ROBOT PEMBERSIH LANTAI KARYA MAHASISWA UNY

12
Feb
2019

Mahasiswa UNY yang terdiri Cahya Nugroho, Arnum Sari Khoirunnisa (Fisika), dan Fitrianto Hakim (Pendidikan Teknik Elektronika) dengan pembimbing Dyah Kurniawati Agustika, M.Sc., berhasil membuat inovasi yaitu  SDM BOT (Spin Dray Mop Robot) sebagai Pembersih Lantai Basah Berbasis Arduino Uno Dengan Sensor Ultrasonik dan Kamera Mudah, Nyaman, dan Efisien.

Cahya Nugroho mengungkapkan bahwa teknologi telah banyak dikembangkan dalam mengatasi kebersihan rumah seperti adanya robot pembersih kaca rumah, penyedot debu, dan sapu otomatis. Tentu saja teknologi tersebut telah banyak membantu setiap individu. Namun teknologi itu masih banyak kekurangan seperti penyedot debu dan sapu otomastis hanya akan menghilangkan kotoran dalam bentuk padat, dan masih akan mengeluarkan tenaga.

Sistem kerja dari alat tersebut tidak berjalan sesuai yang dibutuhkan, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membersihkan, repot dalam pemasangan alat, dan banyak keluh kesah dari masyarakat tentang alat tersebut.

“Berdasarkan permasalahan tersebut, maka kami merancang robot pembersih lantai basah yang smart yaitu SDM BOT (Spin Dray Mop Robot). Komponen utama dalam robot ini adalah sensor ultrasonic yang dapat mendeteksi jarak optimal penghalang yang kemudian diolah oleh prosesor sehingga mampu melakukan maneuver sesuai kebutuhan. Robot ini juga di design memiliki dimensi kecil agar mampu masuk ke dalam celah kecil seperti bawah meja dan kursi, sehingga lebih praktis dan efisien,” lanjutnya.

Dengan menggunakan motor encoder agar wahana ini dapat menentukan lokasinya saat beroperasi dan menggunakan sensor ultrasonic merupakan sensor jarak agar kemungkinan membentur sesuatu dapat diminimalisir.

Dijelaskan, robot yang kami buat berukuran minimalis (27 cm x21 cmx15 cm) yang didesain bisa memasuki ruang ruang funitur yang biasanya sulit dibersihkan dalam sehari hari. SDM-BOT dirancang dengan kecerdasan Arduino Mega 2560, Motor Encoder dan bantuan sensor Ultrasonic (HC-SR04) sebanyak 6 buah. Peranan ketiga komponen diatas sangat penting diantaranya adalah Arduino Mega 2560 berfungsi sebagai processor, Motor Encoder berfungsi sebagai penggerak sekaligus pemetaan lokasi yang nantinya dikirim sinyal pada Arduino Mega kemudian memberikan kinerja yang efektif dari pergerakan robot dan Sensor Ultrasonic (HC-SR04) berfungsi sebagai navigator dan pengaman alat agar robot tidak menabrak benda yang disekitarnya.

Prinsip Kerja dari SDM- BOT adalah robot yang bekerja melakukan swiping ruangan yang dibersihkan dengan teratur, selama melakukan swiping robot akan mengepel daerah yang ia lewati dengan posisi pengepel tepat berada ditengah robot. SDM- BOT dirancang dapat bekerja menempuh ruang ruang sempit tak terjangaku seperti dibawah tempat tidur contohnya. Cara pengoperasian SDM- BOT dilakukan dengan 7 button, MidButton berfungsi sebagai tombol reset, Up-Down Right Button berfungsi sebagai penggeser cursor operation, Up-Down Left Button berfungsi sebagai pengubah nilai besaran (kecepatan dan pengulangan operasi), OK Button Right berfungsi sebagai tombol kembali dan OK Button Left berfungsi sebagai tombol OK atau eksekusi komando.

Cahya menambahkan, keunggulan dari SDM Bot adalah mampu mengetahui kotoran lantai tanpa harus menyelusuri seluruh lantai, mudah dioperasikan, dapat sebagai pembelajaran/ wahana edukasi bagi anak-anak dalam membersihkan rumah. (witono)

submitted by humas