Pelatihan Penatalaksanaan Cedera dan Massage Cedera Olahraga Tingkatkan Kompetensi Guru PJOK SD di Kecamatan Kesugihan

Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta (FIKK UNY) berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penatalaksanaan Cedera dan Massage Cedera Olahraga belum lama ini di Gedung Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini diikuti oleh 52 guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Dasar se-Kecamatan Kesugihan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memberikan pertolongan pertama pada cedera olahraga serta menguasai teknik massage cedera olahraga yang tepat dan aman.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kesugihan dan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Cilacap. Dalam sambutannya, Budi Narimo, S. Sos., M. Si. selaku Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Cilacap menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara FIKK UNY dan Disparpora Kabupaten Cilacap dalam menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan guru PJOK. Mereka berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara langsung dalam mendukung keselamatan dan kesehatan peserta didik selama kegiatan olahraga di sekolah.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber dari FIKK UNY yang memiliki kompetensi di bidangnya. Dr. Enggista Hendriko Delano, S.Or., M.Or., AIFO menyampaikan materi Teori Dasar Cedera Olahraga, yang membahas konsep, klasifikasi, penyebab, serta prinsip-prinsip dasar penanganan cedera pada aktivitas olahraga. Selanjutnya, Dr. Wahyu Aji Nugroho, S.Or., M.Or. memberikan materi Penanganan Pertama Cedera (PPC) yang menitikberatkan pada langkah-langkah penanganan awal cedera secara cepat, tepat, dan aman untuk meminimalkan risiko cedera yang lebih berat. Materi terakhir mengenai Massage Cedera Olahraga disampaikan oleh Dr. Sabda Hussain As Shafi, S.Or., M.Or., AIFO yang memaparkan teori sekaligus praktik teknik massage sebagai bagian dari proses pemulihan cedera olahraga.

Selama pelatihan, peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung yang dipandu oleh para narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab maupun praktik, di mana para guru memperoleh pengalaman langsung mengenai teknik penanganan cedera yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi peserta. Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan, terjadi peningkatan tingkat pemahaman guru PJOK mengenai teori dasar cedera olahraga, prosedur penanganan pertama cedera, serta teknik massage cedera olahraga yang sesuai dengan prinsip keselamatan. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan mampu mendukung guru dalam memberikan layanan pertolongan pertama secara lebih profesional sehingga risiko cedera yang lebih serius pada peserta didik dapat diminimalkan.

Melalui kegiatan ini, FIKK UNY bersama Disparpora Kabupaten Cilacap menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keolahragaan melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kebutuhan mitra. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan terus berlanjut untuk menghadirkan berbagai program pelatihan yang mendukung peningkatan kompetensi guru PJOK serta pengembangan olahraga yang sehat, aman, dan berkualitas di Kabupaten Cilacap.

Penulis
Dr. Enggista Hendriko D
Editor
Dedy
Kategori Humas
IKU 3. Dosen Berkegiatan di Luar Kampus
IKU 5. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat