MONITORING KKN DI DLINGO

6
Sep
2017

Universitas Negeri Yogyakarta merencanakan memiliki satu desa yang ditetapkan sebagai lokasi pengembangan potensi lokal dalam rangka mendukung program pembangunan, khsususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.  Dengan demikian ada program pengem­bangan yang berkelanjutan dan sinergis antara Pemerintah Daerah dan UNY di wilayah atau desa tersebut. Harapannya, wilayah tersebut dapat mengembangkan potensi yang khas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Salah satu aktivitas yang mendukung rencana tersebut adalah kegiatan KKN. Demikian paparan Rektor UNY, Sutrisna Wibawa, pada acara Monitoring dan Evaluasi KKN Semester Khusus yang dipusatkan di Dlingo Bantul (27 Agustus 2017). Hadir pada kesempatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Pemda Bantul, Totok Sudarto.

Lurah Dlingo, Bahrun Wardoyo merasa gembira dengan kegiatan mahasiswa KKN UNY di wilayahnya dan berharap agar program ini terus berkesinambungan tiap tahunnya. “Sistem KKN di Dlingo ini dirancang untuk mengelola tiap kegiatan yang berbeda pada tiap dusunnya,” kata Bahrun. “Empat lokasi KKN di Dlingo mempunyai karakteristik yang berbeda. Di Dusun Dlingo 1 mengembangan budaya, Dusun Pokoh 1 mengembangkan wisata, Dusun Kebosungu mengembangkan peternakan, dan Dusun Pakis 2 mengembangkan seni kreatif”. Kehadiran mahasiswa KKN UNY difokuskan untuk menata dan mengembangkan potensi masing-masing wilayah tersebut.

Menanggapi paparan Lurah Dlingo, Sutrisna menegaskan UNY akan berupaya mendukung secara optimal apa yang telah diprogramkan dan direncanakan Pemerintah Desa Dlngo. “Sebagai desa wisata, Dlingo harus memiliki sesuatu yang diunggulkan, misalnya keberadaan homestay,” kata Sutrisna Wibawa. Lebih lanjut Rektor menegaskan program pengembangan potensi desa akan melibatkan seluruh fakultas di UNY dengan karakteristik masing-masing. Misalnya, Fakultas Bahasa dan Seni akan menangani masalah seni dan  budaya, Fakultas Teknik membantu pengembangan potensi kreatif – produktif dan teknologi tepat guna, dan Fakultas Ekonomi diharapkan dapat membantu penataan dan pengelolaan keuangan.

Totok Sudarto, mewakili Bupati Bantul menyampaikan apresiasi yang tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada UNY atas perhatian, bantuan, dan kontribusinya dalam mendukung program-program pembangunan di daerah Bantul. “Kegiatan KKN ini dapat menjadi media yang tepat bagi mahasiswa untuk belajar langsung kehidupan bermasyarakat. Pada saat yang sama, Pemda Bantul juga dapat melaksanaan program-program pembungan, utamanya di bidang pendidikan” jelas Totok. Harapannya, kerja sama ini dapat berkelanjutan di masa-masa mendatang.

Kegiatan monitoring KKN ini dilakukan untuk melihat hasil program kerja mahasiswa selama KKN berlangsung dan diikuti oleh para pejabat di lingkungan UNY. Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat Sanggar Seni Mbelik Dhadhap dan dilanjutkan penanaman pohon sawo di lokasi Balai Desa Dlingo oleh  Asisten III Bidang Administrasi Pemda Bantul, Rektor UNY, Ketua LPPM UNY, Lurah Dlingo, dan Ketua Kelompok Mahasiswa KKN UNY. (Dedy)

submitted by humas