UNY dan Philippines Normal University Gelar Showcase Hasil Program Kerja Sama Mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan Workshop Showcasing Hasil Program Kerja Sama dengan Mahasiswa Philippine Normal University (PNU) belum lama ini, di Ruang Utara 3 UNY dan melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi forum presentasi hasil, refleksi pengalaman, evaluasi, serta tindak lanjut program kerja sama antara UNY dan PNU dalam bidang pembelajaran, praktik kependidikan, dan mobilitas mahasiswa.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Internasional UNY Prof. Anita Triastuti, S.Pd., M.A., Ph.D., Sekretaris Kantor Internasional Dr. Haryo Aji Pambudi, M.Hum., jajaran Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi, tim pelaksana program dari PPKn UNY, perwakilan PNU, mahasiswa PNU, serta mitra sekolah. Dari pihak PNU hadir Prof. Dr. Bryan Dayuta dari Linkage and International Office, Dr. Celia M. Ilanan, Dr. Ma Arsenia C. Gomez, serta mahasiswa peserta program.

Dalam sambutannya, Prof. Anita Triastuti menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi penutup rangkaian kerja sama, tetapi juga menjadi ruang untuk merayakan pengetahuan, pengalaman, dan capaian akademik yang telah diperoleh peserta. Ia menegaskan bahwa kolaborasi internasional seperti ini menjadi jembatan penting untuk menghubungkan manusia, gagasan, dan inovasi di luar batas negara. Menurutnya, kerja sama UNY dan PNU perlu terus dikembangkan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta mobilitas mahasiswa.

Prof. Bryan Dayuta menyampaikan apresiasi kepada UNY atas penerimaan dan pendampingan yang diberikan kepada mahasiswa PNU selama berada di Yogyakarta. Ia menilai pengalaman yang diperoleh mahasiswa PNU tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga memperkuat persahabatan kelembagaan antara kedua universitas. PNU juga menyatakan keterbukaan untuk menerima mahasiswa UNY dalam program serupa di Filipina, sekaligus membuka peluang kerja sama lanjutan berupa visiting professor, kuliah tamu, dan kolaborasi riset.

Showcase ini menampilkan refleksi mahasiswa PNU selama mengikuti program pengalaman internasional di sekolah mitra. Para mahasiswa membagikan pengalaman mengajar, observasi kelas, demonstrasi pembelajaran, interaksi dengan guru dan siswa, serta pengalaman lintas budaya selama berada di Yogyakarta. Mereka menyampaikan bahwa program ini memberi ruang untuk menerapkan teori kependidikan dalam praktik nyata, mengembangkan kemampuan adaptasi, serta memahami keberagaman karakter siswa dan budaya sekolah di Indonesia.

Salah satu pengalaman penting yang dibahas adalah tantangan bahasa dalam proses pembelajaran. Mahasiswa PNU menyampaikan bahwa mereka menggunakan berbagai strategi, seperti menerjemahkan bahan ajar ke dalam Bahasa Indonesia, memanfaatkan teknologi penerjemahan, menggunakan gestur, serta menyesuaikan kecepatan berbicara agar komunikasi dengan siswa berjalan efektif. Tantangan tersebut justru menjadi ruang pembelajaran lintas budaya, karena mahasiswa dapat memahami bahasa, kebiasaan, dan karakter belajar siswa Indonesia secara lebih dekat. Mitra sekolah juga memberikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa PNU. Perwakilan sekolah menyampaikan bahwa mahasiswa PNU menunjukkan profesionalisme, antusiasme, kemampuan komunikasi yang baik, serta sikap terbuka terhadap keberagaman budaya di sekolah.

Pembelajaran yang mereka lakukan dinilai terencana, menarik, berpusat pada siswa, dan mendorong partisipasi aktif di kelas. Sekolah mitra dalam program ini meliputi SMA dan SMP Cahaya Bangsa atau Kinderstation School, SMA Mutiara Persada, serta SMP Muhammadiyah 3 Depok. Sesi evaluasi dan tindak lanjut difasilitasi oleh Ella Wulandari, M.A., Ph.D. Dalam sesi tersebut, peserta membahas keberlanjutan program, penguatan persiapan bahasa dan pedagogi, penempatan mahasiswa, serta kemungkinan pengembangan skema resiprokal agar mahasiswa UNY juga dapat memperoleh pengalaman kependidikan di PNU. Dr. Ma Arsenia C. Gomez menekankan pentingnya komitmen kedua institusi serta evaluasi berkelanjutan agar program berikutnya menjadi semakin baik.

Dukungan terhadap keberlanjutan program juga disampaikan oleh Dr. Banu Setyo Adi, S.Pd.Kor., M.Pd., selaku Kepala Unit KKN, Praktik Kependidikan, Praktik Industri, dan Magang UNY. Ia menilai program ini sangat baik karena memberikan pengalaman internasional yang bermanfaat bagi calon pendidik. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi program yang lebih sistematis, berkelanjutan, dan memberikan manfaat timbal balik bagi mahasiswa UNY dan PNU.

Kerja sama UNY dengan PNU memiliki relevansi strategis karena PNU dikenal sebagai The National Center for Teacher Education di Filipina, dengan komitmen terhadap pendidikan guru yang inovatif, responsif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga sejalan dengan pengembangan jejaring internasional UNY di kawasan ASEAN, termasuk kerja sama yang telah dirintis dengan institusi pendidikan tinggi di Filipina.

Melalui kegiatan ini, UNY berharap kerja sama dengan PNU tidak berhenti pada mobilitas mahasiswa, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas dalam penguatan kapasitas calon guru, pertukaran praktik baik pembelajaran, penelitian bersama, serta pengembangan jejaring pendidikan internasional. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat apresiasi kepada PNU dan sekolah mitra sebagai penanda komitmen untuk melanjutkan kerja sama di masa mendatang.

Penulis
Ella Wulandari
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 6. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia
IKU 8. Program Studi Berstandar Internasional