MAHASISWA UNY SUSUN BUKU UNTUK MENGURANGI PERILAKU GADGET ADDICTION PADA ANAK

19
Jul
2018

Perkembangan teknologi dan informasi di era globalisasi ini dapat dikatakan berjalan sangat pesat. Tidak hanya terjadi di negara-negara maju, tetapi hampir seluruh negara di dunia mengalaminya. Salah satu bentuk perkembangan teknologi yang sangat pesat adalah gadget. Gadget merupakan perangkat elektronik yang memiliki fungsi khusus yang memudahkan pekerjaan dan kebutuhan manusia. Gadget dapat berupa laptop, tablet, maupun smartphone.

Perkembangan gadget dewasa ini sungguh luar biasa. Penggunaannya pun sudah merambah jauh ke desa serta menghilangkan batas usia pemakainya. Salah satunya adalah anak-anak. Gadget sendiri dapat menggambarkan kecanggihan piranti elektronik yang terus berkembang, bahkan dapat dikatakan gadget adalah alat komunikasi multifungsi. Fungsi tersebut misalnya digunakan untuk menelepon, menulis pesan, menulis catatan, bermain games, mengirim email, dan sebagainya.

Pemakaian gadget oleh anak-anak dapat memberikan dampak negatif berupa kecanduan gadget atau gadget addiction. Survei yang dilakukan the Asian Parent Insight bersama Samsung Kidstime pada 2014 menyatakan bahwa 98% anak di Asia Tenggara telah menggunakan tablet atau smartphone. Tidak heran bila kita melihat anak balita sudah mahir menggunakan tablet atau smartphone untuk menonton kartun ataupun mendengarkan lagu kesayangannya. Sedangkan anak yang lebih besar memanfaatkan gadget untuk bermain games. Selain itu, faktanya anak-anak biasanya menggunakan gadget selama lebih dari 1 jam pada setiap kali penggunaan.

Tingginya intensitas penggunaan gadget oleh anak-anak untuk bermain games dan mengakses konten video tentunya menjadi masalah tersendiri. Dengan adanya permasalahan ini kita dituntut untuk menciptakan sebuah media yang dapat menekan gadget addiction pada anak. Berangkat dari hal tersebut, tiga mahasiwa UNY yang terdiri dari Dewi Endah Puspitasari, Dewi Septiyaningsih dan Widya Loka Lulu Kusuma Wardani menciptakan media pembelajaran lift the flap book untuk mengurangi gadget addiction pada anak.

Media ini berupa buku yang didesain memiliki beberapa fitur khusus, yaitu buka tutup gambar, geser dan tarik yang ditandai dengan tanda panah. Fitur-fitur tersebut selain menjadi daya tarik agar anak teralihkan dari kegiatan bermain gadget, juga berguna untuk menutupi deskripsi dan gambar yang menjadi poin utama pada lift the flap book. Selain itu, secara tidak langsung kegiatan melihat, menggeser gambar, menarik dan membuka serta menutup lipatan gambar dapat melatih perkembangan motorik anak.

Lift the flap book dikemas dengan menumpuk tiga layer yang terdiri dari layer background, layer kedua berupa karton atau yellow board dan layer teratas berupa gambar desain utama yang dicutting atau dilubangi pada bagian-bagian tertentu. Lubang pada layer teratas ini berguna untuk melihat deskripsi atau gambar yang terdapat pada layer background.

Selain adanya tanda panah, kami juga melengkapi buku ini dengan buku panduan bagi pendamping yang berisi penjelasan pengunaan fitur-fitur yang terdapat pada setiap halaman. Hal ini semakin memudahkan bagi orang tua, kakak ataupun guru yang mendampingi anak dalam menggunakan dan membaca buku lift the flap.

Buku yang diciptakan terdiri dari dua seri yang memiliki tema “Dino dan Gadget” dengan judul seri pertama “Dino dan Gadget Seri 1: Dampak Negatif Terlalu Lama Bermain Gadget” yang berisi 7 dampak negatif akibat terlalu lama bermain gadget. Kemudian seri kedua yaitu “Dino dan Gadget Seri 2: Aktivitas Lain yang Menyenangkan dari pada Bermain Gadget” yang berisi 5 aktivitas atau kegiatan alternatif yang lebih menyenangkan dari pada bermain gadget.

Penggunaan media pembelajaran berupa lift the flap book ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan gadget addiction pada anak. Selain dapat digunakan sebagai salah satu variasi media pembelajaran, media ini juga bertujuan untuk mengembangkan pelatihan motorik pada anak. Media ini juga diharapkan mampu mengatasi masalah yang dihadapi oleh guru karena adanya masalah gadget addiction pada peseta didik di sekolah.

Terciptanya media pembelajaran lift the flap book ini berkat Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti Tahun 2018. Harapannya bukan hanya mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi anak berupa gadget addiction, tetapi juga mampu menjadi media pembelajaran yang menumbuhkan kreativitas pada anak. Jadi, selain mengatasi permasalahan gadget addiction, juga mampu menjadi media baru yang kretif dan inovatif. (mim/ant)

 

 

Tags: 
submitted by humas