Digitalisasi hingga Pertanian Berkelanjutan: Aksi Nyata Mahasiswa UNY di Watuadeg Lewat Program PLK “AGRISETA”

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) menghadirkan aksi nyata pemberdayaan masyarakat di Dusun Watuadeg, Sleman. Mengusung tema “AGRISETA” (Agriculture, Science, Empowerment, Technology, and Action), kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan digitalisasi, pertanian berkelanjutan, serta pengelolaan limbah berbasis masyarakat.

Ketua tim PLK, Nabila Ilma Yenisa, menjelaskan bahwa pemilihan Dusun Watuadeg didasarkan pada kesesuaian potensi wilayah dengan program yang dirancang. “Kami melihat potensi desa ini sangat selaras dengan program yang kami bawa, khususnya di bidang digitalisasi pertanian, pengolahan limbah, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Beragam program inovatif berhasil diimplementasikan selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa mengembangkan platform berbasis web untuk membantu petani dalam memprediksi hasil panen, sekaligus memberikan pelatihan pembuatan eco-enzyme dan lilin aromaterapi dari minyak jelantah sebagai upaya pengelolaan limbah rumah tangga. Selain itu, potensi lokal juga dioptimalkan melalui pengolahan salak menjadi produk bernilai tambah seperti teh kulit salak dan salak gummy.

Tidak hanya menyasar sektor ekonomi dan lingkungan, mahasiswa juga menghadirkan edukasi interaktif melalui program “Science Fun” bagi anak-anak. Di sisi lain, kolaborasi dengan pemuda setempat dilakukan melalui pembuatan biopori serta inovasi alat perangkap lalat buah sebagai solusi pengendalian hama ramah lingkungan.

Program yang berlangsung sejak 28 Februari hingga 31 Mei 2026 ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap kegiatan. “Respons masyarakat sangat baik, warga senang dan terlibat langsung dalam program yang dijalankan,” ungkap salah satu warga.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk kampus yang memfasilitasi aspek administratif dan pendampingan. Nabila berharap program AGRISETA tidak berhenti sebagai kegiatan sementara, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Watuadeg.

Tim PLK ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atik Kurniawati, S.Pd., M.Pd., dengan anggota yang terdiri dari Nabila Ilma Yenisa, Nanda Olivia Panjaitan, Nirmala Aurelia, Arsya Khalid Mahardika, Widya Puspita Dewi, Hasna Izza Luthfia, Chesna Ganendra Putra Wibowo, Fyinn Lika Ambitha, dan Ananta Feiza Nery Widowati dari berbagai program studi di UNY.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

Penulis
Talitha
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 2. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus