Mahasiswa KKN UNY Kelompok KKN-M 31699 Pelemadu, Sriharjo, Imogiri, Bantul, menggelar sosialisasi dan pelatihan sport massage bagi masyarakat Dusun Pelemadu. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja KKN yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat mengenai teknik pijat untuk membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian dan manfaat sport massage yang disampaikan oleh Kurnia Qisthi Abdillah, salah satu anggota KKN-M 31699 selaku narasumber. Kurnia menjelaskan bahwa sport massage merupakan teknik pijat yang bertujuan membantu tubuh menjadi lebih rileks, mengurangi pegal, memperlancar peredaran darah, serta membantu pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik. Teknik ini awalnya banyak digunakan oleh atlet, tetapi dapat diterapkan masyarakat umum dengan teknik yang tepat.
Dalam pemaparannya, Kurnia juga menjelaskan manfaat sport massage, antara lain mengurangi pegal dan nyeri otot, melancarkan peredaran darah, membantu tubuh lebih rileks, serta meningkatkan kelenturan otot. Ia juga menyampaikan bahwa sport massage dapat dilakukan setelah olahraga, setelah melakukan pekerjaan berat seperti bertani, berkebun, atau mengangkat barang, ketika tubuh terasa pegal, maupun saat membutuhkan relaksasi.
Setelah pemaparan materi, peserta diperkenalkan dengan sejumlah teknik dasar sport massage, yaitu effleurage atau mengusap, petrissage atau memijat dan meremas, walken atau menggosok secara melintang, tapotement atau memukul, serta shaking atau menggoyang.
Mahasiswa UNY juga memberikan pemahaman mengenai kondisi yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemijatan. Sport massage tidak dianjurkan bagi seseorang yang sedang demam, mengalami patah tulang, mengalami pembengkakan atau infeksi, maupun memiliki penyakit kulit yang menular.
Selain itu, peserta diberikan tips sebelum melakukan pemijatan, seperti mencuci tangan, menggunakan lotion, memastikan posisi tubuh nyaman, dan tidak memberikan tekanan pijatan secara berlebihan.
Ketua KKN-M 31699, Fahlami Dwiana Retnani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat tidak hanya mengetahui manfaat sport massage, tetapi juga memahami teknik dasar dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemijatan. Kami berharap pengetahuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kebugaran dan memberikan relaksasi setelah masyarakat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Minggu (16/8/26).
Kegiatan tersebut juga mengenalkan urutan pemijatan tubuh dalam posisi tengkurap maupun telentang, mulai dari tungkai, telapak kaki, gluteus, pinggang dan punggung, bahu dan tengkuk, hingga bagian tubuh lainnya.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan sport massage ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-M 31699 yang terdiri atas Hari Setyo Nur Pamungkas, Vianola Nurfitrah, Devi Lestari, Fakhriyatu Aghyna Mardlotillah, Fauzan Ahmad Maulana, Mutia Imra' Atuzabah, Paula Angela Merici Eka Praset, Kurnia Qisthi Abdillah, Mahundri Luhridama Selpa, dan Fahlami Dwiana Retnani.
Program KKN ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being). Melalui edukasi mengenai kebugaran, relaksasi, serta teknik pemijatan yang tepat, kegiatan ini mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa UNY dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang edukatif dan aplikatif, sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.
English