Mahasiswa UNY Tingkatkan Literasi Anak dan Edukasi Teknologi Berkelanjutan di Gunungkidul

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) melaksanakan berbagai kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Dusun Banaran IV, Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul. Program yang berlangsung belum lama ini berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan anak sekaligus pengenalan teknologi berkelanjutan bagi masyarakat.

Tim PLK terdiri atas Asvianita (Pendidikan Bahasa Daerah) sebagai ketua, Meyshinta Putri Afifa dan Ashka Deva (Manajemen Pendidikan), Alif Karunia dan Agista (Pendidikan Bahasa Daerah), Wanda dan Zidan (Pendidikan Bahasa Inggris), serta Muhammad Hamim, Syahri, dan Aqhsal (Pendidikan Teknik Elektro). Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Alfian Anggoro Mukti, S.Pd., M.Pd.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah bimbingan belajar bagi anak-anak, meliputi Calistung (membaca, menulis, dan berhitung), Bahasa Inggris, serta Aksara Jawa dan Unggah-Ungguh Basa. Program Calistung ditujukan bagi anak usia taman kanak-kanak hingga kelas III sekolah dasar untuk memperkuat kemampuan dasar literasi dan numerasi. Sementara itu, pembelajaran Bahasa Inggris diberikan kepada siswa sekolah dasar sebagai upaya mengenalkan bahasa asing sejak dini melalui metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, mahasiswa juga mengadakan pembelajaran Aksara Jawa dan Unggah-Ungguh Basa bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya penggunaan bahasa Jawa yang santun sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pelestarian warisan budaya.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan, mahasiswa PLK turut memberikan edukasi teknologi berkelanjutan melalui sosialisasi pemanfaatan aki bekas menjadi lampu darurat. Dalam kegiatan tersebut, warga memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah limbah elektronik rumah tangga menjadi sumber penerangan alternatif yang aman, hemat, dan ramah lingkungan.

Berbagai program yang dilaksanakan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Anak-anak mengikuti kegiatan belajar dengan antusias, sementara warga menunjukkan minat tinggi terhadap pelatihan pemanfaatan aki bekas. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memperluas akses pembelajaran bagi anak-anak, tetapi juga memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini sejalan dengan komitmen UNY dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses pendidikan nonformal bagi anak-anak, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui pelestarian budaya lokal, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan kembali limbah elektronik menjadi produk yang bernilai guna.

Penulis
Meyshinta Putri
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus