LIMA FINALIS MAPRES DISELEKSI

8
Feb
2019

Falkutas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) gelar seleksi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) di ruang Lafran Pane FIS UNY pada hari Kamis (31/1/2019). Adapun peserta yang lolos dalam kategori finalis 5 besar yaitu Nadiyah Salsa Billah (Ilmu Administrasi Negara 2016), Asyif Awaludin R (Pendidikan Sejarah 2016), Harry P (Ilmu Komunikasi 2016), Maya Eka S (Pendidikan Geografi 2016) dan Sabit (PKNH 2016).  Komponen yang dinilai meliputi IPK, karya tulis ilmiah dengan tema “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals)”, ringkasan (bukan abstrak) dalam Bahasa Inggris, kegiatan Ko dan Ekstra Kurikuler, prestasi kegiatan dalam bentuk sertifikat dan kepribadian. Peserta yang lolos seleksi tingkat fakultas selanjutnya akan mengikuti seleksi di tingkat universitas.

Salah satu finalis, Nadiyah Salsa Billah menuturkan bahwa pemilihan Mapres FIS  melalui beberapa tahapan yaitu seleksi  berkas dilanjutkan dengan presentasi karya ilmiah menggunakan Bahasa Inggris di hadapan juri yang merupakan dosen FIS. Persyaratan pemilihan mapres yaitu peserta berusia tidak lebih dari 22 tahun pada tanggal 1 januari 2019, terdaftar sebagai mahasiswa S1 maksimal semester 6 dan IPK rata-rata minimal 3,00.

Dalam seleksi mahasiswa berprestasi tersebut Nadiyah mempresentasikan karya berjudul COC (Community Based Older Care): Inclusive Social Welfare Services Model in Indonesia. Tujuan penulisan karya imiah ini yaitu mengetahui implementasi model COC dalam peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia dan mengindentifikasi peran aktor dan stakeholders model COC dalam peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia. Model COC dapat membantu program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan sosial lansia. COC perlu terus dikembangkan karena efektif meningkatkan keadilan, keberlanjutan, dan inklusif. Selain itu. model COC dapat menjadi supporting system yang utama dan best practice bagi daerah lainnya.

“Bagi saya menjadi mahasiswa berprestasi bukan hanya memiliki sertifikat dan piagam yang banyak, tetapi mahasiswa berprestasi sesungguhnya yaitu mahasiswa yang mampu berkontribusi dan bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara. Mahasiswa berprestasi juga harus mampu menjadi suri tauladan, memiliki kepribadian yang baik, dan memiliki semangat untuk membangun negeri ini.  We cannot change the future for the young generation, but we can change the young generation for the future.” pungkas mahasiswa Ilmu Administrasi Negara tersebut. (Eko)

submitted by humas