Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menorehkan prestasi dalam bidang keberlanjutan. Pada pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University Rankings (UIGM) 2026, UNY berhasil menempati peringkat ke-16 nasional dan peringkat ke-115 dunia. Capaian ini semakin menegaskan konsistensi UNY dalam membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya itu, UNY juga meraih peringkat ke-2 sebagai perguruan tinggi paling berkelanjutan pada kelompok LPTK/Eks IKIP.
Capaian tersebut juga ditandai dengan diterimanya Certificate of Compliance dengan predikat Gold dari UI GreenMetric. Sertifikat tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen UNY dalam memenuhi tujuh kriteria UI GreenMetric Sustainable University Rankings melalui berbagai program keberlanjutan yang dijalankan pada 2026.
Ketua Tim Pemeringkatan UNY, Prof. Soni Nopembri, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan posisi UNY tidak terlepas dari komitmen bersama seluruh unit kerja dalam memperkuat program dan tata kelola keberlanjutan. “Mempertahankan capaian membutuhkan komitmen bersama dan konsistensi dalam penyediaan data yang berkualitas,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UNY tersebut, Selasa (15/9/26).
Ia menjelaskan, keberhasilan dalam pemeringkatan keberlanjutan bukan sekadar persoalan mengejar posisi dalam peringkat, tetapi juga mencerminkan proses institusi dalam membangun sistem yang konsisten dan terukur. Karena itu, penguatan dokumentasi, penyediaan eviden, serta kolaborasi lintas unit menjadi bagian penting dalam meningkatkan kinerja UNY pada pemeringkatan berikutnya. “Keberhasilan UNY dalam berbagai pemeringkatan global perlu ditopang dengan sistem dokumentasi dan pelaporan yang semakin kuat,” lanjut Prof. Soni.
Pada UIGM 2026, penilaian mencakup tujuh aspek keberlanjutan, yakni Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change, Waste, Water, Transportation, Education and Research, serta Governance and Digitalization. Ketujuh aspek tersebut merepresentasikan upaya perguruan tinggi dalam membangun lingkungan kampus yang berkelanjutan sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam tata kelola dan aktivitas akademik.
Capaian tahun ini juga menunjukkan perkembangan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada UIGM 2025, UNY berada pada peringkat ke-18 nasional dan ke-95 dunia. Dengan posisi ke-16 nasional pada 2026, UNY berhasil memperbaiki posisi nasionalnya sebanyak dua peringkat.
Capaian ini menjadi bukti bahwa keberlanjutan di UNY terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi institusi. Berbagai program terkait pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan sampah, transportasi berkelanjutan, pendidikan dan riset, hingga tata kelola terus diperkuat secara kolaboratif.
Sebelumnya, UNY juga telah melakukan Workshop Finalisasi Pengisian Borang UIGM 2026 dan Penyusunan Sustainability Report sebagai bagian dari penguatan tata kelola data keberlanjutan. Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan unit kerja dan tim pengelola data pemeringkatan UNY.
Melalui capaian UIGM 2026, UNY semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga mampu menghadirkan tata kelola kampus yang hijau, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat serta lingkungan.
English