Peringkat Internasional UNY 2025–2026: Bukti Konsistensi dan Inovasi

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menegaskan eksistensinya sebagai perguruan tinggi terkemuka Indonesia dengan sejumlah pencapaian gemilang di berbagai pemeringkatan universitas dunia pada periode 2025–2026. Prestasi ini mencerminkan komitmen tinggi UNY dalam peningkatan mutu pendidikan, riset, keberlanjutan, serta kontribusi terhadap masyarakat global dan lokal.

Dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) by Subject: Education Studies 2025, UNY berhasil masuk peringkat 301–400 dunia, menempatkan dirinya sebagai institusi Indonesia terbaik di bidang studi pendidikan di antara 767 universitas dari 87 negara yang dinilai. Pada edisi 2026, UNY naik menjadi peringkat #201–250 dunia di bidang yang sama—sebuah lonjakan prestasi yang menunjukkan peningkatan kualitas akademik dan riset pendidikan UNY di panggung global.

Selain itu, dalam QS World University Rankings 2026, UNY berada di kisaran #1201–1400 dunia untuk keseluruhan universitas, menunjukkan posisinya sebagai salah satu universitas publik Indonesia yang dikenal secara internasional dalam basis data pemeringkatan global.

Di ajang pemeringkatan QS World University Rankings by Subject: Education and Training 2026, UNY pun mencatatkan prestasi kuat dengan menempati peringkat #251–300 dunia pada bidang ini. Prestasi lain yang tak kalah penting adalah QS Sustainability Ranking 2026, di mana UNY berhasil masuk dalam rentang #1061–1070 dunia—indikasi komitmen universitas terhadap aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Pengakuan dalam ranah regional juga ditorehkan lewat QS Asian University Ranking 2026, yang menempatkan UNY di posisi #425 Asia, memperkuat posisi UNY dalam kompetisi antar universitas Asia.

UNY juga turut tampil dalam THE Impact Rankings 2026 dengan peringkat #1001–1500 dunia, yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (SDGs).

Di tingkat nasional dan dunia maya, UNY menunjukkan performa baik dalam Webometrics Ranking of World Universities 2025 dengan menempati peringkat #16 nasional dan #2.685 dunia, menandakan kekuatan visibilitas digital, keterbukaan data, serta reputasi ilmiah melalui publikasi dan sitasi.

Tak kalah unik adalah prestasi UNY dalam Jawametric 2025, di mana universitas meraih peringkat ke-3 nasional, penghargaan yang menilai pengembangan dan pelestarian budaya Jawa sebagai bagian dari kontribusi intelektualnya.

Prestasi dalam pemeringkatan lain seperti UI GreenMetric, yang menilai keberlanjutan kampus hijau dan inisiatif ramah lingkungan, semakin menegaskan bahwa UNY tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial dan ekologis kampus. Disini UNY meraih posisi #18 nasional dan #95 dunia tahun 2025.

Ketua Tim Pemeringkatan UNY, Prof. Soni Nopembri menyatakan rasa bangganya atas capaian ini. “Kami sangat bersyukur atas berbagai hasil pemeringkatan internasional yang UNY raih pada 2025–2026. Kenaikan peringkat di THE WUR by Subject: Education Studies, pengakuan dalam QS World University Rankings by Subject, serta capaian di Webometrics dan Jawametric menunjukkan bahwa strategi pengembangan kualitas akademik, riset, serta digitalisasi dan keberlanjutan yang kami jalankan mulai membuahkan hasil,” jelasnya, Rabu (21/1/26). Menurutnya, peningkatan peringkat ini bukan sekadar angka semata; tetapi merupakan bukti bahwa UNY terus meningkatkan mutu dan kualitas akademik, penelitian, serta fasilitas pendukung secara konsisten, sehingga pengakuan internasional terhadap kinerja kampus semakin nyata. “Ke depan kami akan terus memperkuat kerja sama internasional, menarik bakat unggul, dan meningkatkan inovasi pendidikan yang relevan dengan tantangan global,” papar dosen FIKK UNY itu.

Dengan rangkaian prestasi ini, UNY semakin memantapkan diri sebagai universitas yang tidak hanya unggul secara nasional, tetapi juga diakui secara internasional dalam berbagai dimensi evaluasi pendidikan tinggi modern.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU