disabilitas

INOBEL UNY Selenggarakan Workshop Membahas Mahasiswa Disabilitas

Pemerintah Indonesia mengatur tentang pelaksanaan Pendidikan inklusif di Perguruan Tinggi yang tertuang dalam kebijakan Permenristekdikti NO 46 tahun 2017 yang mengamanatkan seluruh perguruan Tinggi untuk menerima mahasiswa berkebutuhan khusus dan memberikan dukungan bagi mereka. Sejak saat itu maka banyak program  bantuan untuk mahasiswa berkebutuhan khusus tersebut, namun kenyataan di lapangan banyak dosen menemukan kendala karena pengetahuan yang masih minim tentang disabilitas dan dukungan kamupus yang belum maksimal.

UNY Ajak Semua Pihak bersinergi Tingkatkan Pendidikan Difabel

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai salah satu kampus terbesar di Indonesia dengan status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum  (PTNBH) ingin ambil bagian untuk meningkatkan mutu Pendidikan bagi kelompok disabilitas agar bisa unggul dan kompetitif sehingga mampu bersaing di dunia industri kerja.

Mahasiswa Tunarungu Berhasil Lulus Ujian Skripsi Pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa

Onten Purbasari, mahasiswa penyandang disabilitas tunarungu berhasil mempertahankan skripsinya yang berjudul Pembelajaran Seni Rupa dan Karakteristik Karya Seni Rupa Siswa Tunarungu SLB Ma’arif Muntilan di hadapan penguji sidang tugas akhir pada tanggal 14 Juni 2023. Sari, panggilan akrabnya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya UNY angkatan 2019.

Universal Design For Learning Sebagai Implementasi Pembelajaran Inklusif Di Perguruan Tinggi

Pendidikan tinggi merupakan salah satu dari faktor yang signifikan dalam memperoleh pekerjaan dan karir yang pada akhirnya mengarah pada kualitas hidup yang lebih baik. Partisipasi penyandang disabilitas dalam pendidikan tinggi di Indonesia masih rendah masih sangat terbatas.

Akomodasi Pembelajaran Mahasiswa Disabilitas di Perguruan Tinggi

Mahasiswa disabilitas adalah mereka yang mengalami kesulitan, hambatan atau ketidakmampuan dalam melakukan aktivitas/fungsi tertentu sehingga mereka membutuhkan alat bantu khusus, modifikasi lingkungan atau teknik-teknik alternatif tertentu supaya mereka dapat belajar dan berpartisipasi secara penuh dan efektif dalam kehid