KELOMPOK PENGABDIAN DOSEN JPTEI MELAKUKAN PELATIHAN PEMROGRAMAN PYTHON BAGI GURU LP MA’ARIF YOGYAKARTA

Fri, 2021-11-19 10:44

Python termasuk bahasa pemorgraman tingkat tinggi dan menjadi salah satu bahasa pemrograman yang dapat membangun aplikasi, baik itu berbasis web ataupun berbasis mobile. Bahasa pemrograman Python sangat cocok diajarkan kepada siswa terutama di SMK yang berkaitan dengan jurusan Informatika sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja. Melihat hal tersebut kelompok pengabdian dosen JPTEI yang tergabung dalam grup riset BEAIS yaitu Fatchul Arifin, Aris Nasuha, Ardy Seto P, dan Anggun Winursito, mengadakan kegiatan pengabdian berupa pelatihan pemrograman Python dasar di LP Ma’arif Yogyakarta. Salah satu ranting LP Ma’arif NU di tingkat daerah adalah LP Ma’arif NU Yogyakarta yang memiliki 16 kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), salah satunya MGMP Media dan Komputer. Sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, kompetensi keahlian guru di bidang media dan komputer diharapkan untuk selalu update, salah satunya dalam penguasaan Bahasa pemrograman. Mengingat banyaknya guru-guru yang masih belum menguasai Bahasa pemrograman Python, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan Bahasa pemrograman Python kepada para guru-guru kelompok MGMP media dan komputer LP Ma’arif NU Yogyakarta.
Langkah-langkah yang ditempuh dalam kegiatan pengabdian terbagai menjadi beberapa tahapan dimulai dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Program pengabdian berupa pelatihan pemrograman Python dasar telah dilaksanakan selama 4 hari secara daring. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan pelatihan pemrograman Python dasar dianalisa dari beberapa faktor, diantaranya adalah presentase kehadiran peserta, peningkatan kompetensi peserta pelatihan, serta tingkat kepuasan peserta terhadap program pelatihan yang terlaksana. 
Progres peningkatan kompetensi peserta diukur dengan membandingkan hasil pretest yang telah dilaksanakan sebelum kegiatan pelatihan dengan hasil posttest yang dilaksanakan setelah kegiatan pelatihan. Hasil skor posttest peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan nilai pretest. Nilai pretest para peserta berada pada rentang 16-60 poin dengan rata-rata sebesar 31,81 sedangkan nilai posttest peserta berada pada rentang nilai 36-88 poin dengan rata-rata nilai sebesar 55 poin. Dari perbandingan tersebut, dapat terlihat bahwa program pelatihan pyhton dasar telah berhasil meningkatkan pemahaman para peserta pelatihan mengenai pemrograman python dasar. Beberapa manfaat yang diperoleh peserta pelatihan pemrograman pyhton dasar adalah Program pelatihan mampu menambah wawasan dan penyusunan sintaks bahasa pemrograman Python serta gambaran implementasi bahasa python pada suatu hardware bagi para guru

Categories: Berita Lain

PENERIMAAN MAHASISWA BARU FT UNY JALUR RPL

Tue, 2021-10-26 14:01

Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) menyelenggarakan Penerimaan Mahasiswa Baru jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) secara daring pada Selasa (19/10/2021). Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., selaku Dekan FT UNY menyambut hangat mahasiswa baru yang diterima melewati jalur RPL. “Selamat bergabung menjadi bagian dari civitas akademika FT UNY yang selalu menjunjung profesionalisme dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi maupun melaksanakan pendidikan, research, pengajaran, dan PPM”.
 

“Untuk bisa menyelesaikan studi dengan baik maka diperlukannya soft skill, kemandirian yang tinggi, motivasi yang tinggi, dan kemampuan untuk mengelola waktu dengan baik. Harus banyak membaca jurnal dan buku-buku, belajar bahasa inggris, dan menulis untuk menunjang pembuatan skripsi dan tesis,” pesan Dekan FT UNY.
 

“Belajar itu tidak hanya didalam kelas saja, akan tetapi belajar harus dilakukan di berbagai kegiatan kemahasiswaan untuk mengasah kepekaan sebagai mahasiswa, mengembangkan minat, bakat, dan potensi dalam kegiatan tersebut serta melalui kurikulum MBKM, mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar diluar program studi agar mahasiswa memiliki bekal yang lebih untuk memasuki dunia kerja nanti,” tutupnya.
 

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FT UNY, Prof. Dr. Edy Supriyadi, M.Pd., memberikan penjelasan bahwa nanti terdapat beberapa kergiatan diluar perkuliahan yang wajib diikuti oleh mahasiswa yaitu praktek industri, praktik mengajar bagi mahasiswa program studi pendidikan, dan kegiatan lainnya.
 

“Mahasiswa juga perlu mempersiapkan perangkat untuk penunjang pembelajaran daring,” terangnya.
 

“Jangan segan-segan memberikan masukan kepada, program studi, jurusan, atau fakultas jika terdapat kekurangan dalam proses perkuliahan. Hal tersebut agar pelaksanaan perkuliahan menjadi lancar,” ujarnya.
 

Sementara itu Prof. Dr. Mutiara Nugraheni, S.TP., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan menyampaikan bahwa harapannya mahasiswa baru bisa fokus sehingga dapat menyelesaikan perkuliahan dengan baik serta bisa berpartisipasi dan menorehkan prestasinya terutama untuk mahasiswa S1. “Mari kita jaga nama baik UNY dengan baik. Jika terdapat permasalahan terkait dengan keuangan, fasilitas, dosen, dan masalah lain bisa langsung dikomunikasikan secara baik dengan dosen pembimbing akademik atau jurusan,” tuturnya.
 

“Walaupun dengan jalur RPL, tidak akan mengurangi kualitas dari pendidikan dan pembelajaran di FT UNY. Harapannya dari mahasiswa dan kami bisa saling mendukung sehingga program RPL dari pemerintah ini bisa terlaksana dengan baik,” tutup Mutiara.
 

Sebagai penutup acara, Drs. Darmono, M.T., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni memberkikan penjelasan mengenai berbagai macam kegiatan kemahasiswaan yang ada di FT UNY mulai dari organisasi mahasiswa tingkat fakultas berupa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan himpunan mahasiswa jurusan. Serta terta terdapat Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) berupa KMM, LPMT Fenomena, Olahraga, Matriks, KPALH Carabiner, Karnaval, dan UNYtech TV. “Selain organisasi dan unit kegiatan tingkat fakultas diatas, terdapat tim fakultas yang terafiliasi dengan UKM Riset dan Teknologi Universitas yaitu Divisi Rancang Bangun (DRB) dan Tim Robot,” tutupnya.
 

Usai acara penerimaan mahasiswa baru FT UNY jalur RPL ini, mahasiswa kemudian mengikuti arahan lebih lanjut sesuai dengan prodi masing-masing yang akan didampingi oleh ketua program studi tersebut. (burhan)
 

Categories: Berita Lain

FT UNY SELENGGARAKAN 2ND INTERNATIONAL JOINT CONFERENCE ON ENGINEERING, TECHNOLOGY, AND VOCATIONAL EDUCATION

Tue, 2021-10-26 13:50

Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarkan 2nd International Joint Conference on Engineering, Technology, and Vocational Education secara virtual (05/10/2021) dengan mengangkat tema “Research and Innovation in Technology and Engineering during the Covid-19 Pandemic”. Agenda ini merupakan gabungan dari 4 konferensi internasional yakni the 7th International Conference on Technology and Vocational Teachers (ICTVT), The 4th International Conference on Electrical, Electronics, Informatics, and Vocational Education (ICE-ELINVO), The 4th International Conference on Vocational Education of Mechanical and Automotive Technology (ICOVEMAT), The 4th International Conference on Sustainable Infrastructure (ICSI). Co-host dari acara ini adalah Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, Institut Teknologi Adhitama Surabaya, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Universitas Janabadra dan Universitas Papua.
 

Prof. Herman Dwi Surjono dalam laporannya menyampaikan bahwa Total ada 304 paper yang akan dipresentasikan pada sesi paralel yang terdiri dari 74 untuk ICTVT, 109 bagi ICSI, 61 pada ICOVEMAT dan 60 saat ICE-ELINVO. Herman menyatakan bahwa konferensi ini bertujuan untuk sharing pengalaman terkait pembelajaran selama era pandemi terlebih pembelajaran praktik yang mendapat tantangan cukup besar selama pandemi ini. Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. AIFO mengharapkan bahwa melalui forum ilmiah ini akan lahir terobosan , solusi dan inovasi dalam pembelajaran dalam masa pandemi maupun pasca pandemic.
 

Pembicara tamu pada sesi yang pertama adalah Assoc. Prof. Dr. Nirmal Nair dari University of Auckland, New Zealand yang memaparkan tentang Energy Communication Data Infrastructure through the lens of Zero Carbon Climate Change Adaptation and Natural Hazard Resilience dan Prof. Yu-Ren Wu, Ph.D. dari Department of Mechanical Engineering National Central University, Taiwan yang menjelaskan hasil penelitiannya tentang Innovative Gear Manufacturing Technologies.
 

Sesi kedua dihadirkan Hyungwook Choi dari National Agency for Administration City Construction, Republic of Korea (R.O.K) yang menjelaskan mengenai Korean New Administrative City, Sejong serta Prof. Slamet. PH, M.A., M.Ed, M.A., MLHR, Ph.D dari Universitas Negeri Yogyakarta yang membicarakan tentang Local Specificity-Based Learning in Vocational Education. (hryo)
 

Categories: Berita Lain

ROBOT MOBO EVO UNY RAIH JUARA PERTAMA KRI

Tue, 2021-10-26 13:42

Robot Mobo Evo dari UNY berhasil meraih peringkat pertama Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat nasional yang diselenggarakan pekan ini secara daring. Kontes Robot Indonesia adalah kegiatan kompetisi rancang bangun dan rekayasa dalam bidang robotika yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. KRI memperlombakan 6 (enam) kategori yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dan Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI). Mobo Evo meraih peringkat satu pada divisi KRSBI Beroda yang merupakan salah satu kategori baru dengan mengadopsi pertandingan sepak bola robot tingkat internasional RoboCup Middle Size League yang diselenggarakan sejak tahun 1997.
 

Robot Mobo Evo yang digawangi Krisnan Prabandaru sebagai ketua tim dengan manager Annida Khoerun Nisa, dan programmer Adlan Nufahaidar, Rizky Syarif Hidayatullah, Bramandha Al Kautsar, Rohsan Nur Marjianto, Ahmad Arif Sultoni, Galih Masykur Aditama, bagian elektronik Muhammad Ikhwan Dwiyana, Fregi Nandika Wicaksono, Nur Milati, Dhito Nurfian Putra, Tomi Aditya serta bagian mekanik Naufal Dafha Bukhori, Muhammad Hilmi Bandanuji, Alif Muhammad Farras, Muhammad Fahridzotul Ustman serta dosen pembimbing Sigit Yatmono, S.T., M.T, mempersiapkan robot yang digunakan dalam perlombaan sejak Desember 2020. Krisnan Prabandaru mengatakan mereka melakukan persiapan yang matang menghadapi Kontes Robot Nasional ini. “Tim Mobo-Evo melakukan persiapan riset dengan membuat lapangan pertandingan, membuat dummy (rintangan di lapangan), membuat gawang, melakukan perawatan robot, memprogram robot dan membuat komponen cadangannya” katanya. Manager tim Annida Khoerun Nisa menyebutkan banyak kendala yang ditemukan tim ketika proses persiapan maupun pelaksanaan Kontes Robot ini diantaranya teknis yang sering ditemukan yaitu perbaikan lapangan yang rusak, terjadi kerusakan komponen robot ketika H-3 sebelum lomba KRI Nasional dilaksanakan, dan masih banyak kendala teknis lainnya. “Semuanya berhasil diatasi berkat dari kerja keras dan kerjasama yang baik dari anggota tim serta dukungan dari keluarga, orang-orang terdekat, dan dosen pembimbing yang sudah membimbing jalannya persiapan tim Mobo-Evo menuju KRI Nasional ini” ujar Annida. Naufal Dafha Bukhori mengisahkan, tim juga menguatkan mental anggotanya karena pada saat ikut KRI Wilayah 2 tim Mobo Evo hanya mendapatkan peringkat 5 dan terancam tidak lolos tingkat nasional. “Semangat kami sempat down namun tidak lama” paparnya. Naufal bersyukur tim masih bisa lolos ke KRI nasional dan menjadi semacam trigger bagi anggota tim untuk memperoleh yang lebih baik. Hal itu terbukti, tim Mobo Evo meraih peringkat pertama divisi KRSBI Beroda.
 

Selain Mobo Evo, UNY juga meraih peringkat 2 KRI Nasional ini pada divisi KRAI dengan Robot Maestro Evo yang akan mewakili Indonesia bersama tim ITS dalam ajang International ABU Robocon 2021 di Jimo China akhir tahun ini. Peringkat 2 KRI juga diraih tim UNY pada divisi KRSTI dengan Robot Rosemery yang sekaligus mendapat penghargaan desain dan artistik terbaik. Sedangkan pada divisi KRSRI UNY berhasil mendapat juara harapan 1 dengan Robot Gareng Punk. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNY Prof. Lantip Diat Prasojo merasa bersyukur atas prestasi yang diperoleh tim robot UNY yang meraih peringkat pertama, kedua, juara harapan satu dan penghargaan desain dan artistik terbaik. Harapannya kedepan prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan bisa lebih ditingkatkan lagi. Prestasi ini merupakan salah satu upaya UNY dalam agenda pembangunan berkelanjutan pada bidang pendidikan bermutu dan infrastruktur inovasi. (Dedy)
 

Categories: Berita Lain

ROBOT MOBO EVO UNY RAIH JUARA PERTAMA KRI

Tue, 2021-10-26 13:35

Robot Mobo Evo dari UNY berhasil meraih peringkat pertama Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat nasional yang diselenggarakan pekan ini secara daring. Kontes Robot Indonesia adalah kegiatan kompetisi rancang bangun dan rekayasa dalam bidang robotika yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. KRI memperlombakan 6 (enam) kategori yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dan Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI). Mobo Evo meraih peringkat satu pada divisi KRSBI Beroda yang merupakan salah satu kategori baru dengan mengadopsi pertandingan sepak bola robot tingkat internasional RoboCup Middle Size League yang diselenggarakan sejak tahun 1997.

Robot Mobo Evo yang digawangi Krisnan Prabandaru sebagai ketua tim dengan manager Annida Khoerun Nisa, dan programmer Adlan Nufahaidar, Rizky Syarif Hidayatullah, Bramandha Al Kautsar, Rohsan Nur Marjianto, Ahmad Arif Sultoni, Galih Masykur Aditama, bagian elektronik Muhammad Ikhwan Dwiyana, Fregi Nandika Wicaksono, Nur Milati, Dhito Nurfian Putra, Tomi Aditya serta bagian mekanik Naufal Dafha Bukhori, Muhammad Hilmi Bandanuji, Alif Muhammad Farras, Muhammad Fahridzotul Ustman serta dosen pembimbing Sigit Yatmono, S.T., M.T, mempersiapkan robot yang digunakan dalam perlombaan sejak Desember 2020. Krisnan Prabandaru mengatakan mereka melakukan persiapan yang matang menghadapi Kontes Robot Nasional ini. “Tim Mobo-Evo melakukan persiapan riset dengan membuat lapangan pertandingan, membuat dummy (rintangan di lapangan), membuat gawang, melakukan perawatan robot, memprogram robot dan membuat komponen cadangannya” katanya. Manager tim Annida Khoerun Nisa menyebutkan banyak kendala yang ditemukan tim ketika proses persiapan maupun pelaksanaan Kontes Robot ini diantaranya teknis yang sering ditemukan yaitu perbaikan lapangan yang rusak, terjadi kerusakan komponen robot ketika H-3 sebelum lomba KRI Nasional dilaksanakan, dan masih banyak kendala teknis lainnya. “Semuanya berhasil diatasi berkat dari kerja keras dan kerjasama yang baik dari anggota tim serta dukungan dari keluarga, orang-orang terdekat, dan dosen pembimbing yang sudah membimbing jalannya persiapan tim Mobo-Evo menuju KRI Nasional ini” ujar Annida. Naufal Dafha Bukhori mengisahkan, tim juga menguatkan mental anggotanya karena pada saat ikut KRI Wilayah 2 tim Mobo Evo hanya mendapatkan peringkat 5 dan terancam tidak lolos tingkat nasional. “Semangat kami sempat down namun tidak lama” paparnya. Naufal bersyukur tim masih bisa lolos ke KRI nasional dan menjadi semacam trigger bagi anggota tim untuk memperoleh yang lebih baik. Hal itu terbukti, tim Mobo Evo meraih peringkat pertama divisi KRSBI Beroda.

Robot Mobo Evo yang digawangi Krisnan Prabandaru sebagai ketua tim dengan manager Annida Khoerun Nisa, dan programmer Adlan Nufahaidar, Rizky Syarif Hidayatullah, Bramandha Al Kautsar, Rohsan Nur Marjianto, Ahmad Arif Sultoni, Galih Masykur Aditama, bagian elektronik Muhammad Ikhwan Dwiyana, Fregi Nandika Wicaksono, Nur Milati, Dhito Nurfian Putra, Tomi Aditya serta bagian mekanik Naufal Dafha Bukhori, Muhammad Hilmi Bandanuji, Alif Muhammad Farras, Muhammad Fahridzotul Ustman serta dosen pembimbing Sigit Yatmono, S.T., M.T, mempersiapkan robot yang digunakan dalam perlombaan sejak Desember 2020. Krisnan Prabandaru mengatakan mereka melakukan persiapan yang matang menghadapi Kontes Robot Nasional ini. “Tim Mobo-Evo melakukan persiapan riset dengan membuat lapangan pertandingan, membuat dummy (rintangan di lapangan), membuat gawang, melakukan perawatan robot, memprogram robot dan membuat komponen cadangannya” katanya. Manager tim Annida Khoerun Nisa menyebutkan banyak kendala yang ditemukan tim ketika proses persiapan maupun pelaksanaan Kontes Robot ini diantaranya teknis yang sering ditemukan yaitu perbaikan lapangan yang rusak, terjadi kerusakan komponen robot ketika H-3 sebelum lomba KRI Nasional dilaksanakan, dan masih banyak kendala teknis lainnya. “Semuanya berhasil diatasi berkat dari kerja keras dan kerjasama yang baik dari anggota tim serta dukungan dari keluarga, orang-orang terdekat, dan dosen pembimbing yang sudah membimbing jalannya persiapan tim Mobo-Evo menuju KRI Nasional ini” ujar Annida. Naufal Dafha Bukhori mengisahkan, tim juga menguatkan mental anggotanya karena pada saat ikut KRI Wilayah 2 tim Mobo Evo hanya mendapatkan peringkat 5 dan terancam tidak lolos tingkat nasional. “Semangat kami sempat down namun tidak lama” paparnya. Naufal bersyukur tim masih bisa lolos ke KRI nasional dan menjadi semacam trigger bagi anggota tim untuk memperoleh yang lebih baik. Hal itu terbukti, tim Mobo Evo meraih peringkat pertama divisi KRSBI Beroda.

