Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Mengabdi resmi mengakhiri masa pengabdian di Desa Somopuro, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, setelah melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat selama tiga bulan. Program tersebut ditutup melalui acara penarikan yang dihadiri pemerintah desa, masyarakat, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Asih Bekti Cahyani.
Tim PLK Mengabdi dipimpin oleh Hafizh Khairi Habibillah dengan anggota lintas program studi yang menjalankan berbagai kegiatan pada bidang lingkungan, ekonomi kreatif, pendidikan, digitalisasi, hingga tata kelola desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Somopuro, Supriyadhi, mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang dinilai mampu menghidupkan kembali sejumlah program masyarakat. “Saya sangat berterima kasih karena adik-adik mahasiswa telah berhasil menghidupkan kembali program-program warga setempat. Harapannya, program yang telah dijalankan ini dapat terus berkelanjutan ke depannya,” ujarnya.
Senada dengan itu, Asih Bekti Cahyani berharap hubungan baik yang telah terjalin antara UNY dan Desa Somopuro dapat terus berlanjut meskipun masa pengabdian telah berakhir. Menurutnya, keberlanjutan komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan berbagai program yang berfokus pada penguatan potensi desa. Di bidang lingkungan, tim menginisiasi pengelolaan sampah organik melalui biopori di Dukuh Sawahan (RT 18 dan RT 19) sebagai upaya meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mendukung produksi pupuk mandiri. Selain itu, mahasiswa membangun Rumah Botol Terpusat di RT 24 sebagai sarana pengumpulan dan pengelolaan sampah anorganik yang dapat didaur ulang secara berkelanjutan. Mahasiswa juga turut mendampingi kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan berpartisipasi dalam kerja bakti di Taman Edukasi desa.
Pada sektor ekonomi kreatif dan digital, tim melakukan pendataan UMKM sekaligus menyelenggarakan workshop pemanfaatan Canva untuk mendukung branding produk lokal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha desa di era digital. Inovasi lain juga dilakukan melalui pelatihan pemanfaatan limbah kain perca menjadi alas panas dapur dengan teknik anyaman serta pelatihan smocking motif bunga tiga dimensi. Kegiatan yang diprakarsai oleh Nilmatussa’adah dan Veronica Cynthia Silalahi tersebut bertujuan mengurangi limbah tekstil sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Di bidang pendidikan, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, yakni Anita Aulya Azzahra, Triana Laelatul Ma’rifah, dan Retyca Prity Suansri, menginisiasi program Fun English Learning di SDN 3 Somopuro. Program ini menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa. Sementara itu, Dawam Pangestu Susanto dan Ihsan Rosyid Wicaksono dari Program Studi Ilmu Komunikasi memberikan pelatihan jurnalistik dasar, fotografi, desain grafis, copywriting, dan branding untuk mendukung pengelolaan media sosial serta situs web sekolah secara mandiri.
Mahasiswa juga aktif mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan melalui program TPA Mengajar, lomba mewarnai, halal bihalal, hingga senam bersama yang bertujuan meningkatkan kebersamaan dan kesehatan masyarakat.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap tata kelola desa, Hafizh Khairi Habibillah dan Hanif Cahyo Sumarno dari Program Studi Arsitektur menyusun desain interior Aula Balai Desa Somopuro agar lebih representatif sebagai ruang publik. Selain itu, keduanya juga merancang plang denah desa sebagai pusat informasi geografis bagi masyarakat dan pengunjung.
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Tim PLK Mengabdi, Hafizh Khairi Habibillah, menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama pelaksanaan program. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari seluruh warga Desa Somopuro. Semoga program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat dan menjadi langkah awal bagi pengembangan desa yang lebih maju dan mandiri,” ungkapnya.
Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa PLK Mengabdi UNY tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
English