Subscribe to Berita PPs feed
Updated: 5 days 2 hours ago

Webinar Literasi Keuangan “Cerdas dan Bijaksana Berinvestasi di Era Revolusi Industri 4.0”

Tue, 2021-11-30 14:31

Pengetahuan akan pengelolaan keuangan sangat penting bagi seseorang agar keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan bisa dilakukan. Kegiatan Webinar Literasi Keuangan yang diselenggarakan oleh KMP PPs UNY ini terbuka untuk mahasiswa Pascasarjana dan masyarakat umum, bertujuan agar audiens dapat mengelola keuangan pribadi secara bijak. Hal ini karena membelanjakan uang atas dasar kebutuhan membutuhkan suatu pemahaman. Terlebih zaman sekarang merupakan zamannya milenial dimana tuntutan banyak terjadi dan trend gaya hidup seolah menjadi suatu yang biasa dan harus di ikuti.

Webinar literasi keuangan dengan tema Cerdas dan Bijaksana Berinvestasi di Era Revolusi Industri 4.0 dilaksanakan pada hari Sabtu 13 November 2021. Kegiatan webinar ini menghadirkan dua narasumber yang ahli pada bidang keuangan diantaranya yaitu Kaukabus Syarqiyah, S.E, MSE, CFP dan Banu Muhammad, S.E, MSE. Narasumber pertama memberikan materi tentang dasar-dasar investasi yang aman dan bisa dilakukan anak muda milenial. Narasumber pertama ini merupakan senior finansial planner, narasumber investime CNBC TV, dan pengurus pusat ekonomi syariah.

Sedangkan narasumber kedua memberikan materi tentang perspektif dalam investasi. Banu adalah seorang dosen dan peneliti senior pusat ekonomi dan bisnis syariah di FEB UI. Kegiatan Webinar dilaksanakan pada pukul 08.00 sampai dengan 11.45 WIB. Kegiatan berjalan lancar dan peserta sangat berantusias dalam mengikuti seminar ini sehinga banyak peserta yang mengajukan pertanyaan dan diskusi bersama. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru tentang pengelolaan keuangan yang bijak bagi anak muda. (ati/ant)

.

Categories: Berita Lain

The 5th International Conference on Current Issue in Education (ICCIE) 2021 UNY

Tue, 2021-11-30 14:29

The 5th International Conference on Current Issue in Education, diinisiasi oleh Pascasarjana UNY mengusung tema Future of Education: Building Strong Learning Connection. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan platform Zoom yang diikuti oleh 106 peserta. Kegiatan seminar ini dilaksanakan pada 2 sesi. Sesi 1 dilaksanakan Jum’at (12/11) dimulai pukul 13.00-16.15 WIB dan Sesi 2 dilaksanakan Sabtu (13/11) dimulai pukul 07.30-14.30 WIB.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO. Kemudian, dilanjutkan sambutan oleh Direktur PPs UNY, dan Ketua Panitia ICCIE Nur Azizah P.Hd. Keynote speaker dalam kegiatan ini adalah Harri Lappalainen. Harri memaparkan bahwa pandemic telah mengubah kehidupan dari segala lini, tidak terkecuali Pendidikan. Saat ini wajah pendidikan telah berubah total dengan penggunaan platform Zoom dimana Guru dan murid tidak perlu bertatap muka. “Kini jarak dan perbedaan negara bukanlah lagi permasalahan, tinggal bagaimana koneksi internet yang dengan anda gunakan” ungkap Harri. Walaupun begitu, pembelajaran via daring ini mempunyai banyak kelemahan, dimana interaksi antara guru dan murid menjadi terbatas. “Ada sesuatu yang hilang dari pembelajaran daring ini, yaitu interaksi yang menyenangkan antara guru dan murid” tambah Harri lagi.
Kemudian Plenary session 1 disampaikan oleh Prof. Dr. Daniel Georges Apollon, Prof. Dr. Yuksel Goktas, dan Dr. Zamzani Zainuddin. Selanjutnya, plenary session 2: Prof. Dr. Moch. Bruri Triyono dan Assoc. Prof. Dr. Ferry Jie. Kelima narasumber ini juga memberikan gambaran bahwa terdapat perubahan yang nyata di dunia Pendidikan. Terutama di dalam penggunaan Artificial Intelligent, Augmented Reality dan Virtual Reality pada kegiatan belajar mengajar.
Pada sesi paralel terdapat penghargaan untuk para presenters yaitu ada kategori presenter terbaik dari setiap masing-masing room 1-8 yang secara berurutan dimenangkan oleh Tri Wahyuni Floriasti, Furintasri Setya Astuti, Okky Riswandha Imawan, Maria Vineki Riyadini, Raoda Ismail, Hasan Djidu, Alfelia Nungky Permatasari dan Astri Widyasari. Selanjutnya, kategori pertanyaan terbaik day 1 diraih oleh Albert dan Alfelia Nungky Permatasari. Day 2 diraih oleh Yuliana Olga Siba Sabon dan Chatarina Widiastuti. (atika/ant)
.

