Pelatihan Ketrampilan untuk Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga yang Terdampak Pandemi

Berita FBS - Tue, 2021-09-07 10:51
Keterangan Sumber Foto: Humas FBS UNY

Di masa pandemi ini banyak orang mengalami PHK, kebangkrutan, dan berkurangnya pendapatan, sementara kebutuhan hidup tidak juga berkurang. Keluarga merupakan lingkup terkecil yang paling berdampak dari krisis ekonomi yang diakibatkan pendemi. Tak jarang terjadi keretakan rumah tangga karena masalah ekonomi, dan anak yang menjadi korban. Oleh karena itu untuk memperkuat survivalitas  keluarga di masa krisis ini, para ibu rumah tangga harus pandai-pandai  berhemat,  dan tentunya kreatif dalam memanfaatkan sumber daya di sekitarnya untuk dijadikan tambahan penghasilan dan bisa membantu ekonomi keluarga.

Sejalan dengan itu, Minggu (29 SAgustus 2021) Tim PPM dari Prodi Pendidikan Seni Rupa UNY diketuai Dwi Retno Sri Ambarwati, M.Sn, dan anggota terdiri dari Dr. Hajar Pamadhi, M.A (Hons), Drs. mardiyatmo, M.Pd.,  Eni Puji Astuti, M.Sn., dan Arsianti latifah, M.Sn.  akan mengajak para ibu rumah tangga yang terdampak pandemi untuk berkreasi memanfaatkan barang bekas dan limbah rumah tangga, menjadi benda-benda  bernilai estetika dan ekonomi, dengan menggandeng Owner Menik2 Craft Kristianti Dwi Wulansari, S.Pd. utk membagikan pengalaman dan ketrampilannya dalam menjalankan usaha craft dari bahan limbah Aneka wadah bekas apapun dengan sentuhan tangan kreatif bisa dibuat menjadi produk bernilai estetika dan ekonomi, seperti boneka, miniatur makanan, celengan, hiasan dekorasi, alat peraga., dll.

Jadi jangan buang wadah2 bekas. Ciptakan produk2 lucu cantik imut dari botol air mineral, wadah es krim, kemasan bekas dll dg bahan kain felt. Hasilnya bisa dipasarkan dan menjadi sumber penghasilan. Ini juga bisa menjadi solusi masalah lingkungan sesuai prinsip reduce, reuse, and recycle dalam pengolahan limbah.(drsa)

Tags: SDGs 5 : Kesetaraan GenderSDGs 1 : Tanpa Kemiskinan
Categories: Berita Lain

GAGAS PROGRAM PRA – NIKAH BERBASIS KESETARAAN GENDER, MAHASISWA P.IPS FIS UNY RAIH PENGHARGAAN EMAS DI WYIIA 2021

Berita FIS - Tue, 2021-09-07 10:20

Perkawinan merupakan sebuah kontrak antara dua orang pasangan yang terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dalam posisi yang setara. Seorang perempuan sebagai pihak yang
sederajat dengan laki-laki dapat menetapkan syarat-syarat yang diinginkan sebagaimana juga laki-laki. Perkawinan secara mendasar berarti melibatkan diri dengan pembicaraan mengenai
kasih sayang (mawaddah wa rahmah), dan hal inilah yang merupakan pokok pondasi suatu perkawinan. Namun pada kenyataannya masih banyak ditemui pernikahan di Indonesia perbedaan gender sangat mempengaruhi tingkat perceraian dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ataupun diskriminasi karena gender. Berdasar hal tersebut Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) menggagas penelitian program pra nikah berbasis kesetaraan gender. Melalui penelitian tersebut berhasil mengukir prestasi diajang kompetisi inovasi mahasiswa tingkat internasional. Tim delegasi FIS UNY berhasil meraih penghargaan emas pada kompetisi World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) pada 15 – 20 Agustus 2021 lalu.
WYIIA merupakan ajang inovasi mahasiswa dalam berbagai bidang seperti pendidikan, sosial humaniora, teknologi, dan sains. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai jenjang pendidikan sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi dengan total peserta mencapai 367 tim seluruh dunia. Kompetisi inovasi tingkat dunia ini mendorong para inovator muda untuk menggagas ide dalam upaya menyelesaikan masalah dunia secara makro. Kompetisi ini diikuti oleh banyak negara dunia bahkan lebih dari 30 negara dunia beradu inovasi unggulan mulai dari Malaysia, Singapora, Thailand, India, Los Angles Amerika, Korea Selatan, Indonesia, Filipina, dan negara bagian Eropa, Amerika, dan Asia.
Tim delegasi FIS UNY menjadi salah satu finalis dalam ajang dunia ini dimana tim terdiri dari Vera Ananda Aguswati mahasiswa Pendidikan IPS 2019, Dinda Bariqul Zahfa mahasiswa Pendidikan Geografi 2019, Syarifah Nur’Aini mahasiswa Ilmu Komunikasi 2019, dan Embun Ayudya Pawestri mahasiswa Pendidikan Sosiologi 2018. Tim delegasi FIS dalam ajang ini mengusung isu pernikahan dan kesetaraan gender di Indonesia. Inovasi yang disusun adalah program pendidikan pra – nikah berbasis kesetaraan gender.
Berangkat dari keprihatinan tingginya angka perceraian dan kekerasan terhadap perempuan didalam rumah tangga. Tim ini melalukan riset awal dengan studi literatur dan menemui bahwa adanya kekerasan didalam rumah tangga dikarenakan rendahnya persiapan pernikahan dan pemahaman konsep kesetaraan gender. Oleh karena itu gagasan yang muncul adalah sertifikat pra – nikah yang digunakan sebagai syarat menikah setelah menempuh pendidikan pra-nikah berbasis kesetaraan gender.
“Pemahaman kesetaraan gender dan implementasinya di dalam pernikahan di Indonesia sangat rendah, hal ini yang mendorong kami untuk menggagas regulasi pernikahan berbasis kesetaraan gender”, jelas Vera Ananda. Tim ini juga didampingi oleh dosen pembimbing dari program studi pendidikan IPS FIS UNY, Yumi Hartati, M.Pd. Pelaksanaan kegiatan riset awal tim melakukan analisis isu, data secara literatur.  Pelaksanaan kompetisi inovasi mahasiswa ini dilakukan secara daring dengan presentasi berbahasa Inggris. Pada sesi presentasi cukup menjadi tantangan khusus bagi Vera dan tim. Namun pada penganugerahan Tim Fakultas Ilmu Sosial UNY berhasil meraih penghargaan medali emas. Vera dan tim juga berencana untuk mengembangkan gagasan sebagai rekomendasi program yang bisa dilaksanakan sebagai upaya menanamkan nilai kesetaraan gender di Indonesia dengan berkerjasama mitra instansi KOMNAS Perempuan, Kementrian Agama, dan lembaga terkait lainnya.(Yumi/Vera/Sari)

Categories: Berita Lain

ASESMEN LAPANGAN D4 AKUNTANSI FE UNY SECARA VIRTUAL

Berita AKUN FE - Fri, 2021-09-03 22:25

Fakultas Ekonomi (FE) UNY kembali menerima kunjungan asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT). Program Studi (prodi) D4 Akuntansi yang meluluskan Sarjana Terapan di bidang Akuntansi, mendapat kunjungan secara virtual dari dua asesor utusan BAN-PT, yaitu Dr. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si., Ak. dari Universitas Negeri Malang dan Iyeh Supriatna, S.E., M.Si., Ak. dari Politeknik Negeri Bandung. Kunjungan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis (28-29/6) lalu dan diterima oleh jajaran dekanat FE, koordinator dan subkoordinator, Ketua Jurusan Pendidikan Akuntansi Ani Widayati, M.Pd., Ed.D., Koorprodi D4 Akuntansi Adeng Pustikaningsih, M.Si., serta tim pendukung dari Tim Taskforce dan Unit Penjaminan Mutu FE UNY.

Acara yang dibuka oleh Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. ini juga dihadiri oleh perwakilan dosen, tendik, dan mahasiswa secara virtual.

Endang menyampaikan, prodi D4 ini memang masih baru, tapi sudah banyak hal positif yang ditemukan. "Ini adalah modal baik untuk secepatnya memacu prodi D4 Akuntansi menjadi prodi yang diperhitungkan. Kami melihat banyak kelebihan namun juga ada kekurangan," terangnya.

"Prodi bukan sebuah unit seperti fakultas. Fakultas punya sumber daya manusia, sarana prasarana. Oleh karena itu, pengembangan di prodi adalah tanggung jawab fakultas. Tugas prodi hanya di pendidikan," tambah Eny.

Dekan FE UNY Dr. Siswanto, M.Pd. menyampaikan penghargaannya kepada asesor atas berbagai masukan dan koreksi. "Di tengah perkembangan prodi ini, tentu kami membutuhkan berbagai masukan. Asesmen Lapangan ini menjadi energi positif bagi para pengelola prodi D4 Akuntansi pada khususnya dan pimpinan fakultas pada umumnya untuk terus memperbaiki kualitas di setiap aspek penilaian," kesannya. (fadhli)

Categories: Berita Lain

LULUSAN TERBAIK FE UNY PERIODE JUNI 2021, KOMPAK SAMPAI LULUS

Berita AKUN FE - Fri, 2021-09-03 22:23

Apa yang bisa terjadi kala dua orang yang bersahabat begitu kompak menjalani aktivitasnya? Ririn Susanti dan Nurul Rusmavita, dua wanita ini disatukan sejak semester pertama mereka berkuliah di FE UNY, tepatnya program studi Pend. Akuntansi S1, 2017 lalu. Jalinan persahabatan membawa mereka ke sederet tugas, rapat organisasi, hingga lomba-lomba di berbagai daerah.

Motivasi yang tinggi untuk berkuliah sudah mereka tunjukkan sejak sebelum menjadi mahasiswa. Nurul, lulusan SMK N 1 Depok, Sleman ini bahkan mendapatkan nilai 10 pada mata pelajaran Matematika di Ujian Nasional SMK. Sementara Ririn, meskipun sempat harus bekerja selama satu tahun selepas lulus SMK, tetapi pengalamannya saat ikut Lomba Cerdas Cermat Akuntansi (LCCA) serta pekerjaannya menjadi staf accounting membuat lulusan SMK N 1 Godean ini tetap termotivasi belajar mempersiapkan tes SBMPTN pada tahun berikutnya.

Keduanya memiliki tantangan yang sama kala ingin melanjutkan pendidikan, yaitu kondisi ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan. Ayah Ririn hanya seorang buruh tani, sedangkan ayah Nurul mencari nafkah sebagai seorang buruh bangunan. Kedua pasang orang tuanya sempat ragu anaknya bisa melanjutkan kuliah. Tapi berkat Bidikmisi, keduanya bisa diterima di Program Studi Pendidikan Akuntansi FE UNY.

Pertemuan Ririn dan Nurul di UNY sudah terjadi sebelum mereka menjadi mahasiswa di FE UNY. Kala masih duduk di bangku SMK, mereka beberapa kali dipertemukan dalam lomba bidang keahlian Akuntansi. Berada di satu kelas yang sama, keduanya kemudian menjalin persahabatan. Mereka sama-sama bergabung di kepengurusan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi (Hima Diksi).

Ririn mengisahkan, saat mereka menjadi panitia lomba di FE UNY, mereka mendapat info adanya lomba di kampus lain. Mereka pun mengikuti lomba di kampus itu sebagai satu tim dengan tujuan mempromosikan lomba yang mereka adakan sendiri kepada peserta lainnya di kampus tersebut. Sejak saat itu, setidaknya lima prestasi di lomba bidang akuntansi tingkat nasional berhasil mereka raih dalam kurun waktu hampir 3 tahun bekerjasama sebagai tim.

Kejutan mencuat di akhir masa studi saat mereka wisuda secara bersamaan pada periode Juni 2021, dengan perolehan yang sama persis, yakni 3,93. Menanggapi hal ini, baik Nurul dan Ririn mengaku terkejut. Ririn meyakini, prestasi ini tentu sudah Kehendak Yang Maha Kuasa. “Jika kita menemukan orang yang tepat untuk berkolaborasi pada waktu yang tepat maka bisa saja akan membawa pada hasil yang tepat pula,” ujarnya.

Selamat dan sukses!

Categories: Berita Lain

JAIRUS DKK. GAET SILVER MEDAL LEWAT KARYA SINEASHUB

Berita AKUN FE - Fri, 2021-09-03 22:15

Tim mahasiswa UNY yang terdiri dari Jairus Asher Purdy (program studi D4 Manajemen Pemasaran 2020), Bestiana Sekti Winahyu (D4 Administrasi Perkantoran 2020), Fikria Reza Pratama (S1 Pendidikan Teknik Mekatronika 2019), Herlina Ayuni Sani (D4 Akuntansi 2019), dan Laela Indah Pratiwi (D4 Manajemen Pemasaran 2019) berhasil membawa gagasan mereka berjudul SineasHub pada raihan Silver Medal di ajang bisnis plan.

Dalam ajang bertajuk Indonesia Education International Innovative Competition (IEI2C) 2021 yang diselenggarakan Sabtu hingga Minggu (19-20/6), Jairus dkk. membawakan karya "Empowerment of Creative Industry Human Resources through the SineasHub Website".

"SineasHub berfungsi sebagai wadah media perfilman Indonesia. Website ini dirancang menampung dan menyalurkan aktivitas perfilman yang ada di Indonesia melalui satu platform," urainya. (fadhli)

Categories: Berita Lain

TIM UNY RAIH GOLD MEDAL IEI2C 2021

Berita AKUN FE - Fri, 2021-09-03 22:13

Merokok menjadi salah satu bentuk kecanduan yang diidap sebagian penduduk Indonesia. Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, pada tahun 2018 setiap perokok di Indonesia rata-rata mengonsumsi 12,3 batang per hari. Selain kecanduan, badan kesehatan dunia WHO menyatakan jutaan perokok juga ternyata memiliki kebiasaan membuang puntung rokok secara sembarangan. Hal ini tentunya berbahaya bagi lingkungan sekitar. Ini mendorong sekelompok mahasiswa UNY untuk berinovasi mengendalikan dan memanfaatkan puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Sailendra Pangesti, mahasiswa prodi S1 Akuntansi angkatan 2019, bersama timnya yang terdiri dari Reno Nurdiyanto (Pendidikan Fisika 2017), Musa Beni Ricardo Aruan (Pendidikan Teknik Mekatronika 2018), Enggal Pangestu (Sastra Inggris 2018), dan Machlisatul Qolbiyah (Kimia 2017), bertarung dalam Indonesian Education International Innovative Competition (IEI2C) 2021 yang diselenggarakan 19-20 Juni 2021 lalu.

Membawakan gagasan berjudul "Smart Cigarette Bin: Arduino Based Biopesticide with The Utilization of Cigarette Stub Litter", mereka menempati peringkat 6 dan berhak membawa pulang Gold Medal dalam ajang yang diselenggarakan oleh Indonesian Federation Publisher of Research Innovation (IFPRI) ini. Alat ini dirancang untuk memanfaatkan tembakau yang tersisa dari puntung rokok sebagai biopestisida yang bermanfaat bagi pertanian. (fadhli)

Categories: Berita Lain

Produk inovasi mahasiswa PKM-KC untuk belajar kosakata bahasa Inggris ramah difabel (SOLAR)

Berita PBI FBS - Fri, 2021-09-03 17:11

Kelompok PKM-KC yang terdiri 5 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris membuat sebuah inovasi bernama “SOLAR (SMART VOCABULARY): Penerapan Free Augmented Reality, Smart Assistant dan Grammar Checker di Aplikasi Translator Ramah Difabel.” Kelima mahasiswa tersebut yaitu Krisanti Diaz Ayuni, Isna Rosalina, Tasya Amanda Akbar, Rica Lara Adelia, dan Hafidz Akbar. Aplikasi ini menggunakan Augmented Reality, Smart Assistants, Automatic Voice Answer, dan Braille Keyboard, sehingga aplikasi ini dapat membantu pelajar  dengan low vision atau tunanetra.

Categories: Berita Lain

YUDISIUM Periode II Bulan Agustus 2021, Waktu Yang Tepat

Berita FIK - Fri, 2021-09-03 10:21

Bulan Agustus ini sedikit berbeda dari bulan-bulan sebelumnya, karena FIK melaksanakan 2 periode Yudisium. Yang pertama 16 Agustus lalu, dan yang kedua inilah adalah waktu yang tepat untuk mahasiswa yang telah lulus untuk mempersiapkan studi lanjut.

Yudisium dilaksanakan daring, bahkan pimpinan Jurusan dan Prodi juga mengikuti kegiatan ini secara online, hanya Dekan dan Wakil Dekan juga petugas pelaksana Yudisium yang berkegiatan luring di GPLA FIK pada Sabtu (28/8).

Jumlah total peserta Yudisium 10 mahasiswa, mereka terdiri dari 2 mahasiswa Prodi S1 PJKR, 2 mahasiswa Prodi S1 PKO, 2 Mahasiswa Prodi S1 IK dan 4 mahasiswa dari Prodi PGSD Penjas. Semangat mereka mengikuti Yudisium cukup tinggi mengingat hanya jumlah kecil saja yang menjadi peserta Yudisium, namun tidak menyurutkan keinginan mahasiswa untuk segera menyelesaikan studinya.

