Mengenal Sejarah Pendidikan Indonesia melalui Kunjungan Mahasiswa Western Sydney University ke Museum Pendidikan UNY

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menerima kunjungan akademik dari peserta program pertukaran pelajar Western Sydney University (WSU), Australia, yang terdiri atas 5 mahasiswa dan 2 dosen pendamping. Kegiatan yang difasilitasi oleh Kantor Internasional UNY ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah kunjungan ke Museum Pendidikan Indonesia (MPI) UNY. Melalui kegiatan ini, UNY memperkenalkan sejarah serta perkembangan pendidikan di Indonesia kepada para peserta internasional. Selain menjadi sarana pembelajaran budaya dan sejarah, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen UNY dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Program ini mengusung tema (Poly)Crisis, Cross-Cultural Responses & Resilience in Indonesia and Australia Context, yang bertujuan memperluas wawasan dan meningkatkan kesadaran akan krisis-krisis yang terjadi di konteks Indonesia dan di Australia.

Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa dan dosen dari WSU diajak menelusuri perjalanan pendidikan Indonesia melalui berbagai koleksi museum, mulai dari artefak bersejarah, dokumentasi fotografi, hingga arsip penting yang menggambarkan perkembangan dunia pendidikan dari masa ke masa. Tim pengelola Museum Pendidikan Indonesia UNY memandu kegiatan dengan pendekatan yang interaktif dan komunikatif, sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih mendalam.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UNY yang berperan sebagai pendamping dan fasilitator selama proses kunjungan berlangsung. Dalam sesi diskusi, para peserta dari WSU menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap dinamika perkembangan pendidikan di Indonesia. Mereka aktif bertukar pandangan dan membandingkan pengalaman pendidikan di negara masing-masing. Menurut salah satu perwakilan pengelola MPI UNY, kunjungan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman lintas budaya sekaligus membangun jejaring akademik internasional. 

"Melalui museum ini, kami tidak hanya memperkenalkan sejarah pendidikan Indonesia, tetapi juga nilai-nilai yang telah lama menjadi fondasi pendidikan nasional dan tetap relevan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan saat ini," ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen UNY dalam mendukung pencapaian SDGs melalui berbagai program akademik, kolaborasi internasional, dan pertukaran budaya. Melalui kemitraan yang terus dikembangkan dengan institusi pendidikan dari berbagai negara, UNY berharap dapat memperluas jaringan kerja sama global serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang semakin inklusif dan berwawasan internasional. Ke depan, UNY berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program-program serupa sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi pendidikan serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

Penulis
Tim KUIK
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 6. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia