CUTI KULIAH

Cuti Kuliah

Pasal 12

Cuti kuliah tidak diperhitungkan sebagai masa studi dan mahasiswa tidak diwajibkan membayar biaya pendidikan.

Pasal 13

  1. Persyaratan izin cuti kuliah bagi mahasiswa ditetapkan sebagai berikut:
    • telah menempuh kuliah minimal satu semester, dengan paling sedikit telah menempuh 10 (sepuluh) sks, dan indeks prestasi paling rendah 2,00 (dua koma nol nol) untuk program S1 dan D3 serta 3,00 (tiga koma nol nol) untuk program S2 dan S3.
    • bukan penerima beasiswa.
    • belum melebihi batas jumlah cuti kuliah.
  2. Prosedur pengajuan cuti kuliah dilakukan secara daring (online) dengan tahapan sebagai berikut.
    • Mahasiswa memasukkan data ke dalam SIAKAD UNY pada menu layanan cuti kuliah.
    • Sistem mengirimkan tembusan isian data dalam bentuk e-mail kepada dosen PA untuk mendapatkan persetujuan.
    • Sistem mengirimkan tembusan isian data dalam bentuk e-mail kepada ketua jurusan/ketua program studi, wakil dekan I/asdir I Program Pascasarjana, sebagai pemberitahuan.
    • Bagian akademik UNY memproses persetujuan cuti kuliah ke Rektor.
    • Bagian akademik UNY mengirimkan e-mail berisi surat cuti kuliah yang telah ditandatangani Rektor kepada mahasiswa pengusul dengan tembusan ke dosen PA, Kajur/kaprodi, dan Wakil Dekan I.
  3. Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi akan diproses cuti kuliahnya secara otomatis oleh bagian akademik dan sistem akan mengirimkan pemberitahuan kepada mahasiswa yang bersangkutan dengan tembusan kepada dosen PA, Kajur/kaprodi, dan Wakil Dekan I.
  4. Cuti kuliah otomatis diberikan paling banyak 2 (dua) kali sepanjang yang bersangkutan masih memiliki hak cuti.
  5. Jika ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, mahasiswa yang telah terlanjur mendaftar ulang dapat mengajukan izin cuti kuliah dan membatalkan rencana studinya pada semester berjalan tanpa pengembalian biaya pendidikan yang telah dibayarkan.
  6. Lama cuti kuliah yang diizinkan adalah sebagai berikut.
    • a. Program diploma dan PKS selama 2 (dua) semester.
    • b. Program sarjana selama 4 (empat) semester, dan
    • c. Program magister dan doktor selama 2 (dua) semester.

Pasal 14

  1. Permohonan izin cuti kuliah dapat diajukan setiap semester berjalan.
  2. Cuti kuliah secara berturut-turut hanya diizinkan maksimal 2 (dua) semester.
  3. Dalam hal setelah mahasiswa cuti kuliah selama dua semester bertutut-turut dan tidak melakukan registrasi pada semester berikutnya, semester tersebut diperhitungkan sebagai masa studi.
  4. Jika mahasiswa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) akan mendaftarkan diri kembali, mahasiswa tersebut diharuskan membayar biaya pendidikan semester sebelumnya dan semester yang akan ditempuh.
  5. Mahasiswa yang sudah cuti kuliah dua semester berturut-turut dan tidak melakukan registrasi pada dua semester berikutnya secara berturut-turut, dinyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa UNY.
  6. Dalam hal mahasiswa sebagaimana dimaksud pada ayat (5) diterbitkan surat keterangan pernah kuliah.