Dalam sambutannya, Dekan FIK UNY, Prof. Wawan S. Suherman, M.Ed. mengajak kita semua untuk selalu bersyukur atas nikmat sehat yang Tuhan berikan hingga saat ini. Yudisium adalah akhir mahasiswa studi di UNY, diharapkan mahasiswa tidak langsung berpuas diri, namun tetap berusaha memantaskan dan memantapkan pengetahuan dengan studi lanjut lagi. UNY akan membuka Program Magister intake Februari sebentar lagi, diharapkan mahasiswa lulusan S1 bisa terus melanjutkan studi di FIK UNY. Tak lupa Dekan juga berterimakasih kepada para orangtua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di FIK UNY hingga mereka lulus, pungkasnya. (PD)

Tags: Yudisium Agustus 2021berita FIK 2021Berita FIK UNY 2021
Categories: Berita Lain

YUDISIUM Periode II Bulan Agustus 2021, Waktu Yang Tepat

Berita PKR FIK - Fri, 2021-09-03 10:21

Bulan Agustus ini sedikit berbeda dari bulan-bulan sebelumnya, karena FIK melaksanakan 2 periode Yudisium. Yang pertama 16 Agustus lalu, dan yang kedua inilah adalah waktu yang tepat untuk mahasiswa yang telah lulus untuk mempersiapkan studi lanjut.

Yudisium dilaksanakan daring, bahkan pimpinan Jurusan dan Prodi juga mengikuti kegiatan ini secara online, hanya Dekan dan Wakil Dekan juga petugas pelaksana Yudisium yang berkegiatan luring di GPLA FIK pada Sabtu (28/8).

Jumlah total peserta Yudisium 10 mahasiswa, mereka terdiri dari 2 mahasiswa Prodi S1 PJKR, 2 mahasiswa Prodi S1 PKO, 2 Mahasiswa Prodi S1 IK dan 4 mahasiswa dari Prodi PGSD Penjas. Semangat mereka mengikuti Yudisium cukup tinggi mengingat hanya jumlah kecil saja yang menjadi peserta Yudisium, namun tidak menyurutkan keinginan mahasiswa untuk segera menyelesaikan studinya.

Dalam sambutannya, Dekan FIK UNY, Prof. Wawan S. Suherman, M.Ed. mengajak kita semua untuk selalu bersyukur atas nikmat sehat yang Tuhan berikan hingga saat ini. Yudisium adalah akhir mahasiswa studi di UNY, diharapkan mahasiswa tidak langsung berpuas diri, namun tetap berusaha memantaskan dan memantapkan pengetahuan dengan studi lanjut lagi. UNY akan membuka Program Magister intake Februari sebentar lagi, diharapkan mahasiswa lulusan S1 bisa terus melanjutkan studi di FIK UNY. Tak lupa Dekan juga berterimakasih kepada para orangtua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di FIK UNY hingga mereka lulus, pungkasnya. (PD)

Tags: Yudisium Agustus 2021berita FIK 2021Berita FIK UNY 2021
Categories: Berita Lain

FIK Meluluskan 105 Wisudawan pada wisuda Agustus 2021

Berita FIK - Fri, 2021-09-03 09:33

Pandemi Covid-19 masih saja bercokol di bumi Indonesia, membuat seluruh gerak dan usaha manusia terhambat, pun acara Wisuda yang dilaksanakan Sabtu, (28/8) masih dilaksanakan secara daring. Peserta Wisuda Agustus ini sebanyak 105 wisudawan dari 5 Prodi yang ada di FIK UNY.

S3 IK sebanyak 20 wisudawan, S1 IK sebanyak 3 wisudawan, PJKR sebanyak 40 wisudawan, PGSD Penjas sebanyak 27 wisudawan, dan PKO sebanyak 15 wisudawan.

Setelah prosesi di Auditorium UNY yang melibatkan seluruh wisudawan dari 7 Fakultas dan PPs, wisudawan diarahkan untuk bergabung dengan Fakultasnya masing-masing untuk diberikan ucapan selamat oleh Dekan dan pimpinan Fakultas masing-masing. (PD)

Tags: wisuda 2021Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021
Categories: Berita Lain

FIK Meluluskan 105 Wisudawan pada wisuda Agustus 2021

Berita PKR FIK - Fri, 2021-09-03 09:33

Pandemi Covid-19 masih saja bercokol di bumi Indonesia, membuat seluruh gerak dan usaha manusia terhambat, pun acara Wisuda yang dilaksanakan Sabtu, (28/8) masih dilaksanakan secara daring. Peserta Wisuda Agustus ini sebanyak 105 wisudawan dari 5 Prodi yang ada di FIK UNY.

S3 IK sebanyak 20 wisudawan, S1 IK sebanyak 3 wisudawan, PJKR sebanyak 40 wisudawan, PGSD Penjas sebanyak 27 wisudawan, dan PKO sebanyak 15 wisudawan.

Setelah prosesi di Auditorium UNY yang melibatkan seluruh wisudawan dari 7 Fakultas dan PPs, wisudawan diarahkan untuk bergabung dengan Fakultasnya masing-masing untuk diberikan ucapan selamat oleh Dekan dan pimpinan Fakultas masing-masing. (PD)

Tags: wisuda 2021Berita FIK UNY 2021berita FIK 2021
Categories: Berita Lain

Peksi Repellent Machine : Alat Pengusir Burung Buatan Mahasiswa UNY

Berita FMIPA - Wed, 2021-09-01 22:02

Penurunan hasil panen padi di beberapa daerah mengalami penurunan. Salah satunya dirasakan oleh Mudiyono, anggota Kelompok Tani Sido Rukun di Dusun Padangan, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta. Menurut penuturan Mudiyono, penurunan pendapatan tersebut disebabkan oleh serangan burung  yang memakan bulir padi yang sudah memasuki masa masak susu kurang lebih rata-rata sebanyak 5 gram sehari. 
Metode yang dipraktikkan dalam upaya pengusiran serangan hama burung oleh petani sejauh ini sebatas penggunaan jaring-jaring dan pemanfaatan orang-orang sawah. Akan tetapi, metode ini dipandang tidak efektif dan efisien sebab membutuhkan waktu penjagaan yang tidak sedikit juga serangan hama burung yang sangat variatif.
Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh Mudiyono tersebut, maka mahasiswa UNY yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) membuat alat pengusir burung yang diberi nama “Peksi Repellent Machine”. Para mahasiswa tersebut yaitu Leni Widyastuti (Biologi), Nur Intan Permatasari (Biologi), R. Muhammad Ferry Fadly (Pendidikan Teknik Mesin), Abdul Rosyid Hidayatullah (Fisika), Hidayati Nur Hakimah (Pendidikan Ekonomi) dengan dosen pendamping Ariadie Chandra Nugraha, MT.
Leni Widyastuti menjelaskan, kata Peksi  berasal dari Bahasa Jawa yang berarti burung. Jadi alat Peksi Repellent Machine  ini memang dibuat untuk mengusir hama burung.  Dalam rancang bangun alat ini, kami memperhatikan ilmu sains yang ada diantaranya memperhitungkan jangkauan alat yaitu jangkauan sensor dan jangkauan speaker. Selain itu juga memperhitungkan daya alat.
“Jika alatnya di ON kan menggunakan aplikasi, maka alat tersebut dapat mendeteksi  burung menggunakan sensor  RCWL. Sensor ini merupakan  microwave motion sensor  yang dapat mendeteksi keberadaan burung dengan mengirimkan gelombang mikro. Sensor ini mendeteksi  keberadaan burung menggunakan pergerakan burung yang mampu mengubah  sinyal yang diterima oleh sensor ini”, lanjutnya. 
Selanjutnya, tambah Leni,  alat akan mengeluarkan suara ultrasonik. Di samping hal tersebut, ketika alat mendeteksi burung, maka alat tersebut akan melaporkan sebuah notifikasi ke telegram. Jadi untuk pemantauannya menggunakan telegram. 
“Kami membuat buku panduan untuk mempermudah pengoperasiannya, sehingga petani mudah mengoperasikan alat tersebut”, terangnya . (witono)

Categories: Berita Lain

Menyambut Mahasiswa Baru di PKKMB Biennouvé 2021

Berita PBP FBS - Wed, 2021-09-01 09:35

Di semester yang baru, jurusan Pendidikan Bahasa Prancis UNY kedatangan keluarga baru dari angkatan 2021. Penyambutan terhadap keluarga baru ini dilaksanakan melalui kegiatan PKKMB jurusan, yakni Biennouvé yang memang rutin diadakan setahun sekali untuk menyambut bergabungnya mahasiswa baru.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis (26/08/2021) dimulai dengan sapaan dengan MC, Bestin Yuannisa Goliz (2020) dan Fadel Muhammad (2020) pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan berlanjut ke pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya dan disambung dengan sambutan dari ketua panitia (Shasi Deshinta Putri, 2020), ketua himpunan (Oka Reynaldi Akbar, 2019), satuan tugas (Dr. Tri Kusnawati, S.Pd., M.Hum.), dan ketua jurusan (Dr. Dra. Roswita Lumban Tobing, M.Hum.)

Satu dari empat komunitas Pendidikan Bahasa Prancis UNY, Jolie Danse, tampil sebagai penghibur pertama dengan menampilkan salah satu lagu yang dipopulerkan oleh GOT7, berjudul Just Right. Setelah penampilan Jolie Danse, para mahasiswa baru angkatan 2021 diajak berkeliling ke lokasi perkuliahan di kampus secara virtual melalui video PBP Tour yang dipandu oleh Lulu Nurmalitasari (2020). Usai penayangan PBP Tour, Maintenant menampilkan Zahida Aine Hawwa (2020) memberikan penampilan berupa storytelling berbahasa Prancis.

Acara memasuki kegiatan inti, yakni pemaparan materi yang disampaikan oleh salah satu dosen pengajar Pendidikan Bahasa Prancis, Monsieur Andi Mustofa, S.Pd.,M.A., yang memberikan materi mengenai pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Prancis, bagi para mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dengan suasana pembelajaran sebagai mahasiswa bahasa Prancis.

Sesi materi oleh salah satu dosen Pendidikan Bahasa Prancis UNY, Monsieur Tofa, mengenai pembelajaran bahasa Prancis sebagai bahasa asing. Ada juga penerangan mengenai pertukaran pelajar yang disampaikan oleh Kak Tema Chonania (2017) yang dirasakannya pada tahun 2019-2020 di Sevilla, Spanyol.

Dilanjut dengan penayangan video Bonjour HIPER yang dipandu oleh Alam Persada Nusantara (2020). Video tersebut mengenalkan mahasiswa baru 2021 untuk selangkah lebih dekat dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis UNY yang akrab disebut HIPER. Bonjour HIPER memperkenalkan 6 departemen dan tugas-tugasnya yang berada di dalamnya, yakni Pengurus Inti, Depmaskom, Bakri, Soskesma, Kaderisasi, dan PSDM.

Di penghujung acara, Bestin dan Fadel selaku Master of Ceremony membuat kejutan dengan mengumumkan Daffa Sayoga (Gugus Cannes, 2021) dan Maria Panela Mentari (Gugus Avignon, 2021) sebagai king and queen di PKKMB Biennouvé 2021. Usai pengumuman king and queen, Hipercoustique membawakan tiga lagu sebagai penampilan akhir dari komunitas HIPER. Akhir kegiatan PKKMB Biennouvé 2021 ditandai dengan sesi foto bersama. Bienvenue à tous !

