Lestarikan Budaya Lokal, Tim Prodi Tata Rias FV UNY Gelar Pelatihan Tata Rias Prewedding Di Prambanan

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Sarjana Terapan Tata Rias dan Kecantikan, Fakultas Vokasi (FV) dengan skema PkM Kompetitif UNY tahun 2026, menyelenggarakan pelatihan tata rias prewedding berbasis kearifan budaya lokal di kawasan Prambanan. Kegiatan yang dilaksanakan belum lama ini merupakan bagian dari program PkM Mbangun Desa UNY Tahun 2026 yang diarahkan untuk mendukung pengembangan dan hilirisasi paket wisata dalam Prambanan Village Tour.

Pelatihan menyasar masyarakat dan praktisi tata rias lokal di kawasan Prambanan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam mengembangkan tata rias prewedding yang memadukan teknik tata rias modern dengan karakter, cengkok, serta identitas visual budaya setempat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan layanan tata rias yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga tetap memperhatikan dan menghormati pakem serta kekayaan budaya lokal.

Tim pemateri yang terdiri atas Dr. Dessy Irmawati, S.T., M.T., Elok Novita, S.Pd., M.Pd., Mausa Agrevinna, M.Pd., Warda Indadihayati, M.Pd., dan Tri Wulaningrum, M.Pd., memberikan pembekalan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif dan pariwisata. Pelatihan ini sekaligus menjadi bentuk penerapan keilmuan vokasional UNY dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Pemilihan tata rias prewedding berbasis budaya lokal didasarkan pada peluang pengembangan produk wisata yang semakin membutuhkan pengalaman yang khas dan memiliki identitas daerah. “Dengan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan, pelaku usaha tata rias diharapkan mampu menciptakan layanan yang lebih inovatif sekaligus meningkatkan daya tarik dan nilai ekonomi paket wisata budaya di Prambanan” ungkap Dessy Irmawati.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dari aspek pemberdayaan ekonomi dan pengembangan peluang usaha masyarakat, program ini mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam produk wisata turut mendukung SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam pelestarian warisan budaya. Sementara itu, transfer pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan vokasional bagi masyarakat berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

Melalui PkM Mbangun Desa, UNY tidak hanya berperan dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal menjadi produk dan layanan yang bernilai tambah. Sinergi antara pendidikan vokasional, pelestarian budaya, dan pengembangan pariwisata diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif masyarakat Prambanan secara berkelanjutan.

Penulis
Warda Indadihayati
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 3. Dosen Berkegiatan di Luar Kampus