MAHASISWA UNY RAIH SILVER MEDAL PADA WSEEC 2021

19
Jul
2021

Kolaborasi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang terdiri dari Rima Nurkhadijah Mamonto (Kimia), Adlan Nufahaidar (Teknik Elektro), Shofia Dewi Fortuna (Kimia), Rema Wafiqoh Ulya (PGSD), dan Lutfiana Wahyu Savitri (Managemen Pendidikan) berhasil meraih Silver Medal pada ajang World Science, Environment and Engineering Competition (WSEEC) 2021.

WSEEC merupakan kompetisi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Internasional Young Scientist Association (IYSA). Lomba ini diikuti oleh elementary, secondary, university dari seluruh dunia. Pendaftaran lomba dibuka dari tanggal 19 Maret 2021 dan berakhir dengan penutupan pada tanggal 20 Juni 2021. Penutupan berakhir dengan pengumuman yang dilakukan menggunakan platform zoom dan YouTube. Terdapat beberapa berkas yang harus dikumpulkan yaitu naskah dan poster berukuran A0.

Rima menjelaskan, Judging Session dilaksanakan Jum’at, 18 Juni 2021 dan Awarding Ceremony pada Minggu, 20 Juni 2021. Peserta lomba sebanyak 288 tim dari 21 negara di seluruh dunia.

Pada kesempatan tersebut, Rima dkk dengan judul SPUGAMES: A Learning Media Innovation of the Periodic Element System Through Interactive Games Based on Joyful and Meaningful Learning for Senior High School Students.

Rima mengungkapkan, SPUGAMES merupakan media pembelajaran sistem periodik unsur yang dikembangkan berbasis game interaktif dan dikemas dengan desain yang menarik, sehingga diharapkan bisa meningkatkan motivasi belajar bagi siswa yaitu agar lebih memudahkan siswa untuk belajar dan memahami materi yang diajarkan sehingga dapat meningkatkan keefektifan proses pembelajaran jarak jauh atau daring.

“SPUGAMES mempunyai sistem permainan yaitu guru dan siswa akan dibagi peran menjadi SPUMO, SPUNO, dan SPUPAR. Point yang bisa diambil dari permainan ini adalah ketika siswa paham mengenai materi sistem periodik unsur maka kata yang telah diberiakan dapat dideskripsikan dengan baik. Hal ini dapat menguji seberapa paham siswa dengan materi tersebut dilihat dari bagaimana siswa mendeskripsikan kata”, pungkasnya. (witono)

 

submitted by humas