(Alya Fadiyah, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis Angakatan 2020)

Categories: Berita Lain

PRODI PENDIDIKAN SOSIOLOGI MENGADAKAN ACARA PELEPASAN DAN PENERJUNAN MAHASISWA PESERTA KEGIATAN BELAJAR DI LUAR KAMPUS

Berita SOSIO FIS - Mon, 2021-08-30 23:13

Semester Gasal 2021/2022 Prodi Pendidikan Sosiologi secara keseluruhan telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), salah satunya dengan membuka kesmepatan kepada mahasiswa untuk melaksanakn kegiatan belajar di luar kampus (KBLK). Kegiatan belajar di luar kampus ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa menimba ilmu dan pengalaman dari luar prodi, baik di perguruan tinggi, masyarakat, maupun lembaga mitra. Setelah sebelumnya tim MBKM prodi melakukan seleksi kepada mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan belajar di luar kampus, kemudian diperoleh beberapa nama mahasiswa yang lolos seleksi dalam kegiatan belajar di luar kampus. Kegiatan belajar di luar kampus yang diikuti mahasiswa terdapat dua skema, yaitu skema kegiatan yang berasal dari program Kemdikbudristek seperti Kampus Mengajar Tahap 2, Pertukaran Mahasiswa Merdeka, dan Kegiatan Magang Bersertifikat, dan skema kegiatan yang dilakukan oleh prodi. Terdapat 35 mahasiswa peserta KBLK dari Prodi Pendidikan Sosiologi, yang tersebar dalam 11 lembaga mitra, 38 kegiatan, dengan 6 bentuk kegiatan di luar kampus yaitu Asistensi Mengajar, Membangun Desa, Penelitian, Kegiatan Magang, Pertukaran Pelajar, dan Proyek Kemanusiaan.

Mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan belajar di luar kampus mulai dari akhir Agustus sesuai dengan timeline yang telah ditentukan pada masing-masing kegiatan. Sebelum pelaksanaan, Prodi Pendidikan Sosiologi terlebih dahulu mengadakan Pelepasan dan Penerjunan Mahasiswa KBLK pada hari Kamis, 26 Agustus 2021 pukul 09.00 WIB. Kegiatan penerjunan dan pelepasan ini tidak semata bermakna seremonial saja, namun bertujuan untuk mempertemukan mahasiswa, prodi, dan mitra MBKM untuk dapat berkomunikasi dan berdiskusi secara bersama-sama. Selain itu, acara pelepasan dan penerjunan juga menjadi sarana bagi pihak prodi untuk “menyapa” lembaga mitra, yang telah bersedia menerima mahasiswa Pendidikan Sosiologi melaksanakan kegiatan belajar di luar kampus di lembaga atau masyarakat tersebut. Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik yang sekaligus secara simbolis melepasakan mahasiswa peserta KBLK, Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Ilmu Sosial, lembaga mitra yang terdiri dari  Prodi Pendidikan Sosiologi dan ANtropologi UNP, Prodi Pendidikan Sosiologi UM, Department of Social Studies and Citizenship, Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia, Dusun Tulasan, Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro Bantul DIY, SD N Tambaksari Kebumen Jawa Tengah, SD N Rogoyudan Mlati Sleman DIY, SD N Bronggang Baru Cangkringan Sleman DIY, Yayasan Solidaritas Perempuan Kinasih, Jaringan Semua Murid Semua Guru, dan Yayasan Hoshizora, serta seluruh  dosen Prodi Pendidikan Sosiologi dan mahasiswa peserta KBLK.

Melalui acara penerjunan dan pelepasan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk Prodi Pendidikan Sosiologi menjalin kerja sama dengan lembaga mitra, serta menjadi penyemangat mahasiswa melaksanakan kegiatan belajar di luar kampus.

Categories: Berita Lain

MAHASISWA SOSIOLOGI BUAT APLIKASI PELAPORAN KEKERASAN GENDER RAIH MEDALI PERAK AJANG INTERNASIONAL

Berita SOSIO FIS - Mon, 2021-08-30 22:25

Program studi pendidikan sosiologi kembali mengukir prestasi pada ajang inovasi mahasiswa tingkat dunia World Youth Invention And Inovation Award (WYIIA) yang diselenggarakan oleh International Youth Saintis Asociation (IYSA) pada 15 – 20 Agustus 2021.

Pada tahun ini Program Studi Pendidikan Sosiologi UNY mendelegasikan 2 tim dengan mengusung isu gender khususnya kekerasan berbasis gender onlien (KBGO) sebagai studi utama dalam menyusun inovasi yang telah dikompetisikan. Pada ajang ini tim berhasil meraih pengharagaan medali perak.

Tim prodi Pendidikan Sosiologi UNY terdiri dari Anisa Nurul Chusna (2019) dan Embun Ayudya (2018) dengan didampingi dosen pembimbing prodi yakni Ibu Sasiana Gilar Apriantika, S.Pd.,M.A. Berangkat dari keprihatinan meningkatnya angka kasus KBGO di Indonesia Anisa dan Tim melakukan riset studi literatur untuk melihat bagaimana Indonesia menganggapi kasus ini.

Kasus KBGO tidak hanya menyerang perempuan pengguna sosial media saja, melainkan juga laki – laki. Kekerasan yang dilakukan umumnya berupa sexisme, perundungan fisik (bullying), bahkan kekerasan seksual berupa ajakan dan ancaman. KGBO bukan lagi menjadi kasus yang dapat di tangani melalui UU ITE saja namun haru secara masif melalui pengenaan pasal berlapis.

Akan tetapi pada kenyataanya Indonesia masih belum waspada dan mempersiapkan penindakan lebih lanjut mengenai kasus KBGO di dunia maya. Pengguna sosial media selalu dirudung ketakutan dan menurunkan tingkat rasa aman dari pengguna itu sendiri. Selain itu pelaporan KBGO di Indonesia juga belum terfasilitasi dengan baik sehingga banyak korban memilih untuk tidak melaporkan atau bahkan tidak tahu dimana harus melaporkan KBGO yang mereka alami.

Berangkat dari riset awal tebtang KBGO Anisa dan tim menyusun platform pelaporan kasus yang dapat digunakan dan diakses secara umum oleh masyarakat dengan sistem user safety. Aplikasi yang mereka susun bernama PRO-APPS. Pro-Apps disusun untuk menjadi platrform pelaporan yang mudah.