Selain Mobo Evo, UNY juga meraih peringkat 2 KRI Nasional ini pada divisi KRAI dengan Robot Maestro Evo yang akan mewakili Indonesia bersama tim ITS dalam ajang International ABU Robocon 2021 di Jimo China akhir tahun ini. Peringkat 2 KRI juga diraih tim UNY pada divisi KRSTI dengan Robot Rosemery yang sekaligus mendapat penghargaan desain dan artistik terbaik. Sedangkan pada divisi KRSRI UNY berhasil mendapat juara harapan 1 dengan Robot Gareng Punk. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNY Prof. Lantip Diat Prasojo merasa bersyukur atas prestasi yang diperoleh tim robot UNY yang meraih peringkat pertama, kedua, juara harapan satu dan penghargaan desain dan artistik terbaik. Harapannya kedepan prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan bisa lebih ditingkatkan lagi. Prestasi ini merupakan salah satu upaya UNY dalam agenda pembangunan berkelanjutan pada bidang pendidikan bermutu dan infrastruktur inovasi. (Dedy)

Categories: Berita Lain

PENERIMAAN MAHASISWA BARU FT UNY JALUR RPL

Tue, 2021-10-26 13:29

Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) menyelenggarakan Penerimaan Mahasiswa Baru jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) secara daring pada Selasa (19/10/2021). Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., selaku Dekan FT UNY menyambut hangat mahasiswa baru yang diterima melewati jalur RPL. “Selamat bergabung menjadi bagian dari civitas akademika FT UNY yang selalu menjunjung profesionalisme dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi maupun melaksanakan pendidikan, research, pengajaran, dan PPM”.

“Untuk bisa menyelesaikan studi dengan baik maka diperlukannya soft skill, kemandirian yang tinggi, motivasi yang tinggi, dan kemampuan untuk mengelola waktu dengan baik. Harus banyak membaca jurnal dan buku-buku, belajar bahasa inggris, dan menulis untuk menunjang pembuatan skripsi dan tesis,” pesan Dekan FT UNY.

“Belajar itu tidak hanya didalam kelas saja, akan tetapi belajar harus dilakukan di berbagai kegiatan kemahasiswaan untuk mengasah kepekaan sebagai mahasiswa, mengembangkan minat, bakat, dan potensi dalam kegiatan tersebut serta melalui kurikulum MBKM, mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar diluar program studi agar mahasiswa memiliki bekal yang lebih untuk memasuki dunia kerja nanti,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FT UNY, Prof. Dr. Edy Supriyadi, M.Pd., memberikan penjelasan bahwa nanti terdapat beberapa kergiatan diluar perkuliahan yang wajib diikuti oleh mahasiswa yaitu praktek industri, praktik mengajar bagi mahasiswa program studi pendidikan, dan kegiatan lainnya.

“Mahasiswa juga perlu mempersiapkan perangkat untuk penunjang pembelajaran daring,” terangnya.

“Jangan segan-segan memberikan masukan kepada, program studi, jurusan, atau fakultas jika terdapat kekurangan dalam proses perkuliahan. Hal tersebut agar pelaksanaan perkuliahan menjadi lancar,” ujarnya.

Sementara itu Prof. Dr. Mutiara Nugraheni, S.TP., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan menyampaikan bahwa harapannya mahasiswa baru bisa fokus sehingga dapat menyelesaikan perkuliahan dengan baik serta bisa berpartisipasi dan menorehkan prestasinya terutama untuk mahasiswa S1. “Mari kita jaga nama baik UNY dengan baik. Jika terdapat permasalahan terkait dengan keuangan, fasilitas, dosen, dan masalah lain bisa langsung dikomunikasikan secara baik dengan dosen pembimbing akademik atau jurusan,” tuturnya.

“Walaupun dengan jalur RPL, tidak akan mengurangi kualitas dari pendidikan dan pembelajaran di FT UNY. Harapannya dari mahasiswa dan kami bisa saling mendukung sehingga program RPL dari pemerintah ini bisa terlaksana dengan baik,” tutup Mutiara.

Sebagai penutup acara, Drs. Darmono, M.T., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni memberkikan penjelasan mengenai berbagai macam kegiatan kemahasiswaan yang ada di FT UNY mulai dari organisasi mahasiswa tingkat fakultas berupa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan himpunan mahasiswa jurusan. Serta terta terdapat Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) berupa KMM, LPMT Fenomena, Olahraga, Matriks, KPALH Carabiner, Karnaval, dan UNYtech TV. “Selain organisasi dan unit kegiatan tingkat fakultas diatas, terdapat tim fakultas yang terafiliasi dengan UKM Riset dan Teknologi Universitas yaitu Divisi Rancang Bangun (DRB) dan Tim Robot,” tutupnya.

Usai acara penerimaan mahasiswa baru FT UNY jalur RPL ini, mahasiswa kemudian mengikuti arahan lebih lanjut sesuai dengan prodi masing-masing yang akan didampingi oleh ketua program studi tersebut. (burhan)

Categories: Berita Lain

Pelatihan Pemanfaatan Alat Monitoring Sarang Penyu Otomatis di Kawasan Konservasi Penyu Pantai Pelangi sebagai bentuk Pengabdian Dosen JPTEI

Sun, 2021-10-10 11:14

Keberadaan spesies penyu telah mengalami penurunan populasi yang cukup tinggi bahkan telah dikategorian terancam punah karena ancaman yang disebabkan oleh faktor alam maupun faktor manusia. Faktor alam yang mengancam populasi penyu diantaranya karena perubahan iklim, penyakit yang menyerang penyu, serta ancaman hewan pemangsa atau predator. Sementara itu, ancaman populasi penyu karena faktor manusia diantaranya disebabkan oleh kematian akibat interaksi dengan aktivitas perikanan, kerusakan habitat pantai oleh manusia, pengelolaan teknik-teknik konservasi yang tidak memadai dan perburuan penyu dan telurnya yang tak terkendali. Kondisi saat ini, komunitas konservasi melakukan pemantauan terhadap sarang telur penyu dilakukan secara konvensional. Hal inilah yang mendorong tim dosen dari Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika melakukan penelitian dan pengembangan alat monitoring sarang penyu otomatis berbasis internet of things yang selanjutnya didiseminasikan melalui program Pengabidan Kepada Masyarakat (PPM).

Kegiatan PPM yang diketuai oleh Purno Tri Aji, M.Eng. ini bermitra dengan Kelompok Konservasi Penyu Pantai Pelangi Kabupaten Bantul. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pemanfaatan alat monitoring sarang penyu otomatis. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari pada tanggal 7 - 9 Juni 2021 di kawasan konservasi penyu Pantai Pelangi Bantul. Kegiatan PPM ini dilaksanakan secara luring meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 6 orang anggota konservasi penyu Pantai Pelangi. Dalam sambutannya, ketua tim pengabdi menyampaikan bahwa PPM dosen ini merupakan bentuk hilirisasi hasil penelitian dan pengambangan yang dilakukan oleh tim dosen pengabdi. Diseminasi produk teknologi hasil litbang kepada masyarakat merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Pelatihan ini, diharapkan mampu menigkatkan kinerja mitra dalam rangka konservasi penyu di kaswasan pantai Pelangi Bantul.

Pada sesi berikutnya, pemaparan materi dengan topik cara kerja, peran, fungsi dan manfaat alat yang disampaikan oleh Muhammad Irfan Luthfi, M.Pd. Dalam paparannya disampaikan bagaimana alat monitoring sarang penyu otomatis tersebut bekerja dan manfaat apa saja yang akan didapatkan ketika menggunakan alat tersebut. Sementara itu, Muhammad Izzuddin Mahali, S.Pd.T., M.Cs. menyampaikan materi terkait dengan penggunaan alat dan aplikasi android yang menjadi user interface untuk monitoring. Dalam paparannya, disampaikan terkait bagaimana cara instalasi alat dan instalasi aplikasi android serta penggunaan fitur-fitur yang ada. Selain itu juga dijelaskan bagaimana cara membaca data dari aplikasi android. Materi terakhir berupa troubleshooting alat yang disampaikan oleh Dr. Ir. Drs. Eko Marpanaji, M.T. Pada sesi ini, peserta diberikan tutorial bagaimana langkah-langkah troubleshooting jika alat mengalami masalah atau gangguan dan bagaimana cara mengatasinya.

Pada akhir kegiatan, tim dosen melakukan monitoring dan evaluasi terkait dengan progress monitoring alat yang sudah terpasang di lokasi. Peserta memberikan feedback terkait dengan pemanfaatan alat dan kendala yang dihadapi selama penggunaan alat. Tim dosen memberikan arahan, masukan dan solusi terkait dengan feedback dari para peserta. Para peserta merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan ini.
 

Tags: pengabdian pada masyarakat
Categories: Berita Lain

Uji Kompetensi Mahasiswa Elektronika di bidang Operator Terlatih Assembly & Solder

Wed, 2021-08-25 09:15

Perkembangan zaman yang semakin pesat mempengaruhi berbagai macam aspek kehidupan terutama dunia usaha dan dunia industri yang semakin memperketat persaingan calon tenaga kerja. Hal ini membuat kebutuhan kompetensi lulusan Universitas harus terus ditingkatkan. Untuk menghadapi tantangan tersebut diatas, maka Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) khususnya prodi Pendidikan Teknik ELektronika terus berupaya memperkuat daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor dengan mengandalkan pada kualitas dan kemampuan sumber daya manusia dengan penguasaan teknologi dan manajemen. Salah satu pembuktian upaya tersebut adalah kembali mengadakan Uji Kompetensi untuk mahasiswa. Kegiatan Uji Kompetensi bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Elektronika Indonesia (LSP EI).

Kegiatan Uji Kompetensi mahasiswa dengan skema Operator Terlatih Assembly & Solder 3 telah dilaksanakan pada hari Selasa, 08 Juni 2021 bertempat di Laboratorium Elektronika dasar dan Laboratorium Instrumentasi JPTEI FT UNY. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 orang dengan menggunakan protokol Kesehatan yang ketat karena masih dalam kondisi pandemi. Dalam kegiatan uji kompetensi ini antusiasme peserta yang mendaftar program kegiatan ini cukup besar, namun karena keterbatasan slot peserta sehingga dilakukan seleksi sebelumnya. Asesor yang menguji keterampilan mahasiswa berasal dari LSP EI berjumlah 2 orang dengan masing-masing asesor menguji 10 peserta. Kompetensi yang diujikan meliputi identifikasi komponen elektronika, asselmbly komponen, soldering, desoldering, dan pengujian rangkaian elektronika.

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi ini adalah sebagai upaya prodi dalam meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif lulusan di semua sektor dengan mengandalkan pada kualitas dan kemampuan sumber daya manusia dengan penguasaan teknologi dan manajemen. “Melalui kegiatan ini, diharapkan program Uji Kompetensi ini akan menjadi modal bagi lulusan nantinya untuk memenuhi syarat atau kualifikasi di dunia kerja melalui bukti sertifikat hasil program Uji Kompetensi yang didapat peserta uji”, ungkap Anggun Winursito, M.Eng sebagai koordinator dalam kegiatan ini.
 

Tags: elektronika
Categories: Berita Lain