SPI UNY Dukung Penguatan Maturitas Pengawasan Internal PTN-BH

Satuan Pengawasan Internal Universitas Negeri Yogyakarta (SPI UNY) mengikuti kegiatan Pra Forum SPI Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada 21–22 Mei 2026 bertempat di Arrus Hotel Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan SPI dari 20 universitas PTN-BH se-Indonesia. Forum ini menjadi ruang strategis bagi para pengelola pengawasan internal perguruan tinggi untuk memperkuat koordinasi, berbagi praktik baik, serta menyamakan persepsi dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan berintegritas.

Rapat kerja ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Pada sesi materi pertama, Ketua SPI Universitas Padjadjaran (UNPAD), Dr. Cahya Irawady, SE., MS., Ak., memaparkan materi mengenai Asesmen Maturitas SPI. Sesi ini dimoderatori oleh Ketua SPI Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Abdul Roman, SE., M.Si. Selanjutnya, materi kedua mengenai Quality Assurance & Improvement Program (QAIP) disampaikan oleh Kepala Bidang Audit Sumberdaya KAI Institut Pertanian Bogor (IPB), Widaryanti, SPi., MM., QRMA., QAI. Sesi tersebut dipandu oleh Ketua Forum SPI PTN-BH, Antonio Vivaldi, SE., MBA., sebagai moderator.

Selain sesi pemaparan materi, agenda kegiatan juga diisi dengan rapat persiapan Forum SPI PTN-BH UNY. Rapat tersebut dipandu oleh Ketua SPI UNY, Dr. Abdullah Taman, SE., M.Si., Ak., CA. Keterlibatan SPI UNY dalam agenda ini menunjukkan peran aktif UNY dalam mendukung penguatan sistem pengawasan internal di lingkungan PTN-BH.

Dr. Abdullah Taman menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-SPI PTN-BH. Menurutnya, peningkatan kapasitas SPI perlu terus dilakukan agar fungsi pengawasan, penjaminan, dan konsultasi internal di perguruan tinggi dapat berjalan semakin optimal. “Kegiatan ini menjadi sarana untuk saling belajar dan memperkuat tata kelola pengawasan internal di masing-masing perguruan tinggi. Melalui forum seperti ini, SPI PTN-BH dapat membangun standar kerja yang lebih baik, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas tata kelola universitas,” ujar Abdullah.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan gala dinner yang bertujuan mempererat silaturahmi dan jejaring kerja antarperwakilan SPI PTN-BH. Suasana keakraban tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi kelembagaan yang lebih solid.

Pada hari kedua, peserta mengikuti campus tour di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Selain itu, peserta juga mengikuti wisata budaya di Kota Semarang sebagai bagian dari pengenalan potensi kampus dan daerah.

Keikutsertaan SPI UNY dalam kegiatan Pra Forum SPI PTN-BH ini merupakan bentuk kontribusi dosen dan pengelola kelembagaan UNY dalam kegiatan di luar kampus. Melalui kegiatan tersebut, UNY terus memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendukung terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Penulis
Faqih Ma'arif
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 3. Dosen Berkegiatan di Luar Kampus