Categories: Berita Lain

Penyusunan Instrumen Asesmen berbasis OS Android pada Pembelajaran Daring di Era New Normal

Tue, 2021-11-09 22:48

Prodi S2 PEP PPs UNY mengadakan Kegiatan Pelatihan Penyusunan Instrumen Asesmen berbasis OS Android pada Pembelajaran Daring di Era New Normal bagi Guru-Guru SD di Kulonprogo. Kegiatan dibuka dengan penyampaian materi pertama tentang teori pembelajaran daring, dan dilanjutkan tentang teknik assesmen dengan penyampaian materi terakhir yaitu tentang teori singkat sistem OS berbasis android. Pelatihan ini menghadirkan 3 Narasumber yaitu Dr. Sudiyatno, Dr. Sri Andayani dan Dr. Syukrul Hamdi Pelatihan hari kedua, peserta PPM yang terdiri dari guru-guru mengikuti kegiatan secara daring. Kemudian dihari kedua peserta lebih terfokus untuk melakukan kegiatan praktik. Kegiatan praktik pertama peserta dapat menyusun instrumen assesmen. Pada kegiatan praktik tersebut peserta langsung mempraktikan bagaimana cara membuat soal pada platfom google form, serta mempelajari cara-cara untuk membuat suatu kelas belajar pada platfom google classroom.

Berdasarkan hasil analisis angket, dapat dikatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan, berhasil memberikan pemahaman kepada peserta cara membuat kelas dengan menggunakan google classroom. Maka dapat dikatakan bahwa peserta telah memahami cara membuat kelas pada google form namun tidak dengan LSM lainnya. Analisis berikutnya terkait pemahaman peserta tentang cara membuat rencana pertemuan virtual menggunakan google meet, Dari hasil ini dapat terlihat bahwa kebanyakan peserta setelah mengikuti pelatihan masih belum memahami cara membuat rencana pertemuan virtual menggunakan google meet. Dapat dinyatakan bahwa peserta pelatihan telah memahami dengan baik cara membuat instrument penilaian/penugasan baik melalui google form maupun google classroom.

Setelah melaksanakan pelatihan, peserta diberikan pertanyaan mengenai kesediaan peserta untuk menerapkan pembelajaran/penilaian menggunakan google classroom atau pun google form pada tahun ajaran 2021-2022. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan bahwa peserta didik bersedia untuk menerapkan pembelajaran/penilaian menggunakan google classroom/ google form pada tahun ajaran 2021-2022.

Setelah pelatihan ini, para peserta diminta untuk memberikan pesan dan kesan yang dirangkum sebagai berikut. Diwakili oleh dua orang peserta pelatihan yang mengatakan dapat memperoleh informasi bahwa peserta pelatihan merasa bahwa materi pelatihan yang diberikan dari awal hingga akhir termasuk lengkap, dosen/instruktur memiliki kemampuan yang dalam menjelaskan dan melatih, kualitas layanan kegiatan pelatihan baik, kecukupan waktu dalam pelatihan baik. (tya/ant)

Categories: Berita Lain

Forum Diskusi Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Tue, 2021-10-26 12:27

Sabtu (23/10) Pelaksanaan kegiatan Forum Diskusi, diinisiasi oleh Keluarga Mahasiswa Pascasarjana mengusung tema Meta Analisis: Coding dan Analisis. Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan menggunakan platform zoom dan diikuti oleh 68 peserta. Forum diksusi ini dimulai pada Pukul 08.00 – 10.30 wib dan dibuka langsung oleh pendamping Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Prof. Dr. Dimyati, M.Pd, dalam sambutannya beliau menyampaikan dukungannya atas pengadaan kegiatan seperti Forum Diskusi ini yang akan sangat membantu mahasiswa terutama dalam hal penelitian dan penulisan karya ilmiah.

Selanjutnya ketua pelaksana Rendi Indiwara, S.Pd menyebutkan bahwa tujuan KMP mengadakan forum diskusi ini adalah untuk memfasilitasi mahasiswa memperdalam pemahaman mengenai meta analisis “selain itu juga pemaparan materi oleh narasumber kita. Pada forum diskusi kali ini, kami harap akan lebih banyak diskusi mengenai meta analisis”. Ungkap Dimyati.

Pemateri pada kegiatan Forum Diskusi ini adalah Dr. Abdul Manaf, M. Pd yang merupakan alumni S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. Selain berupa pemaparan materi mengenai meta analisis, pada kegiatan ini Abdul Manaf juga mendemonstrasikan cara coding dan juga interpretasi analisis data pada meta analisis. Dalam pemaparan materi mengenai meta analisis Dr. Abdul Manaf memfokuskan kepada meta analisis korelasi, secara singkat Abdul Manaf menjelaskan rumusan masalah, hipotesisi masalah, pengumpulan data atau artikel, hingga analisis datanya. Pembahasan mengenai meta analisis yang menarik ini, membuat peserta banyak aktif bertanya di sesi diskusi. (asr/ant)

.

Categories: Berita Lain

WCS#3: Riset Sosial Media: Big Data dan Analisis Kualitatif

Tue, 2021-10-26 12:24

Academic writing merupakan salah satu kewajiban yang perlu dipenuhi oleh mahasiswa Pascasarjana. Untuk memfasilitasi mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta dalam memenuhi tugas dan tanggung jawab tersebut, Bidang Penelitian dan Pengembangan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) mengadakan serangkaian webinar guna mengoptimalisasi kemampuan mahasiswa pascasarjana secara khusus dalam penulisan artikel ilmiah. Kegiatan ini dinamakan “The Writing Clinic Series” atau disingkat WCS. Kegiatan WCS dilakukan dalam bentuk webinar dan diharapkan dapat memberikan output yang nyata dan bermanfaat bagi mahasiswa pascasarjana secara khusus dan mahasiswa pada umumnya.

The Writing Clinic Series dilakukan dalam tiga seri. Seri yang terakhir dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Oktober 2021 pukul 08.00-12.00 WIB. Kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Dr. Anik Ghufron, M.Pd dan Pendamping Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Prof. Dr. Dimyati, M.Si.

Tema yang dibahas dalam Writing Clinic Seri 3 adalah Strategi Riset Sosial Media: Big Data Dan Analisis Kualitatif yang dilakukan Menggunakan Atlas.TI. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Caly Setiawan, Ph.D. Beliau adalah seorang professional certified Atlas.TI trainer dan sangat berkompenten dalam penelitian kualitatif. Pemaparan materi oleh narasumber dilakukan dalam bentuk sharing alumni/mahasiswa yang melakukan penelitian menggunakan big data dan riset sosial media, simulasi pengumpulan data sosial media dan memanfaatkan big data, pengolahan data menggunakan atlas.ti serta interpretasi hasil analisis dalam bentuk artikel ilmiah.

Writing Clinic Seri 3 berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh 140 peserta; yang terdiri dari mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta maupun mahasiswa di luar Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Para peserta memberikan respon yang positif dan berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. (asr/ant)

 

.

Categories: Berita Lain

Filsafat dan Akar Teori Pedagogi Kritis

Wed, 2021-10-13 12:01

.

Prodi S3 Ilmu Pendidikan mengadakan kegiatan Serial Forum on Eductional Sciences yang menghardirkan Dr. Sugeng Bayu Wahyono, M.Si. Dalam paparannya, Sugeng Bayu menjelaskan bahwa Pedagogi kritis (critical pedagogy) merupakan pendekatan pembelajaran yang berupaya membantu murid mempertanyakan dan menantang dominasi serta keyakinan dan praktek-praktek yang mendominasi. Pedagogi kritis (critical pedagogy) dapat dimaknai sebagai pendidikan kritis yaitu pendidikan yang selalu mempertanyakan mengkritisi pendidikan itu sendiri dalam hal-hal fundamental tentang pendidikan baik dalam tataran filosofis, teori, sistem, kebijakan maupun implementasi implementasi.

Lebih lanjut Sugeng Bayu menjelaskan bahwa dalam tataran filosofis pedagogi kritis merupakan tantangan dan kritik akan kemapanan modernisme serta kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersifat opresif dalam situasi sosial yang juga opresif karena mengacu pada pandangan metanarasi/grand narasi yang mengabaikan narasi-narasi lokal. Oleh karena itu pedagogi kritis sering terkait dengan pemahaman Frankfurt dan post modernisme, non essensialisme.

Pada acara yang dihadiri oleh mahasiswa Ilmu Pendidikan dan Dosen serta Praktisi ini, Sugeng Bayu memaparkan bahwa pedagogi kritis mendapat pengaruh yang kuat dari pemikiran-pemikiran Paulo Freire seorang pendidik asal Brazil menjelaskan bagaimana pendidikan harus dilaksanakan dalam upaya membebaskan manusia situasi sosial dan pendidikan yang menekan, mendominasi dan menjadikan manusia harus menerima apa adanya dalam situasi sosial yang ada tanpa menyadari dan mengkritisi situasi tersebut.

Pedagogi kritis adalah filsafat pendidikan dan gerakan sosial yang telah mengembangkan dan menerapkan konsep dari teori kritis dan tradisi yang terkait dengan bidang pendidikan dan studi budaya. Para pendukung pedagogi kritis memandang bahwa mengajar secara inheren adalah sebagai tindakan politik, menolak netralitas pengetahuan, dan bersikeras bahwa isu-isu keadilan sosial dan demokrasi itu sendiri tidak berbeda dari tindakan belajar dan mengajar. “Tujuan dari pedagogi kritis adalah pembebasan dari penindasan melalui kebangkitan kesadaran kritis. Ketika dicapai, kesadaran kritis mendorong individu untuk mempengaruhi perubahan dalam dunia mereka melalui kritik sosial dan aksi politik” tutup Sugeng Bayu pada kegiatan yang juga didukung oleh Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP). (ant)

Categories: Berita Lain

Diskusi Akademik Asesmen sebagai Jembatan Belajar Mengajar

Tue, 2021-10-05 21:40

Prodi PEP S2 PPs UNY menggelar Diskusi Akademik yang menghadirkan Dr. Nor Hasnida Che Md Ghazali dari UPSI Malaysia. Acara yang dibuka oleh Koorprodi PEP S2, Prof. Dr. Edi Istiyono, M.Si. ini dilaksanakan via portal Zoom. Baik Indonesia dan Malaysia saat ini sudah beralih dari Asesmen Tradisional ke Asesmen Alternatif, karena banyaknya kelemahan di Asesmen Tradisional. Asesmen merupakan proses sentral dalam pendidikan. Kenapa harus dilakukan asesmen? Karena pada kenyataannya banyak siswa yang tidak mengerti apa yang guru mereka ajarkan. Guru tidak bisa memprediksi apa yang siswa kita akan pelajari, bagaimanapun desain pengajaran dari kita. Bahkan bila kita memulai dari titik yang sama, tidak semua siswa akan mendapatkan pengertian yang sama karena mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Inilah Mengapa asesmen menjadi jembatan yang penting dalam belajar mengajar. hanya melalui asesmen, kita dapat mengetahui apa yang terjadi di dalam kelas pada saat proses belajar mengajar itu dilakukan.

Melalui asesmen kita dapat mengetahui gap dari belajar mengajar antar siswa, kita akan tahu pada tingkat berapa mereka memulainya. Hasnida membahas mengenai Asesmen Formatif yang merupakan proses yang digunakan oleh guru dan siswa pada saat belajar mengajar, yang pada akhirnya menghasilkan feedback untuk meningkatkan prestasi siswa. Feedback tidak hanya dari guru tapi bisa juga dihasilkan dari teman sejawat atau pekerjaan dari siswa tersebut. Asesmen Formatif tidak hanya menyediakan feedback ke siswa, tapi juga membentuk framework untuk memberikan pandangan edukasional dan juga untuk memetakan progres para siswa. “Feedback pun harus berisikan mengenai pemikiran dan bukan berdasarkan emosi atau reaksi.” Tambah Hasnida lagi.

Kemudian Hasnida mengangkat tentang Asesmen teman sejawat karena ini merupakan teknik yang baik untuk mengembangkan prestasi siswa. Ini dikarenakan karena ketika siswa memberikan feedback pada teman mereka. Pada kesimpulannya, Hasnida mengatakan bahwa Guru memiliki peran penting untuk mendesain situasi dimana Kegiatan Belajar Mengajar dilakukan. (ant)

.

Categories: Berita Lain

WRITING CLINIC #SERI2: TEKNIK PENULISAN ARTIKEL JURNAL BEREPUTASI

Wed, 2021-09-29 20:45

Membuat karya ilmiah merupakan suatu keharusan bagi mahasiswa S2 dan S3 sebagai salah satu syarat yudisium di Universitas Negeri Yogyakarta. Artikel yang dibuat nantinya diharapkan dapat diterbitkan di jurnal bereputasi nasional maupun internasional. Tidak semudah lulus dari satu mata kuliah, banyak mahasiswa pascasarjana justru mengalami kendala pada saat menulis artikel. Kesulitan mahasiswa dalam menulis artikel tentu dapat mengakibatkan mahasiswa lulus lebih lama. Untuk menghindari hal ini, penting bagi mahasiwa untuk menguasai teknik-teknik dalam menulis artikel.

Dengan kondisi tersebut keluarga mahasiswa pascasarjana (KMP) membuat kegiatan webinar Writing Clinic berseri. Kegiatan ini mendapatkan antusias yang besar dari peserta terbukti dari jumlah peserta yang mendaftar di Writing Clinic seri 1. Dengan besarnya antusisme peserta di seri 1 menjadi latar belakang diadakannya Webinar Writing Clinic seri 2 dengan tema “Teknik Penulisan Artikel Bereputasi” pada tanggal 25 September 2021 pukul 15.30- 17.00 WIB. Webinar Writing Clinic seri 2 yang dihadiri oleh 115 peserta dilaksanakan melalui zoom meeting dan penanyangan live di kanal youtube KMP_UNY.

Webinar Writing Clinic dibuka oleh pembawa acara sekaligus moderator Miftahul Annisah S,Pd mahasiswa Pascasarjana prodi Pendidikan Teknologi Kejuruan. Prof. Dimyati selaku pendamping KMP UNY membuka kegiatan dengan menyampaikan pentingnya menguasai teknik-teknik menulis artikel agar lolos ke jurnal bereputasi. Dimyati juga mengingatkan agar peserta dapat konsisten mengikuti kegiatan Writing Clinic mulai dari seri 1 hingga seri 3 nanti.

Pemateri pada kegiatan ini merupakan salah satu Dosen di Universitas Negeri Yogyakarta Suprapto, Ph. D. Suprapto mengawali materi pada kegiatan ini dengan membahas mengenai motivasi menulis dan bagaimana membuat karya ilmiah yang bagus. Selanjutnya, narasumber menyampaikan mengenai ide penelitian yang bagus, tipe- tipe karya ilmiah secara singkat, struktur karya ilmiah secara umum. Kemudian berdasarkan struktur artikel ini beliau mulai mengupas mulai dari teknik membuat judul hingga membuat kesimpulan. Setelah sesi penyampaian materi maka dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa peserta menyampaikan pertanyaan melalui kolom chat yang kemudian ditanggapi langsung oleh narasumber. Di akhir sesi, Suprapto juga menyampaikan harapannya agar lingkungan seperti ini terus berlanjut sampai dengan praktik penulisan artikelnya. (asr/ant)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

.

Categories: Berita Lain

Kontribusi Pemikiran Mengenang Prof Djemari Mardapi, Ph.D.

Thu, 2021-09-23 23:25

Tahun 2020 lalu, Prodi PEP Pascasarjana dan FT UNY kehilangan salah satu putra terbaiknya yaitu Prof. Djemari Mardapi, Ph.D. Untuk mengenangnya, Prodi PEP PPs UNY menyusun buku “Kontribusi Pemikiran Mengenang Prof Djemari Mardapi, Ph.D.” Buku ini merupakan sumbangan pemikiran tentang karya-karya terkait asesmen, penelitian, dan evaluasi pendidikan, yang didedikasikan untuk mengenang Prof. Djemari Mardapi, Ph.D. (Alm.) atas jasa-jasa beliau, yang semasa hidupnya telah mengabdikan diri di bidang ini.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Anik Ghufron, M.Pd mengatakan bahwa Prof. Djemari merupakan teladan bagi para rekan sejawat, murid, maupun koleganya. Prof. Djemari telah memberikan banyak kontribusi yang luar biasa, baik di UNY maupun di luar UNY. Karya-karyanya berupa buku banyak diakui oleh para ahli penelitian dan evaluasi pendidikan. “Walaupun Prof. Djemari sudah tidak bersama kita, tapi semangatnya akan tetap melekat di hati para pemerhati pendidikan” tambah Anik lagi

Buku yang dilaunching ini berisikan sumbangan tulisan dari kolega, rekan sejawat, kolega dan keluarga dari Prof. Djemari. Dalam webinar ini hadir sebagai narasumber yaitu Prof. Dr Suratno, M.Pd. dari Universitas Lambung Magkurat, Prof. Dr. Sumarno, M.Pd. dari Universitas Negeri Medan, dan Prof. Dr. Badrun Kartowagiran, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta. (ant)

.

Categories: Berita Lain

Tren Riset Dan Kebutuhan Masyarakat Dalam Riset Di Masa Pandemi

Tue, 2021-09-14 15:59

Pelaksanaan kegiatan Webinar “Writing Clinic "#Seri 1 dengan tema umum Tren Riset Dan Kebutuhan Masyarakat Dalam Riset Di Masa Pandemi diadakan pada hari Minggu (12/9). Menghadirkan Prof Sukirno, S.Pd.,M.Pd.,Ph.D, sebagai pemateri, kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan platform Zoom dan penayangan live di kanal youtube KMP_UNY. Dalam kesempatan tersebut, Direktur PPS UNY Prof. Dr. Anik Ghufron, M. Pd memberikan sambutan sekaligus membuka rangkaian acara webinar “writing clinic” yang rencana akan di lakukan dalam 3 seri.

Dalam sambutannya, Anik mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP). Kegiatan webinar seperti ini harus berkelanjutan dan bersinambungan, hasil akhirnya nanti dapat membantu mahasiswa dalam menulis jurnal atau menulis artikel yang baik dan benar. Sebagai individu yang berkecimbung dalam dunia akademisi webinar seperti ini sangat membatu sekali untuk bekal menulis jurnal ataupun artikel.” papar Anik.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof Sukirno, S.Pd.,M.Pd.,Ph.D, materi yang disampaikan berjudul Developing a Good Research and Publication. Pemaparan materi berlangsung sekitar 2 jam. Dalam pepaparan materinya, Sukirno memberikan tips bagaimana cara menulis jurnal yang baik dan benar. Dirinya juga memberikan masukkan kepada peserta webinar terkait estimasi waktu untuk melakukan publis jurnal. Serta memberikan trik mencari jurnal yang dapat dijadikan rujukan dalam menulis jurnal,artikel, tesis ataupun disertasi bagi mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta webinar. Seminar ini mendapat apresiasi yang sangat baik, hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti seminar yaitu lebih dari 100 peserta, dan antusiasme peserta dalam memberikan pertanyaan kepada narasumber. Harapan dari panitia sendiri semoga webinar berseri ini dapat membantu mahasiswa dalam menulis jurnal dan melakukan publikasi jurnal. (asr/ant)

.

Categories: Berita Lain

Pengenalan Kehidupan Kampus (PKKMB) Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta Tahun Akademik 2021/2022

Sat, 2021-08-28 11:20

Pelaksanaan kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru tingkat Pascasarjana, Kamis (26/8) di hadiri oleh Jajaran Pascasarjana yaitu Direktur, Wakil Direktur 1 (Bagian Akademik dan Kemahasiswaan), Wakil Direktur 2 (Bagian Keuangan dan Sarpras), Koordinator Prodi, Subbag, serta Organisasi Mahasiswa KMP selaku Panitia dalam kegiatan PKKMB Pascasarjana 2021. PKKMB Program Pascasarjana dilakukan secara daring dengan menggunakan platform Zoom dan dipandu oleh pembawa acara dan panitia dari gedung pascasarjana dengan jumlah terbatas dan protokol kesehatan yang sangat ketat. Tercatat mahasiswa Program Pascasarjana UNY Tahun Akademik 2021/2022 sebanyak 295 mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur PPS UNY Prof. Dr. Anik Ghufron, M. Pd memberikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru Program Magister maupun Program Doktor di UNY. Dilanjutkan dengan pengenalan Program Pascasarjana dimulai dari jajaran Direktur, Ka Prodi, Kasubag serta Unit Pendukung. Setelah itu, Wakil Direktur II Dr. Widyastuti Purbani, M.A menyampaikan tentang Keuangan dan Sarpras. Beliau juga memotivasi mahasiswa bahwa mereka merupakan insan yang luar biasa karena bisa melanjutkan studi di Pascasarjana. Saat ini Pascasarjana UNY merupakan salah satu Universitas terbaik di Indonesia. Dalam kesempatan ini beliau juga menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu “Meskipun saat ini proses perkuliahan masih daring, saya harap Bapak Ibu mahasiswa S2 dan S3 tetap semangat sehingga dapat segera menyelesaikan masa studinya, saya dan seluruh dosen akan sangat mendukung agar anda-anda semua lulus tepat waktu atau bahkan lebih cepat dan mendapatkan gelar summa cumlaude” papar Widyastuti. Selanjutnya adalah sesi pemutaran video tour universitas dan pascasarjana oleh panitia.

Selanjutnya, materi kuliah umum PKKMB Pascasarjana 2021. Tema yang diangkat yaitu Optimalisasi Peran Cendikiawan yang Berkarakter dalam Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0 Menuju Era New Normal. Materi pertama disampaikan oleh Ir. Drs. Djohan Yoga, M. Sc, MOT, Ph, seorang trainer internasional di Asia tentang Revitalisasi mindset mahasiswa dalam menghadapi perkuliahan di Era Digital. Pada pemaparannya beliau menyampaikan bahwa “Pada situasi pandemi saat ini manusia dituntut untuk melakukan aktivitas secara online tidak terkecuali mahasiswa dan dosen, artinya kita sudah masuk di Era digitalisasi. Mindset adalah kuncinya, jangan sampai kita menghadapinya dengan fixed mindset namun seharusnya kita hadapi dengan growth mindset”. Tidak hanya memaparkan mengenai mindset, beliau juga menyinggung skillset dan toolset yang juga tak kalah pentingnya. Mahasiswa harus menguasai creative thinking skill yang akan sangat membantu mahasiswa dalam menulis, kita dapat melakukan combine, reverse, eliminate, alternative, twist atau elaborate agar mendapatkan hasil yang beda dari yang lain. Selanjunya materi kedua yang disampaikan oleh Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M. Pd Sekretaris Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi tentang kebijakan mempertahankan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi selama masa pandemi covid 19. Beliau banyak memberikan informasi berupa kebijakan kampus merdeka di Era pandemi dan beasiswa yang disediakan oleh kemendikbud ristek. Diakhir materi beliau menyampaikan “Saya tunggu inovasi-inovasi baru dari Bapak Ibu mahasiswa S2 dan S3 pascasarjana UNY”.

Materi terakhir tentang Pengenalan Organisasi Mahasiswa Pascasarjana UNY yaitu KMP, yang disampaikan oleh Ketua Umum KMP UNY Muh. Asriadi AM, S. Pd, M. Pd “Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta yang disingkat KMP UNY sebagai lembaga eksekutif tertinggi di PPs UNY melaui visinya Terwujudnya Cendekiawan yang Berintegritas, Inovatif, dan Solutif berlandaskan ketaqwaan, kemandirian, dan kecendikiaan, hadir sebagai wadah dan memfasilitasi teman-teman mahasiswa untuk dapat berkontribusi untuk UNY lebih unggul. Selain itu KMP UNY sebagai sarana mengaktualisasikan profesionalisme keilmuan di kampus maupun di masyarakat” ungkap Asriadi.

Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggaran kuliah umum pada pengenalan kampus mahasiswa baru 2020 pada jumat, 27 September 2021 secara online menggunakan zoom. Materi pertama yaitu Sosialisasi mengenai Publikasi ilmiah disampaikan oleh Erna Andriyanti, S. S, M. Hum, Ph. D. Beliau menginformasikan bahwa “Untuk mahasiswa s2 memiliki kewajiban untuk publikasi di jurnal nasional terakreditasi minimal sinta 2 atau jurnal internasional terindeks atau prosiding terindeks Scopus atau Thomson Reuters. Sedangkan mahasiswa s3 berkewajiban untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi”. Selanjutnya Pak Suprapto, S. Pd, M. T., Ph. D menjelaskan mengenai Pengenalan Jurnal Bereputasi. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan Jurnal ilmiah milik Pascasarjana UNY, Jurnal-jurnal terindeks, dan cara memilih jurnal yang tepat. Selanjutnya agenda PKKMB materi keprodian oleh masing-masing prodi. Ka Prodi menyampaikan Pengenalan Prodi oleh mahasiswa baru, selain itu Ka Prodi juga turut mengundang mahasiswa dan alumni prodi untuk memberikan testimoni. (asr/ant)

.

Categories: Berita Lain

Workshop RPS sebagai Pembelajaran yang Berpusat pada Mahasiswa

Fri, 2021-08-27 22:09

Dalam rangka memandu mahasiswa untuk belajar agar memiliki kemampuan sesuai dengan CPL lulusan yang dibebankan pada mata kuliah, bukan pada kepentingan kegiatan dosen mengajar, Prodi S3 Dikdas PPs UNY menyelenggarakan Workshop RPS (Rencana Pembelajaran Semester). RPS atau dalam istilah lain merupakan dokumen program pembelajaran yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan sesuai CPL yang telah ditetapkan, sehingga harus dapat dijalankan oleh mahasiswa pada setiap tahapan belajar pada mata kuliah terkait, buka Dr. Haryanto, M.Pd selaku Koorprodi Dikdas.

Pembelajaran yang dirancang dalam RPS adalah pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student Centered Learning disingkat SCL). “RPS wajib ditinjau dan disesuaikan secara berkala sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi” tambah Haryanto lagi. Bentuk pembelajaran dalam RPS dapat berupa: kuliah, responsi, tutorial, seminar atau yang setara, praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian / riset, membangun masyarakat / KKN tematik, pertukaran mahasiswa, magang / praktek kerja, asistensi mengajar, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi / proyek independen, dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.

Adapun Metode pembelajaran berupa: diskusi kelompok,simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, atau metode pembelajaran lain, yang dapat secara efektif memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Haryanto menambahkan bahwa Model Pembelajaran dapat berupa Blended Learning maupun Flipped Learning. (ant)

.

Categories: Berita Lain

Penelitian dan Studi Literatur di Masa Pandemi

Mon, 2021-08-23 11:15

Asosiasi Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia menggelar Webinar dengan Tema “Penelitian dan Studi Literatur di Masa Pandemi” yang menghadirkan dua narasumber dari UNY yaitu Dr. Syukrul Hamdi, S.Pd., M.Pd. dan dari UNS yaitu Suraji, S.Pd., M.Pd. Pada masa pandemi yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ini, mau tidak mau mengubah wajah Pendidikan di Dunia terutama di Indonesia. Sekolah tatap muka yang ditiadakan menjadikan kanal digital menjadi satu-satunya pilihan. Aplikasi seperti Zoom, Google Meet ataupun Google Classroom menjadi hal yang familiar di semua kalangan. Tidak terkecuali penelitian pun terkena imbasnya.

Suraji, dalam paparannya mengungkapkan alternatif metode penelitian yaitu Studi Literatur adalah cara untuk menyelesaikan persoalan dengan menelusuri sumber-sumber tulisan terpercaya yang pernal dibuat sebelumnya. Studi Literatur adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data Pustaka, membaca, dan mencatat, serta mengolah bahan penelitian. “Tentunya Studi Literatur ini dapat memberikan inspirasi dan ide penelitian, penambahan referensi dalam studi pendahuluan, menentukan arah penelitian, tidak dibatasi ruang dan waktu dan data bersifat siap pakai” tambah Suraji lagi.

Hal ini diamini pula oleh Dr. Syukrul Hamdi yang menjabarkan mengenai Penelitian Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0. Menurut Syukrul, Pendidikan tidak berhenti setelah memperoleh gelar. Skill yang diperlukan lagi antara lain keterampilan social, kompetensi berinteraksi dengan berbagai budaya dan mencari literasi baru. “Intinya Belajar Sepanjang Hayat” tambah Syukrul lagi. Literasi baru tersebut yaitu literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia. “Agar lulusan bisa kompetitif, kurikulum perlu orientasi baru, sebab adanya Era Revolusi Industri 4.0, tidak hanya cukup literasi lama (membaca, menulis dan matematika) sebagai modal dasar untuk berkiprah di masyarakat” tutup Syukrul dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa, pendidik, peneliti dan praktisi. (ant)

.

Categories: Berita Lain