Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKMF Penelitian REALITY Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Curcuma-Action, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemandirian gizi melalui optimalisasi potensi pangan lokal di Kalurahan Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan dilaksanakan belum lama ini di Balai Kalurahan Kebonharjo.
Program KSATRIA merupakan hasil kerja Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY yang terdiri atas Ahmad Nazarudin Ari Nuha, Wahyu Widiastutik, Eep Ayu Andini, Akmalunisa Qotrunada Assyifany, Hanin Rana Fathin, Nadia Alifa Rismananda, Novi Amelia Sari, Ariev Zauhari, Nisrina Nuri Afifah, Fatih Razin Zaidan, Hanna Muthiah, Moh. Adnan Firdaus, Mahfudz Fathurrohman, Nabil Indriya Syahira, dan Nabil Ahmad Firdaus.
Curcuma-Action menjadi salah satu program unggulan PPK Ormawa yang dirancang sebagai solusi terhadap minimnya pemanfaatan sumber daya lokal, seperti temulawak, susu kambing etawa, dan telur, dalam pemenuhan gizi keluarga. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh edukasi mengenai kandungan gizi bahan pangan lokal, tetapi juga dibekali keterampilan mengolahnya menjadi produk pangan bergizi sekaligus bernilai jual. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah dalam hal pemenuhan pangan bergizi.
Ketua Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY, Ahmad Nazarudin Ari Nuha, menjelaskan bahwa Curcuma-Action merupakan bentuk implementasi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat Kalurahan Kebonharjo. "Kami ingin Masyarakat bisa memanfaatkan apa yang sudah ada di sekitar mereka sebagai alternatif pemenuhan gizi keluarga. Harapannya, keterampilan yang didapat tidak hanya meningkatkan kesehatan keluarga, tetapi juga bisa membuka peluang usaha," ujarnya.
Pelaksanaan Curcuma-Action dikemas dalam bentuk workshop yang menggabungkan pemaparan materi, demonstrasi memasak, dan praktik langsung. Pada hari pertama, peserta mengikuti edukasi mengenai manfaat gizi temulawak dan susu kambing etawa, kemudian mempraktikkan pembuatan Xanthorrhiza Ice, minuman sehat berbahan dasar rimpang Curcuma. Selanjutnya, pada hari kedua peserta mengikuti pelatihan pembuatan SIPERKASA (Siomay Protein Keluarga Sehat) dengan memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai sumber protein keluarga.
Kegiatan ini diikuti oleh 41 peserta yang terdiri atas kader kesehatan dan ibu yang memiliki anak stunting. Selain meningkatkan keterampilan pengolahan pangan lokal, kegiatan ini menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga sebagai upaya pencegahan stunting. Melalui pendampingan intensif, peserta diharapkan mampu menerapkan keterampilan tersebut secara mandiri di rumah masing-masing, bahkan mengembangkannya menjadi produk pangan lokal yang bernilai tambah.
Melalui Curcuma-Action, Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat Kalurahan Kebonharjo yang lebih mandiri, sehat, serta mampu mengoptimalkan potensi lokal sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup.
English