Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Penyamaan Persepsi Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Kependidikan (PK) untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Magister FMIPA UNY Selasa (7/7/26). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor UNY Prof. Sumaryanto dan dihadiri oleh dosen pembimbing KKN dan PK.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya KKN dan PK sebagai tahap akhir menjadi mahasiswa di UNY. “Ambil talenta terbaik dan tawarkan program studi lanjut ke S2 bagi mahasiswa karena UNY telah membuka program fast track” kata Rektor. Diinformasikan bahwa UNY telah membuka jalur tersebut bagi mahasiswa yang akan studi lanjut, kalau tidak lewat fast track bisa lewat jalur konvensional. Khusus untuk Fakultas Teknik juga dapat melanjutkan lewat jalur pendidikan profesi insinyur. Diharapkan kegiatan KKN dan PK ini dapat menjadikan UNY berdampak pada warga masyarakat setempat.
Menurut Kepala Unit KKN, PK, PI, Magang UNY Dr. Banu Setyo Adi kegiatan hari ini mengundang 310 orang dosen pembimbing lapangan KKN dan PK. “Jumlah mahasiswa PK semester gasal tahun ajaran 2026/2027 adalah 4340 orang, sedangkan mahasiswa KKN Non Kependidikan 1271 orang dan KKN Kependidikan 3435 orang” papar Banu Setyo Adi. Mahasiswa PK ditempatkan pada 5 provinsi dan 3 negara sebagai PK Internasional yaitu Malaysia, Thailand dan Saudi Arabia. Sedangkan penempatan mahasiswa KKN di DIY (4 kabupaten dan 1 kota), Jawa Tengah (8 kabupaten), Jawa Timur (1 kabupaten) dan KKN Kerjasama di NTB 1 kabupaten. Pelaksanaan PK dan KKN Non Kependidikan tanggal 20 Juli – 25 September 2026, sedangkan 12 Oktober – 18 Desember 2026.
Kegiatan pemaparan materi disampaikan oleh Kepala Divisi KKN Dr. Kuncoro Asih Nugroho yang menekankan kesamaan pemahaman mengenai alur pelaksanaan KKN, mulai dari penyusunan dan verifikasi program, pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporan dan penilaian. “Program KKN harus memenuhi prinsip layak dilaksanakan, dapat diterima masyarakat, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan pembagian program utama, penunjang, dan tambahan” katanya.
Menurut dosen FMIPA UNY tersebut DPL berperan mengoordinasikan, membimbing, serta memantau mahasiswa selama KKN, sementara mahasiswa diwajibkan menjaga etika, menghindari tiga dosa besar pendidikan (perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi), serta mematuhi ketentuan administrasi. Kuncoro juga mengingatkan berbagai bentuk pelanggaran beserta sanksinya, sekaligus menekankan pentingnya penyusunan matriks kegiatan, pengisian logbook harian, kelengkapan dokumen pendukung, serta penyusunan laporan dan luaran KKN yang berkualitas agar pelaksanaan KKN berjalan tertib, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sedangkan Kepala Divisi PK Dr. Rony Siswo Setiaji memaparkan bahwa PK UNY sebagai mata kuliah 6 SKS yang bertujuan membentuk kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian calon pendidik. “Semester ini ada 4.340 mahasiswa akan melaksanakan PK di 434 mitra yang meliputi sekolah, lembaga, klub, dan empat lokasi luar negeri dengan pendampingan 310 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)” ungkapnya. Rony menjelaskan alur dan jadwal pelaksanaan PK, tugas serta tanggung jawab DPL, kepala sekolah, koordinator, dan guru pembimbing, pola pembimbingan berbasis team teaching, serta jenis kegiatan PK sesuai karakteristik program studi. Selain itu, dipaparkan etika mahasiswa, penanganan masalah akademik dan nonakademik, mekanisme penilaian berbasis sistem daring, standar kelulusan minimal B+, serta kewajiban mahasiswa menyusun luaran berupa matriks kegiatan, logbook, laporan, modul ajar, video pembelajaran, dan berita yang mendukung pencapaian SDGs.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UNY dalam mendukung UNY Berdampak yang menekankan sinergi kampus dengan masyarakat melalui penguatan kompetensi profesional mahasiswa dan kontribusi langsung dalam penyelesaian persoalan pendidikan di lapangan.
English