Ketika Mahasiswa UNY Membawa Sastra Jawa Kembali Bernapas di Atas Panggung

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar pentas seni sebagai bentuk implementasi mata kuliah Sanggar Sastra Jawi. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi kreativitas mahasiswa dalam mengekspresikan karya sastra Jawa secara langsung di hadapan publik.

Pentas seni tersebut menampilkan beragam karya sastra Jawa dengan konsep pementasan menyerupai pertunjukan ketoprak, memadukan drama, dialog, dan tarian dalam satu alur cerita yang diiringi tabuhan gamelan. Seluruh karya yang ditampilkan merupakan hasil proses kreatif mahasiswa selama mengikuti perkuliahan berbasis praktik.

Dosen pengampu mata kuliah, Prof. Afendy Widayat, menjelaskan bahwa mata kuliah Sanggar Sastra Jawi dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam berkarya sekaligus mengelola kegiatan kesastraan.

“Mata kuliah ini bertujuan memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk memiliki pengalaman dan kemampuan kreatif dalam bersastra Jawa melalui Sanggar Sastra Jawi. Mata kuliah ini bersifat praktik, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penciptaan hingga pementasan karya sastra,” ungkap Afendy Widayat, Kamis (7/5/26).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perkuliahan mencakup berbagai aspek penting dalam dunia sastra Jawa, mulai dari pengenalan dasar-dasar Sanggar Sastra Jawi, wawasan bengkel sastra, eksplorasi kreatif, hingga manajemen pementasan. Mahasiswa juga didorong untuk mampu mengekspresikan ide secara artistik sekaligus mengelola sebuah pertunjukan sastra secara profesional.

“Melalui mata kuliah ini, mahasiswa dibekali pengetahuan dan pengalaman mulai dari proses kreatif penciptaan karya hingga praktik pementasan. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk mengelola sanggar sastra di masyarakat nantinya,” tambahnya.

Kegiatan perkuliahan dilaksanakan melalui kombinasi metode ceramah dan praktik langsung di Sanggar Sastra Jawi. Sementara itu, evaluasi dilakukan melalui latihan kreatif serta presentasi karya yang kemudian diwujudkan dalam bentuk pementasan seperti yang digelar saat ini.

Pentas seni ini tidak hanya menjadi ajang penilaian akademik, tetapi juga menjadi ruang apresiasi dan pelestarian budaya Jawa di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen pelestari sekaligus inovator dalam pengembangan sastra Jawa di era modern. Pentas seni ini menurut rencana akan digelar pada Rabu, 20 Mei 2026, di Performance Hall FBSB UNY dan terbuka untuk umum.

Salah satu penampil dalam pentas tersebut adalah Kelompok Sanggar Sastra Bramantara Kelas B PBD 2023 yang dipimpin oleh Nikmatul Wahidah selaku pimpinan produksi. Kelompok ini akan menghadirkan sebuah pementasan yang mengangkat kisah cinta dengan balutan nuansa sastra dan budaya Jawa. Melalui perpaduan dramatik panggung, tari, serta iringan gamelan, penampilan tersebut diharapkan mampu menghadirkan emosi dan pesan moral yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus memperlihatkan kekayaan estetika sastra Jawa kepada penonton.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui pembelajaran berbasis praktik dan kreativitas, serta SDG 11 tentang pelestarian warisan budaya dan penguatan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Jawa FBSB UNY kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang kreatif, aplikatif, dan berkontribusi nyata terhadap pelestarian budaya lokal.

Penulis
Dedy
Editor
Sudaryono
Kategori Humas
IKU 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat
IKU 7. Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif