MAHASISWA KKN AJAK WARGA HIDUP SEHAT

14
Sep
2018

Tim KKN 242 Universitas Negeri Yogyakarta menuai respon yang sangat positif dari warga. KKN 242 yang bertempat di Dukuh Giren, Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten ini memprogramkan Warung Hidup dengan media tanam pempers bekas, selain mengurangi pengeluaran ekonomi harian program ini juga mengajak warga agar tidak membuang sampah sembarangan terutama pempers. Program unggulan kelompok ini didasari dengan rasa prihatin mahasiswa KKN 242 terhadap aliran sungai yang mengelilingi desa Sukorejo tersebut.

Pempers merupakan salah satu bahan yang sangat lama untuk terurai namun dalam sisi negative tersebut pempers juga dapat menyimpan air dalam jumlah yang banyak dan penyimpanan yang lama, hal ini yang di manfaatkan untuk media tanam sebab masyarakat tidak perlu setiap hari menyirami tanamannya, jenis tanaman yang digunakan adalah Cabai, Sawi dan Kangkung. Jenis tanaman ini merupakan tanaman yang menjadi pokok utama dalam masak selain itu cara perawatanya juga terbilang mudah dan media yang digunakan cukup menggunakan polybeck.

Selain Warung Hidup dan Pengolahan Pempers Untuk Media Tanam mahasiswa KKN 242 yang di pembimbing Drs. Sudiyanto. M.Pd ini juga kerap melakukan kegiatan Pembuatan Pupuk Organik bersama warga serta pemblajaran pengolahan pupuk step by step. Pengolahan pupuk organic ini juga betujuan untuk mendukung program Warung Hidup dimana nanti warga dapat melakukan pembuatan pupuk, media tanam, pemijahan, perawatan, serta pembuatan bibit secara mandiri.

Kegiatan yang diawali dengan sosialisasi tentang keuntungan dan keunggulan warung hidup serta bahaya pempers terhadap lingkungan sekitar ini sangat disambut gembira oleh warga khususnya yang berada di dekat sungai, kegiatan ini juga didukung oleh pihak PUSKESMAS yang antusias mendukung program ini serta program ODF dari pemerintah Daerah tentang himbauan warga agar tidak BAB sembarangan. Setelah kegiatan itu warga diajak langsung ke sungai untuk mengetahui akibat-akibat yang fatal dari warga yang membuang pempers sembarangan dan BAB sembarangan yang di jelaskan langsung dari pihak PUSKESMAS kepada warga Sukorejo, sampai halnya warga mengetahui betapa pentingnya menjaga sungai dan tidak buang limbah berbahaya ke sungai.

 

submitted by humas