Pemanfaatan teknologi digital menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Melihat tantangan tersebut, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) MIPA Debate Club (MDC) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menghadirkan Program Griya Laku di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul belum lama ini.
Program Griya Laku dirancang untuk memperkuat kapasitas digital pelaku UMKM melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), pengembangan marketplace, personal branding, serta pendampingan business pitching dan business matching. Program ini merupakan salah satu subprogram Griya Ceria yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas UMKM.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peluncuran Program Griya Laku di Balai Kalurahan Giripurwo. Kegiatan dihadiri Pemerintah Kalurahan Giripurwo, Desa Preneur, Desa Prima, Tim Penggerak PKK, serta pelaku UMKM. Selain memperkenalkan tahapan program, peserta mengikuti pre-test dan diskusi interaktif untuk mengidentifikasi kebutuhan serta tantangan usaha. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar penyusunan materi pendampingan.
Salah satu kegiatan utama adalah Pelatihan Visualisasi Produk melalui Fotografi dan AI. Peserta mempelajari teknik dasar fotografi produk, seperti pencahayaan, komposisi, penataan produk, dan sudut pengambilan gambar. Mereka juga dikenalkan pada pemanfaatan AI dan ChatGPT melalui teknik prompt engineering untuk menghasilkan visual promosi yang lebih profesional.
Penguatan pemasaran dilanjutkan melalui Workshop Marketplace dan Personal Branding. Menghadirkan Anisah Darumeutia, S.E., M.Psi., workshop membahas pentingnya identitas merek dan strategi pemanfaatan marketplace untuk meningkatkan daya saing produk. Kegiatan juga berkolaborasi dengan Tim P2MW Ternak Creator UNY yang memperkenalkan kolaborasi antara pelaku UMKM dan content creator untuk memperluas jangkauan promosi.
Pengetahuan yang diperoleh peserta kemudian diterapkan melalui pendampingan Business Pitching dan Business Matching KUMITRA. Tim mendampingi peserta dalam mempersiapkan presentasi produk, menata stan pameran, hingga melakukan evaluasi kegiatan. Pendampingan ini memberikan pengalaman kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada calon mitra usaha secara lebih profesional sekaligus membuka peluang kerja sama.
Salah satu peserta sekaligus pelaku UMKM Desa Prima, Endang, mengaku memperoleh manfaat dari program tersebut. “Pendampingan ini membuat kami lebih percaya diri untuk memperkenalkan produk kepada calon mitra usaha. Kami jadi memahami bagaimana mempersiapkan presentasi, memasarkan produk, dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Tim PPK Ormawa UKMF MDC FMIPA UNY berupaya mendorong UMKM Giripurwo agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI, marketplace, dan jejaring kemitraan diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
English