“beberapa platfrom pelaporan KBGO tidak menindak kasus lebih dalam, biasanya terlalu rumit bagi pengguna sehingga beberapa korban memilik tidak melapor. Ini yang menjadi fokus konsentrasi kami dalam menyusun gagasan” jelas Anisa

Penyusunan aplikasi ini selain bertujuan untuk memberikan akses laporan tapi juga menyediakan fitur literasi statistik dari angka KBGO di Indoensia. PRO – APPS dapat melaporkan kasus dari berbagai sosial media melalui satu pintu. Sistem user safety dari aplikasi ini juga memberikan logo pada laman profil pengguna sehingga menjadi tanda bahwa pengguna sosial media telah terlindungi oleh PRO – APPS.

Pada pelaksanaan kompetisi Anisa dan Tim juga berkolaborasi dengan mahasiswa dari prodi lain yakni Kurnia Nur Lailah (2019) mahasiswa prodi geografi, Indyra Yasmin (2020) mahasiswa prodi Ilmu Sejarah, dan Nurhasanah (2019) mahasiswa prodi PKNH.

Hasil kompetisi inovasi ini, Anisa dan tim berhasil meraih penghargaan medali perak dalam kategori riset dan inovasi bidang sosial humaniora. Tim ini juga berencana untuk mengembangkan inovasi melalui pengajuan kerjasama dengan pihak yang berwenang.

 

Categories: Berita Lain

ANGKAT ISU GENDER TIM MAHASISWA SOSIOLOGI UNY RAIH MEDALI EMAS DAN SPESIAL AWARD KOMPETISI INTERNASIONAL

Berita SOSIO FIS - Mon, 2021-08-30 22:21

Tim mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), berhasil meraih medali emas dan special award Macadonia pada kompetisi inovasi mahasiswa World Youth Innvention and Inovation Award (WYIIA) secara daring pada 15 – 20 Agustus 2021.

WYIIA merupakan ajang inovasi mahasiswa dalam berbagai bidang seperti pendidikan, sosial humaniora, teknologi, dan sains. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai jenjang pendidikan sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi dengan total peserta mencapai 367 tim seluruh dunia. Kompetisi inovasi tingkat dunia ini mendorong para inovator muda untuk menggagas ide dalam upaya menyelesaikan masalah dunia secara makro.

Kompetisi ini diikuti oleh banyak negara dunia bahkan lebih dari 30 negara dunia beradu inovasi unggulan mulai dari Malaysia, Singapore, Thailad, India, Los Angles Amerika, Korea Selatan, Indonesia, Filiphina, dan negara bagian Eropa, Amerika, dan Asia.

Tim mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi menjadi salah satu finalis dalam ajang dunia ini dimana tim ini terdiri dari Irfan Hermawan (2019), Mirdayanti (2020), Puja Agung (2019),  Embun Ayudya (2018) dan Masud Hamdani (2019) dari prodi Ilmu Komuinkasi. Tim ini mengusung isu gender berangkat dari keprihatinan mereka melihat rendahnya literasi gender di Indonesia yang berdampak dan berkolerasi pada tingginya angka kekerasan pada perempuan, pembatasan akses, rendahnya kulitas pernikahan, dan dominasi gender yang mengancam keberlangsungan pembangunan di Indonesia dari berbagai sektor.

Irfan dan tim merasa bahwa Indonesia belum memiliki platfrom edukasi tenang gender yang dapat diakses secara umum, Irfan juga merasa bahwa solusi dan sosialisasi yang ditawarkan bersifat eklusif bahkan tidak banyak membeirkan keefektifan secara nyata pada perubahan masyarakat. Oleh karena itu Irfan dan Tim membuat inovasi berupa aplikasi berbasis literasi gender. Aplikasi disusun selain bertujuan mengencarkan literasi gender juga ditujukan untuk masyarakat yang akan menikah sebagai edukasi atau pendidikan pra – nikah. Dalam kajian yang dilakukan oleh Irfan dan tim menunjukan bahwa pernikahan menjadi muara dari munculnya masalah ketidaksertaraan gender sehingga solusi paltform edukasi gender pra – nikah menjadi hal yang krusial.

“Menurut saya, orang – orang yang akan menikah harus di edukasi mengenai kesetaraan gender, hal ini penting karena hampir 65% kekerasan terjadi didalam keluarga, tentu saja keluarga terbentuk dari adanya pernikahan” jelas Irfan

Tim mahasiswa pendidikan sosiologi UNY pada kompetisi ini menghasilkan aplikasi “MARY–U”. Aplikasi MARY–U menyediakan banyak media untuk menyajikan literasi gender dalam berbagai bentuk mulai dari visual artikel, audio podcast, dan video movie. Layanan yang disediakan dalam aplikasi ini selain tentang literasi gender juga memberikan fitur kehidupan pranikah seperti kesehatan reproduksi, perencanaan, finansial, bahkan parenting.

Aplikasi yang dikemas dengan modern dan fitur yang bervariasi juga menjadi strategi sasaran pengguna secara luas mulai dari anak muda hingga masyarakat yang akan menikah.

Pada pelaksanaan kompetisi Irfan dan tim mempresentasikan inovasi yang mereka susun dalam bahasa inggris. Juri yang menilai projek Irfan dan Tim bersalah dari negara Malaysia dan Turki hal ini cukup menjadi tantangan khusus bagi tim.

Namun pada malam penganugerahan Tim mahasiswa prodi Sosiologi UNY berhasil meraih penghargaan Medali Emas dan Penghargaan Khusus dari Macadonia.

Irfan juga mengemukakan bahwa aplikasi ini akan dikembangkan dan bekerjasama dengan instansi yang berwenang seperti KOMNAS Perempuan, Kementrian Sosial dan lembaga yang dapat mendukung realisasi dari aplikasi yang mereka susun.

