UNY JAJAGI KERJASAMA DENGAN DJARUM FOUNDATION

9
Aug
2018

Universitas Negeri Yogyakarta akan melakukan kerjasama dengan Djarum Foundation. Rektor UNY bersama jajaran pimpinan UNY dalam rangka penjajagan kerjasama melakukan kunjungan ke SMK dibawah binaan Djarum Foundation, Senin (6/8) di Kudus, Jawa Tengah. Direktur Program Bakti Pendidikan, Djarum Foundation, Primadi H. Serad, serta Tim Bakti Pada Negeri turut menyambut kedatangan dari Rektor dan jajaran pimpinan UNY.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa,M.Pd, dalam audiensinya mengatakan melihat salah satu yang menjadi perhatian Bapak Presiden Joko Widodo dalam pengembangan dan revitaslisasi di bidang SMK dan Vokasi, maka UNY juga tertarik untuk melakukan kunjungan ke SMK dibawah binaan Djarum Foundation, dan kami sangat berterima kasih dapat diterima dengan hangat oleh Direktur Program Bakti pada Negeri, Djarum Foundation.  

Sutrisna Wibawa menjelaskan bahwa, Universitas Negeri Yogyakarta mempunya 3 (tiga) jenis pendidikan, yaitu Pendidikan Akademik (S1, S2 dan S3), Pendidika Profesi (PPG, Profesi Keinsinyuran dan Profesi Akuntan), dan pendidikan Vokasi (Diploma III), dimana nantinya akan juga akan dikembangkan dalam satu tempat sekolah vokasi di daerah Kulonprogo, kemudian juga akan dikembangkan pendidikan terapan jenjang Diploma IV, S2 dan S3.

Sutrsina Wibawa menambahkan dengan program yang sudah dilakukan, siswa-siswa dari SMK binaan  Djarum Foundation diharapakan nanti juga akan bisa melanjutkan studi lanjut baik jenjang Diploma III maupun S1, sehingga kemampuannya mereka bisa meningkatkan jenjang penghasilan dan juga dengan pengetahuan dan kemampuannya untuk mengembangkan keilmuannya ke lembaga pendidikan lain, atau bisa juga berwirausaha di era sekarang industri 4.0.

“Berkaitan dengan rencana kerjasama kami menawarkan alumni SMK yang terbaik dan akan diarahkan menjadi guru SMK di Kudus, kami juga bisa menampung dalam program kerjasama ‘talent scouting’, tentunya akan dilihat dari prestasinya, harapannya dengan program tersebut lulusan SMK bisa menyebar bukan hanya di Kudus tetapi juga di seluruh Indonesia dan peran Djarum Foundation bisa lebih besar”, tambah Sutrisna Wibawa.

Direktur Program Bakti Pendidikan, Djarum Foundation, Primadi H. Serad di sela-sela kunjungan ke sekolah menuturkan bahwa, pemilihan sekolah-sekolah yang mendapat binaan Djarum Foundation dilihat salah satunya dari jiwa leadership kepala sekolahnya, kemudian mempunyai visi dan misi yang jelas untuk menjawab tantangan zaman di masa yang akan datang, dan juga sekolah tersebut mempunyai kompetensi yang bisa dikembangkan. “Dari awal kami kami selaraskan kurikulumnya dengan kebutuhan industri, karena klo kita berbicara SMK ujung-ujungnya kita berpkir agar lulusannya bisa terserap di dunia industri, kemudian kita latih guru-gurunya sehingga kita pastikan bisa mendidik dengan kurikulum dan kompetensinya, selanjutnya baru kita bantu infrastruktur jadi kalau guru-gurunya belum terlatih kita belum bisa bantu infrastruktur”, tutur Primadi.

“UNY merupakan salah satu PTN pencetak guru yang bagus, semoga dengan penjajagan kerjasama ini kami bisa dibantu mendapatkan guru yang bagus, tidak hanya guru SMK tetapi juga guru-guru feedernya SMK baik di PAUD, SD maupun SMP, kami mempunyai banyak guru yang sudah mendekati masa purna, sehingga kedepan kami sangat membutuhkan guru yang bagus dan handal”, tegas Primadi.

Dijelaskan Primadi, sejak awal didirikan Djarum Foundation terus berupaya turut berperan serta dalam memajukan bangsa salah satunya dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan slogan Bakti Pada Negeri, Djarum Foundation mempunyai program peduli / coorporate sosial responsibility (CSR) salah satunya dalam bidang pendidikan, selain beasiswa satunya juga mempunyai program binaan kepada 16 sekolah kejuruan, yang terdiri 14 SMK Swasta dan 2 SMK Negeri di Kudus. Selain di Kudus Djarum Foundation juga melakukan pembinaan SMK-SMK di Semarang (2 sekolah), Solo (1 sekolah), Malang (1 sekolah) dan Kerawang (1 sekolah),

Kepala SMK Banat Kudus Kasiyati, menjelaskan bahwa sekolahnya mendapatnya bantuan Bakti Pendidikan dari Djarum Foundation sejak tahun 2012, dengan basis SMK Tata Busana dengan mengakat kearifan lokal budaya kudus produk busana muslim, dan alhamduilillah yang terbaru tahun 2018 siswi kami meraih Juara I Sakura Collaction di Bali, dna yang bersangkutan berkesempatan magang di Bungka College di Jepang (sebuah sekolah fashion terbaik ke.6 di dunia). “Kami berharap lulusan dari SMK Banat Kudus dapat bekerja sebagai desianer-desainer bukan sebagai tenaga jahit, jadi itu mindset yang kita bangun kepada mereka agar menjadi desainer”, tambah Kasiyati.

Farah Siswi Kelas XII SMK Banat Kudus, menceritakan awal keikutsertaan dalam ajang Sakura Collection di Bali yang masih bertaraf nasional dan selanjutnya dipertemukan dari negara asia di Jepang dan alhamdulillah meraih juara I. “Berawal mencari informasi di internet dan mendapat dukungan dari sekolah kami ikut serta dengan mengambil referensi model fashionnya dari Jepang”, tambah Farah.

Rektor UNY, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.PD melakukan kunjungan didampingi Wakil Rektor III, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes; Dekan Fakultas Teknik, Dr. Widarto; Kepala LPPM, Dr. Suyanta, M.Si.; Kepala LPPMP, Prof. Dr. Anik Ghufron, M.Pd.; Kepala Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika, Dr. Fatchul Arifin, M.T.; Kepala Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Dr. Mutiara Nugrahini, STP, M.Si; dan Dosen Pendidikan Teknik Mekatronika, Dr. Ketut Ima Ismara, M.PD, M.Kes.

Rektor UNY dalam pertemuan audiensi ini didampingi jajaran pimpinan UNY melakukan kunjungan dan diskusi ke lima sekolah SMK dari total 16 SMK dibawah Binaan Djarum Foundation di Kudus, keempat sekolah tersebut adalah; 1) SMK Raden Umar Said (Bidang Desain Komunikasi Visual/Animasi),  2) SMK PGRI 1 (Bidang Kecantikan dan Perkantoran), 3) SMK Assa'idiyah 2 kudus (Bidang Kuliner), 4) SMK NU Banat (Bidang Fashion), 5) SMK Wisudha Karya (Bidang Kemaritiman).- (@rbima)

 

Tags: 
submitted by humas