NETWORKING, KUNCI KERJASAMA LUAR NEGERI

5
Apr
2018

Rektor dan pimpinan UNY melaksanakan kegiatan workshop dan diskusi pengembangan kerjasama internasional bersama Abdul Wahid Maktub (Staf Khusus Menristekdikti) di Ruang Sidang Senat, Rabu 4 April 2018. Abdul Wahid Maktub mengutarakan bahwa pada era sekarang ini perguruan tinggi hendaknya tidak semata hanya sebagai teaching university namun mulai mengarah ke riset, sekaligus juga bermetamorfosis menjadi institusi yang sadar diri, adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan baru. “Kuncinya pada kreatifitas dan networking untuk mencapai itu semua” katanya. Mantan Duta Besar RI untuk Qatar tersebut menegaskan bahwa kedepannya kolaborasi menjadi penting. Selain itu juga perlu metaphysical dimension berupa passion and love. Dikatakannya bahwa bila manusia bekerja dengan menggunakan passion and love maka dia akan melaksanakannya dengan ikhlas dan sepenuh hati sehingga menimbulkan kemajuan. Pria yang akrab dipanggil Gus Wahid tersebut juga memberi akses untuk membuka pasar di Timur Tengah dengan kiat visi yang tegas, selalu upgrading ilmu, fokus dan tangkas. Selain itu juga selalu proaktif, saling mengadakan kunjungan serta membuka jaringan kerjasama.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengatakan bahwa kerjasama luar negeri UNY selama ini telah terjalin dengan baik dengan jumlah mahasiswa asing yang terus meningkat signifikan. “UNY menekankan pada pendidikan dan selalu meningkatkan kualitasnya” kata Rektor. Sebagai perguruan tinggi yang selalu meningkatkan akses ke luar negeri, UNY berhasil menjaring 214 mahasiswa asing pada tahun 2016 dan melompat menjadi 573 orang pada tahun 2017 untuk jenjang S2 dan S3. Bahkan UNY juga memiliki 315 mahasiswa asing untuk jenjang S1. (Dedy)

Tags: 
submitted by humas