KUNJUNGAN DEWAN PERTIMBANGAN UNMUL DI UNY

9
Nov
2017

Dewan Pertimbangan Universitas Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Yogyakarta dalam rangka Studi Banding Dewan Pertimbangan. Kunjungan dilaksanakan pada Selasa 7 November 2017 di Ruang Rapat Pimpinan UNY. Rombongan diterima Wakil Rektor II UNY Prof. Dr. Edi Purwanta, M.Pd didampingi Ketua Dewan Pertimbangan UNY GBPH Prabukusumo, S.Psi. Turut hadir menyambut kunjungan tersebut, Prof. Dr. Yoyon Suryono, M.S., Prof. Dr. Herminanto Sofyan, M.Pd. dan Dr. Sardiman. Delegasi Universitas Mulawarman adalah Wakil Rektor II Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si, Ketua Dewan Pertimbangan Prof. Helminuddin. Ikut hadir pula Prof. Ir. Afif Rukhaeni, MS, Kabiro umum dan keuangan Rizali Irawan,  dan staf Syaiful Arif, dan Kiki Rizqi A.

Wakil Rektor II, Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si, mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan melihat kegiatan yang telah dilaksanakan Dewan Pertimbangan UNY sekaligus belajar, karena Universitas Mulawarman baru mendapat akreditasi A. “Kami harus banyak belajar dari UNY untuk mengejar ketertinggalan” kata Abdunnur “Karena setelah mendapat akreditasi A harus ada nilai tambah terutama tentang tata kelola organisasi”. Wakil Rektor II Prof. Dr. Edi Purwanta, M.Pd menyambut baik kunjungan ini dan mempersilakan untuk menggali apa yang ada dalam Dewan Pertimbangan UNY. “Banyak hal yang dikerjakan Dewan Pertimbangan UNY” kata Edi Purwanta “Termasuk masukan untuk kinerja nonakademik, bidang keuangan, dan sebagainya”.

Dalam kunjungan tersebut Dewan Pertimbangan Universitas Mulawarman dan UNY saling bertukar pengalaman dan berdiskusi tentang apa yang ada dalam perguruan tinggi masing-masing. Dalam kesempatan ini Ketua Dewan Pertimbangan UNY GBPH Prabukusumo, S.Psi memaparkan bahwa dewan pertimbangan juga memberi masukan pada Rektor dalam bidang non-akademik serta menyarankan pada dosen untuk profesional dalam bidangnya sehingga mahasiswa akan mencermati dengan sungguh-sungguh. “Hal ini untuk meminimalisasi penyimpangan yang ada seperti korupsi dan sebagainya” kata GBPH Prabukusumo, S.Psi. Ditegaskan bahwa mahasiswa haruslah pintar secara akademik, cerdas, bicara runtut, menjaga sikap sopan santun dan taat ibadah sehingga diharapkan lebih bermanfaat bagi orang lain. Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama. (Dedy)

Tags: 
submitted by humas