi tugas,” lanjutnya.

“E-learning yang efektif tidak hanya berisi sumber belajar baik teks maupun video tetapi juga dilengkapi aktivitas yang menantang dan bervariasi supaya peserta didik benar-benar paham dan dapat berinteraksi dengan teman dan gurunya,” imbuh Dekan FT UNY.

“Selain itu, saat ini dengan perkembangan teknologi sebagai pendidik kita juga dituntut untuk lebih responsif melalui platform-platform teknologi yang ada sehingga siswa tidak merasa terabaikan,” tandasnya. 

“Kesimpulannya adalah pembelajaran online mesti dirancang dengan baik dengan memperhatikan kendala siswa dan beban belajar daring siswa. Gunakan LMS, optimalkan alat komunikasi, perhatikan keseimbangan antara pemberian materi dan tugas/aktivitas serta umpan balik wajib direspon dengan cepat,” tandas Herman.
 

Categories: Berita Lain

Pentingnya Growth Mindset bagi Guru SMK

Berita FT - Wed, 2021-09-15 11:07

Sudah saatnya kita keluar dari zona nyaman sehingga senantiasa mengusahakan agar hari ini mesti lebih baik dari hari kemarin sehingga sebagai seorang pendidik meski mengembangkan mind-set baru dengan tujuan untuk menghasilkan hasil akademik yang lebih baik dan proses belajar yang lebih menyenangkan sehingga guru-guru SMK mesti sesegera mungkin untuk mengubah paradigma dari fixed mindset menjadi growth mindset dimana menganggap segala perubahan adalah sebuah peluang dengan begitu kita akan dapat semaksimal mungkin dalam mencetak lulusan-lulusan yang agile (tangkas). Demikian disampaikan oleh Wakil Rektor bidang Akademik Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Margana, M.Hum., M.A., kala menjadi narasumber dalam Webinar Program pendampingan secara daring yang dilakukan oleh UNY terhadap SMK PK (Program Keunggulan) pada Rabu, 15 September 2021. Peserta webinar ini adalah Kepala Sekolah dan Guru SMK PK secara umum, dan secara khusus adalah 22 SMK PK yang didampingi UNY dimana tahun 2021 ini UNY melakukan pendampingan terhadap 22 SMK PK, yang terdiri dari 14 SMK di DIY, 6 SMK di Jawa Tengah, 1 SMK di Jawa Timur, dan 1 SMK di Ambon.

Margana menjelaskan bahwa Growth Midset adalah keyakinan bahwa kecerdasan dan kemampuan sesorang bisa dikembangkan secara tak terbatas lewat proses belajar dan usaha. “Kita mesti percaya bahwa segalanya dapat dikuasi lewat proses belajar, sukses atau gagal ditentukan oleh usaha, maka kita mesti mau menerima tantangan dan kegagalan sebagai sarana untuk dapat tumbuh dan berkembang,” lanjutnya.

Ia menerangkan bahwa tantangan adalah inti dari pengembangan growth mindset sebab tanpa tantangan siswa tidak akan mendapat kesempatan untuk mengambil resiko dan sense of progress adalah pusat dari pengembangan growth mindset. Mendaki dengan susah payah dan lambat untuk menuju penugasan suatu materi adalah sebuah perjalanan yang sulit tapi berbuah manis sehingga penting bagi siswa untuk tidak selalu berhasil dengan mudah sebab hal ini menyemai Fixed Mindset.

“Bagi SMK, tantangannya adalah pada penguatan hardskills dan softskills dengan mengedepankan link and match dmi menghasilkan lulusan dengan karakter kuat dan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman,” papar Margana.

“Bentuk keselarasan mendalam dan menyeluruh SMK Pusat Keunggulan dengan dunia kerja adalah konsep link and match 8+i, yaitu kurikulum disusun bersama, pembelajaran berbasis project riil dari dunia kerja (PBL), jumlah dan peran guru dari industri dan ahli dari dunia kerja ditingkatkan, praktik kerja lapangan/ industri (minimal 1 semester), sertifikasi kompetensi menyesuaikan dunia kerja, update teknologi dan pelatihan bagi guru/instruktur secara rutin dari dunia kerja, riset terapan mendukung teaching factory dan komitmen serapan lulusan oleh dunia kerja,” tutup Margana.
 

Categories: Berita Lain

Pages