“ELECTRICAL COMPETITION” MEMUNCULKAN DAYA JUANG DENGAN PLC

22
Nov
2018

Himpunan Mahasiswa Elektro dan Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta sukses selenggarakan  Electrical Competition berbasiskan Lomba Programmable Logic Controller (PLC) tingkat Nasional untuk siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Gedung KPLT Lantai 3 (10-11/11/2018). Lomba ini bertujuan untuk memunculkan daya juang berkompetisi dalam menggunakan PLC.

PLC sendiri merupakan perangkat elektronik digital dengan memori yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi yang menjalankan fungsi-fungsi spesifik seperti: logika, sekuen, timingcounting, dan aritmatika untuk mengontrol suatu mesin industri atau proses industri sesuai dengan yang diinginkan.

Mengusung tema “Break The Limit to be The Future Engineer in The 4.0 Industrial Revolution Era” Electrical Competition diharapkan mampu menjadi sarana bagi siswa SMK untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat dari ruang kelas serta menumbuhkan jiwa kompestisi di kalangan para siswa sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa.

Garin Alkautsar, Ketua Hima Elektro menuturkan bahwa lomba ini diikuti oleh 22 tim dari perwakilan SMK di seluruh Indonesia, terutama DIY, Jawa Tengah hingga Jakarta. “Lomba "Electrical Competition ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerjasama dengan mitra dan para pemangku kepentingan di masa dating,” ujar Garin.

“Karena tentu sinergi yang baik sangatlah dibutuhkan dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik elektro dan mekatronika untuk menghadapi revolusi industri 4.0,” lanjutnya.

Setelah melalui penyisihan dan babak final, SMKN 1 Tembarak dinobatkan sebagai juara 1, diikuti SMK Tunas Harapan Pati sebagai juara 2, SMK Karya Guna 1 Bekasi sebagai juara 3 dan SMKN 1 Samigaluh sebagai juara harapan 1. Penyerahan piala dan uang pembinaan dilakukan oleh. Totok Heru Tri Maryadi, M.Pd., ketua Jurusan Pendidikan Teknik Elektro.

Totok Heru juga berpesan kepada seluruh siswa agar terus menempa diri, salah satunya keikutsertaan dalam kompetisi. “Selain meningkatkan keterampilan dan ketangkasan, dengan kompetisi lambat laun dapat membentuk mental siswa dengan baik sehingga tingkat kepercayaan diri akan semakin tinggi,” ujarnya. (hryo)

submitted by humas