Categories: Berita Lain

PKKMB PRODI PENDIDIKAN SEJARAH TAHUN 2021 “MEMBANGUN KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI PENGEMBANGAN SEJARAH”

Berita SEJARAH FIS - Sat, 2021-08-28 21:50

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Pendidikan Sejarah tahun 2021 digelar secara virtual melalui Zoom. Acara ini dilaksanakan pada hari Jumat, 27 Agustus 2021 dengan mengusung tema besar “Membangun Karakter Kebangsaan Melalui Pengembangan Sejarah”. PKKMB merupakan sebuah kegiatan wajib yang dilaksanakan dalam rangka mengenalkan kehidupan. perkuliahan kepada mahasiswa baru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, PKKMB merupakan rangkaian acara yang wajib diikuti Maba mulai dari tingkat Universitas, Fakultas, dan Program Studi. Sungguhpun telah mengikuti rangkaian PKKMB mulai dari tingkat universitas hingga prodi, namun mahasiswa baru Pendidikan Sejarah tampak sangat antusias dan semangat dalam mengikuti acara tersebut.

Acara dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya di awal kegiatan. Lagu kebangsaan ini diputar dengan khidmat sehingga pada awal kegiatan, para dosen, panitia, dan maba terpantik semangat nasionalisme-nya setelah mendengarkan lagu tersebut. Selanjutnya, acara PKKMB Prodi Pendidikan Sejarah secara resmi dibuka oleh Koordinator Jurusan Prodi Pendidikan Sejarah, Dr. Zulkarnain, M.Pd. Pada sambutannya, Dr. Zulkarnain secara khusus menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru dan berpesan agar mahasiswa baru segera beradaptasi dengan kegiatan seputar perkuliahan, sehingga dapat mengembangkan potensinya secara maksimal.

Selanjutnya, acara inti pada kegiatan PKKMB Prodi Pendidikan Sejarah adalah Talkshow dengan Dr. Zulkarnain, M.Pd dan Dr. Rhoma Dwi Aria Yuliantri, M.Pd. Dua pembicara diatas memaparkan materi yang berbeda, Dr. Zulkarnain selaku Koorprodi menjelaskan seputar profil Prodi Pendidikan Sejarah, sedangkan Dr. Rhoma Dwi Aria Yuliantri, M.Pd menyampaikan materi dengan judul “Sejarah, Narasi Penguasa?” Kedua judul tersebut sangat menarik mahasiswa baru, sehingga dalam talkshow tersebut diskusi interaktif dengan mahasiswa baru terjalin dengan baik. Pada siang hari setelah Ishoma, acara dilanjutkan dengan Aksi Maba, berupa presentasi poster terbaik dari beberapa mahasiswa baru. Selain itu, ada pula sesi Ice Breaking yang sangat seru, berupa tebak gambar pahlawan nasional. Acara tersebut ditutup pada pukul 14.30 WIB dengan sesi foto bersama. (kresna)

 

Bahasa Bahasa Indonesia
Categories: Berita Lain

Webinar Kemendikbud x UI x Adobe x Bumilangit yang bertajuk "Technology and Creative Education"

Berita FBS - Sat, 2021-08-28 12:27
Keterangan Sumber Foto: Webinar Kemendikbud x UI x Adobe x Bumilangit yang bertajuk "Technology and Creative Education"

Memanggil semua insan kreatif Indonesia!
Penasaran ngga sih, gimana jadinya di masa kini, teknologi bisa bersatu dalam edukasi kreatif? Nah, buat yang penasaran...
Yuk ikuti acara Webinar Kemendikbud x UI x Adobe x Bumilangit yang bertajuk "Technology and Creative Education"! Menghadirkan Dr. Hilmar Farid sebagai keynote; serta para pembicara keren seperti Prof. Dr. rer, nat, Abdul Haris M (Vice Rector of Academics and Student Affairs, Universitas Indonesia), F. Astha Ekadiyanto (Director of Center for Independent Learning Universitas Indonesia), Dr. Tim Kitchen (Adobe Senior Education Specialist), dan Agung Rachmawan (VP Licensing & Merchandising Bumilangit Entertainment).
.
Catet nih tanggalnya!
 Selasa, 31 Agustus 2021
 13.00 WIB
 Live at Zoom
.
Sungg daftar yuk, gaes! Dapatkan benefit berupa e-certificate dan penawaran menarik lainnya!
Daftar di : bit.ly/WebinarTechnologyandCreativeEducation
.

#bumilangit #jagoanindonesia #webinar #adobe 

Lihat Lebih Sedikit

Categories: Berita Lain

PKKMB Daring Jurusan Pendidikan Seni Rupa

Berita FBS - Sat, 2021-08-28 12:25
Keterangan Sumber Foto: PKKMB Daring Jurusan Pendidikan Seni Rupa

PKKMB DARING 2021

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru tahun 2021Jurdik Seni Rupa, dengan acara penyambutan Mahasiswa Baru dan perkenalan dengan para dosen.

Sayang acaranya barengan dg workshop Fakultas jadi tak banyak dosen yg hadir, kalaupun hadir hrs berbagi telinga pakai 2 devices.

Categories: Berita Lain

Peningkatan Kerjasasama- Dosen Pendidikan Geografi UNY Menjadi Pemateri Webinar dalam Tema SDGs di UPSI, Malaysia

Berita GEO FIS - Sat, 2021-08-28 11:51
Dr. Nurul Khotimah, M.Si salah satu dosen Pendidikan Geografi UNY menjadi pembicara dalam webinar Pemulihan Ekosistem (Reimagine, Recreate, Restore) yang diselenggarakan pada tanggl 5 Juni 2021 oleh  Jabatan Geografi dan Alam Sekitar (JGAS) Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program eksplorasi SDGs antar kedua negara Malaysia dan Indonesia dan bagian dari kerjasama antar Pendidikan Geografi UNY dan JGAS UPSI. Topik materi yang dipaparkan oleh Dr. Nurul Khotimah, M.Si adalah Potential of Coastal Ecosystem for Ecotourism. Ekosistem Pesisir sangat penting untuk mendukung keanekaragaman hayati yang tinggi, juga sebagai penopang interaksi antar habitat laut dan darat.
 
Categories: Berita Lain

Pages