UNY Gelar Pelatihan dan Sertifikasi AI Google–Indosat, Dorong Akselerasi Pendidikan Tinggi Berbasis Kecerdasan Artifisial

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperkuat transformasi digital di lingkungan akademik melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi AI dari Google dan Indosat yang digelar di Gedung UPT TIK UNY, Selasa (30/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Pendidikan Tinggi dengan AI: Implementasi Strategis Google Gemini dan NotebookLM dalam Ekosistem Akademik”, dan diikuti oleh sekitar 170 dosen dan tenaga kependidikan dari seluruh fakultas, direktorat, dan unit kerja di UNY.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Gemini Academy for Higher Education, sebuah inisiatif Google for Education yang bertujuan membekali pendidik perguruan tinggi dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan kecerdasan artifisial secara etis, akurat, dan relevan untuk pembelajaran, penelitian, serta tugas-tugas akademik lainnya. Program ini juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mengikuti sertifikasi global Gemini Certified Educator.

Materi pelatihan difokuskan pada optimalisasi Google Workspace EduPlus yang telah digunakan di UNY, integrasi Gemini AI dan NotebookLM dalam proses pengajaran dan riset, serta penguatan inovasi pedagogi berbasis AI. Peserta diperkenalkan pada praktik baik prompting, pemanfaatan Gemini Canvas untuk penyusunan materi ajar dan visualisasi data, hingga penggunaan NotebookLM sebagai alat manajemen pengetahuan berbasis Grounded AI yang meminimalkan bias dan halusinasi data dalam riset akademik.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UNY, Prof. Soni Nopembri, Ph.D., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis universitas dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi di dunia pendidikan tinggi. “UNY tidak hanya ingin mengikuti tren AI, tetapi memastikan bahwa pemanfaatannya benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan layanan akademik. Kolaborasi dengan Google dan Indosat ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem digital kampus yang adaptif dan bertanggung jawab,” ujar Prof. Soni.

Ia juga menambahkan bahwa UNY memiliki posisi strategis dalam pengembangan layanan digital, salah satunya dengan keberadaan Google Cache Server di UNY serta pengelolaan lebih dari 62.500 akun Google Workspace untuk sivitas akademika. Infrastruktur ini dinilai menjadi modal kuat untuk mengimplementasikan teknologi AI secara lebih luas dan berkelanjutan.

Sementara itu, tim Google for Education dan Indosat memberikan pendampingan langsung selama sesi pelatihan, mulai dari pengenalan konsep dasar AI, mitigasi bias dan halusinasi, hingga simulasi penggunaan AI dalam skenario perkuliahan dan penelitian. Peserta juga mengikuti pre-test sebagai bagian dari pemetaan awal kompetensi, serta mendapatkan informasi terkait uji sertifikasi yang dijadwalkan setelah pelatihan.

Melalui kegiatan ini, UNY berharap dosen dan tenaga kependidikan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga agen perubahan yang mampu mengimbaskan pemanfaatan AI secara cerdas, etis, dan produktif di lingkungan pendidikan tinggi. Pelatihan dan sertifikasi ini sekaligus menegaskan komitmen UNY dalam mendukung akselerasi transformasi digital menuju kampus unggul dan berdaya saing global.

Penulis
Ella Wulandari
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 4. Praktisi Mengajar di Dalam Kampus