Silaturahmi Daring Jurusan PLB FIP Dengan Orang Tua Mahasiswa Baru

Fri, 2021-09-24 13:46

Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan (PLB FIP) UNY pada kamis 23 September 2021 mengadakan pertemuan secara daring dengan para orang tua dan wali dari mahasiswa baru tahun angkatan 2021 yang berasal dari berbagai daerah di penjuru Tanah Air.

Hadir mewakili dari Jurusan PLB FIP UNY, Bambang Saptono, M.Si. (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FIP), Dr. Hermanto, M.Pd. (Ketua Jurusan PLB) dan Pujaningsih, M.Pd., Ed.D. (Sektetaris Jurusan PLB).

Dalam sambutannya Bambang Saptono mengucapkan sangat senang bisa berjumpa dengan para orang tua mahasiswa walau hanya via daring dan berharap kedepanya bisa bersinergi bersama-sama demi kelancaran studi semua mahasiswa baru PLB FIP UNY.

“Mohon bapak dan ibu sekalian tidak ragu untuk menyampaikan hal-hal yang dirasa penting untuk bisa didiskusikan bersama," ujar Bambang Saptono.

Pada kesempatan ini Bambang Saptono juga menyampaikan bahwa masa studi mahasiswa maksimal biasanya adalah 6 tahun namun tidak menutup kemungkinan akan selesai dalam waktu 4 tahun bahkan 3, 5 tahun saja.

Bagi mahasiswa yang inin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, Bambang Saptono juga menyarankan agar setelah lulus bisa langsung melanjutkan studi pada jenjang S2 (Magister) Jurusan Pendidikan Luar Biasa.

Ketua Jurusan (Kajur) PLB, Hermanto menyampaikan bahwa orang tua bisa mengakses SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) UNY untuk bisa memantau nilai dari mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa yang bersangkutan. Hermanto juga menambahkan bahwa dimasa pandemi ini, orang tua juga wajib memantau anak- anaknya untuk tetap belajar di rumah walau tidak sedang kuliah online.

“Belajar bukan hanya sewaktu kuliah saja, di luar jam kuliah mahasiswa juga wajib belajar sendiri," kata Hermanto.

Orang tua atau wali dari mahasiswa bisa kapanpun berdiskusi dengan pihak jurusan, terutama dengan Ketua Prodi jika memang ada kendala bagi mahasiswa agar bisa lulus tepat waktu dengan IPK yang memuaskan.

“Usahakan setiap semester IPK diatas 3,00 agar bisa mengambil 22 SKS jadi bisa segera merampungkan teori, lalu fokus tugas akhir dan segera lulus,“ tambah Hermanto.

Jurusan PLB UNY juga akan memberikan apresiasi dan juga kesempatan mengembangkan bakat bagi mahasiswa baik itu dibidang penelitian, olahraga ataupun seni.

“Mari kita sama- sama berikhtiar agar putra- putri kita semua sukses baik di akademik maupun karirnya kelak," tutup Hermanto.

Sekedar informasi, semua jurusan di FIP UNY untuk jenjang S1 serta S2 sudah memperoleh akreditasi A termasuk jurusan PLB. (Khairani Faizah)

Tags: PLB; FIP
Categories: Berita Lain

PLB Mengabdi 2021 "Ruang Berbagi di Tengah Pandemi"

Wed, 2021-09-22 07:05

PLB Mengabdi merupakan program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa PLB UNY sebagai wadah bagi mahasiswa PLB UNY untuk berkontribusi nyata di bidang sosial kemanusiaan dalam lingkup anak berkebutuhan khusus. Program pengabdian ini merupakan kegiatan yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi ketiga, yakni “Pengabdian Masyarakat” yang artinya kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan IPTEK untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan dari PLB Mengabdi antara lain untuk memberi kebermanfaatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, membangun kesadaran masyarakat akan keberadaan anak-anak berkebutuhan khusus, memberikan ruang bagi mahasiswa PLB untuk melaksanakan kegiatan yang bergerak dalam bidang sosial, serta menjalin kerjasama antara HIMA PLB UNY dengan yayasan maupun komunitas yang menaungi anak berkebutuhan khusus.

Di tahun ini, masih dalam keadaan pandemi Covid-19, PLB Mengabdi diselenggarakan dalam bentuk “Open Donasi” untuk salah satu yayasan yang menaungi anak berkebutuhan khusus di Yogyakarta, yakni Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 24 relawan dari mahasiswa PLB UNY dengan sistem kegiatan yang mayoritas dilakukan secara online. Pemilihan bentuk kegiatan tersebut berdasar pada kesadaran untuk memberikan kebermanfaatan di masa sulit akibat pandemi Covid-19 dalam bentuk kegiatan yang positif tetapi dengan meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Open Donasi PLB Mengabdi dilakukan secara offline dan online yang mana penyebaran informasi dilakukan melalui media sosial relawan secara terjadwal. Selain itu, penyebaran informasi juga dibantu oleh pihak yayasan Sayap Ibu, teman-teman mahasiswa PLB UNY, serta melalui akun sosial media PLB Mengabdi dan HIMA PLB UNY. Sementara, untuk kegiatan offline yakni berupa “Jemput Donasi” yang diadakan sebagai bentuk pelayanan untuk masyarakat khususnya yang ada di Yogyakarta apabila ingin berdonasi dengan uang tunai maupun barang berupa beras, minyak, atau gula pasir. Khusus untuk kegiatan offline hanya dilakukan oleh relawan domisili Yogyakarta. Kegiatan open donasi ini dibuka mulai 31 Maret sampai 29 April 2021 dengan memberikan akses penyaluran donasi melalui transfer bank serta aplikasi layanan keuangan digital serta bentuk pelayanan khusus “Jemput Donasi”. Dari kegiatan ini terkumpul donasi berupa uang tunai senilai Rp. 2.200.000,00 serta beras sejumlah 25,3 kg. Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan ke Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta oleh teman-teman relawan yang ada di Yogyakarta pada 7 Mei 2021. Penyaluran dilakukan secara terbatas dan simbolis antara pihak Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta dengan perwakilan dari teman-teman relawan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kemudian, atas terlaksananya program PLB Mengabdi dari pihak kepanitiaan memberikan e-sertifikat untuk teman-teman relawan yang sudah mengabdikan dirinya selama kurang lebih satu bulan dalam program open donasi untuk Yayasan Sayap Ibu.

Adanya program PLB Mengabdi diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk lingkungan PLB UNY serta lingkungan yang lebih luas. Hal ini dikarenakan melalui program PLB Mengabdi mahasiswa PLB UNY dapat berkontribusi bersama-sama menumbuhkan kepedulian serta mewujudkan lingkungan yang ramah akan keberadaan anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui PLB Mengabdi, siapapun yang terlibat di dalamnya dapat bersama-sama belajar untuk berbagi dan menerima dengan sesamanya.

Categories: Berita Lain

Prodi PLB Mengkokohkan Fondasi Capaian dan Profil Lulusan Sebagai Amunisi Eksistensi

Fri, 2021-09-10 10:02

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, berdampak pada persaingan lulusan perguruan tinggi melalui keterampilannya. Perguruan tinggi akan terus diakui eskistensinya jika memiliki lulusan yang unggul dan program studi sebagai lembaga diakui keberadaannya melalui akreditasi tingkat nasional bahkan internasional. Keinginan dan keyakinan diri yang kuat melekat pada dosen di prodi PLB untuk terus berjaya. Persamaan visi, misi, tujuan dan keyakinan kuat tim dosen PLB menjadi amunisi terpercaya untuk memperjelas arah serta tujuan lulusan.

Pembuatan jalan yang jelas bagi lulusan tentu dimulai dari diraihnya capaian lulusan dan hasil dilihat dari produk berupa profil lulusan. Capaian dan profil lulusan ini yang nantinya akan dijadikan sumber menyusun arah kurikulum bagi mahasiswa. Awal Agustus (05/08/2021) bertepatan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia memberikan semangat yang sama bagi prodi PLB berjuang menyusun kurikulum. Kegiatan awal yang dilakukan yaitu workshop Capaian Lulusan dan Profil Lulusan prodi PLB. Workshop dibuka oleh Dekan FIP UNY Dr. Sujarwo, M. Pd dan dipantau Dr. Cepi Safrudin Abd. Jabar, M. Pd selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FIP.

Perjuangan membongkar pasang konten dan formulasi capaian lulusan dilakukan selama satu hari yang terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama membahas capaian lulusan dan sesi kedua membahas profil lulusan. Kokohnya Capaian dan Profil Lulusan PLB UNY terlihat pada sikap, pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan layanan pendidikan khusus. Pengetahuan yang dimiliki digunakan untuk melayani anak berkebutuhan khusus secara tepat dari segi pendidikan dengan memperhatikan isu terkini, perkembangan keilmuan dan teknologi saat ini. Tak ketinggalan pula menghadirkan sikap religius dan terbuka untuk berkolaborasi sehingga pemberian layanan menjadi lebih komprehensif. Perjuangan untuk memperkokoh capaian dan profil lulusan prodi PLB akan dilanjutkan dengan pembahasan bangunan kurikulum, mata kuliah dan capaian mata kuliah. (ren)

Categories: Berita Lain

Aplikasi Al Quran Isyarat (QIRAT) Memukau Juri Lomba Karya Tulis Nasional

Tue, 2021-08-24 10:51

Pendidikan era baru berciri peeragogy dan cybergogy karena dampak pandemic covid-19 memberikan tantangan bagi guru untuk terus berinovasi menciptakan pembelajaran efektif. Tantangan yang muncul karena tidak adanya tatap muka dan kontak fisik secara langsung sehingga perhatian, konsentrasi dan praktik siswa menjadi sulit dimonitoring. Salah satu kesulitan yang dialami yaitu mempelajari seluk beluk keagamaan misalnya membaca dan menghafal Al Quran bagi anak tunarungu. Keterbatasan sumber belajar yang akomodatif untuk membaca dan menghafal Al Quran dijadikan inspirasi tim mahasiswa Pendidikan Luar Biasa untuk menciptakan media pembelajaran inovatif. Tim yang diketuai oleh Dewi Meiliyan Ningrum dengan anggota Nunu Nur Fadilah dan Vially Putri Lestari menciptakan Aplikasi Al Quran Isyarat (QIRAT) yang dapat digunakan oleh anak tunarungu. Keunggulan aplikasi yang diciptakan pada gerakan isyarat disertai pengucapan bentuk bibir, video tutorial dan validasi gerakan pengguna sebagai evaluasi. Menu yang terdapat dalam aplikasi terdiri dari daftar surat, daftar gerakan huruf arab dan validasi gerakan pengguna. Pada validasi gerakan ini, anak tunarungu merekam gerakan pada layar handphone lalu akan dipindai oleh aplikasi untuk menentukan ketepatan gerakan. Tentu pengembangan aplikasi ini akan memudahkan anak tunarungu dalam membaca dan menghafal Al Quran secara mandiri terutama saat pembelajaran daring. Hasil karya tim yang juga dibimbing oleh dosen PLB Rendy Roos Handoyo, M. Pd berhasil memperoleh juara 3 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dalam rangka Dies Natalis FIP UNY ke-71. Produk yang dikembangkan saat ini masih dalam tahap prototype dan selanjutnya akan terus divalidasi sehingga dapat disebarluaskan. Motivasi tim untuk menghasilkan produk agar dapat bermanfaat bagi anak tunarungu. Dukungan juga diberikan oleh dewan juri ketika tim melakukan presentasi, harapannya produk diteruskan sampai penyebarluasan sehingga memudahkan pembelajaran dalam membaca dan menghafal Al Quran bagi anak tunarungu. (red)

Categories: Berita Lain

Mengobati Keresahan Guru di Masa Pandemi Dengan Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Alternatif

Tue, 2021-08-24 09:58

Pandemi covid-19 yang sudah terjadi satu tahun di Indonesia berdampak pada pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Guru mulai merasa kebingungan untuk melaksanakan pembelajaran karena terbatasnya jarak, peralatan, kesiapan teknologi dan dukungan keluarga pada anak berkebutuhan khusus. Satu tahun sudah dialami bersama, tentu bukan saatnya untuk mengeluh dan menghindar dengan keadaan melainkan berjuang sekreatif mungkin menciptakan pembelajaran jarak jauh secara optimal.

Keresahan dan kebingungan guru dalam pembelajaran jarak jauh ini dijadikan motivasi oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat program studi Pendidikan Luar Biasa yang diketuai oleh Dr. Ishartiwi, M. Pd. Awal mula program terinspirasi dari sulitnya anak-anak di sekitar rumah yang belajar daring, orangtua kurang sabar memberikan pendampingan dan keluarga yang tidak memiliki peralatan gawai maupun jaringan internet. Dr. Ishartiwi akhirnya mencari informasi kebutuhan tentang pembelajaran jarak jauh bagi anak berkebutuhan saat ini. Informasi kebutuhan diperoleh melalui pengisian kuseioner dan wawancara secara random kepada guru di 10 Sekolah Luar Biasa Daerah Istimewa Yogyakarta. Bak gayung bersambut, motivasi Dr. Ishartiwi, M. Pd ditangkap baik oleh guru-guru SLB di DIY. Akhirnya, sesuai diksusi dan kerjasama dengan guru SLB Tunas Bhakti Pleret terselenggara pelatihan penyusunan bahan ajar pembelajaran jarak jauh bagi anak berkebutuhan khusus.

Pelatihan dilakukan selama 1 bulan secara blended, diawali Rabu, 9 Juni 2021 pelatihan luring di SLB Tunas Bhakti dan berikutnya pemantauan daring dua kali satu minggu hingga Rabu 8 Juli 2021 pengumpulan produk akhir peserta. Total peserta yang mengikuti pelatihan sejumlah 74 guru SLB di DIY. Keunggulan dari bahan ajar yang dikembangkan yaitu dapat dipelajari oleh anak berkebutuhan khusus secara mandiri tanpa pelibatan jaringan internet maupun gawai. Langkah awal yang ditempuh yaitu brainstorming bersama tentang perbedaan pola belajar di kelas dan di rumah sehingga isi bahan ajar akan berbeda. Bahan ajar tetap mengacu kurikulum, mencapai tujuan pembelajaran namun instruksi tidak seperti pembelajaran di dalam kelas. Hasil pelatihan sungguh luar biasa, peserta menghasilkan berbagai bahan ajar menarik dan bermanfaat bagi siswa. Bahkan ada peserta yang mengikutsertakan produk pelatihan dalam kegiatan perlombaan yang diselenggarakan kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Produk peserta nantinya akan digabung dan diedit oleh tim untuk pemerolehan HAKI. (ren)

Categories: Berita Lain