Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengirimkan 216 peserta dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Forum nasional yang mempertemukan pakar, akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan bidang pendidikan ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan gagasan dan rekomendasi bagi penguatan sistem pendidikan nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO., turut mengawal keikutsertaan delegasi UNY sejak keberangkatan dari kampus hingga tiba di Bali dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KONASPI XII 2026. Perhatian dan pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan UNY dalam mendukung partisipasi sivitas akademika pada forum strategis nasional. Dengan koordinasi yang baik, perjalanan dan keikutsertaan delegasi UNY berlangsung lancar dan tertib, tanpa hambatan berarti, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti agenda kegiatan secara optimal.
Ketua Delegasi UNY, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, S.Pd., M.Pd., Ph.D., yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, menyampaikan bahwa delegasi UNY berpartisipasi aktif dalam berbagai Focus Group Discussion (FGD) yang membahas isu-isu strategis pendidikan nasional. Keterlibatan 216 peserta tersebut menjadi wujud kontribusi UNY dalam pertukaran gagasan, pengembangan keilmuan, serta perumusan rekomendasi bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Dalam forum FGD, UNY menugaskan sejumlah pakar sesuai bidang keahliannya. Prof. Dr. Dadan Rosana menjadi delegasi pada FGD Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Prof. Dr. Sulis Triyono pada FGD Kurikulum Perguruan Tinggi, Prof. Dr. Lia Yuliana pada FGD Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas), serta Prof. Dr. Guntur pada FGD Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sementara itu, Prof. Dr. Putu Sudira mengikuti FGD Filosofi Pendidikan Indonesia, sedangkan Prof. Dr. Heri Retnawati menjadi delegasi pada FGD Arah Kebijakan Nasional Peningkatan Hasil PISA Indonesia.
Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Prof. I Wayan Lasmawan, dalam pembukaan KONASPI XII, Jumat, menyampaikan tiga isu strategis yang menjadi fokus pembahasan, yakni penguatan karakter bangsa, peningkatan kualitas dan profesionalisme guru, serta pengembangan inovasi pendidikan. Menurutnya, pendidikan harus kembali pada marwahnya sebagai pintu utama pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten. Upaya tersebut perlu diwujudkan melalui peningkatan mutu guru, perbaikan kualitas pembelajaran di ruang kelas, serta penguatan peran LPTK dalam mencetak calon guru yang profesional.
Lasmawan berharap KONASPI XII dapat menghasilkan Deklarasi Bali yang memuat rekomendasi strategis untuk disampaikan kepada pemerintah melalui kementerian terkait dan DPR RI. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata komunitas pendidikan dalam memperkuat tata kelola pendidikan nasional dan mempercepat terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Partisipasi UNY dalam KONASPI XII 2026 menegaskan komitmen universitas untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan nasional melalui kolaborasi akademik, pertukaran gagasan, dan keterlibatan aktif dalam perumusan kebijakan. Melalui keikutsertaan para akademisi dan sivitas akademika, UNY diharapkan dapat turut mendorong lahirnya inovasi dan praktik baik yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi guru, serta penguatan LPTK dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
English