UNY BERHASIL MASUK TOP 500 ASIA

25
Nov
2018

Saat ini, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks dan menuntut persiapan dan pemikiran yang sangat serius. Sati ini, kita dihadapkan pada suatu perubahan yang cepat dan non-linear sebagai akibat bergulirnya suatu masa yang sering disebut sebagai ‘Era Disrupsi’ dan ‘Era Revolusi Industri 4.0. Revolusi industri 4.0 secara fundamental mengubah peradaban manusia. Kemajuan teknologi ini memungkinkan otomatisasi di hampir semua bidang. Penjualan produk dan jasa menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Revolusi industri 4.0 melahirkan era disrupsi, yang terjadi karena perkembangan teknologi komunikasi pada generasi milenial dan era internet. Dalam dunia industri, internet of things mengubah total proses produksi. Demikian ungkapan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Sutrisna Wibawa dalam wisuda lulusan Doktor, Magister, Sarjana dan Diploma periode November di GOR UNY Sabtu (24/11). Lebih lanjut Rektor menegaskan, wisudawan sebagai lulusan pendidikan tinggi, harus selalu mengembangkan ilmu pengetahuan dan bersiap menghadapi tantangan besar yang terjadi di era Revolusi Industri 4.0 saat ini. “Saudara harus tetap  memperhatikan pentingnya penguasaan teknologi, teknologi digital, serta bahasa asing” kata Sutrisna Wibawa “Dalam merespon perubahan tersebut, Saudara harus memiliki mindset yang terbuka terhadap perubahan, mindset yang adaptive, yang sering disebut dengan growth mindset”. Rektor menyampaikan kabar gembira bahwa per Oktober 2018, UNY masuk TOP 500 ASIA. Hasil ini merupakan kerja keras seluruh civitas akademika UNY yang didukung oleh tenaga akademik yang semakin profesional. UNY terus bekerja keras meningkatkan reputasi akademik sehingga pada tahun 2019 ditargetkan masuk 400 besar Asia. Beberapa  capaian program telah menunjukkan kemajuan yang berarti, antara lain peringkat webomatrics mengalami kenaikan dari peringkat 24 menjadi peringkat 21 Indonesia, capaian artikel  internasional, sesuai dengan data SINTA per 19 November 2018, sudah mencapai 591 artikel internasional terindeks scopus (peringkat 17 nasional), sitasi scopus 2.469, sitasi google scholer ada 88.407.

Pada wisuda periode ini telah diwisuda sebanyak 1.978 orang dengan rincian: 25 orang program Doktor (S3), 411 orang Program Magister (S2), 1.419 orang Program Sarjana (S1), dan 133 orang Program Diploma (D3). Sebaran menurut fakultas/PPs: PPs sebanyak 426 orang, FIP sebanyak 256 orang, FBS sebanyak 333  orang, FMIPA sebanyak 143 orang, FIS sebanyak 225 orang, FT sebanyak 274 orang, FIK sebanyak 139 orang, dan FE sebanyak 182 orang.

Secara keseluruhan peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi: program Doktor (S3) adalah Sdr. Dr. Mario Tulenan Parinsi, dengan IPK 3,84, dari program studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan S3; program magister (S2) adalah Sdr. Mualimin, M.Pd.., dengan IPK 3,98, dari Pendidikan Biologi S2; program sarjana (S1) adalah Sdr. Rachmat Hidayat, S.Pd., dengan IPK 3,87, dari Program Studi Pendidikan Teknik Boga S1; dan program diploma (D3) adalah Sdr. Pandu Gaung Vashu Deva,  A.Md.T., dengan IPK 3,81 dari program studi Teknik Elektronika D3.

Lulusan tercepat: Program Doktor (S3) dengan masa studi 3 tahun 1 bulan diraih Sdr. Dr. Aloysius Batmyanik, IPK 3,86, dari program studi Manajemen Pendidikan S3; Program Magister (S2) dengan masa studi 2 tahun 0 bulan diraih oleh Sdr. Marzuki, M.Pd., IPK 3,83 dari program studi Pendidikan Ilmu Keolahragaan S2; Program Sarjana (S1) dengan masa studi 3 tahun 6 bulan diraih Sdri. Ayu Wulandari, S.Si., IPK 3,40 dari program studi Biologi S1; Program Diploma (D3) dengan masa studi 3 tahun 0 bulan diraih Sdri. Olivia Gemma Putri,  A.Md.T. IPK 3,28 dari program studi Teknik Busana D3. 

Predikat Lulusan Termuda.  Program Doktor (S3) usia 30 tahun diraih Sdr. Dr. Dedek Andrian, IPK 3,69, dari program studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S3; Program Magister (S2) usia 23 tahun 2 bulan diraih oleh Sdri. Puspa Fortuna Zulfa, M.Pd., IPK 3,84 dari program studi Linguistik Terapan S2; Program Sarjana (S1) usia 21 tahun 2 bulan diraih Sdri. Yenni Kurnia Sari, S.Pd., IPK 3,42 dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar S1; Program Diploma (D3) usia 20 tahun 6 bulan diraih Sdri. Firqotunnajiyah,  A.Md.T. IPK 3,33 dari program studi Teknik Busana D3. (Dedy)

 

Tags: 
submitted by humas