Mahasiswa Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang bertugas di Padukuhan Botokenceng, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, berhasil melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat selama periode 2 Februari hingga 27 Mei 2026. Tim PLK yang diketuai Salfa Ravela (Pendidikan Bahasa Inggris) dan beranggotakan Jenny Anindya Dwihapsari (Pendidikan Bahasa Inggris), Samsiah Adha (Manajemen), Mila Suci Octaviana (Manajemen), Muhammad Alfarizy (Akmahasiwauntansi), Gunawan Ahmad Mahfudz (Akuntansi), Revina Afrianti (Akuntansi), Nanik Wijayanti (Teknik Industri), Iqbal Abdul Falaq (Teknik Industri), Ahmad Habib Ridho (Teknik Industri), serta Ahmad Nurjihad (Teknik Industri) melaksanakan berbagai program di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Sholeh Hafidz, S.E., M.Pd.
Mengusung enam pilar utama, yakni pendidikan, sosial kemasyarakatan, kesehatan, lingkungan, kewirausahaan, serta sarana informasi wilayah, berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program-program yang disusun berdasarkan kebutuhan warga setempat.
Pada pilar pendidikan, Salfa Ravela dan Jenny Anindya Dwihapsari menginisiasi program Belajar Bersama PAUD yang dilaksanakan secara rutin di PAUD Mekar Sejati setiap hari Sabtu. Kegiatan ini menghadirkan metode belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif, bernyanyi, aktivitas interaktif, serta pengenalan kosakata bahasa Inggris sederhana untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan dasar anak-anak usia dini.
Dalam bidang sosial kemasyarakatan, seluruh anggota tim menyelenggarakan Festival Ramadhan di Masjid Al-Hikmah yang diikuti anak-anak Padukuhan Botokenceng. Kegiatan berupa lomba mewarnai dan hafalan surat pendek ini bertujuan menumbuhkan kreativitas, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mempererat kebersamaan warga selama bulan suci Ramadhan.
Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan melalui program Senam Sehat yang melibatkan ibu-ibu PKK dan lansia. Program yang mendapat antusiasme tinggi dari warga ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan tubuh. Selain senam bersama, mahasiswa juga menyediakan konsumsi dan doorprize untuk menambah semangat peserta.
Pada pilar lingkungan, Nanik Wijayanti, Iqbal Abdul Falaq, Ahmad Habib Ridho, dan Ahmad Nurjihad bersama masyarakat melaksanakan program pembuatan biopori di sejumlah titik lingkungan padukuhan. Program ini bertujuan meningkatkan daya serap air tanah, mengurangi genangan, sekaligus mendorong pengelolaan sampah organik rumah tangga yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan lubang biopori.
Sementara itu, pada pilar kewirausahaan, Samsiah Adha, Mila Suci Octaviana, Muhammad Alfarizy, Gunawan Ahmad Mahfudz, dan Revina Afrianti mengembangkan website UMKM Botokenceng sebagai media promosi digital bagi pelaku usaha lokal. Melalui pendataan profil usaha, produk, lokasi, dan informasi kontak, website tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran sekaligus mendukung transformasi digital UMKM di tingkat padukuhan.
Tim PLK juga menyusun denah wilayah Padukuhan Botokenceng yang memuat informasi batas RT, jaringan jalan, drainase, fasilitas umum, tempat ibadah, hingga titik-titik penting lainnya. Denah ini diharapkan dapat menjadi media informasi yang memudahkan masyarakat maupun pendatang dalam mengenali kondisi wilayah secara lebih jelas dan terstruktur.
Ketua tim PLK, Salfa Ravela, menyampaikan bahwa seluruh program yang dilaksanakan merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Padukuhan Botokenceng serta memperkuat peran UNY dalam mendukung pembangunan masyarakat yang mandiri, sehat, dan berdaya saing.
English