MAHASISWA UPM SIT-IN DI PTBB FT UNY

8
Feb
2019

Mahasiswa dari Jurusan Home Science Universiti Putra Malaysia (UPM) melaksanakan program sit in di Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, khususnya DI Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana. Mereka terdiri dari 23 mahasiswa yang menggeluti bidang Boga, Busana dan Rias. Acara pembukaan penerimaan mahasiswa sit in dilaksanakan di ruang sidang Gedung KPLT (04/02/2019) yang dihadiri oleh jajaran dekanat, para pengurusan jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana, serta para pengelola program kerjasama fakultas.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Dr. Ir. Widato, M.Pd. menyampaikan bahwa FT UNY terus merealisasikan berbagai program kerjasama dengan institusi luar negeri. “Kami telah melaksanakan kerjasama meliputi praktik mengajar di Malaysia bersama UTHM, Magang Internasional di Jepang, guest lecture di Malaysia dan beberapa program peneilitan bersama dengan kolega di luar negeri,” ujar Widarto.

“Kami berharap sit in ini menjadi langkah awal dan pemicu lahirnya berbagai kolaborasi lainnya dengan UPM,” lanjut Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

“Mungkin semester depan kerjasama ini bisa ditingkatkan dengan program transfer kredit”, tandasnya.

Sementara itu Anis Zakaria, Ph.D, dosen pendamping dari UPM menyampaikan terima kasih atas penyambutan dan kerjasama yang telah dilakukan. “Meskipun disini kami melihat ada sedikit perbedaan istilah serta rumpun ilmu dari boga, busana dan rias karena di UPM program studi tersebut masuk sebagai jurusan Home Science dibawah Fakultas Ilmu Pendidikan tidka di teknik seperti UNY,” lanjut Anis.

“Tetapi bila melihat dari struktur kurikulumnya saya rasa tidak jauh berbeda sehingga kami sangat antusias dengan program ini agar mahasiswa kami dapat banyak belajar tentang gaya busana, kuliner serta tren riasan di Indonesia,” lanjutnya.

“Bahkan harapannya nanti para mahasiswa bisa berkolaborasi untuk menghasilkan produk akademiknya dengan memadukan keilmuan di UPM dan UNY,” imbuhnya.

“Sedangkan untuk program transfer kredit , tentu kami juga sangat bersemangat agar itu bisa segera teralisasi namun kami perlu menyampaikan program tersebut ke pihak pimpinan untuk  ditindaklanjuti,” paparnya. (hryo)

 

submitted by humas